morgan 5th edition - bab 04

Click here to load reader

Post on 18-Feb-2018

233 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/23/2019 Morgan 5th Edition - Bab 04

    1/64

    Bab 4 Mesin Anestesi

    KONSEP KUNCI

    1. Kesalahan penggunaan sistem pemberian gas anestesia adalah tiga kali lipat lebih mungkinterjadi daripada kegagalan peralatan untuk menyebabkan efek samping yang berhubungandengan peralatan. Kurangnya familiaritas operator dengan peralatan atau kegagalan untukmemeriksa fungsi mesin, atau keduanya, adalah penyebab yang paling sering. Kesalahan inihanya mencapai 2% kasus di dataASA Closed Claims Project. Sirkuit pernafasan adalah

    sumber luka tunggal yang paling umum (3%!" hampir semua kejadian kerusakanberhubungan dengan kesalahan penyambungan atau sambungan yang lepas.

    2. #esin anestesia mendapatkan gas medis dari suplai gas, mengkontrol aliran dna mengurangitekanan gas yang diinginkan ke tingkat yang aman, menguapkan anestesi yang mudahmenguap menjadi campuran gas akhir, dan memberikan gas ke sirkuit pernafasan yang

    terhubung ke jalan nafas pasien. $entilator mekanis terpasang pada sirkuit pernafasan tetapidapat dilepaskan dengan sesuah tombol selama entilasi spontan atau manua (kantong!.

    3. &alaupun suplai oksigen dapat le'at langsung ke katup kontrol alirannya, nitrit oksida, udara,dan gasgas lainnya pertamatama harus mele'ati peralatan keamanan sebelum mencapaikatup kontrol aliran masingmasing. )eralatan in memungkinkan aliran gasgas lainnya hanyajika terdapat tekanan oksigen yang cukup pada peralatan keamanan dan membantu mencegahpemberian campuran hipoksik yang tidak disengaja pada keadaan kegagalan suplai oksigen.

    *. +itur keamanan lainnya dari mesin anestesi adalah hubungan aliran gas nitrit oksida ke alirangas oksigen" susunan ini membantu memastikan konsentrasi oksigen minimum sebesar 2%-

    . Semua penguap modern adalah spesifik untuk agen dan temperatur telah diperbaiki, mampumemberikan konsentrasi agen yang konstan 'alaupun terdapat perubahan temperatur ataualiran melalui penguap.

    . )eningatan pada tekanan jalan nafas dapat member sinyal memburuknya kompliansi

    pulmoner, peningkatan olume tidal, atau obstruksi pada sirkuit pernafasan, tube trakeal, ataujalan nafas pasien. )enurunan tekanan dapat mengindikasikan perbaikan pada kompliansi,penurunan olume tidal, atau kebocoran pada sirkuit.

    /. Secara tradisional, entilator pada mesin anestesia memiliki desain sistem sirkuit ganda dantenaga pneumatic dan dikontrol secara elektronis. #esin yang lebih baru juga menggabungkankontrol mikroprosesor yang bergantung pada tekanan canggih dan sensor aliran. 0eberapa

    mesin anestesia memiliki entilator yang menggunakan desain piston sirkuit tunggal.. Keuntungan mayor dari entilator piston adalah kemampuannya untuk memberikan olume

    tidal yang akurat pada pasien dengan kompliansi paru yang sangat buruk dan pada pasien yangsangat kecil.

    . Kapanpun entilator digunakan alarm diskoneksi harus diaktifasi secara pasif. Stasiun kerjaanestesia harus memiliki setidaknya tiga alarm diskoneksi4 tekanan rendah, olume tidak yang

    diekspirasikan rendah, dan karbon dioksida yang diekspirasikan rendah.

    15.Karena katup luapan entilator tertutup selama inspirasi, aliran gas segar dari outlet gas umummesin tersebut normalnya berkontribusi pada olume tidal yang diberikan pada pasien.

    11.)enggunaan katup siraman oksigen selama siklus inspiratori entilarot harus dihindari karenakatup luapan entilator akan tertutup dan katup pembatas kecepatan yang dapat disesuaikan(adjustable pressure limiting-6)7! dieksklusikan, semburan oksigen (551255 m7-detik! dan

    tekanan sirkuit akan ditransferkan ke paru pasien.12.Ketidakcocokan yang besar antara olume tidal yang ditetapkan dan yang sebenarnya

    seringkali teramati di kamar operasi selama entilasi dengan olume terkontrol. )enyebabnyaantara lain kompliansi sirkuit pernafasan, kompresi gas, penggabungan aliran gas segarentilator, dan kebocoran pada mesin anestesia, sirkuit pernafasan, atau jalan nafas pasien.

    13.)embuangan gas sampah membuang gasgas yang telah dilepaskan dari sirkuit pernafasan

    oleh katup 6)7 dan katup luapan entilator polusi lingkungan kamar operasi dengan gasanestesi dapat menyebabkan bahaya kesehatan pada personel bedah.

    1*.8nspeksi rutin pada peralatan anestesia sebelum setiap penggunaan meningkatkan familiaritas

  • 7/23/2019 Morgan 5th Edition - Bab 04

    2/64

    operator dan mengkonfirmasi fungsi yang benar.Food dan Drug Administration6S telahmenyediakan prosedur checkout generik untuk mesin gas anesthesia dan sistem pernafasan.

    9idak ada bagian peralatan yang memiliki kaitan lebih erat dengan praktik

    anestesiologi daripada mesin anestesia (:ambar *1!. )ada tingkat yang paling

    dasar, anestesiologis menggunakan mesin anestesia untuk mengkontrol entilasi

    dan pemberian oksigen pasien dan untuk memberikan anestesi inhalasi. +ungsi

    mesin yang benar adalah penting untuk keamanan pasien. #esin anestesia modern

    telah menjadi sangat canggih, menggabungkan berbagai fitur dan peralatan

    keamanan builtin, monitor, dan berbagai mikroprosessor yang dapat berintegrasi

    dan memonitor semua komponen. #onitor tambahan dapat ditambahkan di

    eksternalnya dan seringkali masih terintegrasi sepenuhnya. 9erlebih lagi, desain

    mesin moduler memungkinan berbagai ariasi konfigurasi dan fitur dalam lini

    produk yang sama. 8stilah stasiun kerja anestesia dengan demikian sering

    digunakan untukmesin anesthesia modern. 9erdapat dua pabrik mesin anesthesia

    mayor di 6merika Serikat, ;ate ?ealthcare! dan ;r@ger #edical.

    )abrik lainnya (misalnya, #indray! memproduksi sistem pemberian anestesia.

    )enyedia anestesia perlu berhatihati membahas manual operasi yang ada pada

    praktik klinis mereka.

  • 7/23/2019 Morgan 5th Edition - Bab 04

    3/64

  • 7/23/2019 Morgan 5th Edition - Bab 04

    4/64

    0anyak perkembangan yang telah ditemukan dalam mereduksi jumlah

    efek samping yang muncul dari peralatan pemberian gas anestesi, melalui desain

    ulang dari peralatan dan pendidikan. Kesalahan penggunaan sistem pemberian gas

    anestesi adalah tiga kali lipat lebih mungkin terjadi daripada kegagalan peralatan

    untuk menyebabkan efek samping yang berhubungan dengan peralatan. Kesalahan

    pemakaian peralatan ditandai dengan kesalahan dalam persiapan, pemeliharaan,

    atau penggunaan suatu peralatan. Kesalahan anestesi yang dapat dicegah

    seringkali ditelusuri kembali ke kurangnya familiaritas operator dengan peralatan

    atau kegagalan memeriksa fungsi mesin, atau keduanya. Kesalahankesalahan ini

    mencapai sekitar 2% kasus di database Closed Claims Project di American

    Society of Anesthesiologists (6S6!. Sirkuit pernafasan adalah sumber luka

    tunggal yang paling umum (3%!" hampir semua peristi'a yang merusak

    berhubungan dengan kesalahan sambungan atau sambungan lepas. Kesalahan

    sambungan didefinisikan sebagai konfigurasi nonfungsional dan tidak

    konensional dari komponen atau pemasangan sirkuit pernafasan. )enyebab lain

    sesuai frekuensinya termasuk aporiAer-alat penguap (21%!, entilator (1/%!, dan

    suplai oksigen (11%!. Komponen yang lebih dasar lainnya dari mesin anesthesia

    (misal, katup! bertanggung ja'ab hanya pada /% kasus. Semua klaim malpraktik

    pada database yang melibatkan mesin anestesi, tanki atau saluran suplai oksigen,

    atau entilator yang terjadi sebelum tahun 15" sejak 'aktu itu kemudian klaim

    klaim yang melibatkan sirkuit pernafasan dan alat penguap terus terjadi. .

    American National Standards Institute dan selanjutnya AST

    International (sebelumnya adalah American Society for Testing and aterials,

    +15B55! mempublikasikan spesifikasi standar untuk mesinmesin anesthesia

    dan komponennya. 9abel *1 mendaftar gambarangambaran yang penting dari

    stasiun kerja anestesia modern. )erubahan pada desain peralatan telah diarahkan

    untuk meminimalkan kemungkinan kesalahan sambungan dan lepasnya

    sambungan sirkuit dan otomatisasi pemeriksaan mesin. Karena durabilitas dan

    'aktu fungsional yang panjang pada mesin anestesia, 6S6 telah mengembangkan

    panduan untuk menentukan keusangan mesin (9abel *2!. 0ab ini adalah

    pendahuluan dari desain, fungsi, dan penggunaan mesin anestesia.

  • 7/23/2019 Morgan 5th Edition - Bab 04

    5/64

  • 7/23/2019 Morgan 5th Edition - Bab 04

    6/64

    TINJAUAN

    ;alam bentuk yang paling dasar, mesin anesthesia mendapatkan gas medis dari

    suplai gas, mengkontrol aliran dan menurunkan tekanan gas yang diinginkan ke

    tingkat yang aman, menguapkan anestesi yang mudah menguap menjadi

    campuran gas akhir, dan memberikan gas tersebut ke sirkuit pernafasan yang

    terhubung ke jalan nafas pasien (:ambar *2 dan *3!. $entilator mekanik

    menempel pada sirkuit pernafasan tetapi dapat dikeluarkan dengan sebuah tombol

    selama entilasi spontan atau manual (kantung!. Suplai oksigen pelengkap danregulator pengisap juga biasanya ada di stasiun kerja. Sebagai tambahan dari fitur

    keamanan standar (9abel *1! mesin anestesia yang terbaik memiliki fitur

    keamanan tambahan, peningkatan, dan prosesor komputer builtin yang

    mengintegrasikan dan memonitor semua komponen, melakukan pemeriksaan

    mesin otomatis, dan menyediakan plihanpilihan seperti pencatatan otomatis dan

    jaringan monitor dan sistem informasi rumah sakit eksternal (:ambar **!.

  • 7/23/2019 Morgan 5th Edition - Bab 04

    7/64

    0eberapa mesin dirancang khusus untuk mobilitas, kompatibilitas dengan

    magnetic resonance imaging(#C8! atau kepadatan.

  • 7/23/2019 Morgan 5th Edition - Bab 04

    8/64

  • 7/23/2019 Morgan 5th Edition - Bab 04

    9/64

  • 7/23/2019 Morgan 5th Edition - Bab 04