radiofisika dara

Post on 15-Apr-2016

41 Views

Category:

Documents

2 Downloads

Preview:

Click to see full reader

DESCRIPTION

kuliah

TRANSCRIPT

RADIOFISIKA

Dara Fuji RahayuSalamah

Dena ParamitaIqbal ZamanOrchidifahRita JuniarRizkia Alifa

SINAR X

SIFAT-SIFAT SINAR X

1. Daya tembusMakin tinggi tegangan tabung (KV) makin besar daya tembusnya. Makin rendah kepadatan suatu benda makin besar daya tembusnya.

2. PertebaranSinar x melalui suatu zat, maka berkas akan bertebaran ke segala jurusan, menimbulkan radiasi hambur pada zat yang dilaluinya.

3. PenyerapanSinar x diserap oleh zat yang sesuai dengan berat atom zat tersebut. Makin tinggi kepadatan makin besar penyerapannya.

4. Efek FotografikDapat menghitamkan emulsi film setelah diproses secara kimiawi di kamar gelap.

5. Fluoresensi Sinar x menyebabkan bahan-bahan (kalsium-tungstat atau zink-sulfid) memendarkan cahaya (luminisensi).

Luminisensi ada 2 jenis:1.Flouresensi : memendarkan cahaya sewaktu ada radiasi sinar x saja.2.Fosforisensi : pemendaran cahaya berlangsung beberapa saat walaupun radiasi sinar x sudah dimatikan.

6. Ionisasi Efek primer apabila mengenai suatu bahan atau zat akan menimbulkan ionisasi artikel-partikel bahan tersebut.

7. Efek biologikSinar x menimbulkan perubahan-perubahan biologik pada jaringan. Biasanya untuk radioterapi.

Pembuatan Sinar XPembuatan sinar x memerlukan sebuah tabung hampa udara yang terdapat elektron-elektron yang diarahkan

dengan kecepatan tinggi dan pada suatu sasaran.

Syarat tabung pesawat rontgen, yaitu:1.Mempunyai sumber elektron.2.Gaya yang mempercepat gerakan elektron3.Lintasan elektron yang bebas dalam ruang hampa udara.4.Alat pemusat berkas elektron.5.Penghenti gerakan elektron.6.Radiator pendingin

PROSES TERJADINYA SINAR XKatoda (filamen) dipanaskan (>20.000⁰C ) dengan

mengalirkan listrik yang berasal dari transformator karena panas, elektron terlepas dari katoda

elektron-elektron akan dipercepat gerakannya dan dipusatkan ke alat pemusat terjadi beda potensial yang tinggi terjadilah tumbukan terbentuk >99%

panas dan <1% sinar x. Panas akan didinginkan dengan radiator pendingin.

RADIOGRAFI

Jenis pemeriksaan dengan sinar rontgen ada 2, yaitu: Pemeriksaan sinar tembus (fluoroskopi, doorlichting)Pemeriksaan foto rontgen

PEMERIKSAAN SINAR TEMBUS

Fluoroskopi adalah cara pemeriksaan yang menggunakan sifat tembus sinar rotngen dan suatu tabir yang bersifat luminisensi bila terkena sinar tersebut. Diperlukan untuk menyelidiki fungsi serta pergerakan suatu organ atau sistem tubuh seperti dinamika alat peredaran darah, misalnya jantung, dan pembuluh darah besar, serta pernafasan berupa pergerakan diafragma dan aerasi paru-paru.

PEMERIKSAAN FOTO ROENTGEN

Foto roentgen adalah alat yang menggunakan sinar sebagai cara untuk mampu menembus bagian tubuh manusia, sehingga dapat dimanfaatkan untuk memotret bagian-bagian dalam tubuh.

Perlengkapan untuk membuat radiografi : 1. Film roentgen (film x-ray)

Lapisan film rontgen Lapisan supercoating (lapisan pelindung dari gelatin yang

bening) Emulsi Film yang terdiri dari AgBr, AgCl, Substratum berfungsi sebagai perekat antara emulsi dan

alas film Base film terdiri dari poly ester base.

Struktur Umum a.Single = hanya sebagian yang memiliki emulsi b.Double = kedua sisinya memiliki emulsi

Jenis film roentgen a.Screen film = film yang penggunaanya selalu

menggunakan intensifying screen → densitas sesuai dengan insentensitas radiasi yang diserap.

b.Non-screen film = film yang penggunaanya tanpa menggunakan intensifying screen → densitas sesuai dengan insetensitas cahaya yang disarap ( dental film, mammografic film, film untuk pembuatan foto ekstremitas)

c.Sensitivitasnya •Blue sensitive•Green sensitive

2. Intensifying screen Intensifying screen adalah alat yang

terbuat dari kardus (card board) khusus yang mengandung lapisan tipis emulsi fosfor dengan bahan pengikat yang sesuai, yang banyak di pergunakan adalah kalsium tungstat .

3. Kaset Kaset sinar-X adalah tabung

(container) yang tahan cahaya berisi 2 buah intersifying screen yang dapat dimasukan film roentgen di antara keduanya dengan mudah.

4. Gird (kisi-kisi) Gird adalah alat untuk mengurangi radiasi hambur

agar tidak sampai ke film roentgen. Gird terdiri atas lajur-lajur lapisan tipis timbal diantara bahan-bahan yang tembus radiasi (kayu, plastik)

Jenis – jenis gird Gird Diam Gird bergerak

5. Alat fiksasi Alat fiksasi adalah alat untuk melindungi agar

objek tidak bergerak saat difoto. a.Bantal pasir b.Bantal spons c.Ikat pinggang penekand.Klem kepala

Alat pelindung (proteksi) a.Diafragma cahaya b.Konusc.Pelindung gonadd.Pelindung ovarium e.Apron timbal f.Sarungtangan timbal g.Kaca timbal h.Karet timbal i.Pencegah – pelindung

7. Marker (tanda)Tanda / marker untuk identifikasi

R = Right = kanan L = Left = kiri

Jenis Pemeriksaan Roentgen Pemeriksaan Roentgen dasar1.Tanpa kontras : pemotretan thoraks, tulang-tulang (kepala, dada, tulang belakang, panggul, tangan, dan kaki).2.Dengan kontras : pemeriksaan esofagus, lambung-duodenum, jejenum-ileum, kolon, sistem traktus urinarius, sistem traktus biliaris.

Pemeriksaan Roentgen khususContoh : arteriografi, angikardiografi, pemeriksaanembolisasi, ventrikulografi, dll.

Posisi PemotretanPengaturan posisi pasien sewaktu dipotret yang terdiri dari posisi pasien terhadap bumi dan terhadap arah sinar, agar menghasilkan foto yang optimal dan bagus. Contoh posisi pemotretan :1.PA (Postero anterior) → sinar dari belakang ke depan

2. AP (Antero posterior) → sinar dari depan ke belakang

3. Lateral → sinar dari lateral (kiri/kanan) ke arah medial tubuh

Pengetahuan Pesawat Roentgen

Terdiri dari 2 hal yang harus diperhatikan :Faktor eksposiTerdiri atas :1.Besaran kilovoltage (KV)Dikaitkan dengan daya tembus sinar,>>KV → daya tembus>>2.Milliampere second (MAS)Perkalian antara besaran nilai ampere dengan waktu eksposi. MAS menunjukkan kuantitas radiasi.

Jarak pemotretana.Jarak fokus ke film (focus film distance/FFD)b.Jarak objek ke film (object film distance/FFD)c. Jarak fokus ke objek (focus object distance/FFD)

Kamar GelapSyarat kamar gelap:a.Ukuran memadai dan proporsional.b.Terlindung dari radiasi, sinar matahari dan bahan kimia lain selain larutan utk pengolahan film.c.Sirkulasi dan suhu udara baik sekitar 16-20 Cd.Air yang bersihe.Dinding dan lantai yang tahan keropos.f.Lampu kamar gelap (safe light) yang aman dan tidak bocor.

Kamar gelap terdiri atas:1.Daerah yang basah (bak yang berisi air mengalir, tanki pembangkit, tanki penetap)2.Daerah kering (lemari untuk menyimpan film sinar x, kaset, penggantung film).

Proses pencucian dan pengolahan film

Film yg sudah disinari dibawa ke kamar gelap digantung pada film hanger dimasukkan pada developer dicelupkan pada bak berisi air pembilas masukkan kedalam cairan penetapDicuci dalam bak air yang mengalir dikeringkan dengan alat pengering.

Gambaran radiografi

Radiolusen (hitam) : Benda yang mudah ditembus sinar-x.Radioopak (putih) : Benda yang sukar ditembus sinar-x.

Bagian tubuh berdasarkan mudah tidaknya ditembus sinar-x

• Radiolusen (hitam) : gas, udara.• Radiolusen sedang : jaringan lemak.• Keputih-putihan : jaringan ikat, otot, kartilago, batu

kolesterol, batu asam urat.• Radioopak sedang : tulang.• Radioopak : logam berat.

Thank you

top related