simplyproductive - updated

Download SimplyProductive - UPDATED

Post on 22-Feb-2018

229 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    1/88

    1

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    2/88

    2

    Sebuah persembahan,

    Untuk Indonesia yang lebih produktif di masa depan..

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    3/88

    3

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    4/88

    4

    Simply Productive

    never waste your life

    oleh CerdasMulia Institute

    Hak Cipta terpelihara dan dilindungi oleh undang-undang.

    Hak penerbitan ada pada CerdasMulia Publishing

    Penulis

    @arryrahmawan

    Editor

    @nurimannisa

    Desain Cover

    Colorplay Creative Studio

    Tata Letak

    Colorplay Creative Studio

    978-979-2205-9001-1

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    5/88

    5

    Satu Sendok Teh

    sejumput kata pembuka

    Saya ingat sekali, bagaimana di tahun 2012 memutuskan untuk mulai serius menjadi

    seorang blogger. Pada waktu itu, saya bertekad ingin menuliskan berbagai macam hal

    yang menarik, inspiratif, dan positif dalam kehidupan saya agar bisa menjadi pelajaran

    bagi para pembaca. Tepat pada bulan Agustus 2012, saya pun membuat sebuah website

    pribadi dihttp://arryrahmawan.net

    .Awalnya, saya hanya menulis tentang cerita inspirasi

    dan motivasi saja. Namun, lama kelamaan saya mulai menulis tentang kehidupan saya

    sebagai seorang trainer, penulis, entrepreneur, dan juga mahasiswa.

    Untuk bisa lancar menulis, tentu saya harus banyak membaca. Karena saya ingin blog saya

    aktif, saya pun banyak membaca berbagai macam literatur yang inspiratif bagaimana

    http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    6/88

    6

    untuk mendongkrak level kehidupan kita agar menjadi lebih baik lagi. Inilah salah satu

    asyiknya blogging, karena semakin banyak kita menulis, sebenarnya semakin banyak kita

    membaca hal hal yang baru.

    Saat itu, saya masih mahasiswa S1 di Universitas Indonesia. Karena banyak membaca dan

    menulis beragam tips dan trik tersebut, tanpa sadar saya pun mulai mengaplikasikannya

    dalam hidup saya. Ternyata, hal hal kecil yang saya lakukan tersebut membuat banyak

    perubahan dalam hidup saya.

    Kuliah pada waktu itu bisa saya selesaikan tepat waktu dengan IPK cum laude. Lalu saya

    mendapatkan beasiswa untuk S2. Di usia saya yang belum 23 tahun, saya bisa

    menerbitkan sebuah buku Studentpreneur Guidebook oleh salah satu penerbit nasional.

    Semasa kuliah, saya juga mendapatkan predikat outstanding student dan penghargaan

    sebagai salah satu mahasiswa berprestasi di fakultas teknik UI. Pada waktu itu, saya juga

    memiliki sebuah usaha pelatihan pengembangan SDM, yang sekarang dikenal sebagai

    CerdasMulia Institute.

    Sampai sekarang, saya masih aktif berbagi tips dan trik yang saya lakukan tersebut di blog

    saya,http://arryrahmawan.net.Anda juga bisa berkonsultasi atau bertanya tanya kepada

    saya dengan mengunjungi kolomCurhat dan Konsultasi di blog saya.

    Blog saya pun kemudian semakin lama semakin berkembang. Dari yang tadinya per hari

    hanya dikunjungi sekitar 10 30 orang, sekarang sudah dikunjungi dan memiliki pageview

    lebih dari seribu orang per harinya, atau jika ditotal bisa mencapai lebih dari 30,000 orang

    pengunjung per bulannya.

    Dari capaian capaian tersebut (tanpa saya bermaksud membanggakan diri, karena

    semua itu adalah titipan Allah semata), banyak orang yang kemudian bertanya kepada

    http://cerdasmulia.net/http://cerdasmulia.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/kolom-curhat-dan-konsultasi/http://arryrahmawan.net/kolom-curhat-dan-konsultasi/http://arryrahmawan.net/kolom-curhat-dan-konsultasi/http://arryrahmawan.net/kolom-curhat-dan-konsultasi/http://arryrahmawan.net/http://cerdasmulia.net/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    7/88

    7

    saya, bagaimana sih caranya agar kita bisa melakukan berbagai macam hal, dengan

    waktu yang relatif singkat, namun membuat diri kita melakukannya secara maksimal?

    Maka, saya pun memutuskan untuk membuat sebuah persembahan ebook kepada Anda

    semua yang membahas mengenai prinsip prinsip produktivitas hidup yang saya lakukan

    secara sederhana. Maka dari itu, saya memberikan judul buku ini dengan nama

    SimplyProductive, di mana buku ini akan memaparkan kepada kita bagaimana cara untuk

    meningkatkan produktivitas hidup dengan cara cara yang sederhana (simple).

    Harapan saya, semoga buku ini bisa bermanfaat untuk meningkatkan produktivitas hidup

    Anda. Saya pun menjadi sangat bersemangat untuk mewujudkan generasi Indonesia

    Produktif. Saya sangat mengimpikan, kelak sumber daya manusia Indonesia akan menjadi

    orang orang yang berorientasi karya nyata untuk menghasilkan sesuatu.

    Salam Indonesia Produktif!

    Arry Rahmawan

    Penulis bloghttp://arryrahmawan.net

    http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    8/88

    8

    BAGAIMANA MENGGUNAKAN EBOOK INI

    Buku ini disusun berdasarkan pengalaman pribadi penulis, yang mungkin jika

    diterapkan dalam kehidupan Anda akan memberikan hasil yang berbeda. Saran

    saya pelajari prinsip prinsip utamanya, lalu silakan dimodifikasi sesuai dengan

    keinginan Anda. Karena ebook ini disusun secara sistematis, ada baiknya Anda

    membaca ebook ini secara urut.

    Untuk memaksimalkan manfaat dari buku ini, saya juga memberikan tambahan

    ekstra selain penjelasan prinsip prinsip yang saya gunakan. Saya menyarankan

    Anda melakukan atau membaca materi materi tambahan agar pembelajaran

    yang Anda dapatkan semakin banyak. Berikut ini adalah materi tambahan yang

    ada dalam ebook ini:

    ?

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    9/88

    9

    1. Penugasan, yaitu tugas yang saya berikan setiap akhir sesi untuk Anda

    lakukan agar segera bisa mengaplikasikan prinsip yang diajarkan

    2. Blog Post, yaitu tautan yang mengarah pada blog saya di

    http://arryrahmawan.netsebagai materi tambahan dan pengayaan. Untuk

    mengaksesnya, Anda memerlukan koneksi internet, jadi pastikan bahwa

    koneksi internet Anda berjalan.

    3. Extra Tips, yaitu adalah tips dan trik yang saya berikan sebagai tambahan

    untuk praktik secara langsung, yang tidak saya tuliskan di blog saya

    http://arryrahmawan.net/

    Tidak ada anjuran atau aturan khusus bagaimana Anda harus membaca buku ini.

    Silakan Anda baca dari bagian yang manapun yang Anda mau. Bacalah dengan

    perlahan dan resapi makna yang ada dalam buku ini. Jika Anda masih memerlukan

    pemahaman lebih terkait dengan buku ini, Anda bisa membacanya sebanyak sekali

    atau dua kali lagi. Hal paling penting setelah Anda membaca ebook ini adalah

    dengan menindaklanjutinya dengan aksi nyata. Totally action adalah kunci yang

    sesungguhnya agar Anda bisa mendapatkan hidup yang jauh lebih produktif.

    http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    10/88

    10

    COMMUNITY FORUM

    Saya menyediakan untuk Anda sebuah forum diskusi khusus yang bisa Andagunakan untuk mendapatkan atau memberikan feedback terhadap buku ini di

    http://arryrahmawan.net/simplyproductive/ . Saat ini tidak sulit untuk membentuk

    sebuah komunitas dengan segala kemudahan Social Mediayang ada. Manfaatkan

    forum komunitas ini untuk memudahkan Anda dalam berinteraksi. Saya

    menyediakan sebuah pagesbagi Anda untuk berinteraksi satu sama lain dengan

    pembaca lainnya. Silakan mengisi kotak komentar dengan pengalaman apa saja

    yang Anda dapatkan, rasakan, atau bahkan rintangan/kesulitan-kesulitan apa saja

    yang menghadang, pelajaran apa saja yang bisa diambil. Dengan belajar dari

    pengalaman banyak orang dan orang lain pun banyak belajar dari Anda, maka hal

    tersebut akan semakin memperkaya wawasan Anda tentang produktivitas.

    SEBELUM ANDA MEMULAI

    Apa yang saya tuliskan dalam buku ini adalah murni untuk berbagi kepada Anda

    tentang apa yang saya ketahui mengenai peningkatan produktivitas kehidupan.

    Bukan maksud saya untuk mengajari, namun benar benar murni untuk berbagi.Bahkan, apabila Anda memiliki masukan khusus atau ingin merevisi apa yang ada

    di dalam buku ini, Anda bisa menyampaikannya melalui kotak komentar di

    halaman ini.

    Saya berbagi ilmu simply productive ini kepada Anda juga karena untuk

    http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/http://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    11/88

    11

    memberikan motivasi lebih kepada diri saya agar bisa menjadi pribadi yang jauh

    lebih produktif lagi. Jujur saja, belum semua yang ada di buku ini sudah saya

    terapkan, namun ada juga yang masih sedang saya upayakan. Adapun alasan

    saya menuliskannya adalah karena tips tersebut sudah terbukti secara ilmiah dalam

    meningkatkan kapasitas banyak orang.

    Maka besar harapan saya, buku ini bisa bermanfaat untuk Anda. Upayakan

    sebelum membaca buku ini, Anda mengosongkan gelas dalam kepala Anda.

    Maksudnya adalah Anda mencoba untuk menerima air / ilmu dalam buku ini. Jika

    Anda belum mengosongkannya, maka kemungkinan besar Anda akan menolak

    banyak isi buku ini dan Anda tidak mendapatkannya sama sekali.

    Ebookini saya buat dengan sepenuh hati dan menghabiskan cukup banyak waktu

    saya, namun sengaja saya bagikan secara gratis agar manfaatnya dapat tersebar

    dengan lebih luas. Tetapi, jika Anda berkenan untuk menghargai karya yang saya

    tulis ini, mohon sekiranya untuk membagikan ebook ini kepada yang lainnya. Atau,

    Anda juga bisa like facebook fanpage saya dan juga follow saya di

    @ArryRahmawanuntuk menjalin silaturahim ke depannya.

    BONUS, BONUS, BONUS!!

    Apabila setelah membaca ebook ini Anda mendapatkan pencerahan, maka saya

    menyarankan Anda untuk berlangganan tulisan tulisan yang saya publikasikan di

    blog pribadi saya, http://arryrahmawan.net . Di blog tersebut, Anda akan

    http://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/http://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/http://twitter.com/arryrahmawan/http://twitter.com/arryrahmawan/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://twitter.com/arryrahmawan/http://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    12/88

    12

    menemukan banyak tulisan tulisan lain mengenai produktivitas hidup dan

    bagaimana membuat hari hari Anda menjadi lebih cerah, ceria, dan tentu lebih

    produktif dari sebelumnya.

    Dengan berlangganan, maka saya akan mengirimkan langsung ke alamat email

    Anda setiap tulisan baru yang saya publikasikan di blog saya. Anda tinggal

    memasukkan alamat email Anda ke kotak newsletter yang ada di sidebar sebelah

    kanan blog saya. Lalu Anda konfirmasi email yang Anda masukkan dan saat itu

    pula Anda akan langsung mendapatkan tips untuk meningkatkan produktivitas

    hidup Anda.

    Atau, jika Anda lebih sering aktif di Facebook, Anda bisa memberikan like pada

    Facebook Pages saya dihttp://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/

    SHARE and BE HAPPY

    Untuk menebarkan banyak manfaat, Anda tidak perlu pusing bahkan sampai harus

    membuat dulu ebook seperti ini. Buku ini dapat Anda bagikan secara gratis untuk

    orang-orang yang Anda sayangi. Gratis, tidak perlu membayar royalti apapun

    kepada saya.

    Saya merasakan satu kebahagiaan dalam hidup ini berasal dari saat kita berbagi

    kepada orang lain tanpa syarat apapun. Maka perbesar manfaat dalam hidup

    Anda dengan ikut membagikan ebook ini ke kerabat-kerabat dekat Anda. Rasakan

    feel nya dan selamat menjadi orang yang bahagia!

    http://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/http://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/http://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/http://facebook.com/arry.rahmawan.destyanto/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    13/88

    13

    MENGENAI HAK CIPTA

    Semua hak cipta dilindungi. Dilarang mengubah, menghapus, menambahkan,bahkan melakukan klaim terhadap ebook ini sebagai tulisan Anda. Buku ini dapat

    didistribusikan secara bebas dengan tetap menjaga keutuhan isinya dan menjaga

    identitas penulisnya. Dilarang menggunakan buku ini untuk kepentingan komersial

    tanpa izin tertulis dari penulis dan penerbit ebook ini.

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    14/88

    14

    DAFTAR ISI

    APA YANG AKAN ANDA PELAJARI DI BUKU INI?

    Prinsip 1: Memiliki Alasan Kuat untuk Menjadi Produktif

    Prinsip 2: Mengetahui Apa Misi Hidup Anda di Dunia

    Prinsip 3: Find Your Passion!

    Prinsip 4: Write Your Dream and Goals Be a Dream Catcher

    Prinsip 5: Menerapkan to-do list dalam Beraktivitas

    Prinsip 6: Cerdas Menentukan Prioritas

    Prinsip 7: Membangun Expertise dalam Kehidupan Anda

    Prinsip 8: Wheel Balance Life Produktif dengan Menjaga Keseimbangan

    Hidup

    WHATS NEXT?

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    15/88

    15

    PRINSIP 1

    Miliki Alasan Kuat

    If You Dont Have Strong Reason,

    You Will Not Go Anywhere

    --Arry Rahmawan

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    16/88

    16

    PRINSIP 1

    MEMILIKI ALASAN KUAT UNTUK MENJADI

    PRODUKTIF

    Selamat datang di ebookSimplyProductive! Dalam buku ini, kita akan sama sama

    tentang bagaimana meningkatkan produktivitas kita dengan cara yang sederhana.

    Ya, ternyata untuk bisa meningkatkan produktivitas / prestasi kita, hanya

    memerlukan hal yang sederhana. Pada bab ini akan dijabarkan tentang apa itu

    sebenarnya produktivitas. Namun sebelum itu saya ingin bertanya. Menurut Anda

    sendiri, apa sih yang dinamakan produktivitas itu?

    Mengenal Produktivitas

    Saya ingin menjadi produktif! Namun, tahukah Anda apa sebenarnya arti dari

    produktif dan produktivitas itu? Dalam tahap awal ebook ini, saya ingin mengajak

    Anda untuk memahami terlebih dahulu mengenai konsep produktif danproduktivitas.

    Produktif artinya adalah memanfaatkan sebaik-baiknya sesuatu yang

    mengandung potensi untuk digali, sehingga dapat mengeluarkan hasil

    tertentu. Sementara arti dari produktivitas adalah besaran untuk

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    17/88

    17

    menentukan seberapa besar tingkat penggunaan sumber daya sesuatu

    untuk memproduksi hasil tertentu.

    Jika Anda bingung dengan filosofi di atas, maka secara sederhana produktivitas itu

    dapat dirumuskan dengan perbandingan antara keluaran (output) dibandingkan

    dengan masukan (input).

    Sebagai contoh, si A dapat menulis 10 halaman dalam waktu 1 jam, sementara si B

    dapat menulis 15 halaman dalam waktu yang sama yaitu 1 jam juga. Menurut Anda,mana yang lebih produktif? Tentu saja si B karena dapat lebih banyak

    menghasilkan dengan tingkat produktivitas 15 halaman per jamnya. Jika si B dapat

    menulis 15 halaman per setengah jam, tentu bisa dikatakan produktivitasnya

    meningkat.

    B lebih produktif dibandingkan A, dengan produktivitassebesar 15 halaman / jamatau 15 halaman / 60 menit.

    Dilema Kualitas vs Kuantitas dalam Meningkatkan Produktivitas

    Saya pernah mendapatkan pertanyaan yang sederhana terkait dengan

    produktivitas ini, saat kita meningkatkan produktivitas, tentu kita fokus pada

    kuantitas dan bisa jadi mengorbankan kualitas. Mana yang lebih penting? Kualitas

    atau kuantitas?

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    18/88

    18

    Jikalau saya harus memilih di antara keduanya, maka saya memilih untuk

    mengutamakan kualitas terlebih dahulu baru kuantitas. Saya lebih memilih untuk

    menghasilkan satu artikel berkualitas dalam waktu 3 hari, dibandingkan

    menghasilkan 3 artikel kacangan setiap hari.

    Saya pernah menuliskan tentang hal ini di blog saya, yang bisa Anda baca di sini :

    Kualitas atau Kuantitas?

    Namun, belakangan ini saya belajar dari salah satu guru kehidupan saya yangberkata seperti ini : apabila kita bisa menggunakan DAN, mengapa harus

    menggunakan kata ATAU?

    Nah, di sini kemudian saya belajar bahwa jika kita memang mampu meningkatkan

    keduanya secara sekaligus, maka lakukan. Ciptakan produktivitas untuk

    meningkatkan kualitas DAN kuantitas dalam hidup Anda. Namun, dalamrealitanya memang kita sering juga dihadapkan pada pilihan ATAU. Jika itu yang

    terjadi, maka kualitas lebih saya pilih dibandingkan dengan kuantitas.

    Dua Dimensi Pengembangan Produktivitas

    Di awal sudah dijelaskan bahwa produktivitas merupakan perbandingan antara

    keluaran dan masukan. Sehingga untuk meningkatkan produktivitas dengan cara

    yang sederhana itu mudah saja:

    http://arryrahmawan.net/kualitas-atau-kuantitas/http://arryrahmawan.net/kualitas-atau-kuantitas/http://arryrahmawan.net/kualitas-atau-kuantitas/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    19/88

    19

    1. Anda bisa meningkatkan output, atau

    2. Anda bisa mengurang input yang Anda gunakan untuk menghasilkan

    sesuatu

    Sebenarnya inti dari hidup produktif yang paling penting adalah kedua hal

    tersebut. Misalkan ada seorang pelajar yang melahap habis 10 halaman buku

    dalam waktu 30 menit, di sisi lain ada seorang pelajar menghabiskan 20 halaman

    buku yang sama dalam waktu 20 menit. Ini berarti pelajar tersebut meningkatkan

    output dan mengurangi input. Pelajar yang pertama memiliki produktivitas sebesar

    10 halaman per 30 menit, sementara pelajar yang satu lagi 20 halaman per 20

    menit. Peningkatan yang luar biasa!

    Sayangnya, banyak dari kita yang merasa bahwa hasil seperti itu hanya bisa

    dicapai dari orang orang pintar atau cerdas saja. Prinsip yang saya pegang

    adalah, Tuhan menciptakan semua orang itu cerdas. Hanya saja, apakah dia tahu

    cara menggunakan kecerdasannya untuk menjadi lebih produktif. Itulah yang akan

    Anda pelajari dalam buku ini.

    Apa Asyiknya Menjadi Produktif?

    Menjadi pribadi produktif tentu saja membuat Anda lebih banyak menghasilkansesuatu dibandingkan yang lain. Lebih banyak capaian-capaian yang bisa Anda

    raih dibandingkan yang lain. Lebih banyak prestasi dan karya-karya yang bisa

    Anda hasilkan dibandingkan yang lain.

    Semakin banyak hal yang bisa Anda hasilkan dan tinggalkan untuk dunia, semakin

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    20/88

    20

    panjang usia Anda yang sesungguhnya karena Anda hidup melebihi usia Anda

    melalui karya karya Anda yang dimanfaatkan oleh orang lain.

    Saya mengambil salah satu contoh guru saya, Pak Jamil Azzaini. Beliau dikenal

    juga sebagai Inspirator SuksesMulia. Saya mendengar cerita bahwa dalam satu hari

    beliau bisa ada 3 jadwal mengisi pelatihan. Terdengar sangat sibuk, namun beliau

    juga tidak lupa setiap hari untuk memperbarui blog nya dengan tulisan terbaru

    plus setiap tahun beliau pasti menerbitkan sebuah buku.

    Sewaktu dulu saya belajar mengenai produktivitas ulama ulama Islam zaman

    dulu, saya lebih kagum lagi. Ternyata produktivitas mereka itu tidak main main:

    Imam Jalaluddin as-Suyuti dikabarkan telah menulis buku lebih dari 600 jilid

    sepanjang hidupnya

    Imam Ibnu Taimiyah dikabarkan telah menulis 500 jilid buku sepanjang

    hidupnya

    Imam Abu Bakar al-Anbari dikabarkan telah menulis lebih dari 400 jilid buku

    di sepanjang hidupnya.

    Selain contoh lainnya, banyak juga orang orang yang saya kenal mampu

    mengerjakan banyak hal dalam relatif singkat. Seiring perkembangan teknologi

    yang ada, kita dapat temukan banyak anak anak muda yang sudah bisa

    membangun bisnis ratusan juta rupiah, saat mereka berbicara di panggung

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    21/88

    21

    beberapa jam saja dibayar puluhan juta rupiah. Teknologi memang diciptakan

    untuk mendongkrak produktivitas, bukan justru malah memundurkan produktivitas

    itu sendiri.

    Berikut ini adalah rangkuman yang bisa saya tunjukkan kepada mengenai manfaat

    yang Anda dapatkan apabila Anda memiliki hidup yang produktif:

    1. Anda bisa menghasilkan lebih banyak karya, manfaat, dan kebaikan di dunia

    ini sebelum Anda dipanggil kembali oleh yang Maha Kuasa

    2. Hidup menjadi lebih semangat untuk berkarya dan akan memanfaatkan hidup

    dengan sebaik-baiknya

    3. Usia akan lebih panjang dari umur Anda di dunia. Ya, sebagai contoh adalah

    Steve Jobs yang sudah meninggal dan sudah tiada di dunia ini. Apakah orangmasih mengingatnya? Ya, bahkan anak cucunya pun pasti akan

    mengenangnya sebagai orang hebat dan legenda dalam bidang teknologi

    dengan menciptakan Apple.

    4. Dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Waktu yang Anda miliki

    terbatas dan dengan menjadi produktif, Anda tahu bagaimana caramenggunakannya.

    5. Meraih kehidupan yang lebih seimbang dan prestatif. Prestasi dan capaian

    naik, potensi lebih tergali maksimal, dan hidup Anda menjadi tidak biasa.

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    22/88

    22

    6. Dan tentunya masih banyak lagi yang bisa Anda dapatkan, rasakanlah saat

    hidup Anda menjadi jauh lebih produktif daripada saat ini.

    Alasan Saya Menjadi Orang yang Produktif

    Kalau saya ditanya, apa alasan saya untuk menjadi orang yang produktif dalam

    berkarya, maka jawaban saya cuma satu : waktu saya di dunia ini singkat. Makakarena waktu hidup kita ini singkat, kita harus hidup dengan hebat. Saat saya

    pertama kali menulis buku ini, saya berusia 22 tahun. Waktu itu saya berpikir, Wah,

    seandainya waktu saya di dunia hanya diberi jatah 63 tahun oleh Tuhan, maka

    saya sudah menggunakan 1/3 nya.

    Di situlah kemudian saya tergerak untuk terus bisa berkarya dengan lebih cepat,lebih banyak, dan lebih berkualitas.

    Alasan terkuat saya hidup produktif adalah : Waktu Hidup Kita Singkat, Maka

    Tinggalkan Jejak Karya Sebanyak Banyaknya.

    Menjadi Produktif Ditentukan Mental, Motivasi, dan Strategi

    Saya tidak mungkin bisa menjadi seorang yang produktif. Saya tidak punya

    peralatan yang saya perlukan, saya tidak punya uang untuk mengikuti seminar dan

    kursus, bla, bla, bla

    Apakah itu yang terpikirkan oleh Anda saat memikirkan produktivitas?

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    23/88

    23

    Tidak perlu mencari alasan untuk membenarkan kelemahan. Ada sebuah fakta

    yang tidak bisa ditolak yaitu semua orang mendapatkan waktu yang sama dalam

    hidupnya sebesar 24 jam sehari. Semakin banyak kita beralasan, justru semakin

    banyak fakta-fakta lain yang menghancurkan alasan kita, misalnya:

    1. Andrie Wongso,seorang yang tidak tamat sekolah dasar mampu menjadi

    motivator nasional dan merupakan salah satu pebisnis sukses. Waktu yang

    kita miliki sama sama 24 jam, bahkan pengetahuan yang kita miliki bisa

    jadi lebih banyak dari Andrie Wongso. Maka seharusnya kita bisa

    melampaui kesuksesan beliau karena potensi yang kita miliki lebih banyak.

    Andrie Wongso dapat menjadi sukses, salah satunya karena berhasil

    memanfaatkan waktu menjadi orang yang PRODUKTIF.

    2. Jika Anda beralasan karena Anda tidak punya uang atau biaya untuk belajar

    ini dan itu, membeli buku dan lain sebagainya, Anda bisa belajar dari Jamil

    Azzaini yang dulu lahir dari keluarga sangat sederhana bahkan beliau cerita

    sampai nyaris tidak mampu membayar kuliah. Jika kita melihat segala

    fasilitas dan juga harta yang kita punya saat ini, harusnya kita bisa jauh lebih

    sukses dibandingkan dengan beliau. Jamil Azzaini dapat menjadi sukses,

    salah satunya karena berhasil memanfaatkan waktu menjadi orang yang

    PRODUKTIF.

    3. Jika Anda beralasan karena Anda memiliki otak yang tidak cemerlang atau

    http://andriewongso.com/http://andriewongso.com/http://jamilazzaini.com/http://jamilazzaini.com/http://jamilazzaini.com/http://jamilazzaini.com/http://jamilazzaini.com/http://jamilazzaini.com/http://andriewongso.com/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    24/88

    24

    fisik yang tidak sempurna, maka saya menyarankan Anda menonton video

    dari Nick Vujicic di Youtube. Penulis dan motivator internasional yang

    terlahir memiliki keterbatasan fisik, namun dapat memanfaatkan waktu

    dengan produktif sehingga keterbatasan fisiknya itu tidak dibiarkan

    membuatnya memiliki keterbatasan mental dan pikiran.

    Bukan masalah waktu, kecerdasan, uang, atau keberuntungan. Menjadi produktif

    itu lebih ke arah komitmen, mental, motivasi, dan strategiAnda dalam meraihnya.

    SimplyProductive, akan mengungkapkan kepada Anda bagaimana membangun

    produktivitas dengan cara yang sederhana.

    Jadi, Apa Alasan Terkuat Anda Memutuskan Menjadi Seorang yang

    Produktif?

    PENUGASAN

    Hentikan aktivitas Anda sejenak, renungkan alasan Anda untuk meningkatkan

    produktivitas. Mengapa Anda harus menjadi produktif? Apa saja hal yang ingin

    Anda raih? Apa hal yang ingin Anda hasilkan? Apa yang akan terjadi seandainya

    Anda tidak menjalani hidup dengan produktif?

    Saya sudah meberitahukan alasan terkuat saya mengapa harus hidup dengan

    produktif. Sekarang, giliran Anda untuk menjawab pertanyaan tersebut.

    https://www.youtube.com/watch?v=6kxSrPD__BAhttps://www.youtube.com/watch?v=6kxSrPD__BAhttps://www.youtube.com/watch?v=6kxSrPD__BAhttps://www.youtube.com/watch?v=6kxSrPD__BAhttps://www.youtube.com/watch?v=6kxSrPD__BAhttps://www.youtube.com/watch?v=6kxSrPD__BA
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    25/88

    25

    Siapkan kertas dan bulpen Anda, kemudian jawab pertanyaan tersebut di kertas

    yang Anda sediakan. Usahakan Anda tidak melanjutkan membaca sebelum Anda

    melakukan penugasan ini.

    BLOG POST

    Seringkali keberhasilan produktivitas diukur dengan menggunakan satuan waktu.

    Seberapa efektif dan efisien kita mengelola waktu untuk mendapatkan

    produktivitas yang tertinggi? Sebuah renungan tentang waktu mungkin bisa

    memperkuat alasan Anda mengapa Anda harus menjadi orang yang produktif dan

    lebih produktif dari sekarang. Berikut ini adalah beberapa artikel yang bisa Anda

    baca terkait pentingnya waktu yang Anda miliki dan tidak bisa disia-siakan begitu

    saja.

    Nikmati dan Manfaatkan Waktumu

    Bila Waktu Telah Berakhir

    Memanfaatkan Waktu Luang

    24 Tips dalam Menjalani Kehidupan

    Prinsip Praktis dalam Mengatur Waktu

    http://arryrahmawan.net/nikmati-dan-manfaatkan-waktumu/http://arryrahmawan.net/nikmati-dan-manfaatkan-waktumu/http://arryrahmawan.net/bila-waktu-telah-berakhir-productiveme/http://arryrahmawan.net/bila-waktu-telah-berakhir-productiveme/http://arryrahmawan.net/memanfaatkan-waktu-luang/http://arryrahmawan.net/memanfaatkan-waktu-luang/http://arryrahmawan.net/24-tips-menjalani-kehidupan/http://arryrahmawan.net/24-tips-menjalani-kehidupan/http://arryrahmawan.net/prinsip-praktis-dalam-mengatur-waktu/http://arryrahmawan.net/prinsip-praktis-dalam-mengatur-waktu/http://arryrahmawan.net/prinsip-praktis-dalam-mengatur-waktu/http://arryrahmawan.net/24-tips-menjalani-kehidupan/http://arryrahmawan.net/memanfaatkan-waktu-luang/http://arryrahmawan.net/bila-waktu-telah-berakhir-productiveme/http://arryrahmawan.net/nikmati-dan-manfaatkan-waktumu/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    26/88

    26

    EXTRA TIPS

    Seringkali orang menginginkan sesuatu namun tidak memiliki alasan yang kuatuntuk memperjuangkannya. Maka dalam prinsip utama ini, untuk membentuk

    sebuah pribadi yang produktif, diri kita harus tahu dan memiliki alasan kuat yang

    mendasari mengapa kita harus menjadi produktif. Beberapa tips yang bisa

    dilakukan untuk mendapatkan alasan tersebut antara lain:

    Menyadari bahwa waktu hidup sangat terbatas Bertanya kepada orang yang produktif apa yang melandasi mereka

    bisa menjadi produktif seperti itu

    Menjawab pertanyaan untuk apa manusia diciptakan.

    Bertanya kepada kerabat atau teman mengapa mereka

    cenderung menghabiskan waktu mereka pada kegiatan yang tidak produktif

    (untuk mendapatkan sudut pandang yang berbeda)

    Apa yang terjadi seandainya hidup Anda dihabiskan dalam kesia-siaan tanpa

    produktivitas sama sekali?

    Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, bahwa memiliki landasan yang kuat

    terhadap suatu hal akan memudahkan kita mengejar hal tersebut. Maka pastikan

    sebelum Anda beranjak ke bab selanjutnya, pastikan Anda sudah memiliki alasan

    kuat sekuat-kuatnya mengapa harus menjadi pribadi yang produktif. Jika perlu,

    tempel kertas hasil penugasan Anda di tempat yang sering Anda lihat agar selalu

    ada yang mengingatkan diri Anda untuk selalu produktif dalam hidup ini

    .

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    27/88

    27

    PRINSIP 2

    Mengetahui Misi

    Hidup Anda

    Outstanding people have one thing in common:

    an absolute sense of mission

    --Zig Ziglar

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    28/88

    28

    PRINSIP 2

    MENGETAHUI APA MISI HIDUP ANDA DI

    DUNIA

    Setelah Anda memiliki alasan kuat untuk menjadi produktif, prinsip selanjutnya

    untuk memiliki produktivitas dalam hidup adalah mengetahui apa misi hidup

    manusia di dunia ini. Secara sederhana, prinsip kedua mampu menjawab, untuk

    apa Tuhan menciptakan Anda? Apakah Anda tahu tugas hidup Anda selama didunia?

    Kisah Seorang stronot yang Dikirim ke Bulan

    Menurut Anda mengapa Buzz Aldrin dan Neil Armstrong dikirim ke bulan pada

    tahun 1969? Tidak lain adalah untuk menjalankan sebuah misi, ekspedisi ke bulandan menandakan sebuah era baru di mana manusia mampu untuk bisa

    menjejakkan kakinya di luar angkasa.

    Terlepas dari benar atau tidaknya penjelajahan manusia di bulan, namun seorang

    astronot yang bertugas tidak dikirim secara sembarangan namun melalui

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    29/88

    29

    serangkaian seleksi yang sangat ketat agar layak dikirim ke bulan. Sesampainya di

    bulan dan selesai menjalankan misi, astronot siap kembali lagi ke bumi untuk

    melaporkan misi yang telah dijalankannya tersebut. Sebagai contoh, astronot

    diberkan misi untuk membawa contoh batuan bulan untuk diteliti di bumi. Setelah

    batuan selesai diambil, mereka pun pulang kembali ke bumi.

    Apa hubungan kisah astronot di atas tentang pengembangan produktivitas?

    Bayangkan seandainya tidak ada arahan jelas terkait misi untuk para astronot yang

    dikirim ke bulan, kira-kira apa yang akan mereka lakukan? Tentu saja mereka

    bebas melakukan apapun yang mereka mau, bahkan tidak membawa apapun dari

    ekspedisi ke bulan yang bernilai milyaran dolar karena mereka tidak mengemban

    misi saat dikirim ke bulan!

    Sudah tergambar? Ya! Persis sama dengan hidup kita. Kita dikirim melalui

    serangkaian seleksi ketat yang harus ditempuh sejak awal pembentukan diri kita di

    rahim sang ibu. Dari jutaan bahkan puluhan juta sel sperma yang berkompetisi,

    hanya dipilih satu sel saja yang dilahirkan sebagai manusia. Itu semua adalah KITA!

    Tapi apakah manusia hanya diciptakan begitu saja tanpa adanya sebuah misi?

    Pasti ada tujuan di balik itu semua. Dengan mengetahui misi hidup, kita jadi tahu

    apa yang harus dicapai dalam hidup kita. Kita menjadi tahu sejauh apa garis finish

    yang harus kita tempuh. Kita menjadi tahu mengapa produktivitas menjadi penting,

    karena kita tahu apa misi kita tersebut. Prinsip 2 inilah yang akan menuntun Anda

    untuk mengetahui apa misi hidup Anda.

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    30/88

    30

    Jadi, Apa Misi Hidup Anda?

    Inilah pertanyaan penting yang harus dijawab, apa misi yang Anda emban selamadi dunia?. Tidak ada jawaban yang pasti karena saya yakin semua orang memiliki

    caranya sendiri dalam merumuskan kalimat misinya. Tetapi kalau saya sendiri lebih

    suka mengacu langsung kepada Tuhan yang menciptakan manusia. Jika Anda

    lebih suka mengacu kepada orang-orang berpengaruh, orang tua, atau

    lingkungan sekitar Anda, itu juga merupakan sebuah pilihan.

    Prinsip misi yang saya ambil, tentu berasal dari Tuhan yang menciptakan saya

    untuk kemudian menghidupkan saya di dunia. Inilah ternyata misi terbesar setiap

    manusia berdasarkan kitab suci Al-Quran,

    Dan tidaklah Kuciptakan Jin dan Manusia kecuali untuk Beribadah kepada-

    Ku (QS. Adz-Dzariyat: 56)

    ''Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: ''Sesungguhnya

    Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.'' Mereka berkata:

    ''Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang

    akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami

    senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan mensucikan Engkau?''.

    Tuhan berfirman: ''Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu

    ketahui.''

    (Al-Baqarah:30)

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    31/88

    31

    Dari dua ayat tersebut, kemudian saya mencoba merumuskan sendiri mission

    statement hidup saya yang akhirnya menjadi seperti ini:

    Menjadi manusia yang unggul dalam kecerdasan spiritual, emosional, dan

    intelektual di mana dengan keunggulan tersebut mampu memuliakan Tuhan

    dengan jalan menebarmanfaat dan rahmat bagi seluruh alam.

    Sederhana, bukan? Jadi saya memiliki misi yang sangat sederhana sekali di dunia

    ini. Saya diperintahkan untuk memperoleh keunggulan dalam aspek spiritual,emosional, dan intelektual di mana dengan keunggulan itu saya bisa menebar

    manfaat sebanyak-banyaknya untuk memuliakan dan mengabdi kepada Tuhan.

    Kecerdasan yang kita miliki tanpa kemuliaan akan terasa hampa, sementara

    kemuliaan tanpa kecerdasan akan terasa kering. Maka dari itu saya harus menjadi

    pribadi yang tidak hanya sukses, tetapi juga cerdas dan mulia.

    Saya merasakan betul manfaat yang didapatkan saat kita sadar apa

    sesungguhnya misi kita di dunia. Misi inilah yang kemudian mendorong saya untuk

    terus menciptakan karya dan memanfaatkan waktu sebaik baiknya. Menciptakan

    karya itu tidak harus ribet, namun bisa kita lakukan berdasarkan kekuatan atau

    potensi yang kita miliki.

    Misalkan saya bisa menulis dan senang memberikan pelatihan, maka saya rutin

    menulis artikel di blog saya, http://arryrahmawan.net. Saya juga membuat

    beberapa blog inspirasi lainnya, seperti http://teknikpublicspeaking.com dan

    http://circle.cerdasmulia.net,sebuah social media untuk para trainer muda. Di usia

    http://arryrahmawan.net/http://arryrahmawan.net/http://teknikpublicspeaking.com/http://teknikpublicspeaking.com/http://circle.cerdasmulia.net/http://circle.cerdasmulia.net/http://circle.cerdasmulia.net/http://teknikpublicspeaking.com/http://arryrahmawan.net/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    32/88

    32

    yang belum genap 25 tahun, saya sudah memiliki akademi pelatihan untuk para

    trainer, Young Trainer Academy serta menjadi penulis buku best-seller

    Studentpreneur Guidebook.

    Saatnya Mengonkritkan Misi Anda!

    Saya sudah membuat sebuah pernyataan misi, selanjutnya apa? Konkritkan misi

    Anda. Seringkali, misi pertama yang kita tuliskan tersebut masih terlalu ngawang-

    ngawang untuk dilakukan. Pernyataan misi konkrit dapat membantu kitamengetahui apa yang harus kita kerjakan untuk mencapai misi besar kita tersebut.

    Maka komitmenlah mulai dari sekarang, setiap apapun yang Anda lakukan akan

    selalu mengacu kepada misi hidup Anda.

    Agar misi hidup Anda lebih mudah untuk dilaksanakan, maka perlu dibuat sebuah

    parameter yang lebih nyata. Sebagai contoh, untuk misi saya di atas maka sayapecah menjadi misi konkrit sebagai berikut:

    Menjadi penulis 10 buku best-seller sebelum usia 27 tahun

    Menjadi salah satu blogger papan atas di Indonesia pada usia 25 tahun

    Menjadi motivator dan trainer profesional di usia 25 tahun

    Memiliki lembaga pelatihan untuk meningkatkan produktivitas dankapasitas generasi muda Indonesia (diwujudkan dengan membentuk

    CerdasMulia Institute)

    Memecah misi menjadi capaian yang lebih nyata seperti di atas

    memudahkan Anda untuk mengarahkan ke mana hidup dan produktivitas

    http://arryrahmawan.net/buku-studentpreneur-guidebook-masuk-dalam-daftar-best-seller/http://arryrahmawan.net/buku-studentpreneur-guidebook-masuk-dalam-daftar-best-seller/http://cerdasmulia.net/http://cerdasmulia.net/http://cerdasmulia.net/http://arryrahmawan.net/buku-studentpreneur-guidebook-masuk-dalam-daftar-best-seller/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    33/88

    33

    Anda harus difokuskan. Untuk memecahkan misi ini ada beberapa hal yang

    harus dipertimbangkan seperti,

    1. Memecahkan misi dengan kalimat yang spesifik (tidak ngawang)

    2. Memberikan parameter tentang capaian secara kuantitatif (misal menulis 50

    buku)

    3.

    Memberikan gambaran kapan batas waktu tercapainya (usia 25 tahun atau

    tahun dan bulan tercapainya).

    Apa manfaat memecah misi ini menjadi misi konkrit? Berikut adalah manfaatnya,

    1. Menyesuaikan dengan potensi dan passion Anda. Bisa jadi misi hidupnya

    sama, namun dengan potensi dan passion yang Anda miliki sebagaiseorang manusia, bisa jadi misi konkritnya akan berbeda,

    2. Memiliki arahan yang lebih jelas untuk alokasi produktivitas. Produktif dan

    sibuk adalah dua hal yang berbeda. Banyak orang yang menyangka dirinya

    produktif karena sudah mencapai kesibukan yang sangat padat. Orang

    produktif justru adalah mereka yang mengalokasikan dengan tepat sumber

    daya yang mereka miliki untuk menyelesaikan misi konkrit mereka

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    34/88

    34

    Apa Pentingnya Memiliki Misi Hidup?

    Sekali lagi, karena waktu kita terbatas maka kita harus dapat memfokuskan diri

    untuk mengoptimalkan kehidupan kita. Tentu, kita tidak bisa menjadi produktif di

    semua bidang, karena kita harus memilih beberapa bidang agar hidup kita

    menjadi lebih fokus. Harus ada bidang-bidang yang diprioritaskan dan hal tersebut

    harus dilandasi dari misi utama dari hidup Anda. Maka dari itu, sebelum memecahmenjadi misi konkrit, perlu untuk memiliki misi hidup sebagai landasan agar Anda

    bisa memfokuskan produktivitas Anda dalam menyelesaikan misi hidup Anda di

    dunia.

    Produktivitas akan meningkat tajam jika Anda tahu ke mana tujuan hidup Anda

    dan ke mana kaki Anda melangkah untuk menyelesaikan misi hidup yang Andaterima.

    Anda unik, Anda memiliki misi Anda sendiri. Anda memiliki catatan emas yang

    harus Anda torehkan sendiri yang berbeda dengan orang lain. Buatlah dunia

    merasa kehilangan dan merasakan perbedaan yang sangat besar tanpa adanya

    Anda di sini. Karena, salah satu contoh dari orang yang tidak produktif adalahmereka hidup tanpa karya dan hidup tanpa karya berarti tidak memberikan

    perbedaan besar dengan ada atau tidaknya dia di dunia.

    Jadi, sudahkah Anda Mengetahui Apa Misi Hidup Anda?

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    35/88

    35

    PENUGASAN

    Pastikan Anda serius dalam mengerjakan tugas di prinsip 2 ini karena inilah yang

    akan menentukan produktivitas Anda di masa yang akan datang. Menuliskan misi

    hidup dan misi konkrit memang terlihat mudah, namun kesulitan sebenarnya

    adalah mencari energi yang terkandung dalam misi tersebut. Bisa jadi karena

    disusun serampangan, Anda tidak merasakan chemistry dalam misi hidup Andatersebut sehingga menjadi malas untuk dilaksanakan.

    Beberapa pertimbangan yang bisa dijadikan landasan misi hidup Anda

    adalah:

    1. Kitab suci Anda. Sebagai seorang yang religius, percaya kepada Tuhan,

    Anda bisa mencari dan menyusun pernyataan misi dilandasi dari apa yang

    tercantum dalam kitab suci Anda, sesuai dengan keyakinan masing

    masing. Saya yakin agama yang lurus dapat menjelaskan alasan Tuhan

    menciptakan manusia di muka bumi.

    2.

    Komunitas yang Anda ikuti. Bisa jadi, komunitas yang saat ini sedang Andaikuti memiliki nilai misi yang sesuai dengan nurani Anda.

    3. Orang tua dan kerabat. Misi hidup bisa ditentukan juga dari keluarga,

    kerabat, atau lingkungan adat tempat tinggal hidup kita

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    36/88

    36

    4. Role Model Anda. Jika Anda memiliki role model dan ingin menjadikan

    cetak biru kesuksesannya sebagai panutan untuk Anda tiru, maka pastikan

    Anda tahu apa misi hidup role model Anda sehingga bisa menjadi bahan

    pertimbangan Anda dalam menyusun misi hidup.

    Menuliskan Misi Konkrit

    Jangan lupa setelah membuat sebuah misi hidup, pecah menjadi misi konkrit yangsiap Anda capai. Ingat ketiga aspek, yaitu spesifik, terukur, dan memiliki batas

    waktu dalam mencanangkan misi konkrit Anda.

    BLOG POST

    Memiliki misi hidup dan misi konkrit yang jelas dan terarah mampu membuat

    hidup lebih bergairah dan juga peningkatan produktivitas yang cukup signifikan.

    Hidup ini hanya sekali, sangat sayang jika capaian yang kita miliki biasa-biasa saja.

    Untuk mendukung pemahaman Anda dalam prinsip 2 ini, silakan baca juga artikel

    saya yang lainnya berikut ini:

    Karena Hidup Hanyalah Sekali Saja

    Bagaimana Memaksimalkan Produktivitas Hidup Kita

    Apa yang Sebenarnya Saya Inginkan?

    Whats Your Dream Job?

    http://arryrahmawan.net/raih-mimpi-sebanyak-yang-kamu-bisa-karena-hidup-hanya-sekali-saja/http://arryrahmawan.net/raih-mimpi-sebanyak-yang-kamu-bisa-karena-hidup-hanya-sekali-saja/http://arryrahmawan.net/bagaimana-memaksimalkan-produktivitas-hidup-sehari-hari-productiveme/http://arryrahmawan.net/bagaimana-memaksimalkan-produktivitas-hidup-sehari-hari-productiveme/http://arryrahmawan.net/apa-yang-sebenarnya-kita-inginkan/http://arryrahmawan.net/apa-yang-sebenarnya-kita-inginkan/http://arryrahmawan.net/whats-your-dream-job/http://arryrahmawan.net/whats-your-dream-job/http://arryrahmawan.net/whats-your-dream-job/http://arryrahmawan.net/apa-yang-sebenarnya-kita-inginkan/http://arryrahmawan.net/bagaimana-memaksimalkan-produktivitas-hidup-sehari-hari-productiveme/http://arryrahmawan.net/raih-mimpi-sebanyak-yang-kamu-bisa-karena-hidup-hanya-sekali-saja/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    37/88

    37

    EXTRA TIPS

    Merumuskan misi hidup ada kalanya memiliki tantangan dan keasyikan tersendiri.Berikut ini beberapa tips untuk mengoptimalkan pembuatan misi hidup Anda:

    Misi hidup dan misi konkrit ini adalah seperti proposal yang Anda panjatkan

    kepada Tuhan. Maka tips dari saya sebelum memulai membuat misi hidup,

    berdoalah terlebih dahulu dan minta Tuhan untuk membimbing dan

    memperkuat jalan Anda dalam melaksanakan misi hidup tersebut.

    Mendengarkan musik/instrument/soundtrack yang menyemangati saat

    menulis misi hidup agar Anda terdorong untuk memiliki pikiran dan jiwa

    yang besar dalam menulis misi hidup itu.

    Menulis misi hidup dengan kreatif. Tuliskanlah misi hidup Anda agar selaluingat tentang apa misi hidup Anda di dunia dan jangan lupa tambahkan

    sentuhan kreativitas dan emosional seperti memberikan warna,

    memberikan gambar-gambar yang cerah, menulis kata motivasi di misi

    hidup tersebut, dan masih banyak lagi yang lainnya. Berkreasilah selagi

    berpikir kreatif belum dilarang, hehe

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    38/88

    38

    PRINSIP 3

    FIND YOUR PASSION!

    "Passion is energy. Feel the power that comes from

    focusing on what excites you."

    --Oprah Winfrey

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    39/88

    39

    PRINSIP 3

    FIND YOUR PASSION!

    Meningkatkan produktivitas setelah menerapkan dua prinsip di atas, maka

    selanjutnya adalah berusaha menemukan apa passionAnda. Passionadalah hal-

    hal di mana Anda tidak hanya merasa unggul atau baik di bidang itu tetapi juga

    enjoy dan mencintai hal tersebut dalam hidup Anda. Kalau kata Rene Suhardono

    (career coach), mengatakan bahwa passion adalah kombinasi dari pleasure,

    meaning, dan emotion. Jadi, passion bukan hanya membuat Anda senang, tetapi

    membuat hidup menjadi bermakna dan memiliki emosi positif. Maka kita tidak bisa

    berkata bahwa passion kita adalah makan atau tidur karena kurangnya unsur

    meaning dalam dua hal tersebut. Passion itu membuat kita merasa BERDAYA.

    Mengapa saya membahaspassion dalam buku ini? Apa hubungan antara passion

    dengan produktivitas hidup? Perhatikan kutipan di bawah ini,

    Great Results come from great works, a great work comes from doing your passion.

    Sejarah membuktikan bahwa orang orang yang bisa meninggalkan karya karya

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    40/88

    40

    paling hebat dalam hidup mereka adalah mereka yang mencintai apa yang

    mereka lakukan. Sehingga, mereka melakukan itu semua dengan hati, dan dari

    sanalah kemudian kerja yang hebat muncul untuk kemudian menghasilkan

    keluaran yang hebat pula.

    Passion Setiap Orang Berbeda-Beda

    Adakah manusia yang diciptakan sama dengan manusia yang lain? Adakah

    manusia yang memang benar-benar mirip antara satu dengan yang lainnya? PastiAnda akan menjawab tidak! Bahkan dengan saudara kembar identik pun, pasti ada

    hal-hal yang membedakan di antara mereka. Tidak ada yang sama persis. Sidik

    jarinya saja tidak sama.

    Hal itu berlaku pula dengan apa yang namanya passion, yang mana merupakan

    sesuatu yang unik yang ada di dalam diri manusi. Misalnya, Anda sangat menyukaifotografi, merasa enjoy, dan benar-benar menikmati bagaimana berkegiatan

    sebagai seorang fotografer. Bila Anda mengikuti kata hati dan passion Anda,

    mengapa Anda harus mengejar sukses di jalan orang lain, misalkan dengan

    menjadi dokter?

    Mengikutipassion itu butuh keberanian, di mana Anda memutuskan akan memilih

    dan bertanggungjawab terhadap kehidupan Anda sendiri, dan tidak mengikuti

    jalan orang lain, karena setiap manusia adalah unik.

    Jika Anda passionate sebagai seorang fotografer lalu Anda terpaksa mendalami

    dan menjalani kehidupan sebagai dokter, bagaimana kira kira produktivitas

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    41/88

    41

    hidup Anda? Tentu akan menurun jauh dibandingkan dengan Anda memilih

    sebagai seorang fotografer karena dengan menggeluti dunia fotografi Anda akan

    berupaya untuk melibatkan energi, pemaknaan, dan juga hati Anda dalam

    mengerjakannya. Anda akan mengerjakannya penuh cinta. Mereka yang bekerja,

    belajar, atau berkegiatan sesuai dengan passion nya, mengalami peningkatan

    produktivitas jauh di atas rata-rata dibandingkan dengan orang yang kecemplung

    di tempat yang bukan passion nya.

    Jadi, apakahpassionAnda? Sudahkah Anda menemukanpassion Anda?

    Bagaimana Menemukan Passion?

    Menemukanpassion merupakan proses yang cukup panjang bagi beberapa orang,

    termasuk untuk diri saya pribadi. Saya ingat petuah guru saya yang mengatakan

    bahwa untuk bisa menemukan passion, maka think less, feel more. Lebih gunakan

    suara hati, daripada berpikir, berpikir, dan terus berpikir tanpa ujung.

    Coba rasakan dengan hati Anda, hal apakah yang Anda lakukan dan itu membuat

    Anda merasa bergairah, berdaya, dan bermakna?

    Coba resapi dengan hati Anda, bidang apakah yang dari dulu hingga sekarang

    Anda memiliki minat atau ketertarikan yang besar?

    Coba jawab dengan kata hati Anda, hal apakah yang masih rela Anda lakukan

    dengan sepenuh hati, seandainya tidak ada balas jasa atau kompensasi finansial

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    42/88

    42

    yang Anda dapatkan?

    Coba Anda renungi, jawab dengan hati yang Anda miliki. Sekarang.

    Silakan Pilih : Hidup Berani atau Hidup Bersyukur

    Lantas bagaimana jika sekarang Anda dalam posisi dalam suatu pekerjaan rutin

    yang tidak sesuai dengan passion Anda? Anda memiliki dua pilihan ketikamenghadapi kondisi seperti ini : Hidup Berani atau Hidup Bersyukur.

    Hidup Berani, maksudnya adalah Anda benar benar mengenali apa passion

    Anda, kemudian Anda memutuskan berani mengikuti apa yang Anda cintai

    tersebut. Bahkan, Anda berani untuk tidak peduli terhadap perkataan orang lain

    yang mencemooh Anda, menganggap Anda adalah orang bodoh, dan sebagainya.Hidup seperti ini biasa disebut juga sebagai hidup di mana Anda melakukan apa

    yang Anda cintai.

    Pilihan kedua, yaitu Hidup Bersyukur, maksudnya adalah Anda bersyukur terhadap

    apa yang Anda terima saat ini. Dengan posisi serta karir Anda yang ada saat ini,

    Anda mencoba untuk bersyukur, mencari titik tengah antara tuntutan kerja denganpassion Anda, sehingga Anda dapat mencintai apa yang Anda lakukan.

    Apapun yang Anda pilih, keduanya memiliki konsekuensi tersendiri. Namun, yang

    pasti Anda harus memilih dan mencegah diri Anda tidak memilih dan mengerjakan

    apapun sehingga yang Anda alami hanya galau, galau, dan galau.

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    43/88

    43

    Pilih salah satunya. Ini akan menentukan fokus hidup Anda. Mereka yang mencintai

    pekerjaannya, akan selalu merasakan energi yang nyaris tidak ada habisnya. Ya,

    memang begitulah orang-orang yang bekerja sesuai dengan passion. Jika sudahcinta, apapun yang dikerjakan terasa nikmat. Produktivitas pun akan bertambah,

    bahkan dengan sangat pesat.

    Passion Saya Adalah Menulis, Mengajar, dan Blogging

    Know and follow your passion is a simple way to leverage your productivity

    Contohnya adalah diri saya yang memiliki 3 passion: menulis, mengajar, dan

    blogging. Menulis membuat saya selalu merasa belajar dan terus belajar hal-hal

    baru dan membuat catatan yang bermanfaat untuk banyak orang. Begitu halnya

    dengan mengajar dan blogging di http://arryrahmawan.net.

    Dari menulis, saya sudah menghasilkan 4 buku kurang dari 6 bulan (buku ini

    adalah yang kelima). 220 artikel dalam 4 bulan di http://arryrahmawan.net,

    mendapatkan uang dari mengajar privat dan pelatihan motivasi privat dari

    CerdasMulia dan blog saya sudah dilirik sebagai salah satu blog terbaik di regional

    (yang mudah-mudahan) naik ke level nasional.

    Namun begitu bukan berarti hidup saya hanya berfokus di situ karena saya punya

    banyak kewajiban sebagai mahasiswa, ketua organisasi, dan hal lainnya.

    Mengetahui passion akan menuntun kita untuk memilih kita harus masuk ke

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    44/88

    44

    jurusan apa, bekerja di mana, masuk ke organisasi atau komunitas apa, dan lain

    sebagainya.

    Selama kita mengetahui passion, memfokuskan, dan terus mengembangkan

    passion, kita tidak perlu takut untuk tidak menjadi produktif karena energi kita akan

    terus tersedia dan tidak ada habisnya. Justru sekarang ini saya akan menjadi galau

    jika sehari saja tidak menuliskan dan menerbitkan karya-karya baru. Benar-benar

    galau!

    Ingat, bahwa Anda memiliki misi hidup dan misi konkrit yang harus dituntaskan di

    dunia ini. Banyak jalan yang bisa Anda pilih, namun mewujudkannya berdasarkan

    passion adalah memilih jalan yang bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan

    potensi yang tercipta dalam gen-gen di tubuh Anda.

    Jadi, apa passion Anda?

    PENUGASAN

    Menuliskan Apa Passion Anda

    Sudah menemukan apa passion Anda? Jika sudah, saya ucapkan selamat dan

    selamat meningkatkan produktivitas dengan passion Anda tersebut. Bagaimana

    bagi yang belum? Silakan sediakan waktu untuk merenung, berpikir, dan

    mengamati diri Anda sendiri. Tuliskan apa saja yang menjadi passion Anda.

    Fokuskan untuk mengembangkan 2-3 di antaranya. Jika Anda merasa bimbang,

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    45/88

    45

    libatkan Allah dalam usaha Anda dan yakinlah Allah akan membesarkan

    produktivitas Anda melalui pekerjaan yang Anda cintai.

    BLOG POST

    Passion adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan dalam pengembangan

    produktivitas. Saya mengenal banyak sekali orang yang sudah menghasilkan karya

    dan bisa saya katakan semuanya mengikuti apa passion mereka. Berikut ini adalah

    catatan-catatan yang bisa dibaca sebagai penunjang terkait tips dan trik tambahan

    untuk menemukan passion Anda. Bahasan tentang passion adalah salah satu

    bahasan yang paling banyak saya tuliskan dan paling banyak ditanyakan oleh

    pembaca. Semoga juga dapat menjawab pertanyaan Anda.

    10 Menit Menemukan Passion

    Kiat Mengembangkan Potensi Diri

    Mengikuti Passion atau Mensyukuri Karir

    Passion Vision - Action

    Bagaimana Proses Saya dalam Menemukan Passion?

    Mengikuti Passion? Saran yang Baik atau Tidak Ya?

    Salah Kaprah Konsep Passion dalam Karir

    Memaknai Passion dalam Karir

    Passion Apa yang Harus Saya Kembangkan?

    Showing Your Passion, Why Not?

    http://arryrahmawan.net/10-menit-menemukan-passion/http://arryrahmawan.net/kiat-mengembangkan-potensi-diri/http://arryrahmawan.net/mengikuti-passion-atau-mensyukuri-karir/http://arryrahmawan.net/mengikuti-passion-atau-mensyukuri-karir/http://arryrahmawan.net/kunci-sukses-mulia-2012-passion-vision-action/http://arryrahmawan.net/kunci-sukses-mulia-2012-passion-vision-action/http://arryrahmawan.net/kunci-sukses-mulia-2012-passion-vision-action/http://arryrahmawan.net/bagaimana-proses-saya-dalam-menemukan-passion/http://arryrahmawan.net/bagaimana-proses-saya-dalam-menemukan-passion/http://arryrahmawan.net/mengikuti-passion-saran-yang-baik-atau-tidak/http://arryrahmawan.net/mengikuti-passion-saran-yang-baik-atau-tidak/http://arryrahmawan.net/salah-kaprah-konsep-passion-dalam-karir/http://arryrahmawan.net/salah-kaprah-konsep-passion-dalam-karir/http://arryrahmawan.net/episode-1-memaknai-passion-dalam-karir-life-empowerment-series-e-course/http://arryrahmawan.net/episode-1-memaknai-passion-dalam-karir-life-empowerment-series-e-course/http://arryrahmawan.net/passion-apa-yang-harus-saya-kembangkan/http://arryrahmawan.net/passion-apa-yang-harus-saya-kembangkan/http://arryrahmawan.net/passion-apa-yang-harus-saya-kembangkan/http://arryrahmawan.net/showing-your-passion-why-not/http://arryrahmawan.net/showing-your-passion-why-not/http://arryrahmawan.net/showing-your-passion-why-not/http://arryrahmawan.net/passion-apa-yang-harus-saya-kembangkan/http://arryrahmawan.net/episode-1-memaknai-passion-dalam-karir-life-empowerment-series-e-course/http://arryrahmawan.net/salah-kaprah-konsep-passion-dalam-karir/http://arryrahmawan.net/mengikuti-passion-saran-yang-baik-atau-tidak/http://arryrahmawan.net/bagaimana-proses-saya-dalam-menemukan-passion/http://arryrahmawan.net/kunci-sukses-mulia-2012-passion-vision-action/http://arryrahmawan.net/mengikuti-passion-atau-mensyukuri-karir/http://arryrahmawan.net/kiat-mengembangkan-potensi-diri/http://arryrahmawan.net/10-menit-menemukan-passion/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    46/88

    46

    EXTRA TIPS

    Kak, saya masih belum menemukan passion saya nih. Bagaimana ya? Baik,berikut akan saya berikan tips-tips sederhana namun sangat efektif untuk

    mengetahui apa passion Anda. Perlu Anda ingat, jangan sampai karena terlalu

    banyak memikirkanpassion, Anda malah jadi kontraproduktif ya. Do what you love,

    or love what you do.

    Mendengarkan Kata Hati, saya menyarankan Anda untuk meluangkan

    waktu berkontemplasi di tempat yang tenang dan jauh dari keramaian.Dengarkan apa kata hati Anda. Saya menyarankan Anda melakukannya

    setelah waktu shalat tahajud (dini hari).

    Brainstorming, ambil selembar kertas dan bulpen. Paksa diri Anda

    menemukan 10 jawaban secara acak untuk menjawab pertanyaan, Apa

    passion saya? Biarkan pikiran Anda berkreasi.

    Konsultasi, adakalanya kita butuh perspektif orang lain dalam menemukan

    passion kita. Cobalah tanyakan pada sahabat baik atau orang yang benar-

    benar mengenal kita. Dulu waktu saya tanyakan kepada sahabat saya,

    mereka menjawab satu kata untuk saya, trainer, hehe..

    Hobi dan Kesukaan, jangan remehkan hobi atau kegiatan yang kita sukai.Bisa jadi passion kita berasal dari situ. Carilah mana hobi yang juga mampu

    memberikan meaning terhadap hidup kita.

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    47/88

    47

    PRINSIP 4

    WRITE YOUR DREAM

    AND GOALS

    "20 years from now you will be more disappointed bythe things that you didnt do than by the ones you did

    do. So throw off the bowlines. Sail away from the safe

    harbor. Catch the trade winds in your sails.

    Explore. Dream. Discover."

    Mark Twain

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    48/88

    48

    PRINSIP 4

    WRITE YOUR DREAM AND GOALS BE A

    DREAM CATCHER

    Prinsip 4 kali ini merupakan lanjutan dari prinsip sebelumnya untuk membuat misihidup danpassion kita menjadi bentuk nyata untuk ditindaklanjuti menjadi sebuah

    aksi. Menuliskan target capaian kita dalam hidup keseharian, ternyata memiliki

    peranan penting untuk menjaga kita agar focus on the right track sehingga

    memudahkan kita untuk menghasilkan banyak hal di waktu yang singkat.

    Jika dalam prinsip sebelumnya Anda sudah mengetahui apa misi hidup dan misi

    kontrit Anda, maka dalam prinsip kali ini pastikan Anda menuliskan apa mimpidan target-target Anda untuk melaksanakan misi Anda tersebut. Berhubung di

    pembahasan sebelumnya juga sudah mengupas tentang pentingnya passion

    dalam produktivitas, maka pertimbangkan juga passion Anda dalam menuliskan

    mimpi dan target-target tersebut.

    Kenapa Harus Menuliskan Mimpi dan Target?

    Pada tahun 1972, majalah Life menurunkan sebuah kisah tentang pengalaman

    menakjubkan John Goddard. Ketika John berusia lima belas tahun, neneknya

    berkata, "Kalau saja aku melakukannya ketika aku masih muda..." Bertekad untuk

    tidak membuat pernyataan seperti itu pada akhir hidupnya, John menuliskan 127

    sasaran hidupnya.

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    49/88

    49

    la menyebutkan sepuluh sungai yang ingin ia jelajahi dan tujuh belas gunung yang

    ingin ia daki. la menetapkan sasaran-sasaran dan menjadi seorang Eagle Scout

    (kedudukan tertinggi dalam Boy Scout - pandu anak lelaki), seorang pelancongdunia, dan seorang pilot. Di daftarnya juga ada: menunggang kuda di parade Rose

    Bowl, membaca Alkitab dari sampul ke sampul, dan membaca seluruh Encylopedia

    Britannica.

    la juga berencana membaca seluruh karya Shakespeare, Plato, Dickens, Socrates,

    Aristotle, dan beberapa penulis klasik lain. la berhasrat untuk belajar memainkan

    suling dan biola, menikah, memiliki anak (ia punya lima anak), memiliki karir dalambidang kedokteran, dan melayani sebagai seorang misionari untuk gerejanya.

    Kedengarannya mustahil? Pada usia empat puluh tujuh tahun, John Goddard telah

    mencapai 103 dari 127 sasarannya!

    Daftar sasaran Anda mungkin tidak seluas milik John Goddard, namun jika Anda

    tidak memiliki beberapa sasaran dalam kehidupan, Anda akan mendapati bahwa

    Anda hanya memiliki sedikit motivasi untuk bangun di pagi hari, dan hanya sedikitkepuasan saat kepala Anda menyentuh bantal setiap malam.

    Menetapkan sasaran-sasaran tidaklah sesulit kelihatannya. Apa yang benar-benar

    ingin Anda lakukan? Tuliskan itu, lalu kejarlah!

    Visualize Your Dreams, Then Productivity will Support You!

    Memiliki mimpi dan target capaian akan membuat aktivitas produktif menjadi

    berharga. Hal itu karena kita tahu diarahkan ke mana produktivitas kita. Jangan-

    jangan selama ini kita mengaku sebagai orang yang produktif, namun

    kenyataannya kita tidak tahu apa yang harus kita hasilkan?

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    50/88

    50

    Berikut ini adalah contoh dream list yang saya buat tahun 2007 saat saya

    masih SMA:

    Masuk Universitas Indonesia tahun 2009 jalur PMDK*

    Menerbitkan 2 buku tahun 2013*

    Menjadi Motivator Profesional tahun 2013*

    Memiliki lembaga motivasi pelajar tahun 2015*

    Masuk ke A-List Blogger Indonesia (Blogger Top Indonesia)

    Lulus UN dengan nilai rata-rata 9* Fasih berbicara 5 bahasa

    3 Kali ke luar negeri

    Memiliki usaha pelatihan / pengembangan diri dan developer web*

    Menaklukkan puncak Gunung Salak dan Pangrango*

    Menghafalkan juz 30 Al-Quran*

    Menjadi dosen di Universitas Indonesia*

    Target yang ditandai (*) adalah target yang sudah tercapai.

    Sebenarnya, masih ada ratusan daftar lagi di buku impian saya, tapi intinya akan

    sangat menyenangkan membaca list kita terwujud satu per satu. Saya sendiri kaget,

    betapa memang menuliskan impian atau target kita secara sadar atau tidak sadar

    mampu membuat kita fokus dengan apa yang kita kejar. Kita jadi tahu apa yangharus kita lakukan sehingga kita tidak membuang buang banyak waktu.

    Di dunia ini kita memiliki misi untuk bisa diselesaikan sebelum kita dipanggil

    kembali ke hadapan Allah swt. Produktivitas diperlukan agar Anda bisa

    menyelesaikan misi tersebut dengan menghasilkan output-output atau target-

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    51/88

    51

    target yang telah ditentukan sebelumnya. Dengan mempertimbangkan apa

    passion Anda, cobalah untuk membuat daftar target apa yang ingin Anda capai

    atau hasilkan selama hidup di dunia.

    Manfaat Menuliskan Target atau Daftar Impian

    Selain meningkatkan produktivitas (karena Anda tahu apa yang harus diwujudkan),

    dengan menuliskan mimpi kita juga bisa dapat banyak manfaat lainnya, seperti:

    1. Membuat kita untuk terus Stay Focus fokus diri terjaga). Orang yang tidak

    menuliskan targetnya akan mudah terombang-ambing dalam menjalani

    hidupnya karena tidak memiliki pegangan yang jelas.

    2. Membuat Kita Ingat Akan Mimpi dan Target Hidup. Menulis itu seperti

    mengikat. Dengan menulis, mimpi dan target tidak mudah menghilangbegitu saja.

    3. Mengetahui Persiapan Apa Saja yang Diperlukan. Dengan menuliskan

    mimpi dan target, kita menjadi tahu apa saja hal-hal yang harus

    dipersiapkan untuk bisa meraih target-target dari hidup kita tersebut.

    Produktivitas dan Target

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya dalam konsep produktivitas, di mana

    output/input, menuliskan target-target dapat membuat produktivitas meningkat

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    52/88

    52

    dari segi capaian output.

    Menuliskan apa target yang ingin kita capai membuat kita selalu fokus untuk

    mengejar target-target itu. Banyak orang yang saya amati sebenarnya memiliki

    banyak sekali target dan capaian namun karena tidak dituliskan malah menjadi

    lupa terhadap apa yang seharusnya mereka capai.

    Ada orang yang dalam 24 jam bisa menyelesaikan 5 pekerjaan,

    Ada orang yang dalam 24 jam bisa menyelesaikan 7 pekerjaan,

    Ada orang yang dalam 24 jam bisa menyelesaikan 10 pekerjaan.

    Tergantung dari berapa target yang Anda canangkan dan seberapa kuat Anda

    mengejarnya. Memiliki target yang besar akan memaksa kita untuk mengerahkan

    seluruh sumber daya yang kita miliki agar bisa mencapai semua target yang telah

    kita tuliskan sebelumnya.

    Jadi, sudahkah Anda menuliskan mimpi dan capaian-capaian Anda?

    PENUGASAN

    101 Dream List

    Penugasan kali ini sederhana saja, yaitu buatlah 101 daftar keinginan dan mimpi

    yang ingin Anda capai selama hidup. Mulai dari yang sederhana sampai yang

    paling besar sekalipun. Tandai keinginan yang sudah Anda capai, syukuri, dan

    berdoa untuk dikuatkan dalam mencapai mimpi selanjutnya.

    A d bi b d li dik ik k if l i

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    53/88

    53

    Anda bisa membuatnya dengan menulis tangan, diketik, ataupun cara kreatif lain

    (seperti misalnya digambarkan). Tulislah apa saja yang Anda inginkan, apa yang

    mengalir dalam pikiran Anda tuliskan. Bidang karier, spiritual, keluarga, materi,jabatan, atau apapun, tuliskan saja.

    BLOG POST

    Menulis dapat berarti mengikat sesuatu. Saya sangat suka dengan kata-kata dari

    sebuah novel berjudul 5 cm, sebuah filosofi jika kita ingin agar selalu dapatmengejar dan ingat dengan apa yang kita impikan, maka gantungkanlah mimpi

    tersebut tepat 5 cm di depan wajah kita. Agar selalu ingat dan tahu apa yang

    harus kita kejar. Di situlah gunanya menuliskan mimpi dan target-target Anda.

    Berikut ini adalah blog post yang siap membantu Anda dalam merangkai dan

    menuliskan mimpi-mimpi Anda:

    5 Prinsip Membuat Target Hidup yang Efektif

    Tips Merancang Goals Dalam Hidup

    Theres No Plan B

    Challenge Yourself! Hiduplah dalam Tantangan

    Dream It, Achieve It!

    We Only Live Once

    Sudahkah Anda Memiliki Proposal Hidup?

    http://arryrahmawan.net/5-prinsip-membuat-target-hidup-yang-efektif/http://arryrahmawan.net/5-prinsip-membuat-target-hidup-yang-efektif/http://arryrahmawan.net/tips-merancang-goals-dalam-hidup/http://arryrahmawan.net/tips-merancang-goals-dalam-hidup/http://arryrahmawan.net/theres-no-plan-b/http://arryrahmawan.net/theres-no-plan-b/http://arryrahmawan.net/challenge-yourself-hiduplah-dalam-tantangan/http://arryrahmawan.net/dream-it-achieve-it/http://arryrahmawan.net/we-only-live-once/http://arryrahmawan.net/we-only-live-once/http://arryrahmawan.net/sudahkah-anda-memiliki-proposal-hidup/http://arryrahmawan.net/sudahkah-anda-memiliki-proposal-hidup/http://arryrahmawan.net/we-only-live-once/http://arryrahmawan.net/dream-it-achieve-it/http://arryrahmawan.net/challenge-yourself-hiduplah-dalam-tantangan/http://arryrahmawan.net/theres-no-plan-b/http://arryrahmawan.net/tips-merancang-goals-dalam-hidup/http://arryrahmawan.net/5-prinsip-membuat-target-hidup-yang-efektif/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    54/88

    54

    EXTRA TIPS

    Berikut ini adalah tips-tips lain yang bermanfaat untuk mengoptimalkan

    pembuatan dream list:

    Buat dream list berjangka ada batas waktu). Misalnya dreamlist dalam 1-3

    tahun ke depan, 6 bulan, dan 1 bulan ke depan.

    Buat Secara Kreatif. Secara kreatif maksudnya tidak harus dalam bentukpoin-poin. Anda juga bisa membuatnya dalam bentuk gambar,

    memberikan warna-warni yang menarik, dalam bentuk mindmap, timetable

    bergambar, dan masih banyak lagi bentuk lainnya.

    Menulis Jangan Terlau Jauh, maksudnya adalah menuliskan mimpi jangan

    terlalu jauh dari masa sekarang. Misalkan mimpi yang dituliskan itumaksimal 5 tahun ke depan. Hal ini agar membuat fleksibilitas dalam hidup

    lebih tinggi dan siapa tahu ada perubahan-perubahan rencana di masa

    yang akan datang. Siapa yang tahu di masa akan datang muncul berbagai

    peluang baru yang tidak terpikirkan oleh kita sebelumnya dan hal tersebut

    membuat kita harus memperbaruigoals kita.

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    55/88

    55

    PRINSIP 5

    MENERAPKAN

    TO-DO-LIST

    "Dream doesnt become reality through magic;

    it takes sweat, determination, and hardwork"

    Collin Powel

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    56/88

    56

    PRINSIP 5

    MENERAPKAN TO DO LIST DALAM

    BERAKTIVITAS

    Seperti namanya, to-do list merupakan daftar hal apa yang harus kita kerjakan.Bedanya dengan menulis misi dan mimpi, to-do listsudah masuk ke dalam tahap

    aksi yang kita lakukan sehari - hari. Sebagai contoh, misalnya dalam target impian

    saya tahun ini adalah menerbitkan 3 buah ebookyang profesional. Maka to-do list

    yang harus saya catat dan lakukan adalah:

    Menentukan topik

    Menentukan judul Membuat kerangka bab

    Menulis bab 1, 2, 3, dan seterusnya

    Meminta feedback dan testimoni

    To-Do List Pekanan dan Harian

    Membuat daftar apa yang harus dikerjakan saya sarankan dibuat menjadi dua.

    Pertama adalah daftar apa yang harus Anda selesaikan dalam pekan ini, dan yang

    kedua dibuat menjadi daftar harian Anda.

    Mengapa akhirnya aspek ini penting dalam peningkatan produktivitas? Ini adalah

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    57/88

    57

    Mengapa akhirnya aspek ini penting dalam peningkatan produktivitas? Ini adalah

    sebuah dasar dari manajemen waktu yang paling mudah dan sederhana.

    Walaupun paling mudah, mendasar, dan sederhana, jika diterapkan secarakonsisten maka dapat mendongkrak produktivitas hidup secara signifikan.

    Bayangkan, jika Anda tidak memiliki perencanaan hidup menggunakan to-do list:

    Penggunaan waktu Anda disetir oleh orang lain. Produktivitas pun akan turun,

    padahal Anda dapat memanfaatkannya untuk mengejar target dan mimpi

    Anda.

    Menghadiri acara-acara yang kurang bahkan tidak) penting.

    Suka menunda-nunda pekerjaan. Sedikit curhat, orang yang memiliki to- do list

    saja masih suka menunda pekerjaan mereka. Bagaimana dengan yang tidak?

    Deadliner sejati. Biasanya seseorang akan baru menyadari bahwa ada tugas

    yang harus dia selesaikan ketika sudah menjelang batas akhir waktu

    pengerjaannya. Menggunakan to-do list bisa sangat membantu memecah

    pengerjaan tugas tersebut sehingga tidak perlu terburu-buru untuk dikerjakan

    di akhir. Lumayan kan bisa mengurangi stress dan depresi dalam bekerja?

    Banyak menggunakan waktu untuk santai dan bersenang-senang yang tidak

    menghasilkan apapun. Ingat bahwa waktu yang diberikan Allah kepada kita itu

    sangat terbatas. To-Do List dapat membantu kita untuk mengerjakan apa hal

    yang penting dulu. Santai boleh, setelah semua tugas selesai dijalankan.

    Masih banyak lagi hal lain dari sebuah perencanaan hidup yang langkah -

    langkahnya tidak tertata. Seandainya saja saya bertanya kepada Anda, apa hal

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    58/88

    58

    langkahnya tidak tertata. Seandainya saja saya bertanya kepada Anda, apa hal

    yang harus Anda lakukan dan kerjakan hari ini?

    Sudahkah Anda membuat to-do list untuk hari ini?

    Mengapa Saya Menyarankan To-Do List

    Konon dulu ada seorang direktur perusahaan yang berkonsultasi dengan seorang

    konsultan ternama. Sang direktur kemudian bertanya, bagaimana cara agarbisnisnya bisa berkembang namun terhindar jauh dari stress. Konsultan itu bilang

    bahwa dia akan memberikan sebuah formula seharga $100.000.

    Sang direktur mengatakan hal tersebut tidak masalah yang penting dapat

    mendongkrak kinerjanya. Ternyata sarannya cukup sederhana, Tulis apa yang

    harus Anda lakukan besok, buat prioritas pengerjaannya, selesaikan pekerjaan

    tersebut, dan evaluasilah hasilnya sebelum Anda tidur sekaligus membuat daftarhal yang harus Anda lakukan keesokan harinya.

    Kemudian sang direktur menjalankan apa saran yang diberikan oleh konsultan

    tersebut, kemudian terjadi beberapa perubahan:

    Sang direktur mampu membedakan mana aktivitas penting dan mana yang

    tidak

    Direktur tersebut dapat mengurangi tingkat stress dalam bekerja dan

    pekerjaan tersebut menjadi lebih menyenangkan

    Yang tadinya memprioritaskan jadwal dan kegiatan, sekarang bisa

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    59/88

    59

    g y p j g , g

    meluangkan waktu untuk memprioritaskan hubungan. Khususnya untuk

    keluarga dan sahabat-sahabat dekat.

    Memiliki banyak waktu lain yang bisa digunakan untuk pengembangan diri

    Sukses mencapai target-target perusahaan yang telah ditetapkan.

    Dari menerapkan apa yang disampaikan konsultan tersebut, pada akhirnya dia

    berhasil meraih laba yang jauh lebih besar dibandingkan dengan $100,000.Akhirnya dia pun membayar sang konsultan sebesar $100,000.

    Nasib sang direktur itulah persis apa yang terjadi dalam kehidupan saya setelah

    saya menerapkan to-do list ini. Bukan dalam capaian finansial, namun percepatan

    untuk menghasilkan karya karya nyata.

    Saatnya Anda juga mencobanya.

    Membuat To-Do List Menjadikan Hidup Tidak Fleksibel?

    Saya tidak suka membuat to-do list karena membuat hidup menjadi tidak

    fleksibel. Pernyataan tersebut ada benarnya dan itu pernah saya terima saat

    menjadi pembicara membahas tentang produktivitas.

    Tidak selamanya fleksibilitas itu baik.

    Saking fleksibelnya kegiatan harian Anda, kadang membuat Anda menghabiskan

    waktu untuk bergosip, menonton acara TV yang tidak penting, jalan-jalan ke

    tempat yang tidak bermanfaat, atau bersantai-santai tanpa ada hasil yang jelas.

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    60/88

    60

    p y g p y g j

    Waktu Anda pun akhirnya terbuang percuma.

    Walaupun sederhana, cobalah buat to-do list. Untuk tahap awal ini, cukup 5 poinsaja. Tandai mana 2 aktivitas terpenting, kemudian kerjakan. Setelah selesai Anda

    dapat memilih ingin mengerjakan 3 sisanya (yang mungkin masih bisa Anda

    kerjakan esok hari), atau menggunakan waktu Anda untuk kepentingan hal lain.

    Justru memiliki to-do list membuat waktu Anda lebih fleksibel tanpa

    mengorbankan kualitas-kualitas dalam pekerjaan Anda.

    Selamat membuat to-do list!

    PENUGASAN

    Jika membuat penugasan tentang to-do list maka hal ini akan menyangkut tentangforming habits. Membentuk kebiasaan menuliskan daftar apa yang harus Anda

    lakukan, memerlukan waktu minimal 1 bulan berturut-turut.

    Buatlah to-do list harian dan pekanan Anda selama 1 bulan ke depan. Kemudian

    lihatlah apa yang akan terjadi pada hari-hari Anda.

    BLOG POST

    Ingin meningkatkan produktivitas dengan cara yang sederhana? Tuliskan apa yang

    akan Anda kerjakan besok dan kerjakan apa yang Anda tuliskan. Berikut ini adalah

    beberapa artikel penunjang yang mungkin bisa Anda gunakan untuk

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    61/88

    61

    mengoptimalkan to-do list Anda:

    5 Tips Mengoptimalkan To-Do List 5 Prinsip Mengatur Waktu dengan Cerdas

    Not Do List: Jangan Lakukan Hal-Hal Berikut Ini

    How to Work Less and Get Done More

    5 Kesalahan Fatal dalam Mengatur Waktu

    EXTRA TIPS

    Tips utama yang bisa saya berikan untuk prinsip ini adalah deklarasikan komitmen

    bahwa Anda akan mengerjakan apa yang Anda tuliskan. Beberapa tips lain terkait

    dengan membuat to-do list:

    Mulailah perlahan-lahan. Jika ini adalah pertama kalinya Anda membuat to-do list, maka mulailah dengan menuliskan 2-5 poin terlebih dahulu terkait

    apa yang harus Anda kerjakan saat ini. Tidak perlu terburu-buru atau

    langsung menulis banyak hal sekaligus.

    Track Your Progress, buatlah evaluasi secara rutin terkait dengan

    pelaksanaan to-do list Anda. Cari tahu kenapa Anda tidak bisa

    menyelesaikan daftar pekerjaan Anda dan cari pula solusinya. Waktu

    evaluasi bisa dilakukan pada saat menjelang tidur.

    Manfaatkan teknologi, seperti smartphone atau tablet untuk menyusun to-

    do list Anda untuk selalu dibawa bersama Anda.

    http://arryrahmawan.net/5-tips-mengoptimalkan-to-do-list/http://arryrahmawan.net/5-prinsip-mengatur-waktu-dengan-cerdas/http://arryrahmawan.net/not-do-list-jangan-lakukan-hal-hal-ini/http://arryrahmawan.net/not-do-list-jangan-lakukan-hal-hal-ini/http://arryrahmawan.net/how-to-work-less-and-get-more-done/http://arryrahmawan.net/how-to-work-less-and-get-more-done/http://arryrahmawan.net/5-kesalahan-fatal-dalam-mengatur-waktu/http://arryrahmawan.net/5-kesalahan-fatal-dalam-mengatur-waktu/http://arryrahmawan.net/how-to-work-less-and-get-more-done/http://arryrahmawan.net/not-do-list-jangan-lakukan-hal-hal-ini/http://arryrahmawan.net/5-prinsip-mengatur-waktu-dengan-cerdas/http://arryrahmawan.net/5-tips-mengoptimalkan-to-do-list/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    62/88

    62

    PRINSIP 6CERDAS PRIORITAS

    Most of us spend too much time on what is urgentand not enough time on what is important.

    The key is not to prioritize whats on your schedule,

    but to schedule your priorities.

    Steven Covey

    PRINSIP 6

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    63/88

    63

    PRINSIP 6

    CERDAS MENENTUKAN PRIORITAS

    Jika Anda tahu mana yang harus Anda prioritaskan terlebih dahulu untuk

    dilakukan, Anda tidak perlu khawatir bahwa pekerjaan Anda tidak selesai.

    Saya sudah menuliskan semua hal yang harus saya kerjakan! Namun kenapa

    waktu saya selalu tidak cukup untuk menyelesaikan semuanya? Akar masalah dari

    pertanyaan di atas sebenarnya sangat sederhana, waktu terlalu singkat, waktu

    terlalu terbatas untuk Anda bisa lakukan segalanya!

    Waktu hanya berjumlah 24 jam sehari, namun semakin lama pekerjaan-pekerjaan

    kita rasanya semakin hari semakin banyak. Bagaimana bisa menyelesaikansemuanya?

    Jika demikian kondisinya, maka strategi produktivitas Anda akan sangat tergantung

    dari bagaimana Anda merencanakan prioritas kegiatan dan bagaimana kemudian

    menjalankannya.

    Prinsip Pareto

    Pernah mendengar prinsip Pareto? Terkenal juga dengan diagram Pareto nya

    yang sangat membantu dalam menentukan mana penyebab-penyebab utama

    dari sebuah aktibat. Apa sih Prinsip Pareto ini?

    Prinsip Pareto juga biasanya disebut sebagai prinsip 80/20. Prinsip ini sebenarnya

    b l d i b h t Vilf d P t k It li

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    64/88

    64

    berawal dari sebuah pernyataan Vilfredo Pareto, seorang ekonom Italia yang

    kemudian menyimpulkan bahwa 80% kekayaan yang ada di wilayahnya saat itu

    sebenarnya hanya dipegang oleh (segelintir) 20% penduduk saja. Hal ini kemudian

    berkembang tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi di berbagai bidang lainnya

    yang sampai saat ini masih dinyatakan relevan. 80% hal yang dihasilkan seseorang

    berasal dari 20% hal paling penting yang dikerjakan oleh orang tersebut. Akhirnya

    kita bisa mencapai sebuah kesimpulan,

    80% Hasil Akan didapatkan dari Melaksanakan 20% Pekerjaan Yang PalingPenting Di Hari, Bulan, atau Tahun Itu.

    Cara Memprioritaskan Kerja

    Biasanya secara umum untuk membuat prioritas kerja dibagi dalam 4 kuadran atau

    4 poin:

    A : Kegiatan penting dan mendesak

    B : Kegiatan penting dan tidak mendesak

    C : Kegiatan tidak penting dan mendesak

    D : Kegiatan tidak penting dan tidak mendesak

    Sehingga menggunakan 4 kuadran prioritas ini pun akan mudah karena Anda

    hanya perlu memberikan tanda (A, B, C, atau D) di dalam catatan aktivitas yang

    Anda tulis di to-do list Anda.

    Jika biasanya untuk membuat prioritas terbagi 4 kuadran, di SimplyProductive saya

    membaginya menjadi 6 bagian.

    TINGKAT PRIORITAS Mendesak Tidak Mendesak

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    65/88

    65

    PENTING SESUAI MISI A (20%) B (50%)

    TIDAK SESUAI MISI C (15%) D (10%)

    TIDAK PENTING E (5%) F (0%)

    Keenam bagian di atas saya tandai dengan huruf A, B, sampai dengan F.Penandaan huruf tersebut juga dilakukan untuk mengetahui prioritas yang harus

    dikerjakan terlebih dahulu. Sementara angka yang ada di dalam kurung itu

    merupakan proporsi hasil yang Anda dapatkan jika Anda melakukan hal tersebut

    dengan prioritas tersebut.

    Mendesak di sini saya artikan adalah sebuah kegiatan yang datang secara tiba-tiba

    tanpa ada perencanaan sebelumnya (bukan karena mepet deadline). Misalkan,teman Anda ada yang kecelakaan di hari itu lantas Anda menjenguknya di rumah

    sakit itu adalah prioritas A. Tidak mendesak di sini berarti memang sudah

    direncanakan untuk dikerjakan sebelumnya, walaupun memang dateline pekerjaan

    tersebut dekat. Berpikir berdasarkan dateline hanya menyebabkan kita semakin

    sering menunda-nunda pekerjaan sehingga daftar pekerjaan menjadi kurang sehat.

    Mereka yang produktif bekerja bukan berdasarkan dateline, tetapi berdasarkanapa yang sudah mereka rencanakan untuk menghadapi dateline yang ada.

    Jadi mendesak di sini maksudnya tidak terencana, sementara tidak mendesak

    memang sudah direnacanakan kapan waktu pengerjaannya.

    People vs Result Oriented

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    66/88

    66

    Jika membicarakan mengenai produktivitas, mungkin kita hanya berpikir berapa

    banyak yang bisa kita hasilkan. Hasil, hasil, dan hasil. Result, result, and result. Adabeberapa orang yang cukup tega untuk mengatakan tidak saat ada orang yang

    datang meminta bantuan karena dirinya tidak ingin diganggu. Namun ada juga

    orang yang begitu perasa sehingga tidak sanggup mengatakan tidak pada

    orang yang pada akhirnya akan mengganggu produktivitasnya.

    Tidak ada dikotomi dalam produktivitas. Mereka yang orientasinya seimbang,

    sama tingginya, adalah yang terbaik.

    Anda seorang yang result oriented? Mungkin hal yang bisa Anda hasilkan sangat

    banyak dan banyak sekali. Namun orang dengan result oriented yang

    mengorbankan hubungan hanya akan mendatangkan kebencian. Hasil yang Anda

    peroleh bisa jadi merupakan keperihan bagi sebagian yang lain.

    Anda seorang yangpeople oriented? Mungkin Anda adalah orang yang dipandang

    hangat, dicintai, dihargai, memiliki banyak sekali teman, tetapi hati- hati bisa jadi

    justru dengan semakin banyaknya relasi Anda, semakin sedikit waktu yang bisa

    digunakan untuk meningkatkan produktivitas Anda.

    Itulah mengapa diperlukan prioritas. Baik result maupun relationship juga

    membutuhkan prioritas tersendiri. Ambil bagian terbesar dan fokuskan di antara

    keduanya. Apa result paling penting yang harus Anda capai? Apa relationship

    paling penting yang harus Anda jaga? Ingat cara prioritas di atas. Hiduplah

    dengan seimbang.

    Bagian keseimbangan akan kita bahas nanti di prinsip yang lain.

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    67/88

    67

    PENUGASAN

    Menurut Anda, berapa proporsi ideal prioritas A, B, hingga F bagi orang-orang

    yang produktif? Saya ingin sekali mendengar pendapat Anda secara langsung

    dengan menuliskannya di kotak komentar pada halaman

    http://arryrahmawan.net/simplyproductive/

    BLOG POST

    Prioritas akan menentukan efektivitas dan efisiensi penggunaan sumber daya yang

    Anda perlukan untuk mendongkrak produktivitas: Waktu! Ya, waktu ini begitu

    singkat dan sangat terbatas. Kita tidak bisa mengerjakan dan mendapatkan

    semuanya, maka dari itulah pentingnya prioritas.

    Berikut ini adalah beberapa artikel yang dapat menunjang Anda dalam

    menentukan prioritas-prioritas hidup:

    Belajar Memprioritaskan Aktivitas

    Kunci Meningkatkan Produktivitas Kerja

    9 Trik Menghemat Waktu yang Perlu Anda Ketahui

    How to Work Less and Get More Done 5 Tips Mengoptimalkan To-Do List

    Prinsip Praktis dalam Mengatur Waktu

    EXTRA TIPS

    http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/http://arryrahmawan.net/belajar-memprioritaskan-aktvitas/http://arryrahmawan.net/belajar-memprioritaskan-aktvitas/http://arryrahmawan.net/kunci-meningkatkan-produktivitas-kerja/http://arryrahmawan.net/kunci-meningkatkan-produktivitas-kerja/http://arryrahmawan.net/9-trik-menghemat-waktu-yang-perlu-anda-ketahui/http://arryrahmawan.net/9-trik-menghemat-waktu-yang-perlu-anda-ketahui/http://arryrahmawan.net/how-to-work-less-and-get-more-done/http://arryrahmawan.net/how-to-work-less-and-get-more-done/http://arryrahmawan.net/5-tips-mengoptimalkan-to-do-list/http://arryrahmawan.net/5-tips-mengoptimalkan-to-do-list/http://arryrahmawan.net/prinsip-praktis-dalam-mengatur-waktu/http://arryrahmawan.net/prinsip-praktis-dalam-mengatur-waktu/http://arryrahmawan.net/prinsip-praktis-dalam-mengatur-waktu/http://arryrahmawan.net/5-tips-mengoptimalkan-to-do-list/http://arryrahmawan.net/how-to-work-less-and-get-more-done/http://arryrahmawan.net/9-trik-menghemat-waktu-yang-perlu-anda-ketahui/http://arryrahmawan.net/kunci-meningkatkan-produktivitas-kerja/http://arryrahmawan.net/belajar-memprioritaskan-aktvitas/http://arryrahmawan.net/simplyproductive/
  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    68/88

    68

    Menentukan prioritas pada awalnya memang tidak mudah. Apalagi jika kita tidak

    biasa mendisiplinkan diri, terbiasa berbuat seenaknya, dan mengkuti aliran dalamkehidupan. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mulai

    menentukan prioritas:

    Menyadari hidup adalah pilihan. Maka sangat penting bagi Anda untuk

    menguasai cara memprioritaskan keputusan berdasarkan hal yang paling

    memberikan impact dalam hidup Anda.

    Disiplin membuat perencanaan hidup.

    Memberi warna pada daftar to-do list Anda. Tidak harus dengan huruf atau

    angka. Misalkan untuk A berwarna merah, B berwarna jingga,

    dan seterusnya sampai F yang berwarna paling lembut alias tidak

    intimidatif.

    erani untuk mengatakan tidak, jika Anda mendapatkan ajakan-

    ajakan yang tidak penting atau tidak sesuai dengan misi hidup Anda.

    PRINSIP 7

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    69/88

    69

    PRINSIP 7

    MEMBANGUN

    EXPERTISE

    Very narrow areas of expertise can be very

    productive. Develop your own profile. Develop your

    own niche.

    Leigh Steinberg

    PRINSIP 7

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    70/88

    70

    S

    MEMBANGUN EXPERTISE DALAM

    KEHIDUPAN ANDA

    Jika orang mendengar nama Anda, (kira-kira) hal apa yang akan muncul dalamingatan orang itu terhadap diri Anda?

    Kalau Anda mendapatkan pertanyaan seperti di atas, apa yang akan Anda jawab?

    Seandainya nama Anda tersebut dan terdengar oleh orang, apa yang akan

    mereka ingat tentang diri Anda? Sewaktu saya sedang mengisi pelatihan, saya

    mencoba untuk bertanya kepada beberapa peserta:

    Jika mendengar nama Habibie, apa yang akan Anda ingat?Jika mendengar nama

    Bill Gates, apa yang teringat dalam benak Anda? Jika mendengar nama Taufik

    Hidayat, apa yang ada dalam pikiran Anda?

    Hampir 95% di antaranya menjawab hal yang sama. Mendengar Habibie berarti

    mengingat keahliannya di bidang fisika pesawat terbang. Mendengar nama Bill

    Gates langsung teringat bahwa dia seorang jenius komputer yang kaya raya.Mendengar nama Taufik Hidayat akan menuntun pikiran Anda secara otomatis

    bahwa dia adalah seorang maestro bulutangkis dunia dari Indonesia.

    Habibie identik dengan keahliannya di rekayasa penerbangan dan pesawat

    terbang, Bill Gates identik dengan keahliannya di pemrograman komputer, dan

    Taufik Hidayat identik dengan keahliannya sebagai seorang atlit bulutangkis.

    d k

  • 7/24/2019 SimplyProductive - UPDATED

    71/88

    71

    Bagaimana dengan kita?

    Masih ingat dengan rumusan produktivitas? Produktivitas adalah ketika apa yang

    Anda hasilkan dibandingkan dengan sumber daya yang Anda pakai. Dengan

    menjadi seorang expert di bidang Anda, Anda tidak perlu khawatir terhadap apa

    yang akan Anda hasilkan. Jika sudah ada keah