kelas x bhs. indonesia kal. komunikatif

Post on 28-Nov-2014

279 Views

Category:

Documents

2 Downloads

Preview:

Click to see full reader

DESCRIPTION

 

TRANSCRIPT

Tugas Bahasa Indonesia

Oleh:Ariska MaeyaniFatmawati Kartika Dewi

X Multimedia

Kalimat Komunikatif

Bahasan 1 Bahasan 3Bahasan 2

menu

1. Kalimat Komunikatif

Kalimat komunikatif adalah suatu kalimat dikatakan komunikatif jika maksudnya dapat dipahami oleh pendengarnya atau pembacanya secara benar, maka kalimat itu harus mengandung kejelasan gagasannya.

Suatu kalimat akan jelas gagasannya jika tersusun menurut pola penyusunnya atau kaidah yang benar.

Kalimat yang disampaikan harus bersifat efektif yaitu dapat ditangkap oleh pendengar atau pembacanya sama persis dengan yang disampaikan oleh pembicara atau penulisnya.

Syarat kalimat komunikatif :

Mengandung kejelasan isi Tersusun secara cermat dan mengikuti kaidah yang benar Mengandung penalaran yang benar atau logis

Jika tiga syarat tersebut dapat dipenuhi, maka kalimat yang diucapkan pembicara dapat dikatakan sebagai kalimat yang komunikatif. Marilah kita cermati uraian berikut :

1. Kaidah bahasa

3. Ketrampilan pesan

2. Penalaran kalimat

1. Kaidah Bahasakaidah Bahasa diartikan sebagai aturan/pedoman yang harus dipatuhi oleh seorang pembicara untuk menyampaikan ide kepada lawan bicaranya.

2. Penalaran KalimatPenalaran merupakan suatu

proses berpikir untuk menghubungkan data atau fakta yang ada sehingga sampai pada suatu kesimpulan. Penalaran yang baik menghasilkan kesimpulan yang benar dan penalaran yang salah menghasilkan kesimpulan yang salah pula.

Jenis-jenis penalaran :a. Deduksib. Induksi

3. Ketrampilan Pesan Pesan dapat tersampaikan

apabila sarana yang digunakan untuk menyampaikan tepat dan situasinya mendukung. Selain itu, antara pembicara dengan lawan bicara harus saling memahami kode-kode yang digunakan.

2. Kalimat Komunikatif Tapi Tidak Cermat

Ketidak cermatan tersebut berupa : Ketidak lengkapan unsurnya Ketidak tepatan penggunaan bentuk katanya Ketidak tepatan makna katanya Kesalahan penalarannya

Contoh kalimat komunikatif, tetapi tidak cermat penyusunannya:

Yang sudah selesai mengerjakan boleh dikumpulkan lebih

dahulu.Pembetulan kalimat: Pekerjaan yang sudah selesai, boleh dikumpulkan lebih dahulu.

CONTOH KALIMAT KOMUNIKATIF DAN TIDAK KOMUNIKATIF :

Komunikatif Tidak Komunikatif

Malam ini udara terasa panas Ini malam yang udaranya panas sekali

Berbicara tentang polusi tak kunjung selesai

Membicarakan tentang masalah polusi tak ada habis-habisnya

3. Menggunakan Kalimat Yang Cermat dan Santun

Dalam berbahasa, terutama bahasa tulis, kita harus menggunakan kalimat yang cermat dan santun. Kalimat yang cermat dan santun adalah kalimat yang tepat dalam pemilihan kata. Dan dalam pemilihan kata, kita harus memperhatikan kriteria :

4.Situasi kebahasaan

3. Kata acuan

2.Tidak ambigu

1. Konotasi baik

1. Konotasi baik

memperoleh kalimat yang santun, perlu dipilih diksi yang tepat. Diksi dapat diperoleh dengan cara memperhatikan konotasi kata tersebut sopan atau tidak bila didengar oleh lawan bicara.

Kalimat akan bernilai santun apabila kita menggunakan kata yng berkonotasi baik, dan sopan, seperti istri, hamil, asisten, gaji , dan tunawisma.

Dibandingkan dengan menggunakan kata bini, bunting, pembantu, upah, maupun gelandangan.

2. Tidak ambiguKalimat yang cermat dan

santun adalah kalimat yang tidak bermakna ganda-biasanya disebabkan penggunaan kata maupun jeda yang tidak tepat.

Perhatikan contoh kalimat berikut:

Pemilik kebun binatang itu sudah tidak beruang lagi.

Kata beruang pada kalimat tersebut memiliki dua kemungkinan makna :

tidak memiliki uang

tidak memiliki ruang

Kesalahan/keambiguan kalimat diatas disebabkan penggunaan kata yang tidak tepat, yaitu beruang. Selain tiu, keambiguan dapat dicermati pada kalimat dibawah ini.

Untuk rakyat kecil kami berjuang

Slogan tersebut tanpa jeda yang jelas sehingga kalimat ini mempunyai dua kemungkinan makna, yaitu :

Jeda Makna

Untuk rakyat kecil/ kami berjuang Perjuangan kami diperuntukan/ diprioritaskan bagi rakyat kecil.

Untuk rakyat/ kecil kami berjuang Perjuangan kami untuk rakyat sangat kecil, besar kemungkinan perjuangan itu untuk diri sendiri.

Apabila penulisan dilafalkan dengan jeda dan intonasi yang jelas, keambiguan makna dapat dihindari.

3. Kata AcuanKata acuan sangat tepat

penggunaannya untuk mendapatkan kalimat yang cermat dan santun. Perhatikan contoh berikut :

Anda masuk daerah bebas parkir.Kalimat tersebut terkesan

membingungkankarena maksud yang ingin diungkapkan penulis/penutur belum tentu sama dengan maksud pembaca/pendengar.

Kalimat tersebut mempunyai dua kemungkinan, yaitu :

1. Daerah tersebut adalah tempat parkir dan pengendara bermotor bebas memilih tempat parkir sesuka mereka.

2. Daerah tersebut tidak diperuntukkan untuk area parkir.

Seharusnya kalimat tersebut diperbaii struktur kalimatnya menjadi “tempat parkir” atau “dilarang parkir di sini”.

4. Situasi kebahasaanApabila komunikasi terjadi

secara lisan antara pembicara/penutur dengan lawan bicara/pendengar, situasi kebahasaan dapat diamati melalui gerak-gerik pembicara(kinetik).

Terimakasih…

top related