laporan observasi bengkel

Download Laporan Observasi Bengkel

Post on 26-Jun-2015

1.072 views

Category:

Documents

12 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

LAPORAN PRAKTEK CHASIS BODY OBSERVASI PENGERJAAN BODY REPAIR AVANZA DI BENGKEL LESTARIDisusun dalam rangka memenuhi tugas mata kuliah Chasis & Body Semester V, yang diampu oleh Basori, S.Pd

Disusun oleh: Sri Wahyu mardowo ( K2508080 ) Agus Lukman Hakim ( K2508092 ) Yaenal Zamrinata ( K2508084 )

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN TEKNIK MESIN JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK & KEJURUAN FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITA SEBELAS MARET

2010

~

2

~

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI.........................................................................................................................2 BAB I PENDAHULUAN................................................................................................................3 Latar belakang ...........................................................................................................3 Tujuan pelaksanaan....................................................................................................3 Manfaat pelaksanaan observasi..................................................................................3 Dasar pemilihan obervasi...........................................................................................4 Tempat dan waktu pelaksanaan.................................................................................4 Sasaran kegiaan observasi..........................................................................................4 Metode pengumpulan data.........................................................................................4 Pembatasan masalah..................................................................................................5 BAB II LANDASAN TEORI...........................................................................................................6 BAB III ISI ( Pelaksanaan praktek).................................................................................................22 BAB III PENUTUP.............................................................................................................................28 A. Kesimpulan............................................................................................................28 B.Saran........................................................................................................................28 DAFTAR PUSTAKA...........................................................................................................29

~

3

~

BAB I PENDAHULUAN A. Latar belakang observasi Banyak sekali kendaraan yang diproduksi oleh perusahaan-perusahaan besar seperti: Honda, Suzuki, Daihatsu, Toyota, dan lain-lain. Dari pabrikan tersebut tentunya ada produksi lama dan ada yang baru. Tentunya mobil yang digunakan cukup lama akan mengalami kerusakan baik body, casis, engine, kelistrikan, cat mobil dan lain-lain. Kali ini kami melakukan observasi khususnya mengenai auto body repair, yang kerusakannya seperti : body penyok, bumper penyok, melupas cat body, rangka rusak, panel atas rusak, dan sebagainya. Sehingga kerusakan harus diperbaiki di bengkel-bengkel auto body repair. Dalam perkuliahan casis dan body kami sebagai mahasiswa hanya mendapatkan materi saja oleh karena itu agar pengetahuan dan pemahaman mengenai auto body repair mahasiswa bertambah maka perlu dilakukan observasi karena dengan ini mahasiswa dapat langsung melihat secara mendetail mengenai auto body repair yang dilakukan di bengkel lestari. Selain itu juga untuk memenuhi tugas yang diajukan oleh bapak dosen mata kuliah casis dan body, untuk melakukan observasi.

B. Tujuan Pelaksanaan 1. Tujuan umum Untuk memperoleh pengalaman, dan memperoleh wawasan sehingga bisa menggali perkembangan informasi teknologi terbaru serta meningkatkan pemahaman mengenai auto body repair secara lebih nyata dengan melihat langsung di bengkel. 2. Tujuan khusus a. Mahasiswa dapat mengetahui alat-alat yang digunakan di bengkel secara nyata b. Mahasiswa dapat mengetahui cara kerja perbaikan auto body repair c. Mahasiswa dapat mengetahui tipe-tipe kerusakan yang ada di mobil d. Mahasiswa dapat mengetahui bahan-bahan yang di gunakan e. Mahasiswa dapat mengetahui proses pemilihan warna cat

~

4

~

f. Memenuhi tugas mata kuliah chasis body pada semester V

C. MANFAAT PELAKSANAAN OBSERVASI Manfaat Praktik Observasi Bagi Mahasiswa: a. Mahasiswa dapat menerapkan dan mengembangkan pengetahuan atau teori yang diperoleh di bangku kuliah terhadap permasalahan yang dihadapi atau tempat praktik industri. Mahasiswa dapat membandingkan teori dan praktek chasis dan body yang dilaksanakan di lapangan.b.

Mahasiswa bisa Meningkatkan dan melatih rasa tanggung jawab dalam praktik plaksanaan body repair.c.

d.e.

Mahasiswa agar tahu betul tentang pelaksanaan body repair dibengkel.

Mahasiswa dapat pengetahuan diluar kepala pada saat proses pengerjaan body repair.

Manfaat observasi dibengkel Dapat sebagai jembatan penghubung antara universitas dan bengkel tempat kerja dimana pada akhirnya saling menguntungkan antara pihak universitas dan pihak bengkel.a.

Membantu pekerja bengkel tersebut dalam melaksanakan perbaikan auto body repair pada umumnya.b.

Dapat memahami apa yang dikerjakan dibengkel dan mengenai suatu alat kerja yang ada di bengkel .c. d.

Dapat pengalaman saat membantu pekerja bengkel sedang memperbaiki mobil.

D. DASAR PEMILIHAN OBSERVASI Pengerjaan observasi ini Sesuai dengan jurusan pendidikan teknik mesin, dan mengambilnya dalam bidang otomotif sehingga sudah sesuai dengan perintah yang diberikan bapak dosen yaitu bengkel chasis dan body . Adapun dengan pemilihan tempat observasi tersebut adalah :a. Tempat bengkel yang mau diobservasikan deket dari kampus.

~

5

~

b. Tempat bengkel lumayan luas dan banyak konsument yang datang kebengkel lestari. c. Bengkel lestari adalah bengkel las, ketok, cat mobil yang memiliki alat lumayan lengkap

dan seadanya, dalam proses pengerjaan kerusakan chasis dan body.d. Bengkel tesebut memberikan kesempatan kepada kita dalam melakukan observasi untuk

melihat alat dan bahan, menerangkan cara pengerjaannya, dan memfoto saat pengerjaan awal sampai akhir, pengerjaan dan segala hal yang dikerjakan di bengkel tersebut. Dengan dasar-dasar yang ada di atas tersebut maka kami memilih tempat mandiri montor sebagai tempat melaksanakan observasi industri.

E. TEMPAT DAN WAKTU PELAKSANAAN Tempat : bengkel LESTARIlas, ketok, dan cat mobil. Jl. Hasanudin No. 07 Brengosan, Purwosari, Solo Waktu : 20-27 november 2010

F. SASARAN KEGIATAN OBSERVASI Mahasiswa dapat memperdalam ilmu yang didapatkan selama melaksanakan observasi dibengkel.a. b. c.

Mahasiswa dapat mengetahui manajemen bengkel lestari dan sistem pengerjaannya.

Mahasiswa dapat mengetahui macam kerusakan, alat dan proses pengerjaannya pada body mobil.d.

Mahasiswa dapat mengetahui tentang pengelasan, ketok, dan pengecatan mobil.

G. METODE PENGUMPULAN DATA Metode pengumpulan data dalam penyusunan laporan praktek industri ini ada beberapa cara yaitu: a. Metode observasi

Metode pengumpulan data pada obyek dengan cara melihat. b. Metode wawancara atau interview

~

6

~

Metode pengumpulan data dengan cara bertanya kepada nara sumber secara langsung kepada orang yang mengerjakan perbaikan auto body repair. c. Metode kepustakaan atau literature

Yaitu metode pengumpulan data dengan cara mencari informasi lewat buku-buku yang terkait.

H. PEMBATASAN MASALAH Pembatasan masalah dilakukan agar masalahnya tidak meluas maka dari itu kami membatasi masalah tentang perbaikan body repair bagian panel-panel saja adapun untuk chasis yang samai turun mesin tidak kami ambil sebab memerlukan waktu yang lama dalam observasi sedangkan turun mesin itu bukan dari body repair.

~

7

~

BAB II LANDASAN TEORI

Proses pengecatan ada bab ini akan diuraikan mengenai proses pengecatan yang dimulai dari persiapan permukaan sampai dengan finishing. Ada beberapa perbedaan proses pengecatan bila ditinjau dari bahan cat yang akan digunakan. Misalnya pengecatan untuk cat akhir (top coat) solid menggunakan cat dasar yang lebih gelap dari warna yang sama, cat akhir metalik harus menggunakan cat dasar silver, cat akhir candy harus menggunakan cat dasar silver, cat bunglon (warna bisa berubah-ubah tergantung cahaya yang diterima bodi kendaraan) harus menggunakan cat dasar hitam dan lain sebagainya. Pada bahasan ini hanya akan dibahas proses pengecatan pada umumnya. 1. Persiapan Permukaan Mempersiapkan permukaan yang akan dicat dengan baik akan menghasilkan kualitas pengecatan yang maksimal, karena pada umumnya kagagalan pengecatan dipengaruhi oleh persiapan permukaan yang buruk. Indikator dari permukaan yang baik dinilai dari kehalusan

~

8

~

permukaan, kebersihan permukaan dari karat, lemak dan kotoran lainnya. Persiapan permukaan dapat dilakukan dengan kimiawi misalnya dengan pengasaman (pickling) yaitu dengan pengolesan bodi kendaraan dengan zat asam, tetapi pengasaman ini sebatas untuk menghentikan serangan korosi pada logam. Setelah pengasaman komponen dicuci dan dikeringkan dengan cermat guna menghilangkan semua bahan kimia aktif dari celah-celah dan lubang-lubang, serta untuk menjamin agar cat dapat merekat erat pada logam. Cara lain adalah dengan dibersihkan dengan amplas dan dikombinasikan dengan semprotan air untuk membasuh semua debu, menghilangkan produk korosi, dan kotoran yang dapat larut dalam air. Untuk menghilangkan kotoran berupa karat dapat dilakukan dengan cara: a. Membersihkan permukaan metal yang akan diperbaiki dengan multi thinner dan dikeringkan. b. Amplas permukaan metal dengan amplas kering no. 80. c. Bersihkan permukaan dari debu amplas denga