makalah alat berat (dumptruck)

Click here to load reader

Post on 09-Aug-2015

662 views

Category:

Engineering

88 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  1. 1. PEMINDAHAN TANAH MEKANIS Oki Chandra NIM: 1207136485 DUMP TRUCK
  2. 2. KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT., karena berkat Rahmat dan Karunia Nya penyusun dapat menyelesaikan makalah pada mata kuliah Alat Berat. Dan tidak lupa penyusun panjatkan doa serta salam kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW. Dengan selesainya makalah ini, tidak terlepas dari bantuan banyak pihak yang telah memberikan masukan masukan kepada penulis. Untuk itu penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada: 1. Bapak Hendra Taufik, S.T.,M.T. sebagai dosen pada mata kuliah Pemindahan Tanah Mekanis. 2. Kakak Ria Larici sebagai asisten pembimbing pembuatan paper ini. 3. Semua pihak yang terkait dan tidak bisa disebutkan satu persatu. Penyusun berharap bahwa makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca, khususnya bagi Mahasiswa program studi Teknik Sipil Universitas Riau. Penyusun menyadari bahwa makalah yang dibuat tidak sempurna dan masih banyak kekurangan didalamnya. Oleh karena itu penyusun mengharapkan masukan/saran dan kritik yang membangun agar dapat diperbaiki kedepannya. Penyusun, Pekanbaru, 8 April 2015
  3. 3. DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ................................................................................................... DAFTAR ISI................................................................................................................ii BAB I PENDAHULUAN .........................................................................................3 1.1 Latar Belakang .............................................................................................3 1.2 Rumusan Masalah........................................................................................3 BAB II DASAR TEORI............................................................................................4 2.1 Sejarah Dump Truck.....................................................................................4 2.2 Klasifikasi Dump Truck................................................................................4 2.3 Bagian-Bagian Dump Truck .....................................................................18 2.4 Produktifitas Alat .......................................................................................19 BAB III PERHITUNGAN PRODUKTIFITAS ALATA.....................................20 3.1 Contoh Perhitungan...................................................................................20 BAB IV PENUTUP .................................................................................................22 4.1 Kesimpulan .................................................................................................22 4.2 Saran............................................................................................................22 DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................23
  4. 4. BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Alat berat yang kita kenal didalam ilmu teknik sipil adalah alat yang digunakan untuk membantu manusia dalam melakukan pekerjaan pembangunan suatu struktur. Penggunaan alat berat yang kurang tepat dengan kondisi dan situasi lapangan pekerjaan akan berpengaruh berupa kerugian antara lain rendahnya produksi, tidak tercapainya jadwal atau target yang telah di tentukan, atau kerugian perbaikan yang tidak semestinya. Oleh karena itu sebelum menentukan tipe dan jumlah peralatan dan attachmentnya, haruslah dipahami fungsi dan aplikasinya. Terdapat beraneka macam alat yang sering di gunakan dalam pekerjaan konstruksi, tetapi yang akan dibahas dalam makalah ini hanya Dump Truck. 1.2 Rumusan Masalah 1. Apa sajakah jenis jenis dump truck yang sering digunakan? 2. Bagaimanakah fungsi dari berbagai jenis dump truck tersebut? 3. Bagaimanakah cara menghitung produktifitas dump truck dalam suatu proyek?
  5. 5. BAB II DASAR TEORI 2.1 Sejarah Dump Truck Dump truck (atau di Inggris menyebutnya Dumper truck) adalah suatu alat yang digunakan untuk memindahkan material pada jarak menegah sampai jarak jauh (500 m atau lebih). Muatannya diisi oleh alat pemuat, sedangkan untuk membongkar alat ini bekerja sendiri. Material-material tersebut diantaranya batu bara, tanah urug, pasir, batu split, nikel, biji besi bahkan sampai sampah. Sebuah dump truck memiliki ciri yang khas dilengkapi dengan piranti pembantu hidrolik yang terpasang di bawah bak dump truck dalam posisi tidur dengan bagian belakang berengsel, bagian depan bak yang dapat di angkat memungkinkan isi yang di bawa dalam bak dump truck dengan mudah di turunkan di belakang truk di lokasi pengiriman. Di Inggris dan Australia istilah tersebut berlaku hanya untuk off road dan pekerjaan konstruksi saja, dan sementara di jalan raya kendaraan ini di kenal sebagai tipper, truck tipper (Inggris) dan tip truck (Australia). Dump truck pertama kali di perkenalkan di Saint John, New Brunswick ketika Robert T. Mawhinney memasang kotak dump pada sebuah truk dengan bak model rata (flatbed) di tahun 1920. Perangkat untuk mengangkat adalah sebuah winch yang dihubungkan dengan kabel dan puli katrol yang terpasang pada tiang di belakang kabin truk. Kabel dihubungkan ke ujung depan bawah kotak dump truck yang dilekatkan oleh pivot di bagian belakang kabin truk. Operator menggerakkan engkol untuk menaikkan dan menurunkan kotak. Saat ini, hampir semua dump truck dioperasikan oleh hidrolik yang di pasang dalam berbagai konfigurasi, masing-masing dirancang untuk menyelesaikan tugas tertentu. 2.2 Klasifikasi dan Cara Kerja Dump Truck Truk diklasifikasikan berdasarkan factor dan cara kerja berikut : a) Ukuran, tipe mesin dan bahan bakar. b) Jumlah roda, as dan cara penyetiran. c) Metode pembongkaran muatan. d) Kapasitas.
  6. 6. e) Sistem pembongkaran. Berdasarkan metode pembongkarannya maka terdapat tiga jenis truk yaitu Rear Dump, Bottom Dump, dan Side Dump. a. Rear Dump Rear dump terdiri dari dua jenis, yaitu rear dump truck dan rear dump tractor wagon. Dari semua jenis truk maka rear dump truck adalah alat yang paling sering dipakai. Truk mempunyai kelebihan dibandingkan dengan wagon karena truk lebih kuat jika harus bergerak pada jalan menanjak. Cara kerja pembongkaran alat tipe ini adalah material dibongkar dengan cara menaikan bak bagian depan dengan sistem hidrolis. Rear- dump truck dipakai untuk mengangkut berbagai jenis material. Akan tetapi material lepas seperti tanah dan pasir kering merupakan material yang umum diangkut oleh dump truck. Material seperti batuan dapat merusak truk yang dipakai, oleh karena itu, pemuatan material harus dilakukan secara hati-hati atau bak truk dilapisi bahan yang tidak mudah rusak. Ukuran bak truk jenis ini berkisar antara 25 sampai 250 ton. Gambar 1. Rear Dump Sumber: Maulidawati, 2014 b. Side Dump Side - Dump Truck dan Tractor Wagon mengeluarkan material yang diangkutnya dengan menaikkan salah satu sisi bak ke samping. Saat
  7. 7. pembongkaran material harus memperhatikan distribusi material dalam bak. Kelebihan material pada salah satu sisi dapat menyebabkan terjadinya jungkir pada saat pembongkaran material. Pada kondisi dimana pembongkaran muatan dilakukan pada tempat yang sempit dan panjang maka pemakaian truk dan tractor wagon jenis ini merupakan pilihan yang tepat. Gambar 2. Side Dump Sumber: Maulidawati, 2014 c. Bottom Dump Umumnya Bottom Dump adalah semitrailer. Material yang diangkut oleh Bottom - Dump Tractor - Wagon dikeluarkan melalui bagian bawah bak yang dapat dibuka di tengah-tengahnya. Pintu bak adalah sisi bagian bawah memanjang dari depan ke belakang. Pintu-pintu tersebut digerakkan secara hidrolis. Bottom - Dump Tractor - Wagon umumnya mengangkut material lepas seperti pasir, kerikil, batuan sedimen, lempung keras, dan lain- lain. Pembongkaran material dilakukan pada saat kendaraan bergerak. Kelandaian permukaan di mana alat tersebut digunakan sebaiknya kurang dari 5% karena bentuk dari alat tersebut tidak memungkinkan untuk daerah yang terjal dimana pembongkaran muatan dilakukan pada tempat yang sempit dan panjang maka pemakaian truk dan tractor wagon jenis ini merupakan pilihan yang tepat.
  8. 8. Gambar 3. Bottom Dump Sumber: Maulidawati, 2014 Ditinjau dari besar muatannya, dump truck dapat di kelompokkan dalam 2 golongan yaitu: 1. On High Way Dump Truck muatannya < 20 m3 2. Off High Way Dump Truck muatannya > 20 m3 Kapasitas truk yang dipilih harus seimbang dengan alat pemuatnya (loader), jika perbandingan ini kurang proporsioanal, maka kemungkinan loader ini akan banyak menunggu atau sebaliknya. Beberapa pertimbangan (keuntungan dan kerugian) yang harus diperhatikan dalam beberapa pemilihan ukuran truck adalah sebagai berikut: Kapasitas Truk Volume material yang diangkut harus sesuai dengan kapasitas truk. Jika pengangkutan material oleh truk dilaksanakan melampaui batas kapasitasnya maka hal-hal yang tidak diinginkan dapat terjadi, seperti: a. Konsumsi bahan bakar bertambah. b. Umur ban berkurang. c. Kerusakan pada bak. d. Mengurangi produktivitas.
  9. 9. Kapasitas dan ukuran truk sangat bervariasi. Oleh karena itu, pemilihan ukuran truk sangat penting karena truk besar atau kecil akan memberikan beberapa keuntungan dan kerugian. A. Truck Kecil (On High Way Dump Truck) Kelebihan truck kecil terhadap truk besar: 1. Lebih lincah dalam beroperasi dan lebih mudah mengoperasikannya 2. Lebih fleksibel dalam pengangkutan jarak dekat 3. Pertimbangan terhadap jalan kerja lebih sederhana 4. Penyesuaian terhadap kemampuan loader lebih mudah 5. Jika salah satu truk dalam satu unit angkutan tidak bekerja, tidak akan bermasalah terhadap total produksi. 6. Kemudahan dalam memperhitungkan jumlah truk untuk setiap alat pemuat. Kerugian truk kecil terhadap truk besar : 1. Kesulitan bagi alat pemuat dalam memuat material. 2. Jumlah truk yang banyak maka waktu antrean (ST) akan besar. 3. Memerlukan lebih banyak supir. 4. Meningkatkan investasi karena jumlah truk yang ba