study guide

Post on 02-Nov-2015

19 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • STUDY GUIDE

    KEPERAWATAN JIWA

    Editor :

    Shanti Wardaningsih, M.Kep, Sp.Jiwa

    Nurul Hidayah, S.Kep, Ns

    PROGRAM STUDI ILMU KEPERAWATAN FAKULTAS KEDOKTERAN DAN ILMU KEPERAWATAN

    UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA 2011

  • KATA PENGANTAR

    Kami panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT, serta shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita, nabi Muhammad SAW.

    Buku Penuntun Belajar ini disusun dengan maksud untuk membimbing mahasiswa Program Pendidikan profesi dalam menjalankan proses pembelajaran klinik di bidang Keperawatan Jiwa untuk mencapai kompetensi tersebut. Mahasiswa diharapkan menjalani pendidikan klinik dengan terlebih dahulu selalu mempersiapkan pengetahuan dan ketrampilan klinis, seperti yang terdapat dalam Daftar Pertanyaan dan Daftar Ketrampilan Klinis, dengan membaca lagi buku catatan, textbook atau artikel ilmiah, sehingga Tujuan Pembelajaran Klinik dapat tercapai. Kami menyadari bahwa Buku Penuntun Belajar ini belum sempurna, untuk itu saran perbaikan sangat kami harapkan dari semua pihak. Akhirnya kami senantiasa berharap Semoga Allah SWT meridhai dan Buku Penuntun ini dapat memberikan manfaat sesuai dengan harapan kami.

    Yogyakarta, April 2011 Editor

  • DAFTAR ISI

    BUKU PENUNTUN BELAJAR STASE KEPERAWATAN JIWA

    KATA PENGANTAR DAFTAR ISI BAB I PENDAHULUAN BAB II PENGKAJIAN PSIKOSOSIAL DAN STATUS MENTAL KOMUNIKASI TERAPEUTIK PADA PASIEN JIWA (PROSES,TEKNIK, SIKAP) BAB III IMPLEMENTASI PROSES KEPERAWATAN : STANDAR ASUHAN KEPERAWATAN

    JIWA BAB IV PENGGUNAAN STRATEGI PELAKSANAAN BAB V GANGGUAN JIWA BAB VI GANGGUAN PERSEPSI SENSORI:HALUSINASI BAB VII GANGGUAN PROSES PIKIR : WAHAM BAB VIII HARGA DIRI RENDAH KRONIS BAB IX ISOLASI SOSIAL BAB X RESIKO BUNUH DIRI BAB XI DEFISIT PERAWATAN DIRI BAB XII PERILAKU KEKERASAN BAB XIII TERAPI AKTIVITAS KELOMPOK BAB XIV ANALISA PROSES INTERAKSI DAFTAR PUSTAKA

  • BAB I PENDAHULUAN

    Bismillahirrohmanirrohim

    1. Bagaimana meraih sukses menjadi KO Ners Keperawatan Jiwa?

    Selamat bergabung dalam komunitas pembelajar di bagian Keperawatan Jiwa (Psychiatrics Nursing learner community). Sukses bukan hanya meraih semua kompetensi sebagai bagian integral dari kompetensi perawat Indonesia namun juga berarti anda membentuk diri sebagai perawat muslim yang mempunyai karakter sesuai dengan tujuan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Akhirnya, sukses juga berarti terselesaikannya proses pembelajaran dan evaluasinya sesuai dengan waktu yang ditentukan.

    Bagaimana cara meraih sukses menjadi Ko Ners di bagian keperawatan jiwa ? dapat dinyatakan secara ringkas sebagai berikut :

    1. Yakinkan diri anda, bahwa anda adalah seorang sarjana keperawatan dan pastikan bahwa anda akan bersikap dan berpenampilan sebagai seorang sarjana keperawatan.

    2. Yakinkan bahwa pencapaian kompetensi profesional memerlukan upaya serius dan berkelanjutan.

    3. Yakinkan diri anda bahwa anda siap dan mampu mengatasi perubahan situasi pembelajaran tahap profesi.

    4. Yakinkan bahwa anda telah menguasai teori yang berhubungan dengan masalah klinik yang anda hadapi. Review ulang teori-teori tersebut dengan bertolak dari masalah klinik riil.

    5. Yakinkan bahwa anda siap untuk menjadi pembelajar seumur hidup ( long life learner). Perbaharui terus ilmu anda dengan mengikuti perkembangan teori dan dinamika penelitian di bidang keperawatan dengan mengakses artikel-artikel EBN yang relevan

    6. Jagalah motivasi anda. Siaplah untuk mengerjakan tugas atau prosedur yang sulit, mendiskusikan topik yang anda pilih, siap untuk mendapat pasien tambahan, siaplah untuk tinggal lebih lama di bangsal jika diperlukan.

    7. Kelola waktu dengan baik. Di bangsal, misalnya anda harus melakukan bed side teaching & tutorial. Waktu-waktu luang harus anda gunakan dengan sebaik-baiknya karena sebenarnya waktu yang tersedia lebih sedikit daripada hal yang harus anda kerjakan

    8. Temukan cara yang efektif untuk mengelola data pasien anda. Membuat catatan keperawatan adalah cara efektif untuk mempraktekkan langkah manajemen pasien.

    9. Biasakan sikap dan penampilan profesional, antara lain : a. Pakaian yang relevan dengan profesi: Selalu kenakan pakaian

    profesi dengan rapi.

  • b. Bersikap santun, berusaha untuk selalu tersenyum kepada pasien anda (apapun kondisi dan masalah yang anda hadapi), berusaha menghafal nama pasien dan menyapa mereka dengan nama mereka. Berikan empati kepada setiap pasien dan keluarganya

    c. Hargai supervisor, teman sejawat dan pegawai rumah sakit serta bekerja sama dengan mereka sebaik-baiknya, bahkan tenaga non medis mungkin akan menjadi guru anda yang baik sesuai dengan bidang mereka.

    d. Hargai hak-hak pasien, seperti kerahasiaan, hak otonomi mereka (misal untuk menerima atau menolak suatu terapi/tindakan). Jangan membicarakan masalah-masalah pasien di lorong rumah sakit atau kantin misalnya. Jangan mendiskusikan masalah pasien di depan orang lain tanpa seijin pasien.

    2. Bagaimana menggunakan buku panduan belajar ini ?

    Study guide atau buku panduan belajar ini merupakan panduan bagi mahasiswa yang sedang menjalani pendidikan klinik di Rumah Sakit, untuk mempelajari kasus-kasus Gangguan Jiwa. Sebagai standar kompetensi dan keterampilan digunakan Daftar Kompetensi perawat lulusan S1 yang merupakan hasil rekomendasi Konas IV perawat jiwa tahun 2007 dan merupakan kompetensi minimal yang harus dikuasai pada saat pendidikan klinik.

    Panduan belajar ini menggunakan pendekatan terhadap gejala atau keluhan yang sering dirasakan oleh penderita dan terdapat pada Standar Kompetensi Perawat S1. Dengan pendekatan ini, mahasiswa diharapkan mampu berpikir sistematis dan menyeluruh dalam penatalaksanaan Gangguan Jiwa.

    Secara demikian, buku panduan belajar ini akan tersusun atas bagian-bagian berikut:

    Bab I Pendahuluan Implementasi proses keperawatan jiwa:SP Bab II Masalah Pasien dengan Defisit Perawatan Diri Bab III Masalah Pasien dengan Harga Diri Rendah Bab IV Masalah Pasien dengan Isolasi Sosial Bab V Masalah Pasien dengan Perilaku Kekerasan Bab VI Masalah Pasien dengan Gangguan Persepsi Sensori:Halusinasi Bab VII Masalah Pasien dengan Resiko Bunuh Diri Bab VIII Masalah Pasien dengan Ansietas Bab IX Masalah Pasien dengan Kehilangan BabX Masalah Pasien dengan Gangguan Konsep Diri Lampiran Bab XI Pelaksanaan Terapi Keluarga Bab XII Pelaksanaan Terapi Aktivitas Kelompok Bab XIII Pembuatan Analisa Proses Interaksi

  • Sebelum anda mulai kegiatan profesi, sebaiknya anda mencoba untuk

    menjawab pertanyaan yang disediakan pada setiap bab. Secara demikian, anda akan lebih siap ketika menghadapi kasus.

    Langkah selanjutnya, perhatikan kompetensi ketrampilan klinik/ kompetensi skill yang harus anda capai. Beberapa ditampilkan dalam buku panduan belajar ini.

    Akhirnya untuk pengelolaan kasus, anda harus memperhatikan perkembangan (EBN) dan tidak berhenti pada alur penatalaksanaan yang ada dalam buku ini maupun buku standar pelayanan medik.

    Secara demikian, setiap bab pada bab II dan selanjutnya akan terdiri dari : 1. Tujuan pembelajaran 2. Pertanyaaan dan Persiapan Ko Ners 3. Pathway kasus (mekanisme, nursing problem) 4. Pemeriksaan penunjang (more info) 5. Intervensi keperawatan 6. Daftar ketrampilan klinis 7. Deskripsi keterampilan klinis

    Selamat menikmati proses pembelajaran ini. Setiap kesulitan yang anda hadapi

    dapat dirujuk kepada supervisor maupun referensi mutakhir. Semoga sukses

    3. Cara Menggunakan Study Guide Mahasiswa yang memasuki pendidikan klinik, diharapkan :

    1. memahami kompetensi pengetahuan dan ketrampilan yang harus dikuasai selama pendidikan klinik tersebut.

    2. memahami prinsip penegakan diagnosis Gangguan Jiwa yang meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik (status internus dan status neurologis), pemeriksaan status mental dan berbagai pemeriksaan penunjang apabila diperlukan. Agar dapat menegakkan diagnosis Gangguan Jiwa, mahasiswa harus memahami tentang simtomatologi Gangguan Jiwa.

    3. setelah mampu memeriksa simtomp Gangguan Jiwa, mahasiswa diharapkan mampu menggunakan alur diagnosis berdasar keluhan/sebab dibawa ke pelayanan kesehatan, selanjutnya melakukan penatalaksanaan kasus sesuai pedoman yang ada.

    4. melakukan penatalaksanaan khususnya pemberian terapi sesuai dengan prinsip terapi di bidang Psikiatri.

    Selamat menikmati proses pembelajaran ini. Setiap kesulitan yang anda hadapi

    dapat dirujuk kepada supervisor maupun referensi mutakhir. Semoga sukses

  • BAB II DAFTAR KOMPETENSI KLINIK DAN KETRAMPILAN KLINIK

    Untuk membantu pencapaian kompetensi dalam setiap proses pendidikan

    kepaniteraan klinik setiap bagian maka disusun list of clinical pictures/diseases untuk tingkat pencapaian kompetensi knowledge atau pengetahuan tentang penyakit dan list of clinical skills untuk tingkat pencapaian ketrampilan klinis.

    List of clinical picture/disease setiap bagian disusun berdasarkan penyakit atau problem kesehatan terbanyak di Indonesia, sedangkan list of clinical skills merupakan ketrampilan klinis yang harus dikuasai disesuaikan dengan jenis dan kompetensi tindakan bagi seorang dokter umum.

    Tingkat pencapaian yang diharapkan level of expected ability dari penyakit (list of

    clinical pictures/disease). 1. Dapat mengenal gambaran klinis suatu penyakit, dikaitkan dengan

    pengetahuan dari literature dan mengetahui bagaimana mencari informasi lebih lanjut tentang penyakit tersebut. Level ini menunjukkan overview saja..

    2. Dapat membuat diagnosa klinik penyakit sendiri berdasarkan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang sederhana seperli laboratorium sederhana dan