tugas besar mekanika rekayasa i (tsi-122) th. 2013/2014 kelompok keahlian rekayasa struktur

Post on 31-Dec-2015

104 Views

Category:

Documents

3 Downloads

Preview:

Click to see full reader

DESCRIPTION

TUGAS BESAR MEKANIKA REKAYASA I (TSI-122) TH. 2013/2014 KELOMPOK KEAHLIAN REKAYASA STRUKTUR JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2014. Tim Asisten. HAFIZ MAULANA,ST TIFFANY ULFAH,ST RINALDO ALEXANDER ILHAM HIDAYAT NOVI EKA FITRIANI DEDE EKA KURNIADI - PowerPoint PPT Presentation

TRANSCRIPT

TUGAS BESARMEKANIKA REKAYASA I

(TSI-122)TH. 2013/2014

KELOMPOK KEAHLIAN REKAYASA STRUKTUR

JURUSAN TEKNIK SIPIL

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS ANDALAS PADANG

2014

Tim Asisten1. HAFIZ MAULANA,ST2. TIFFANY ULFAH,ST3. RINALDO ALEXANDER4. ILHAM HIDAYAT5. NOVI EKA FITRIANI6. DEDE EKA KURNIADI7. ASTUTI8. EVELYN MONIKA T9. ASNI10. MUHAMMAD SALEH11. AGUNG ADRIAN QAUSAR12. KRISTINUS13. ZEV AL JAUHARI14. BAYU SUGARA15. ANITA LESYA16. RAHMAT RAMLI17. PUTRI UTAMI RESMANA18. RIDHO AIDIL FITRAH19. SUMI HARNTA20. SHAZALI A.A21. ALMAS SEPTIADI22. INDAH FARADILA

PENGENALAN MEKANIKA REKAYASA I

Merupakan salah satu ilmu dalam bidang teknik sipil dalam hal menganalisis struktur

Struktur adalah segala sesuatu yang memikul/menerima beban

Gaya, vektor yang mempunyai besaran dan arah

Beban, dalam suatu stuktur pasti ada beban. Dapat bentuk beban mati (berat sendiri), beban hidup, beban gempa, beban angin dll

Beban terpusat, terkonsentrasi pada suatu titik

Beban merata, beban yang terbagi secara merata baik ke arah memanjang maupun ke arah luas

Reaksi yang timbul akibat beban yang bekerja pada struktur disebut Reaksi perletakan, baik dari berat struktur itu sendiri maupun dari luar.

Tumpuan, merupakan perletakan konstruksi atau dukungan bagi konstruksi dalam meneruskan gaya-gaya ke pondasi

Jenis-jenis Tumpuan:

1. Tumpuan Sendi (pin) Tumpuan sendi mampu memberikan

reaksi arah vertikal & horizontal (dapat menahan gaya vertikal dan gaya horizontal) tetapi tidak dapat menahan momen. Cara kerja tumpuan sendi seperti engsel.

2. Tumpuan Rol Tumpuan rol merupakan tumpuan

yang dapat bergeser ke arah horizontal sehingga tidak dapat memberikan reaksi terhadap gaya horizontal, akan tetapi dapat memberikan reaksi terhadap gaya vertikal. Tumpuan rol juga tidak dapat memberikan reaksi terhadap momen yang bekerja.

3. Tumpuan Jepit Tumpuan jepit merupakan suatu

tumpuan yang dapat memberikan reaksi terhadap gaya vertikal, gaya horizontal dan momen (RV, RH, M).

RESPON STRUKTUR1. Deformasi

Deformasi adalah perubahan bentuk, posisi, dan dimensi dari suatu benda [Kuang,1996]. Berdasarkan definisi tersebut deformasi dapat diartikan sebagai perubahan kedudukan atau pergerakan suatu titik pada suatu benda secara absolut maupun relatif.

2. Gaya Dalam

Gaya normal (N), yaitu gaya dalam yang bekerja searah sumbu balok.

Gaya normal dikatakan : (+) Jika benda berada dala

keadaan tertarik (-) Jika benda dalam keadaan

tertekan Gaya lintang (L), yaitu gaya

dalam yang bekerja tegak lurus sumbu balok.

Gaya lintang dikatakan : (+) Jika terjadi pergesekan di

antara 2 benda,dimana benda kiri ke atas dan benda kanan ke bawah

(-) Jika terjadi pergesekan di antara 2 benda,dimana benda kiri ke bawah dan benda kanan ke atas

Momen lentur (F), yaitu gaya dalam yang menahan lemtur sumbu balok

Momen dikatakan : (+) Jika serat bawah batang

tertarik dan serat atas batang tertekan

(-) Jika serat batang bawah tertekan dan serat atas batang tertarik

Rol

Jepit

Sendi

KETENTUAN PENGERJAANTUGAS BESAR

MEKANIKA REKAYASA I

Praktikan mengikuti responsi umum, nilai akhir +5 poin

Nilai maksimal tiap tahap adalah 100 untuk rentang nilai 0-100,

Teknis Pengerjaan Tugas Besar Tugas Besar Mekanika Rekayasa

I terdiri dari empat tahap : Tahap I : Simple Beam, Tahap II : Kantilever dan Konsol, Tahap III : Gerber, Tahap IV : Rangka Batang.

Tiap tahap wajib diasistensikan kepada asisten masing-masing dan membawa lembar asistensi,

Jika praktikan mengerjakan benar dan ACC tepat waktu maka nilai tahap tersebut maksimal 100,

Jika praktikan mengerjakan benar tapi terlambat ACC (sebelum warning tahap selanjutnya) maka nilai tahap tersebut maksimal 80,

Jika praktikan mengerjakan benar tapi ACC sudah masuk warning ke tahap selanjutnya nilai maksimal tahap tersebut maksimal 65,

Jika praktikan mangerjakan benar tetapi ACC sudah lewat dari warning 2 tahap selanjutnya maka nilai tahap tersebut maksimal 45,

Jika praktikan mangerjakan benar tetapi tidak pernah asistensi dan tidak ACC tiap tahap nilai akhir maksimal 15,

Praktikan wajib mendapatkan ACC tahap dari asisten pembimbing sebelum melanjutkan ke tahap selanjutnya,

Verifikasi hasil perhitungan dilakukan menggunakan program SpaceGass versi Student,

Tugas dikerjakan pada kertas HVS ukuran A4 minimum 70 gram dengan format yang telah ditentukan,

Petunjuk penilaian berlaku sama untuk seluruh praktikan tugas besar Mekanika Rekayasa I tahun 2014,

Tugas besar bernilai 0 (nol) jika:A. Praktikan mengerjakan salah

karena tidak pernah melakukan asistensi dan tidak mendapat ACC untuk tiap-tiap tahap,

B. Ditemukan kecurangan pada proses pengerjaan Tugas Besar, baik mengubah soal tanpa sepengetahuan asisten maupun manipulasi data hasil perhitungan,

C. Tidak mengumpulkan tugas besar pada waktu yang telah ditentukan.

Slide ini dapat di downloaddi situs:

lmsunand.wordpress.com

top related