sirah nabawiyah 69: sahabat dari luar makkah

of 18 /18
Sirah Nabawiyyah Sahabat dari Luar Makkah ( Ringkasan )

Author: abunailah

Post on 26-Jul-2015

295 views

Category:

Education


7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

1. Sirah Nabawiyyah Sahabat dari Luar Makkah (Ringkasan) 2. Beberapa Sahabat dari Luar Makkah Abu Dzar al-Ghifary Dhimad al-Azdy Thufail bin Amr ad-Dausy Semangat Thufail dalam Berdakwah Karamah Thufail bin Amr IQRO Foundation, Sydney, Australia 3. Nama beliau: Jundub bin Junadah al-Ghifary . Beliau orang yang hanif sejak sebelum Islam, tidak menyembah berhala dan berakhlak mulia. Bahkan Abu Dzar sudah shalat selama 3 tahun se- belum bertemu Nabi . [H.R. Muslim] Saat ditanya menghadap ke mana, beliau menjawab ke arah mana Allah Menghadapkan. Saat mendengar diutusnya Nabi , beliau mengirim adiknya, Unais, untuk mencari kabar di Makkah. Tidak puas dengan kabar yang sampai dari adiknya, Abu Dzar berangkat sendiri ke Makkah. IQRO Foundation, Sydney, Australia Abu Dzar Al-Ghifary 4. Di Makkah, Abu Dzar tidak tahu harus menemui siapa; Beliau hanya bisa berdiam di Masjid. Selama itu Abu Dzar hanya minum air zam-zam. Lalu beliau bertemu Ali ; awalnya tidak langsung mengutarakan maksud, hingga akhirnya Ali mem- bawanya kepada Nabi dengan menjaga kerahasiaan. Abu Dzar kemudian masuk Islam di hadapan Nabi . Nabi meminta beliau kembali ke kaumnya untuk berdakwah kepada mereka. Sebelum kembali, Abu Dzar mengumumkan Islam nya di Makkah, hingga ia dipukuli. Sampai muncul seseorang yang mengenali bahwa beli- au adalah Orang Ghifar; daerah yang dilewati Qura- isy ketika berdagang; lalu beliau dilepaskan. IQRO Foundation, Sydney, Australia 5. Berasal dari Azdi Syanuah dan pandai meruqyah. Saat ke Makkah, mendengar (fitnah tentang Nabi ) adanya orang yang terkena gangguan jin. Dhimad berkata: "Sekiranya aku dapat melihat laki-laki ini, mudah-mudahan Allah menyembuhkannya melalui tanganku." Saat Dhimad menemui Nabi , Nabi membaca: IQRO Foundation, Sydney, Australia Dhimad Al-Azdy 6. Artinya: Sesungguhnya segala puji hanya bagi Allah. Kita memuji- Nya, meminta tolong kepada-Nya dan memohon ampunan kepada- Nya. Kita juga berlindung kepada Allah dari keburukan jiwa-jiwa kita dan kejelekan amal perbuatan kita. Barang siapa yang Allah beri petunjuk, tidak ada yang bisa menyesatkannya. Dan barang siapa yang Allah sesatkan, tidak ada yang bisa memberinya petunjuk. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah yang MahaEsa yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku ber- saksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya Dhimad berkata, "Ulangilah lagi kata-katamu tadi." Maka Nabi shallaLlahu 'alaihi wasallam pun mengulanginya kembali hingga tiga kali. Akhirnya Dhimad berkata, "Aku telah mende- ngar kata-kata tukang tenun, kata-kata tukang sihir dan kata-kata tukang sya'ir tetapi aku belum pernah mendengar kata-kata seperti yang Anda ucapkan itu, akupun juga pernah mengarungi lautan. Berikanlah tangan Anda padaku, aku akan bersumpah setia dengan Anda untuk memeluk Islam." Maka beliau pun membai'atnya. Kemudian Rasulullah ber- sabda: "Dan juga untuk kaummu." Dhimad berkata, "Ya, juga untuk kaumku. [Hadits Riwayat Imam Muslim] IQRO Foundation, Sydney, Australia 7. Termasuk seorang intelektual dari Suku Daus. Beliau datang ke Makkah dan mendengar fitnah tentang Nabi dari orang kafir. Karena takutnya, beliau menyumpal telinganya. Saat di Masjid, beliau melihat Nabi shalat. Beliau berpikir, bahwa beliau memiliki intelektual yang baik dan bisa membedakan benar-salah. Thufail pun membuka sumpal telinganya dan men- dengarkan Nabi yang membuatnya masuk Islam. IQRO Foundation, Sydney, Australia Thufail bin Amr 8. ... : Berkata Thufail : Maka aku pun masuk Islam dan bersaksi dengan kesaksian yang benar. Aku berkata:Wahai Nabi Allah, sesungguhnya aku orang yang ditaati kaumku. Aku akan pulang kepada mereka dan mengajak mereka kepada Islam. Oleh karena itu, berdoalah kepada Allah agar Dia Memberiku suatu tanda yang bisa membantuku dalam mendakwahi mereka. Semangat Thufail yang luar biasa dalam berdakwah me- ngajak kaumnya untuk beriman. Thufail memanfaatkan pengaruhnya untuk berdakwah. IQRO Foundation, Sydney, Australia Semangat Thufail dalam Berdakwah 9. ...: .: : .: ( ... ) RasuluLlah bersabda: Yaa Allah, berilah dia satu tanda. Setelah itu, aku pulang kepada kaumku. Ketika aku berada di jalan di antara dua gunung yang bisa membuatku melihat ru- mah-rumah kaumku, tiba-tiba di kedua mataku terdapat caha- ya seperti lampu. Aku berkata: Yaa Allah, kalau bisa cahaya ini pindahkan ke selain wajahku. Sungguh aku khawatir kaumku mengi- ra bahwa cahaya tesebut adalah hukuman di wajahku karena mening- galkan agama mereka. Kemudian cahaya tesebut pindah ke u- jung cambukku [Sirah Ibnu Hisyam] IQRO Foundation, Sydney, Australia Karamah Thufail 10. ...{}, , .(,) dan para wali adalah orang-orang yang disebut dalam Firman Allah : Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka itu bertaqwa (Yunus: 63). Karamah pada mereka itu benar adanya bila memenuhi syarat-syarat syarinya, dan harus diyakini bahwa mereka tidak memiliki madharat maupun manfaat bagi dirinya sendiri, baik ketika masih hidup maupun setelah meninggal dunia, apalagi bagi orang lain. (Imam Hasan Al-Banna) IQRO Foundation, Sydney, Australia Karamah (Sebagaimana Dialami Thufail ) 11. : ... :. .( )... Berkata Syaikh al-Farfur: Karamah adalah hal luar biasa yang bertentangan dengan hukum alam yang biasa, yang disandarkan pada marifah dan ketaatan. Hal tsb datang dari seorang shalih yang memang jelas terbukti keshalihannya, dan dia tidak mengaku sebagai nabi Wali adalah seorang yang mengenal (arif) Tuhannya dan tekun dalam ketaatan, baik ia seorang lelaki ataupun wanita. Dia menjauhkan diri dari dosa dan meninggalkan dunia untuk persiapan akhirat. Allah Taala Berfirman: Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa IQRO Foundation, Sydney, Australia 12. --:" Berkata Imam ath-Thahawi: Kami beriman kepada kabar yang sampai karamah mereka (para awliya) dan keshahihan tentang mereka dari riwayat-riwayat yang terpercaya. :: Berkata Ibnu Taimiyah: Dan termasuk dari prinsip Ahlus Sunnah wal Jamaah ialah meyakini adanya karomah para wali dan berbagai keluarbiasaan yang Allah izinkan terjadi melalui tangan-tangan mereka baik yang berkaitan dengan ilmu, mukasyafat (mengetahui hal-hal yang tersembunyi), maupun bermacam-macam keluar-biasaan (kemampuan) atau pengaruh-pengaruh. (Syarh Al Aqidah Al Wasithiyah, hal.207). IQRO Foundation, Sydney, Australia 13. Seluruh firqah dalam Islam mengakui keberadaan karamah kecuali Mutazilah. Keberadaan karamah: Setiap Zakaria masuk untuk menemui Maryam di mihrab, ia dapati makanan di sisinya. Zakaria berkata: "Hai Maryam dari mana kamu memperoleh (makanan) ini?" Maryam menjawab: "Makanan itu dari sisi Allah". Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang dikehendaki-Nya tanpa hisab. (Q.S. Ali Imran [3] : 37) Kisah Umar sedang berkhuthbah dan memberi perin- tah kepada komandan pasukan yang sedang berperang. Kisah Umar dan Sungai Nil yang mengering. Utsman mimpi bertemu Nabi saat akan terbunuh. Ibnu Masud mendengar makanan bertasbih. Malaikat turun karena tilawah Usaid bin Hudhair . Jenazah Khubaib tidak ditemukan kafir Quraisy. Ummu Aymandmendapat minum dari langit saat hijrah. Khalid minum racun, namun tidak berdampak. Jasad Sahabat masih utuh setelah puluhan tahun, dsb. IQRO Foundation, Sydney, Australia 14. Arti Wali sebagaimana disebutkan Al-Quran: Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. (Yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa. (Q.S. Yunus [10] :62-63) Syarat terjadinya karamah: Teguh berada dalam Al-Quran dan Sunnah Nabi . Teguh mencontoh Nabi dalam perkataan & perbuatan. Senantiasa menimbang perkataan dan perbuatan dirinya dengan Timbangan Al-Quran dan As-Sunnah. IQRO Foundation, Sydney, Australia Syarat Karamah 15. Mujizat: hal luar biasa yang dimiliki para Nabi & Rasul u. Irhash: hal luar biasa yang dimiliki orang yang kelak akan menjadi Nabi. Karamah: hal luar biasa yang dimiliki oleh orang shalih; yang beriman lagi bertakwa. Maunah: diberikan pada mukmin biasa dalam keadaan tertentu di mana ia melipatgandakan doa, tawakal, dsb. Istidraj: keunggulan yang diberikan Allah kepada hamba Nya dan menjadikannya makin sesat; mis.: Firaun, Dajjal. Ihanah: hal luar biasa yang bersifat buruk berlawanan de- ngan yang diinginkan untuk menghinakan; mis.: Musaila- mah al-Kadzab meludah ke sumur, sumur malah kering. IQRO Foundation, Sydney, Australia Beberapa Istilah Terkait Subyeknya 16. Ke-Maha Sempurna-an Allah Y dan Kehendak Nya. Keberkahan dari mengikuti para nabi, bagi yang mendapatkannya. Kabar gembira yang disegerakan di dunia. ...( :) Bagi mereka berita gembira dalam kehidupan dunia (Syarah Aqidah al-Wasithiyah, Ibnu Taimiyyah) Karamah juga penguat iman; karenanya karamah di zaman Sahabat lebih sedikit dari di zaman Tabiin. Karamah juga dapat menjadi ujian (dari ujub, dll.). Istiqamah adalah karamah terbesar. IQRO Foundation, Sydney, Australia Faedah Karamah 17. Terkadang karamah diberikan justru pada orang tiada ba- ginya istiqamah... Yakni karamah yang merupakan kejadian luar biasa tidaklah berarti bagi orang-orang ahli hakikat sebab kara- mah yang sesungguhnya bagi mereka adalah istiqamah. Rujukan dan sandaran istiqamah adalah keabshahan iman kepada Allah dan mengikuti segala yang diajarkan Nabi Muhammad secara lahir dan bathin. Karenanya Abu Yazid al-Busthami berkata Bila seorang mampu menggelar sajadah tempat shalatnya diatas air, mampu duduk bersila diudara maka janganlah sesekali kalian tertipu hingga kalian jumpai bagaimana dirinya dalam menjalankan perintah dan menjauhi larangan Allah. Ditanyakan pada Abu Yazid: Sesungguhnya si fulan mam- pu berjalan di satu malam menuju Makkah.Beliau menjawab: Se- sungguhnya syetan mampu berjalan dari ujung timur keujung barat dalam sekejap mata. Ditanyakan pada Abu Yazid: Sesungguhnya si fulan mam- pu berjalan diatas air.Beliau menjawab: Ikan-ikan di air, burung- burung diudara lebih mengherankan ketimbang hal itu. [Syarh al-Hikam al-Atha-illah I/126] IQRO Foundation, Sydney, Australia 18. Allahumma Shalli alaa Muhammad wa alaa aali Muhammad kamaa shalaitaala aali Ibraahiim wa baarik alaa Muhammad wa alaa aali Muhammad kamaa barakta alaa aali Ibraahiim, fil alaamiina innaKa Hamiidum-Majiid Semoga Allah Berkenan Menganugerahi kita Ampunan dan Ridha Nya Untuk Download Powerpoint, Kunjungi: