pengembangan kurikulum pendidikan islam i, v, daftar pustaka.pdf · pdf filepengembangan...

Click here to load reader

Post on 18-Mar-2019

228 views

Category:

Documents

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

i

PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN ISLAM DALAM

PEMBENTUKAN KEPRIBADIAN ULUL ALBAB DI MAHAD SUNAN

AMPEL AL-ALY UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MAULANA MALIK

IBRAHIM MALANG

Oleh:

Siti Rohmaturrosyidah Ratnawati, S.Pd.I

NIM: 1320411137

TESIS

Diajukan kepada Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga

untuk Memenuhi Salah Satu Syarat guna Memperoleh

Gelar Magister Pendidikan Islam

Program Studi Pendidikan Islam

Konsentrasi Pendidikan Agama Islam

YOGYAKARTA

2015

vii

HALAMAN PERSEMBAHAN

Dengan penuh kerendahan hati, Tesis ini penulis persembahkan

kepada almamater tercinta:

Konsentrasi Pendidikan Agama Islam

Program Studi Pendidikan Islam

Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

viii

MOTTO

1 Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang

terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal. (yaitu) orang-orang yang mengingat

Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadan berbaring dan mereka memikirkan

tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau

menciptakan ini dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa

neraka.

1Q.S. Ali-Imra>n [3]: 190-191.

ix

ABSTRAK

Siti Rohmaturrosyidah Ratnawati, Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam dalam

Pembentukan Kepribadian Ulul Albab di Mahad Sunan Ampel al-Aly Universitas Islam

Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, Tesis, Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga

Yogyakarta, 2015.

Kata Kunci : Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam, Kepribadian Ulul Albab

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya realitas mulai banyaknya pondok

pesantren yang didirikan oleh universitas (mahad al-ja>miah) yang dimaksudkan untuk

mendukung pendidikan universitas dalam melahirkan generasi muslim yang memiliki

kepribadian utuh (integrated personality). Akan tetapi maksud dan tujuan tersebut belum

sepenuhnya bisa tercapai secara maksimal, karena ada beberapa masalah yang

melatarbelakanginya. Salah satu di antaranya adalah masih belum optimalnya pengelolaan

mahad universitas, termasuk di dalamnya adalah dalam hal pengembangan kurikulum yang

merupakan prasyarat yang sangat penting dalam suatu proses pendidikan. Hal ini penting

untuk dikaji sebagai bahan evaluasi dan masukan agar mahad universitas yang ada betul-

betul mampu memberikan kontribusi dalam menopang pendidikan universitas demi

tercapainya visi, misi, dan tujuan bersama.

Dalam penelitian ini, penulis menggunakan jenis penelitian studi kasus (case study)

dengan pendekatan kualitatif. Untuk menentukan informan penelitian atau sumber data

penelitian, penulis menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling.

Sedangankan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi partisipan

moderat (moderate participation), teknik wawancara mendalam (in-depth interview), dan

teknik dokumentasi. Untuk mengecek keabsahan data penelitian ini, penulis menggunakan

teknik triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Adapun untuk teknik analisis data yang

digunakan adalah teknik analisis data model Miles dan Huberman, yang mencakup empat

langkah kerja, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.

Adapun hasil temuan dari penelitian ini adalah: 1) pengembangan kurikulum

pendidikan Islam di MSAA telah dilakukan dengan memperhatikan beberapa prinsip

pengembangan kurikulum, yaitu prinsip berorientasi pada tujuan (pembentukan pribadi ulul

albab), prinsip kontinuitas, prinsip efektivitas, prinsip relevansi, prinsip efektivitas, dan

prinsip sinkronisasi. Berangkat dari tujuan yang hendak dicapai, kemudian diejawantahkan

ke dalam beberapa program dan upaya mahad yang dalam hal ini dapat dipetakan menjadi

empat kluster, yaitu program kurikuler atau intrakurikuler, program kokurikuler, program

ekstrakurikuler, dan kurikulum tersembunyi (hidden curriculum). 2) Keberhasilan

pembentukan kepribadian ulul albab melalui pengembangan kurikulum pendidikan Islam

dalam pembentukan kepribadian ulul albab di MSAA ini bisa dilihat dari ketercapaian

semua indikator dari empat pilar ulul albab melalui program-program yang dikembangkan

di mahad tersebut. 3) beberapa faktor pendukung dalam pengembangan kurikulum ini

meliputi: adanya sistem intregasi antara mahad dan universitas, ketersediaan para pendidik

yang qualified, komitmen dan kerjasama seluruh pihak, dan adanya mahasiswa luar negeri

yang tinggal di mahad, ketersediaan sarana dan prasarana, serta iklim dan lingkungan yang

agamis, religius, dan kondusif. Sedangkan untuk faktor penghambatnya meliputi: terlalu

padatnya aktifitas, adanya beberapa muallim atau muallimah yang datang terlambat atau

tidak masuk untuk mengajar, dan ketiadaan dana untuk kegiatan non akademik.

x

PEDOMAN TRANSLITERASI ARAB-LATIN

Transliterasi kata-kata Bahasa Arab yang dipakai dalam penyusunan Tesis

ini berpedoman pada Surat Keputusan Bersama Menteri Agama dan Menteri

Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 158/1987 dan

0543b/U/1987, tertanggal 22 Januari 1988.

A. Konsonan Tunggal

Huruf

Arab Nama Huruf Latin Keterangan

alif Tidak

dilambangkan Tidak dilambangkan

ba b be

ta t te

(S|a S| es (dengan titik di atas

jim j je

(h}a h} ha (dengan titik di bawah

kha kh ka dan ha

dal d de

(z|al z| zet (dengan titik di atas

ra r er

zai z zet

sin s es

syin sy es dan ye

(s}ad s} es (dengan titik di bawah

(d}ad d} de (dengan titik di bawah

(t}a t} te (dengan titik di bawah

(z}a z} zet (dengan titik di bawah

ain koma terbalik di atas

gain g ge

fa f ef

qaf q qi

kaf k ka

xi

lam l el

mim m em

nun n en

wawu w we

ha h ha

hamzah apostrof

ya y ye

B. Konsonan Rangkap karena Syaddah ditulis rangkap

ditulis mutaaqqidi>n

ditulis iddah

C. Ta Marbutah

1. Bila dimatikan ditulis h. Kecuali kata-kata bahasa Arab yang sudah

terserap ke dalam bahasa Indonesia seperti shalat, zakat, dan sebagainya,

kecuali bila dikehendaki lafal aslinya.

ditulis hibbah

ditulis jizyah

Bila diikuti dengan kata sandang al serta bacaan kedua itu terpisah,

maka ditulis dengan h.

mah al-auliya

2. Bila ta marbutah hidup atau dengan harakat fathah, kasrah, dan dammah,

maka ditulis t.

ditulis zaka>t al-fit}r

D. Vokal Pendek

fathah ditulis a

kasrah ditulis i

dammah ditulis u

xii

E. Vokal Panjang

fathah + alif

ditulis

a>

ja>hiliyyah

fathah + ya mati

ditulis

a>

yasa>

kasrah + ya mati

ditulis

i>

kari>m

dammah + wawu mati

ditulis

u>

furu>d}

F. Vokal Rangkap

fathah + ya mati

ditulis

ai

bainakum

fathah + wawu mati

ditulis

au

qaul

G. Vokal Pendek yang Berurutan dalam Satu Kata Dipisahkan dengan

Apostrof

ditulis aantum

ditulis uiddat

ditulis lain syakartum

H. Kata Sandang Alif + Lam

1. Bila diikuti Huruf Qamariyah

ditulis al-Qura>n

ditulis al-qiya>s

2. Bila diikuti Huruf Syamsiyah, maka ditulis dengan menggandakan huruh

syamsiyah yang mengikutinya, serta menghilangkan huruf l (el)-nya

al-furu>d

ditulis ahl as-sunnah

xiii

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur bagi Allah Swt. yang telah melimpahkan rahmat,

taufiq, serta inayah-Nya, sehingga pada akhirnya tesis ini pun dapat diselesaikan

dengan baik dan lancar. Begitu pula penulis haturkan shalawat serta salam kepada

Baginda Nabi Muhammad Saw. beserta para keluarga dan sahabatnya yang telah

memulai perjuangan untuk membangun paradaban Islam melalui dakwah dan

pendidikan.

Sebagai sebuah produk karya tulis ilmiah, dalam penulisan tesis ini, penulis

telah melibatkan partisipasi dari banyak pihak, baik dalam penyusunannya, hingga

membantu penulis untuk menyelesaikan beberapa masalah yang dihadapi, serta

memberikan dukungan baik secara moril maupun materiil. Oleh karena itu, penulis

ingin mengucapkan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada semua pihak

yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu. Namun, secara khusus, penulis

haturkan terima kasih kepada:

1. Prof. Drs. H. Akh. Minhaji, M.A., Ph.D., selaku Rektor UIN Sunan Kalijaga

Yogyakarta.

2. Prof. Noorhaidi, M.A., M.Phil., Ph.D., selaku Direktur Pascasarjana UIN Sunan

Kalijaga Yogyakarta.

3. Prof. Dr. H. Maragustam, M.A dan Dr. Abdul Munip, M.Ag, selaku Ketua dan

Sekretaris Program Studi Pendidikan Islam Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga

Yogyakarta.

View more