05- edema

Post on 05-Feb-2016

22 Views

Category:

Documents

0 Downloads

Preview:

Click to see full reader

DESCRIPTION

edema

TRANSCRIPT

PATOFISIOLOGI EDEMAPATOFISIOLOGI EDEMA

Batra 2008Batra 2008

EDEMAEDEMA

Adalah timbunan cairan yang Adalah timbunan cairan yang berlebih dalam jaringan interstitiil berlebih dalam jaringan interstitiil (ekstravaskular)(ekstravaskular)

FISIOLOGIFISIOLOGIS S

Cairan tubuh: 57% BB Cairan tubuh: 57% BB

(mis: BB= 70 kg (mis: BB= 70 kg cairan tubuh 40 lt,) cairan tubuh 40 lt,)

- Intraseluler : 25 lt (62,5%)- Intraseluler : 25 lt (62,5%)

- Ekstraseluler : 15 lt (37,5%)- Ekstraseluler : 15 lt (37,5%)

MANIFESTASI KLINIK EDEMAMANIFESTASI KLINIK EDEMA

► PEMBENGKAKAN PADA :PEMBENGKAKAN PADA :1. Seluruh tubuh1. Seluruh tubuh

2. Kelopak mata2. Kelopak mata

3. Tungkai3. Tungkai

4. Asites4. Asites

5. Hidrotorax (sesak napas)5. Hidrotorax (sesak napas)

PATOFISIOLOGIPATOFISIOLOGI

► 2/3 cairan tubuh intraseluler2/3 cairan tubuh intraseluler► 1/3 cairan tubuh1/3 cairan tubuh ekstraselulerekstraseluler

25% plasma25% plasma 75% rongga 75% rongga interstiilinterstiil

► PlasmaPlasma Cairan interstiilCairan interstiil

cairan interstiil meningkatcairan interstiil meningkat

EDEMAEDEMA

Gangguan Keseimbangan Gangguan Keseimbangan Cairan ok:Cairan ok:

1. Peningkatan tekanan hidrostatis1. Peningkatan tekanan hidrostatis2. Penurunan tekanan onkotik2. Penurunan tekanan onkotik3. Kerusakan dinding kapiler3. Kerusakan dinding kapiler

tekanan hidrostatiktekanan hidrostatik

intraintra

vaskulervaskulertekanan onkotiktekanan onkotik

dinding kapilerdinding kapiler

tegangan jaringan tegangan jaringan

► PENINGKATAN TEKANAN HIDROSTATIKPENINGKATAN TEKANAN HIDROSTATIK

1. Penyumbatan lokal pembuluh darah1. Penyumbatan lokal pembuluh darah

2. Gagal Jantung2. Gagal Jantung3. Overloading (infus cairan)3. Overloading (infus cairan)

► PENURUNAN TEKANAN KOLOID PENURUNAN TEKANAN KOLOID OSMOTIK (HIPOALBUMINEMIA)OSMOTIK (HIPOALBUMINEMIA)1. Malnutrisi1. Malnutrisi2. Penyakit hati2. Penyakit hati3. Sindroma malabsorbsi3. Sindroma malabsorbsi4. Peningkatan proses katabolik4. Peningkatan proses katabolik5. Penyakit ginjal 5. Penyakit ginjal

► KERUSAKAN DINDING KAPILERKERUSAKAN DINDING KAPILER1. Trauma bahan kimia 1. Trauma bahan kimia 2. Reaksi hipersensitif2. Reaksi hipersensitif3. Edema akibat peradangan3. Edema akibat peradangan

BLOODBLOOD

Total blood volume averages 3.6 L in women Total blood volume averages 3.6 L in women and 4.5 L in men. and 4.5 L in men.

The blood’s The blood’s tasks tasks include include ► transporting transporting various substances (O2, CO2, various substances (O2, CO2,

nutrients, metabolic products, nutrients, metabolic products, vitamins,electrolytes, etc.), vitamins,electrolytes, etc.),

► the transport of heat (heating, cooling), the transport of heat (heating, cooling), ► signal transmission signal transmission (hormones), and (hormones), and ► buffering buffering as well as as well as ► defense defense against foreign materials and against foreign materials and

microorganisms.microorganisms.

Cairan tubuh: 57% BB Cairan tubuh: 57% BB

(mis: BB= 70 kg (mis: BB= 70 kg cairan tubuh 40 lt,) cairan tubuh 40 lt,)

- Intraseluler : 25 lt (62,5%)- Intraseluler : 25 lt (62,5%)

- Ekstraseluler : 15 lt (37,5%)- Ekstraseluler : 15 lt (37,5%)

DIFFERENSIAL DIAGNOSA DIFFERENSIAL DIAGNOSA EDEMAEDEMA

1. Edema pada Glomerulo Nefritis Akuta1. Edema pada Glomerulo Nefritis AkutaGlomerulo nefritis akutaGlomerulo nefritis akuta

G.F.R.G.F.R.

Renin, angiotensin, AldosteronRenin, angiotensin, Aldosteron

Retensi Na dan H2ORetensi Na dan H2O

EDEMAEDEMAPada Glomerulo nefritis akuta umumnya ada:Pada Glomerulo nefritis akuta umumnya ada:- HipertensiHipertensi- ProteinuriaProteinuria- HematuriaHematuria

2. Edema Pada Sindroma Nefrotik2. Edema Pada Sindroma Nefrotika. albuminuriaa. albuminuria c. hiperkolesterolemiac. hiperkolesterolemia e. e. edemaedemab. hipoalbuninemiab. hipoalbuninemia d. lipidemia (oval fat bodies)d. lipidemia (oval fat bodies)

Kerusakan Glomeruli (bocor)Kerusakan Glomeruli (bocor)

albuminuriaalbuminuria

hipoalbuminemiahipoalbuminemia

hipovolumiahipovolumia

perfusi ginjal perfusi ginjal Sekresi aldosteronSekresi aldosteron

Reabsorbsi Na Reabsorbsi Na sekresi sekresi ADH ADH

dalam tubulus dalam tubulus ginjalginjal retensi airretensi air

Oliguria, Na urin rendah Oliguria, Na urin rendah

EDEMAEDEMA

3. Edema Pada Malnutrisi3. Edema Pada Malnutrisi

Intake makanan kurang Intake makanan kurang

protein kurangprotein kurang

HipoproteinemiaHipoproteinemia

EDEMAEDEMA

4. Edema Pada Kegagalan Faal Jantung4. Edema Pada Kegagalan Faal JantungKegagalan fungsi jantungKegagalan fungsi jantung

Cardiac OutputCardiac Output

Venous returnVenous return tonus vasomotor tonus vasomotor G.F.RG.F.R

ReninRenin

kongesti vena sistemikkongesti vena sistemik Angiostensin Angiostensin

AldosteronAldosteron

tekanan hidrostatiktekanan hidrostatik

retensi Na dan airretensi Na dan air

EDEMAEDEMA

5. Edema Pada Cirrhosis Hepatis5. Edema Pada Cirrhosis HepatisCirrhosis HepatisCirrhosis Hepatis

Sintesa albuminSintesa albumin obstruksi vena portaobstruksi vena porta obstrusi obstrusi venavena

berkurangberkurang dan limfedan limfe

hipoalbuminemiahipoalbuminemia hipertensi portalhipertensi portal

edema & ascitesedema & ascites

GFRGFR Renal Plasma Flow Renal Plasma Flow vol cairan ekstravol cairan ekstra

ReninRenin vasikuler yg vasikuler yg

Angiotensin Angiotensin efektifefektif

aldosteronaldosteron

Retensi garam dan airRetensi garam dan air

top related