pengantar perkembangan ict - mik

111
LOGO Pengantar Perkembangan Teknologi Informasi & Komputer Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer (MIK) STMIK Nusa Mandiri Mochamad Wahyudi, MM, M.Kom, M.Pd [email protected] http://www. nusamandiri.ac.id 0811 959851

Upload: 11074724

Post on 12-Dec-2015

12 views

Category:

Documents


0 download

DESCRIPTION

Information and Communications Technology

TRANSCRIPT

Page 1: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

LOGO

Pengantar PerkembanganTeknologi Informasi & Komputer

Program Pascasarjana Magister Ilmu Komputer (MIK)STMIK Nusa Mandiri

Mochamad Wahyudi, MM, M.Kom, [email protected]

http://www. nusamandiri.ac.id0811 959851

Page 2: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Teknologi Informasi (Information Technology)

Information Technology & Telecomunications (ITC)

Telekomunikasi Informasi & Komputer (TIK) Telematika(TelekomunikasiMedia Informatika)

Page 3: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Teknologi Informasi & Komunikasi

TIK adalah payung besar terminologi yg mencakup seluruh peralatan teknis unt memproses & menyampaikan informasi. TIK mencakup 2 aspek, yaitu : Teknologi Informasi (TI) & Teknologi Komunikasi.

TI meliputi segala hal yg berkaitan dgn proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi & pengelolaan informasi.

TK adalah segala sesuatu yg berkaitan dgn penggunaan alat bantu unt memproses & mentransfer data dari perangkat yg satu ke lainnya.

Page 4: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Teknologi Informasi & Komunikasi

Oleh karena itu, TI & TK adalah 2 konsep yg tidak terpisahkan. Jadi TI & TK mengandung pengertian luas, yaitu segala kegiatan yg terkait dgn pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media.

Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara teknologi komputer (baik H/W maupun S/W) dgn teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20.

Page 5: Pengantar Perkembangan ICT - MIK
Page 6: Pengantar Perkembangan ICT - MIK
Page 7: Pengantar Perkembangan ICT - MIK
Page 8: Pengantar Perkembangan ICT - MIK
Page 9: Pengantar Perkembangan ICT - MIK
Page 10: Pengantar Perkembangan ICT - MIK
Page 11: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perkembangan Pasar TIK Indonesia 2010

Page 12: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

SulawesiKalimantan

о

о

о

оо

Banda Aceh

Sabang

Medan

Palembang

Jakarta

о

Cirebon

о

Semarang

оSurabaya

ооо

Ketapangо о

Mataram

о

Sumbawa

о о

о

о

о

Singkawang

оoSampit

Banjarmasin

оо

о

о

Balikpapan

Samarinda

Tarakan

о

оо

о

о

о

оBatam

о

Toli-toli

о

o

Sibolga

оо

Meulaboh

Tapaktuan

оNatal

Padang

Bengkulu

Kalianda

оBelitung

o

Kalabahi

o

o

o

o

o

Saumlaki

oo

o

Tobelo

oPalopo

Sumatera

JawaNusa Tenggara

Maluku - Papua

Pontianak

Atambua

to Thailand

to Perth, Australia

to Asia Pacific

to India

о

o

o

o

oo

o

Raba

Waingapu

Ende

Kupang

Makassar

Bulukumba

Kolaka

Kendari

Ambon

ParigiPalu

GorontaloManado

Ternate

Sorong

Fakfak

ManokwariBiak

Sarmi

Jayapura

Timika

Merauke

Maumere

Infrastruktur saat ini

Page 13: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Proyek Palapa Ring

Backbone sepanjang 11.202 KM kapasitas 100 GB (Up to 160 GB) untuk menjangkau 33 propinsi & 440 kota/kab di Indonesia

Tumpuan semua penyelenggara telekomunikasi & pengguna jasa telekomunikasi

Terintegrasi dengan jaringan yang telah ada milik penyelenggara telekomunikasi

Dibangun oleh konsorsium nasional untuk Wilayah Indonesia Bagian Timur

Perkiraan nilai proyek adalah USD 255.1 M (Rp. 2. 346 T)

Page 14: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Konsorsium Palapa Ring

1. PT. Bakrie Telecom, Tbk2. PT. Excelcomindo Pratama, Tbk3. PT. Indosat, Tbk4. PT. Infokom Elektrindo5. PT. Powertek Utama Internusa6. PT. Telekomunikasi Indonesia, Tbk

14

Page 15: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Manfaat ProyekKetersediaan layanan telekomunikasi dari voice hingga

broadband sampai seluruh kota/kabAkan terjadi efisiensi investasi yang akan mendorong tarif

layanan telekomunikasi semakin murahTerjadi percepatan pembangunan dalam sektor

telekomunikasi khususnya di Indonesia Bagian Timur & akan mendorong bertumbuhnya varian penyelenggaraan jasa telekomunikasi & aplikasinya

Page 16: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Manfaat Proyek (Lanjutan)

Keberadaan aplikasi seperti : e-education, e-health, e-govt, dll, dapat diimplementasikan hingga mencapai kota/kab

Percepatan pengembangan potensi ekonomi di wilayah

Page 17: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

SulawesiKalimantan

о

о

о

оо

Banda Aceh

Sabang

Medan

Palembang

Jakarta

о

Cirebon

о

Semarang

оSurabaya

ооо

Ketapangо о о

Sumbawa

о о

о

о

о

Singkawang

оoSampit

Banjarmasin

оо

о

о

Balikpapan

Samarinda

Tarakan

о

оо

о

о

о

оBatam

о

Toli-toli

оо

o

Sibolga

оо

Meulaboh

Tapaktuan

оNatal

Padang

Bengkulu

Kalianda

оBelitung

o

Kalabahi

o

o

o

o

o

Saumlaki

oo

o

Tobelo

oPalopo

Sumatera

JawaNusa Tenggara

Maluku - Papua

Pontianak

Atambua

to Thailand

to Perth, Australia

to Asia Pacific

to India

о

o

o

o

oo

o

Raba

Waingapu

Ende

Kupang

Makassar

Bulukumba

Kolaka

Kendari

Ambon

ParigiPalu

GorontaloManado

Ternate

Sorong

Fakfak

ManokwariBiak

Sarmi

Jayapura

Timika

Merauke

Maumere

Mataram

= New Network= Existing Network= Landing Point

Integrasi Infrastruktur lama dengan Palapa Ring (Timur)

Page 18: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

IP Address

Badan yang mengatur pemberian IP Address & mengkoordinasikan DNS serta pendelegasian nama domain Internet di seluruh dunia adalah Internet Assigned Number Authority / IANA (http://www.iana.org)

Pemberian IP Address dibagi menjadi berdasarkan daerah (regional) masing-masing dan disebut dengan Regional Internet Registries (RIR)

Page 19: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

IP Address (Lanjutan)

Pembagian IP Address tersebut berdasarkan Regional :a. ARIN (http://www.arin.net), menangani

wilayah Amerika Utara dan Sub Shara Afrika

b. APNIC (http://www.apnic.net), menangani wilayah Asia Pasific

c. LACNIC (http://www.lacnic.net), menangani wilayah Amerika Selatan & Pusat dan Carribean

d. RIPE NCC (http://www.ripe.net), menangani wilayah Eropa & Afrika Utara

Page 20: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

IP Address (Lanjutan)

Pembagian dari regional, dapat dibagi lagi menjadi Secara pengelola lokal (negara) yang disebut NIR, misalnya :

a. APJII (http://www.apjii.or.id) : Indonesiab. CNNIC (http://www.cnnic.net.cn) : Cinac. JPNIC (http://www.nic.ad.jp) : Jepangd. KRNIC (http://nic.or.id) : Koreae. TWNIC (http://www.twnic.net) : Taiwanf. VNNIC (http://www.vnnic.net.vn) : Vietnam

Page 21: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Sistem Penamaan Domain

Awalnya digunakan hanya untuk mengindentifikasi komputer yang berada dalam jaringan (internet) menggantikan alamat berupa nomor IP (IP Address) yang sulit diingat

Kemudian menjadi bagian dari identitas seseorang atau organisasi tertentu (Contoh : alamat e-mail atau alamat situs web)

Page 22: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Sistem Penamaan Domain (Lanjutan)

Hal di atas dibantu dengan Domain Name System (DNS), yaitu pelayanan internet yang menterjemahkan nama domain ke IP Address sehingga memudahkan pengguna internet dimanapun mereka berada mengakses layanan tertentu dengan memakai nama domain saja

Page 23: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Domain Name & IP Address

Page 24: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Sistem Penamaan Domain

Page 25: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Struktur Penamaan Domain

[email protected] # 255 April 2005

Page 26: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Klasifikasi Penamaan Domain

Top Level Domain (TLD), adalah bagian nama terakhir yang berada di “dot” terakhir dari URL

Domain diklasifikasikan menjadi : Generic Top Level Domain (gTLD)

Contoh : com, biz, net, edu, gov, dll Country Code Top Level Domain (ccTLD)

Contoh : id, us, my, au, sg, jp, dll

Page 27: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Klasifikasi Penamaan Domain (gTLD)

Page 28: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengelolaan Domain ccTLD

ccTLD adalah kumpulan domain yang berbasis nama negara yang didefinisikan di ISO-3166. Sebagai contoh Indonesia memiliki top level domain dengan akhiran“.id”

IANA menunjuk seorang admin untuk setiap domain. Sesuai dengan RFC-1591, pengelolaan domain dari masing-masing ccTLD bergantung kepada kebijaksanaan masing-masing TLD admin

Pengelolaan domain di Indonesia dilakukan oleh PANDI

Page 29: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pertumbuhan Nama Domain Internet

• Nama domain terdaftar di dunia 128 Juta• 80 Juta jenis gTLD (62 Juta

adalah .com)• 48 Juta jenis ccTLD

(tersebar dibeberapa negara)

• Pertumbuhan ccTLD pada tahun 2006 adalah 31% (4 juta nama baru)

Sumber: ICANN 2007

Page 30: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

.id diantara nama domain ccTLD dunia

Page 31: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Statistik Nama Domain di Indonesia (Tahun 2012)

Page 32: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Nama sub domain .id yang berlaku

1. ac.id : Perguruan tinggi/Universitas2. co.id : Komersial, Badan Usaha3. net.id : Penyelenggaran jasa komunikasi

terdaftar4. web.id : Pribadi, Komunitas5. go.id : Lembaga Pemerintah6. mil.id : Militer7. or.id : Organisasi8. dll

Page 33: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Kumpulan Root Server Dunia

Page 34: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Jenis Perangkat Komunikasi

Perangkat komunikasi tetap (Fixed Phone)Komunikasi bergerak terbatas (Fixed Mobile Phone) Komunikasi bergerak selular (Cellular Mobile Phone)

Page 35: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perkembangan GSM

Operasional Jaringan GSM Finlandia (1991)

Tele-mobil (Telenor Mobil) & NetCom GSM

membuka jaringandi Norwegia (1993)

GSM 1800dikembangkan (1998 )

Page 36: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perkembangan GSM (Lanjutan)

1998 – 1999, High Speed Circuit Switched Data (HSCSD) distandarisasikan & diperkenalkan di Norwegia oleh Telenor (01 Jul ’01)

1999, Packet Switching menggunakan General Packet Radio Service (GPRS) distandarisasikan & diperkenalkan di Norwegia oleh Telenor (01 Feb ‘01) Kecepatan Mak. 171 Kbps

2001-2002, "2.5 G“, Enhanced Datarates for GSM Evolution (EDGE) distandarisasikan & diperkenalkan pada Sep ’04. Kecepatan Mak. 384 Kbps

Page 37: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perkembangan GSM (Lanjutan)

GPRS & EDGE memperkenalkan Packet Data & mendukung data kecepatan tinggi ke dlm GSM

UMTS adl teknologi 3G yang dibangun di atas Jaringan GSM

HSDPA / HSUPA (High Speed Downlink/Uplink Packet Access) mendukung Mobile Broadband

Page 38: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perkembangan GSM (Lanjutan)

Page 39: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perkembangan GSM di Indonesia

Pasar GSM, yang diestimasi menguasai 85 % total pasar selular di Indonesia, dilayani oleh 5 operator, yaitu : Telkomsel, XL, Indosat, Hutchison & Axis.

Operator Telkomsel, XL & Indosat, secara kolektif meliliki 90% pasar dari total pelanggan GSM termasuk 75% diantaranya pelanggan korporat (enterprise)

Page 40: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Terminal Selular (AMPS, GSM & CDMA)

Development..

Page 41: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Samsung BlackjackNokia N95with ”everything”, e.g. GPS built in

iPhone – Apple’sMobile phone initiative

Terminal Selular (AMPS, GSM & CDMA) Lanjutan

Page 42: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbedaan Mendasar Teknologi GSM & CDMA

Sistem modulasi. Modulasi CDMA kombinasi FDMA (Frekuensi Division Multiple Access) & TDMA (Time Division Multiple Access)

Teknologi FDMA, 1 kanal frekuensi melayani 1 sirkuit pd satu waktu, sedangkan pd TDMA, 1 kanal frekuensi dipakai oleh beberapa pengguna dgn cara slot waktu yg berbeda

Page 43: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbedaan Mendasar Teknologi GSM & CDMA (Lanjutan)

Pada CDMA beberapa pengguna bisa dilayani pada waktu bersamaan & frekuensi yang sama, dimana pembedaan satu dengan lainnya ada pada sistem coding-nya, sehingga penggunaan spektrum frekuensi-nya teknologi CDMA sangat efisien

Kelebihan yang ditawarkan CDMA antara lain kualitas suara & data, harga /tarif yang lebih murah, investasi yang lebih kecil & keamanan dalam berkomunikasi (tidak mudah disadap)

Page 44: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbedaan Mendasar Teknologi GSM & CDMA (Lanjutan)

Teknologi GSM dengan GPRS-nya akan terlibas dengan content pada CDMA, karena keterbatasan akan lebar data & aplikasi multimedia pada teknologi GSM

Kelebihan teknologi berbasis GSM di Indonesia adalah coverage yang luas & roaming yang sangat luas, baik dalam/luar negeri, sedangkan CDMA masih sangat terbatas

Page 45: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

• Vodafone (UK)• T-Mobile / Deutsche Telekom (Germany)• TIM / Telecom Italia (Italy)• Telefonica (Spain)• France Telecom / Orange (France)• Swisscom Mobile / Swisscom Group (Switzerland)

Operator Selular di Eropa

Page 46: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Operator Selular di Nort America

Verizon Wireless (US)Joint venture of Verizon Comm & Vodafone

Cingular (US)Recently bought AT&T Wireless

Sprint PCS (US)T-Mobile, formerly Voicestream (US)Rogers Wireless

Previously Rogers AT&TMicrocell Telecom (Canada)

Page 47: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Operator Selular di Indonesia

• Telkomsel (Halo, Simpati, As, Telkomsel Flash)• Indosat (Matrix, Mentari, IM3, StarOne)• Excelcomindo (Xplor, Bebas, Jempol)• Telekomunikasi Indosesia (Flexi)• Mobile 8 (Fren & Hepi)• Bakrie Telecom (Esia)• Natrindo Telepon Seluler (Axis)• Hutchison (Three)• Smart Telecom (Smart)• Sampoerna Telecom (Ceria)

Page 48: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

NTS - Freq 450 MHz- Big size of

Handset

AMPS (Advance Mobile Phone

System)- Freq 800 MHz - Smaller size of Handset

GSM (Global System For Mobile Communication), Freq 900 MHz

19941984 1985 1995

TelkomselOperated service

2001

Acquisition of Satelindo by Indosat

1997

Simpati, First GSM Prepaid been launchedExcelcomindoOperated its service

2002

TelkomIntroduced Flexi

2003

Mobile-8launched Fren

2006

SampurnaTelekomunikasiOperated service

2007

HucthisonOperated serviceSmart TelecomOperated service

2008

Natrindooperated service

As of June 2008, Cellular

Subscriber reached 129

million

Satelindo, The first GSM Operator, operated service

Cellular Subscribers

reached 1 million

RatelindoChanged to Bakrie Telecom

3G

Operator Selular di Indonesia (Lanjutan)

Page 49: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

40.5%

25%

17.7%

2.2%

5.7%

4.2%

2% (*)

2.7%

• 1st Half 2008 AXIS (GSM) start operate• 5 GSM & 6 CDMA• GSM 86% (111, 3 Juta Pelanggan)• CDMA 14% (17, 9 Juta Pelanggan)

Note: (*) Estimation

Postpaid – 115.733Prepaid – 5.319.089 140.000Postpaid – 115.000

Prepaid – 3.185.000

Classy – 763.000Trendy – 6.630.000

Postpaid – 3.828Prepaid – 2.870.195

Xplor – 475.000Bebas – 20.261.660Jempol – 2.161.340

Matrix – 773.514Mentari – 10.437.561IM3 – 21.176.361

Halo – 1.894.000Simpati – 29.851.000Kartu As – 20.968.000

786.313

698.522

471.094

564.726

Market Share Industri Telekomunikasi di Indonesia (Juni 2008)

Page 50: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

ICT Trend (Convergence)

Sistem komunikasi bergerak (mobile) ke arah broadband

Pada saat bersamaan, jaringan komputer dapat mendukung komunikasi bergerak (mobile), contoh : WiFi & WiMAX

Page 51: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

ICT Trend (Horizontal Integration)

Layanan yg sama akan tersedia pd platform yg berbeda & pd perangkat yg berbeda

Basisnya IP AddressFi

xed

line

Sate

llite

GSM 3G

WLA

N

WiM

AX

Service 1 Service 2 Service n

IP

Fixe

d lin

e

Sate

llite

GSM 3G

WLA

N

WiM

AX

Service 2 Service n

IP

Page 52: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

ICT Trend (Lanjutan)

Page 53: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

ICT Trend (Lanjutan)

Layanan : KonvergensiDevice :

1 Gadget, All servicesLife style :

Social InformationInfrastruktur :

Wireless (WiFi & WiMAX)

Page 54: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Sumber : Postel

Perubahan Paradigma Telekomunikasi

Page 55: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Japan ICT 2010

internetVarious data

Backup data centre

Nationwidenetwork

Primary data centre

prefectural data centre

prefecturalInfo highway

municipalnetwork

Fire house

municipalnetwork

prefecturalInfo highwayAB

a

b

Share of disaster prevention info

Share of educational

contentRealization of remote care

school

Source: Broadband in Japan, GIGA presentation, 2006

Page 56: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Ubiquitous Networks with Mobile in Japan 2010

Page 57: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Malaysia ICT Master Plan

Page 58: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Source: www.iN2015.sg/imagine.html

Singapore in 2015

Page 59: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Source: www.iN2015.sg/imagine.html

Indonesia in 2015 ?

Page 60: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengertian Etika

Kamus besar bahasa Indonesia (1988) merumuskan pengertian etika dalam tiga arti, yaitu :• Ilmu tentang apa yang baik & yang buruk,

tentang hak & kewajiban moral• Kumpulan asas atau nilai yang berkenaan

dengan akhlak• Nilai mengenai benar & salah yang dianut

masyarakat

Page 61: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengertian Etika (Lanjutan)

Namun, arti “etik” adalah:• Kumpulan asas/nilai yang berkenaan

dengan akhlak• Nilai mengenai yg benar dan salah yang

dianut masyarakat

Etika berasal dari bahasa Yunani “ethos” yg berarti adat, akhlak, watak, perasaan, sikap, cara berpikir(Bertens, 1994).Dalam bentuk jamak (ta etha) artinya adat kebiasaan

Page 62: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Etika & Teknologi : Tantangan Masa Depan

Perkembangan teknologi yg terjadi dalam kehidupan manusia, seperti revolusi yang memberikan banyak perubahan pd cara berpikir manusia, baik dlm penyelesaian masalah, perencanaan, maupun dlm pengambilan keputusan

Teknologi mengambil alih fungsi fungsi mental manusia

Page 63: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Etika Sejarah Komputer

Era 1940 s/d 1950-an : Noerbert Wiener (profesor MIT)“Manusia akan dihadapkan pd pengaruh sosial tentang arti penting teknologi, mampu memberikan kebaikan sekaligus malapetaka”

Era 1960-an : Donn Parker (SRI Internasional Menlo Park California)“Ketika orang masuk ke pusat komputer, mereka meninggalkan etika mereka di depan pintu”

Era 1970-an : J Weizenbaum Walter Maner

Page 64: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Etika Sejarah Komputer (Lanjutan)

Era 1980-an : James Moor (Dartmouth College)

Era 1990-an s/d Sekarang : Donald Gotterban, Keith Miller, Simon Rogerson, Dianne Martin, dll

Page 65: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Isu-isu Pokok Etika Komputer

Kejahatan Komputer (Cybercrime)Cyber Ethicse-CommercePelanggaran Hak atas Kekayaan

IntelektualTanggung Jawab Profesi

Page 66: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengertian Cybercrime

Cybercrime sering diidentikkan sbg computer crime. Menurut The U.S. Dept.of Justice, computer crime: ”…any illegal act requiring knowledge of Computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution“

Artinya :“…Tindakan ilegal apapun yang memerlukan pengetahuan tentang teknologi komputer unt perbuatan jahat, penyidikan, atau penuntutan”

Page 67: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengertian Cybercrime (Lanjutan)

Menurut Organization of European Community Development, computer crime: “Any illegal, unethical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data“

Artinya : “Perbuatan Ilegal, tidak etis atau perilaku tidak sah berkaitan dengan pemrosesan otomatis dan/atau transmisi data"

Page 68: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengertian Cybercrime (Lanjutan)

Andi Hamzah dalam bukunya “Aspek-aspek Pidana di Bidang Komputer” (1989) mengartikan cybercrime sebagai kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara ilegal

Page 69: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengertian Cybercrime (Lanjutan)

Menurut Eoghan Casey:“Cybercrime is used throughout this text to refer to any crime that involves computer and networks, including crimes that do not rely heavily on computer“

Artinya: "Cybercrime digunakan di seluruh teks ini unt mengacu pd setiap kejahatan yg melibatkan komputer & jaringan, termasuk kejahatan yg tdk sangat bergantung pada komputer”

Page 70: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengertian Cybercrime (Lanjutan)

Menurut Eoghan Casey, Cybercrime dibagi menjadi 4 kategori, yaitu :1. Komputer dpt menjadi obyek kejahatan2. Komputer dpt menjadi subjek kejahatan3. Komputer dpt digunakan sebagai alat unt

melakukan/merencanakan tindak kejahatan

4. Simbol dari komputer itu sendiri dpt digunakan unt mengintimidasi/menipu

Page 71: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengertian Cybercrime (Lanjutan)

Polri dlm hal ini UNIT V IT/CYBERCRIME Direktorat II Ekonomi Khusus Bareskrim Polri menggunakan parameter berdasarkan dokumen kongres PBB tentang The Prevention of Crime & The Treatment of Offlenderes di Havana, Cuba pd tahun 999 & di Wina, Austria tahun 2000, menyebutkan ada dua istilah yg dikenal :a. Dlm arti sempit, disebut Computer Crimeb. Dlm arti luas), disebut Computer Related

Crime

Page 72: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengertian Cybercrime (Lanjutan)

a. Computer CrimeSetiap perilaku ilegal yg diarahkan dgn cara operasi elektronik yg mentargetkan sistem keamanan komputer & pemrosesan data

b. Computer Related CrimeSetiap perilaku ilegal yg dilakukan dgn menggunakan sistem komputer/sistem jaringan, termasuk kejahatan seperti kepemilikan ilegal, menawarkan/mendistribusikan informasi melalui sistem komputer atau jaringan

Page 73: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pengertian Cybercrime (Lanjutan)

Kesimpulannya, cybercrime dpt dirumuskan sebagai “Perbuatan melawan hukum yg dilakukan dgn memakai jaringan komputer sebagai sarana/alat atau komputer sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak, dengan merugikan pihak lain”

Page 74: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Modus Operandi Cybercrime

1. Unauthorized Access to Computer System & ServiceKejahatan ini dilakukan dgn memasuki/menyusup ke dlm suatu sistem jaringan komputer secara tidak sah, tanpa izin atau tanpa sepengetahuan dari pemilik sistem jaringan komputer yang dimasukinya. Biasanya pelaku kejahatan (cracker) melakukannya dgn maksud sabotase ataupun pencurian informasi penting & rahasia

Page 75: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Modus Operandi Cybercrime (Lanjutan)

2. Illegal ContentsKejahatan ini dilakukan dgn memasukkan data atau informasi ke internet tentang sesuatu hal yg tdk benar, tidak etis, & dpt dianggap melanggar hukum atau mengganggu ketertiban umum. Contoh : Penyebaran berita bohong, pornografi, pemuatan suatu informasi yg merupakan rahasia negara, menghasut unt melawan pemerintahan yg sah, dll

Page 76: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Modus Operandi Cybercrime (Lanjutan)

3. Pemalsuan Data (Data Forgery)Merupakan kejahatan dgn memalsukan data pd dokumen-dokumen penting yg tersimpan sbg scripless document melalui internetBiasanya ditujukan pd dokumen e-commerce dgn membuat seolah-olah terjadi “salah ketik” yg pd akhirnya akan menguntungkan pelaku, karena korban akan memasukkan data pribadi & nomor kartu kredit yg dpt saja disalah gunakan

Page 77: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Modus Operandi Cybercrime (Lanjutan)

4. Cyber EspionageMerupakan kejahatan yg memanfaatkan jaringan internet unt melakukan kegiatan mata-mata terhadap pihak lain, dgn memasuki sistem jaringan komputer pihak sasaran

Kejahatan ini biasanya ditujukan thd saingan bisnis yg dokumen ataupun database-nya tersimpan dlm suatu sistem komputer

Page 78: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Modus Operandi Cybercrime (Lanjutan)

5. Cyber Sabotage & ExtortionKejahatan ini dilakukan dgn membuat gangguan, perusakan atau penghancuran thd suatu data, prog. komputer atau sistem jaringan komputer yg terhub. dgn Internet. Biasanya kejahatan ini dilakukan dengan menyusupkan suatu logic bomb, virus ataupun suatu prog. tertentu, sehingga data, prog. komputer atau sistem jaringan komputer tdk dpt digunakan, tdk berjalan sebagaimana mestinya, atau berjalan sebagaimana yg dikehendaki oleh pelaku

Page 79: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Modus Operandi Cybercrime (Lanjutan)

6. Pelanggaran thd HKI (Offense Against Intellectual Property)

Kejahatan ini ditujukan thd HKI yg dimiliki pihak lain di internetContoh :Peniruan tampilan pada webpage suatu situs milik orang lain secara ilegal, penyiaran suatu informasi di internet yg ternyata merupakan rahasia dagang orang lain, dsb

Page 80: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Modus Operandi Cybercrime (Lanjutan)

7. Pelanggaran Privasi (Infringements of Privacy)Kejahatan ini biasanya ditujukan thd keterangan pribadi seseorang yg tersimpan pd formulir data pribadi yg tersimpan pada suatu sistem informasi, yg apabila diketahui oleh orang lain maka dpt merugikan korban secara materil maupun immateril.Contoh: nomor Kartu Kredit, PIN ATM, cacat atau penyakit tersembunyi, dsb

Page 81: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Penegakan Hukum Positif

Beberapa hukum positif lain yg berlaku umum & dpt dikenakan bagi para pelaku cybercrime. Terutama unt kasus-kasus yg menggunakan komputer sebagai sarana, antara lain:1. KUHP2. UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta3. UU No. 36 Tahun 1999 tentang

Telekomunikasi4. UU No. 8 Tahun 1997 tentang Dokumen

Perusahaan

Page 82: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Penegakan Hukum Positif (Lanjutan)

5. UU No. 25 Tahun 2003 tentang Perubahan atas UU No. 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang

6. UU No. 15 Tahun 2003 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme

7. UU No. 11 Tahun 2008 Tentang Internet & Transaksi Elektronik

Detil Hukum Positif

Page 83: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang(UU No. 11 tentang ITE Pasal 27-35)

Pasal 27 Ayat 1 s/d 4Setiap org dgn sengaja & tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dpt diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yg ang memiliki muatan yg melanggar kesusilaan, perjudian, penghinaan dan atau pencemaran nama baik, pemerasan dan/atau pengancaman

Pasal 45 Ayat 1 (ancaman) :Pidana penjara mak. 6 th dan/atau denda mak. Rp. 1 M

Page 84: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Pasal 28 Ayat 1 & 2

Setiap org dgn sengaja & tanpa hak menyebarkan berita bohong & menyesatkan yg mengakibatkan kerugian konsumen dlm transaksi elektronik & informasi yg ditujukan unt menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas SARA

Pasal 45 Ayat 2 (ancaman) :

Pidana penjara mak. 6 th dan/atau denda mak. Rp. 1 M

Page 85: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Pasal 29Setiap org dgn sengaja & tanpa hak mengirimkan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang berisi ancaman kekerasan atau menakut-nakuti yang ditujukan secara pribadi.

Pasal 45 Ayat 3 (ancaman) :Pidana penjara mak. 12 th dan/atau denda mak. Rp. 2 M

Page 86: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Pasal 30 Ayat 1 s/d 3 Setiap org dgn sengaja & tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer dan/atau sistem elektronik milik org lain dgn cara apapun, dgn tujuan unt memperoleh informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dengan cara apa pun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.

Pasal 46 Ayat 1 s/d 3 (ancaman) :Pidana penjara mak. 6 s/d 8 th dan/atau denda mak. Rp. 600 s/d 800 Juta

Page 87: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Pasal 30 Ayat 1 s/d 3 Setiap org dgn sengaja & tanpa hak atau melawan hukum mengakses komputer dan/atau sistem elektronik milik org lain dgn cara apapun, dgn tujuan unt memperoleh informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dengan cara apa pun dengan melanggar, menerobos, melampaui, atau menjebol sistem pengamanan.

Pasal 46 Ayat 1 s/d 3 (ancaman) :Pidana penjara mak. 6 s/d 8 th dan/atau denda mak. Rp. 600 s/d 800 Juta

Page 88: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Pasal 31 Ayat 1 s/d 3 Setiap org dgn sengaja & tanpa hak/melawan hukum melakukan intersepsi atau penyadapan atas informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dlm suatu komputer dan/atau sistem elektronik tertentu milik org lain, baik yg tdk menyebabkan/adanya perubahan, kenghilangan, dan/atau penghentian informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang sedang ditransmisikan.

Page 89: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Pasal 31 Ayat 1 s/d 3 (Lanjutan)

Terkecuali intersepsi dilakukan dlm rangka penegakan hukum atas permintaan kepolisian, kejaksaan, dan/atau institusi penegak hukum lainnya yang ditetapkan berdasarkanUU

Pasal 47 Ayat 1 s/d 3 (ancaman) :Pidana penjara mak. 10 th dan/atau denda mak. Rp. 800 Juta

Page 90: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Pasal 32 Ayat 1 s/d 3 (Lanjutan)

Setiap org dgn sengaja & tanpa hak atau melawan hukum dgn cara apapun mengubah, menambah, mengurangi, melakukan transmisi, merusak, menghilangkan, memindahkan, menyembunyikan suatu informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik milik orang lain atau milik publik yg mengakibatkan terbukanya suatu informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yg bersifat rahasia menjadi dpt diakses oleh publik dgn keutuhan data yg tdk sebagaimana mestinya, & memindahkan atau mentransfer informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik kpd sistem elektronik org lain yg berhak

Page 91: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Pasal 33Setiap org dgn engaja & tanpa hak atau melawan hukum melakukan tindakan apapun yg berakibat terganggunya sistem elektronik dan/atau mengakibatkan sistem elektronik menjadi tidak bekerja sebagaimana mestinya.

Pasal 49 (ancaman) :Pidana penjara mak. 10 th dan/atau denda mak. Rp. 10 M

Page 92: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Pasal 34 Ayat 1 s/d 2Setiap org dgn sengaja & tanpa hak atau melawan hukum memproduksi, menjual, mengadakan unt digunakan, mengimpor, mendistribusikan, menyediakan, atau memiliki: H/W & S/W komputer yg dirancang atau secara khusus dikembangkan & sandi lewat komputer, kode akses, atau hal yg sejenis dgn itu yg ditujukan agar sistem elektronik menjadi dpt diakses dgn tujuan memfasilitasi perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 27 s/d Pasal 33.

Page 93: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Terkecuali melakukan kegiatan penelitian, pengujian sistem elektronik, unt perlindungan sistem elektronik itu sendiri secara sah & tdk melawan hukum

Pasal 50 (ancaman) :Pidana penjara mak. 10 th dan/atau denda mak. Rp. 10 M

Page 94: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Terkecuali melakukan kegiatan penelitian, pengujian sistem elektronik, unt perlindungan sistem elektronik itu sendiri secara sah & tdk melawan hukum

Pasal 50 (ancaman) :Pidana penjara mak. 10 th dan/atau denda mak. Rp. 10 M

Page 95: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Perbuatan yang Dilarang (Lanjutan)

Pasal 35Setiap org dgn sengaja & tanpa hak atau melawanhukum melakukan manipulasi, penciptaan, perubahan,penghilangan, pengrusakan informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik dgn tujuan agar informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik tersebut dianggap seolah-olah data yang otentik.

Pasal 51 (ancaman) :Pidana penjara mak. 12 th dan/atau denda mak. Rp. 12 M

Page 96: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Beberapa Kasus Cybercrime

Pembajakan software Carding Pemalsuan situs di internet Deface website Pencemaran nama baik Pembobolan dana nasabah bank via

ATM/Internet Banking dll

Page 97: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Sumber :BSA-IDC (2007)

Contoh Kasus: Pembajakan Software

Page 98: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Sumber : BSA-IDC (2009)

Contoh Kasus:PembajakanSoftware (Lanjutan)

Page 99: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Sumber :BSA-IDC (2009)

Contoh Kasus: Pembajakan Software (Lanjutan)

Page 100: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Contoh Kasus: Carding

Dampak Carding ?Hambatan pemakaian Kartu Kredit di e-Commerce

Sumber : Internet Crime Center (2008)

Page 101: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Pelaku Kejahatan Carding

Contoh Kasus: Carding (Lanjutan)

Top Carder :Rumania, Indonesia

↓Pemakaian KK ditolak

Oleh e-shop↓

e-Commerce Internasional terganggu

Page 102: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Contoh Kasus: Typo Site

Website Internet Banking BCA (www.klikbca.com) pd tahun 2001 “diplesetkan” oleh Steven Haryanto, dengan nama : wwwklikbca.com kilkbca.com clikbca.com klickbca.com klikbac.com

Page 103: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Contoh Kasus: Typo Site (Lanjutan)

Page 104: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Contoh Kasus: Deface

Deface website http://www.presidensby.info

Page 105: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Contoh Kasus: Deface (Lanjutan)

Deface websitehttp://www. depkominfo.go.id

Page 106: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Contoh Kasus: Pelanggaran UU No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE (Pasal 27 Ayat 3)

Page 107: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Contoh Kasus: Pelanggaran UU No. 11 Tahun 2008 Tentang ITE (Pasal 27 Ayat 3)

Page 108: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Contoh Kasus: Pelanggaran KUHP (Pasal 310 tentang pencemaran nama baik & penghinaan, dgn ancaman hukuman max. < 9 bulan)

Page 109: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Contoh Kasus: Pembobolan Dana Nasabah Bank

Page 110: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Contoh Kasus: Pembobolan Dana Nasabah Bank (Lanjutan)

Page 111: Pengantar Perkembangan ICT - MIK

Merci Bien, Arigatoo, Matur Nuwun, Hatur Nuhun, Matur se Kelangkong, Syukron, Kheili Mamnun, Danke, Terima Kasih

Mochamad Wahyudi, MM, M.Kom, [email protected]

http://www. nusamandiri.ac.id0811 959851