117686889 laporan bengkel semester ii

Download 117686889 Laporan Bengkel Semester II

Post on 27-Oct-2015

87 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • Teknik Pengawatan PCB

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1. LATAR BELAKANG

    Bagi mahasiswa Politeknik Teknologi Padang sesudah melaksanakan praktek

    bengkel diwajibkan untuk melaporkan semua hasil pekerjaanya kedalam bentuk

    laporan yang diserahkan sebelum akhir ujian semester. Didalam laporan ini terdiri

    dari tiga macam pekerjaan atau hasil praktek yang akan dilaporkan yaitu : Pembuatan

    PCB dan Pengawatan, Pembuatan Lay Out PCB dan Perakitan Flip-Flop, Pembuatan

    Clock Generator.

    Semua hasil praktek yang dilakukan dibengkel telkom ini telah diselesaikan

    sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan. Pada praktek kerja bengkel ini job yang

    dipakai sebagai contoh disadur dari buku referensi TEDC Bandung dan dari

    Politeknik Teknologi Padang sendiri.

    Dengan adanya praktek bengkel ini akan menambah pengetahuan bagi

    mahasiswa untuk mengembangkan potensi yang ada pada dirinya sesuai dengan studi

    dan jurusannya. Hal ini sangat banyak manfaatnya bagi mahasiswa nantinya dalam

    menghadapi dunia kerja yang penuh dengan kemajuan teknologi. Dan diharapkan

    mahasiswa lainnya dan dapat menunjukkan kemampuannya sebagai tenaga kerja yang

    trampil dan profesional bila sudah memasuki dunia kerja.

    2. TUJUAN

    Adapun tujuan diadakannya praktek bengkel mekanik antara lain :

    1. Agar mahasiswa dapat mengenal dan mengetahui alat-alat yang di

    bengkel.

    2. Agar mahasiswa mengetahui fungsi dan kegunaan dari peralatan yang

    ada di bengkel.

    3. Agar mahasiswa menjadi terampil dalam berbagai pekerjaan seperti :

    a. Merangkai jalur PCB secara Manual

    b. Membuat lay out menggunakan software Aplikasi

    c. Melarut PCB.

    d. Menyolder komponen.

    Ervina Ariyanti 1001053002 1

  • Teknik Pengawatan PCB

    4. Agar mahasiswa lebih berdisiplin dalam waktu pekerjaan dan disiplin

    terhadap semua peraturan demi keselamatan kerja dan keselamatan

    peralatan.

    5. Agar mahasiswa dapat meningkatkan kesabaran serta ketelitian dalam

    bekerja.

    6. Agar Mahasiswa dapat terlatih dalam dunia Kerja nantinya.

    7. Untuk meningkatkan ketekunan dalam bekerja.

    Tujuan Umum Pembuatan Laporan

    Beberapa hal yang menjadi tujuan dalam pembuatan laporan ini secara umum

    dapat penulis berikan di sini antara lain :

    a) Mahasiswa dapat menyerap, memahami dan mengaplikasikan teori-teori

    yang didapatnya dalam mata kuliah Bengkel Pengawatan dan Teknologi

    PCB ini.

    b) Mahasiswa dapat menemukan alternatif pemecahan dari sebuah masalah

    yang ditemuinya di lapangan.

    c) Mahasiswa dapat menambah wawasan dan pengetahuan tentang bidang

    yang ditekuninya dalam hal usaha pengumpulan data dan referensi.

    d) Mahasiswa dapat membantu pihak akademik ( perpustakaan ) untuk

    menyediakan literatur yang relevan dalm menunjang perkuliahan.

    e) Mahasiswa dapat melatih kemampuannya menuangkan pemikiran

    kedalam sebuah karya tulis berbentuk laporan.

    Tujuan Khusus Praktikum Bengkel Pengawatan dan Tek. PCB

    Selain tujuan umum yang telah dijelaskan di atas, masing-masing job yang dibahas

    memiliki tujuan tersendiri, yaitu :

    1. Job I ( Latihan Membuat PCB Matrik dengan Spidol Permanen dan

    Pengawatan )

    Pada akhir job ini, praktikan diharapkan dapat :

    a) Membaca gambar teknik dengan baik

    b) Memindahkan dari skematik diagaram ke papan tembaga yang

    tersedia

    c) Membuat bulatan terminal langsung pada PCB

    Ervina Ariyanti 1001053002 2

  • Teknik Pengawatan PCB

    d) Memproses PCB dengan menggunakan spidol permanen

    dengan baik dan benar

    e) Menyolder dengan baik dan benar

    a) Memelihara peralatan untuk menyolder dengan baik dan benar

    f) Mengontrol lingkungannya, selama melakukan praktek

    1. Job II (Latihan Membuat Lay Out dan PCB Flip-Flop)

    Pada akhir job ini, praktikan diharapkan :

    a) Mengubah dari rangkaian skematik diagram menjadi gambar

    atau jalur Flip-Flop / PCB

    b) Memproses Flip-Flop dengan baik dan benar, dengan

    decondalo / spidol Flip-Flop / PCB

    c) Membor PCB dengan benar

    2. Job III ( Latihan Membuat Lay Out dan PCB Clock Generator )

    Pada akhir job, praktikan diharapkan dapat :

    a) Mengubah dari rangkaian skematik diagram menjadi gambar

    atau jalur Catu Daya Variabel

    b) Membor PCB dengan benar

    c) Menghasilkan sebuah rangkaian dengan metode setrika

    Organisasi bengkel.

    Di bengkel juga terdapat semacam struktur organisasi yang masing-masingnya

    mempunyai tanggung jawab yang berbeda dalam pelaksanaan praktek bengkel

    mekanik. Urutan penanggung jawab kerja bengkel :

    1. Instruktur

    2. Storeman

    3. Praktikan atau pekerja

    Instruktur.

    Seorang instruktur mempunyai tanggung jawab yang besar dalam pelaksanaan

    praktek. Diantaranya tugas seorang instruktur adalah :

    Ervina Ariyanti 1001053002 3

  • Teknik Pengawatan PCB

    a. Memberikan instruksi dengan baik, benar, jelas, tepat dan aman

    untuk tiap bagian yang dikerjakan. Tujuannya agar mahasiswa tidak rancu

    dalam bekerja.

    b. Menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan dan kerusakan yang

    terjadi di bengkel.

    c. Melancarkan kegiatan dengan melapor dan mencatat peristiwa

    yang terjadi atau kerusakan mesin dan alat-alat lainnya agar peristiwa itu

    tidak terulang lagi pada waktu yang akan datang.

    Storeman

    Storeaman adalah orang yang bertanggung jawab terhadap mesin-mesin dan

    alat-alat kerja yang ada di bengkel.

    Kewajiban seorang adalah :

    a. Memelihara bahan-bahan kerja dengan baik.

    b. Memelihara alat-alat kerja dengan baik.

    c. Memelihara alat yang tepat untuk digunakan oleh seorang

    praktikan.

    d. Mencatat keluar masuk alat.

    e. Mencatat keruasakan alat kerja.

    Praktikan atau pekerja.

    Pekerja sangat berpengaruh terhadap kejadian yang terjadi di bengkel karena

    merekalah yang mengalami sendiri. Praktikan harus waspada dalam bekerja dan juga

    harus mengikuti peeraturan-peraturan yang berlaku. Untuk itu praktikan berkewajiban

    untuk :

    a. Mentaati instruksi.

    b. Bertindak dengan baik dan benar serta cepat jika terjadi suatu

    kecelakaan dan memberikan laporan kepada instruktur

    Kesadaran dan keselamatan kerja.

    Dalam praktek bengkel kerja harus memakai pakaian bengkel. Mengenai

    praktek khusunya pada gergaji saat memotong PCB, mesin bor.ketelitian dalam

    pemasangan komponen dan kerapian dan kehati kehatian.

    Ervina Ariyanti 1001053002 4

  • Teknik Pengawatan PCB

    BAB II

    LANDASAN TEORI

    1. Pembuatan PCB Matrik dan Pengawatan

    Seperti yang kita ketahui dalam pembuatan PCB Matrik dan Pengawatannya dan

    pada sebelumnya kita pernah melakukan latihan-latihan penyolderan pada kawat

    email, disini kiat akan mempraktekkan pembuatan PCB dengan cara menggunakan

    spidol permanen, diman kita langsung membuat jalur, terminal dll, pada PCB polos

    tersebut. Latihan pembuatan PCB setelah proses diatas maka dilakukuan proses

    pelarutan dengan menggunakan ferri clorit dan lakukan pengeboran.

    Pembuatan ini ada 3 langkah, yaitu :

    Pembuatan langsung pada PCB dengan spidol

    Pelarutan dengan ferri clorit

    Pengeboran pada PCB matrik tersebut

    1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16?

    ? 1? 2

    ? 3y 4

    y ^ ^ ^ ^ 5y 6

    y 7x 8

    x o 9x o 10

    x o 11 x o 12

    x o 13x o 14

    x o 15o 16

    Ervina Ariyanti 1001053002 5

  • Teknik Pengawatan PCB

    X = MERAH

    Y = HIJAU

    O = BIRU

    ? = HITAM

    ^ = KAWAT TEMBAGA

    2. Pembuatan Lay Out PCB dan Perakitan Flip-flop

    Latihan ini bertujuan melatih kita agar terampil dalam pembuatan PCB serta

    menggunakan peralatannya. Perbedaannya dengan pengawatan langsung, maka PCB

    serta menggunakan peralatannya. Perbedaannya dengan pengawatan langsung, maka

    PCB dapat mengatasi kesulitan pengawatan yang rumit, yang memperkecil daya yang

    hilang pada pengawatan, lebih praktis dan sebagainya.

    PCB dibuat dari bahan pertinaks/epoksi yang diatasnya dilapisi denan tembaga.

    Tembaga inilah yang berfungsi sebagai kawat penghubung dari komponen satu ke

    komponen yang lain. Pembuatan PCB bias dilakukan dengan berbagai cara. Salah

    satu cara yang akan dipraktekkan ialah dengan memproses langsung. PCB banyak

    dijumpai dipasaran baik dari jenis pertinaks (fenolic) maupun epoksi.

    Tebal/lebar lapisan tembaga menentukan besarnya daya yang boleh dilaluinya.

    Semakin tebal/lebar lapisan tembaga, semakin besar pula daya yang dapat dilaluinya.

    Demikian juga sebaliknya, semakin tipis atau sempit lapisan tembaga semakin kecil

    daya yang dapat dilaluinya.

    Ervina Ariyanti 1001053002 6

  • Teknik Pengawatan PCB

    3. Pembuatan Clock Generator

    Latihan ini bertujuan melatih kita agar terampil dalam pembuatan PCB serta

    menggunakan peralatannya. Perbedaannya dengan pengawatan langsung, maka PCB

    serta menggunakan peralatann

Recommended

View more >