laporan resmi mekanika tanah

Click here to load reader

Post on 02-Jul-2015

1.789 views

Category:

Engineering

48 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laporan Praktikum Mekanika Tanah

TRANSCRIPT

  • 1. LAPORAN RESMIPRAKTIKUM MEKANIKA TANAHOleh :REGU : IIA.A Inung Arie Adnyano (710006008)LABORATORIUM MEKANIKA TANAHPROGRAM STUDI TEKNIK PERTAMBANGANSEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NASIONAL YOGYAKARTA2009

2. HALAMAN PENGESAHANLAPORAN RESMIPRAKTIKUM MEKANIKA TANAHOleh :REGU : IIShilvyanora Aprilia Rande (710006001)A.A Inung Arie Adnyano (710006008)Yancer Mariton (710006013)Dede Setiawan (710006002)Brandolindo Ricardo (710006014)Barnabas Yeum (711208038)Yogyakarta, 21 Februari 2009Disetujui PenanggungjawabPraktikum Mekanika Tanah(R. Andy Erwin Wijaya. ST. MT.) 3. KATA PENGANTARKasih dan damai sejahtera dari Tuhan Yang Maha Bijaksana menyertai kita semua.Terimakasih dan puji syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus atas segalaberkat dan kasihnya sehingga laporan Praktikum Mekanika Batuan dapat terselesaikan tepatpada waktunya.Laporan resmi ini dibuat setelah penulis mengikuti Praktikum Mekanika Batuan.Laporan resmi ini merupakan salah satu syarat mata kuliah wajib pada semester V JurusanTeknik Pertambangan STTNAS.Pada Kesempatan ini pula Penulis ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnyakepada : Tuhan Yesus Kristus segala rahmat dan karunia-nya. Orang yang selalu memberikanku semangat dan mendukungku berupa doa, materialmaupun spiritual yaitu Ayah,Ibu, Kakak dan adik. Bapak Andy Erwin Wijaya, ST.MT, selaku dosen pengampu mata kuliah MekanikaBatuan yang telah memberikan bimbingan dan kuliah Mekanika Batuan Asisten praktikum Bapak Hartono yang telah membimbing penulis dalammelaksanakan praktikum,Thanks banget Pak. Peminjaman laboratorium mekanika tanah sehingga kami dapat melaksanakanpraktikum. Serta semua pihak terutama Anak-anak Tambang 06 yang banyak membantu danalways kompak selalu.Dalam penyusunan laporan ini, penyusun menyadari bahwa masih banyak kekurangansehingga penulis berharap saran maupun kritik yang bersifat membangun sehingga dapatbermanfaat bagi kita semua.Yogyakarta, 21 Februari 2009Penulis 4. DAFTAR ISIKATA PENGANTAR...DAFTAR TABEL......DAFTAR LAMPIRAN......BAB I. PENDAHULUAN.1.1 Latar Belakang...1.2 Maksud dan Tujuan1.2.1 Kadar air.1.2.2 Berat jenis tanah.1.2.3 Batas cair tanah.1.2.4 Batas plastis dan indeks plastisitas.1.2.5 Batas susut dan factor-faktor batas susut...BAB II. DASAR TEORI2.1 Kadar air.2.2 Berat jenis tanah.2.3 Batas cair tanah..2.4 Batas palstis dan indeks plastisitas2.5 Batas susut dan factor-faktor batas susut.......BAB III. PENGUJIAN LABORATORIUM3.1 Kadar air.3.1.1 Sampel uji..3.1.2 Peralatan.3.1.3 Prosedur.3.2 Berat jenis tanah.3.2.1 Sampel uji..3.2.2 Peralatan.3.2.3 Prosedur.3.3 Batas cair tanah..3.3.1 Sampel uji..3.3.2 Peralatan.3.3.3 Prosedur.3.4 Batas plastis dan indeks plastisitas3.4.1 Sampel uji..3.4.2 Peralatan3.4.3 Prosedur.3.5 Batas susut dan factor-faktor batas susut...3.5.1 Sampel uji..3.5.2 Peralatan3.5.3 Prosedur. 5. BAB IV. HASIL PENGUJIAN DAN PERHITUNGAN4.1 Kadar air.4.2 Berat jenis tanah.4.3 Batas cair tanah..4.4 Batas palstis dan indeks plastisitas4.5 Batas susut dan factor-faktor batas susut...BAB V. PEMBAHASAN5.1 Kadar air.5.2 Berat jenis tanah.5.3 Batas cair tanah..5.4 Batas palstis dan indeks plastisitas5.5 Batas susut dan factor-faktor batas susut...BAB VI. KESIMPULAN..DAFTAR PUSTAKALAMPIRAN... 6. DAFTAR TABEL1. Pemeriksaan Kadar Air......2. Penetuan Berat Jenis Tanah...3. Pemeriksaan Batas Cair.4. Pemeriksaan Batas Plastis..5. Pemeriksaan Batas Susut Dan Faktor-Faktor Susut Tanah..6. Tabel Arloji 7. DAFTAR PUSTAKA 8. BAB IPENDAHULUAN1.1 Latar BelakangPengujian di laboratorium maupun penyelidikan di lapangan perlu dilakukan untukmelengkapi pengetahuan ilmu mekanika tanah yang dipelajari lewat perkuliahan.Penyelidikan tanah di lapangan berguna untuk mengetahui suatu daerah/lokasiditinjau dari kestabilan tanah, daya dukung tanah, gaya geser dan lain-lain yang memenuhisyarat atau tidak, jika pada lokasi tersebut didirikan suatu bangunan sipil.Sedang pengujian di laboratorium berguna untuk mengetahui sifat-sifat fisik danmekanik tanah dari percontohan yang diambil di lapangan.Pengujian di laboratorium mekanika yang merupakan materi dalam praktikummeliputi :A. Sifat fisik tanah, yaitu sifat tanah dalam keadaan asli yang digunakan untukmenentukan jenis tanah, terdiri dari :1. Kadar air, bobot isi, berat jenis.2. Batas Atterberg (batas konsistensi), yaitu :a. Batas cair (liquid limit).b. Batas plastis (plastic limit).c. Indeks plastis (plasticity index).d. Batas susut (shirinkage limit).B. Sifat mekanik tanah, yaitu sifat-sifat tanah apabila memperoleh pembeban, dandigunakan sebagai parameter dalam perencanaan pondasi atau kemantapan lereng,diantaranya meliputi :1. Pemedatan tanah (soil compaction), terdiri dari :a. Pemadatan standar.b. Pemadatan modifikasi.2. Kekuatan geser tanah (shear strength of soil), parameternya dapat diperolehdari pengujian :a. Geser langsung (direct shear test).b. Kuat tekan bebas (unconfined compression test).c. Triaksial (triaxial test) 9. 1.2. Maksud dan Tujuan1.2.1 Kadar AirTujuan dari percobaan memeriksa kadar air adalah untuk mengetahui kadar air tanahdari suatu daerah tertu dan kedalaman tertu.1.2.2. Berat Jenis TanahTujuan dari percobaan menentukan berat jenis tanah adalah untuk mengetahui beratjenis dari suatu sampel tanah yang telah diambil, karena tanah terdiri dari beberapa jenis.1.2.3. Batas Cair TanahTujuan percobaan menentukan batas cair tanah. adalah untuk mengetahui batas cairdari suatu tanah dan peralihan kekeadaan keplastis.i) Batas Palstis dan Indeks PlastisitasTujuan percobaan menentukan batas plastis dan indeks plastis adalah untukmengetahui batas plastis dari suatu contoh tanah yang telah diambi.1.2.5. Batas Susut dan Factor-Faktor Batas SusutTujuan percobaan menentukan batas susut adalah untuk mengetahui batas susut,angaka susut, susut volumetric dan susut lineair.1.2.6 Uji Tekan BebasTujuan percobaan uji tekan bebas adalah untuk menentukan kuat tekan bebas tenahkohensif , percobaan ini juga dapat dilakuan pada tanah asli atau tanah pada batuan. 10. BAB IIDASAR TEORI2.1. Kadar AirKadar air tanah adalah perbandingan antara berat air dengan berat butiran yangdikandung dalam tanah dan berat kering tanah yang dinyatakan dalam persen (%). Dapatdiperhitungkan dengan mengTgunakan rumusW(%) =wwswx 100Dengan :W = Kadar airWw = berat airWs = Berat butiran padat2.2. Berat Jenis TanahBerat jenis tanah adalah perbandingan antara berat butir-butir dengan berat airdestilasi di udara dengan volume sama dan temperature tertentu. Biasanya diambil untuktemperature 270C. Dapat diperhitungkan dengan menggunakan rumus :Gs =sywyDengan :Gs = Berat jenis tanahys = Berat volume butiranyw = Berat vol air2.3. Batas Cair TanahBatas cair suatu tanah adalah kadar air tanah tersebut pada keadaan batasperalihan antara cair dan keadaan plastis. Tanah dalam keadaan pada batas cair apabiladiperiksa dengan alat Ca sagrande, kedua bagian tanah dalam mangkok yang terpisah olehalur lebar 2 mm, menutup sepanjang 12,7 mm oleh 25 pukulan. Dapat diperhitungkan denganmenggunakan rumus : 11. menggunakan rumus :LL = WNtgb N 25Dengan :N = Jumlah Pukulan, untuk menutup celah 0,5 in (12,7)WN = Kadar airTg = 0,121 (tapi tg tidak sama dangan 0,121 untuk semua jenisTanah)2.4 Batas Palstis dan Indeks PlastisitasBatas plastis tanah (PL) adalah kadar air minimum ( dinyatakan dalam persen ) bagitanah tersebut yang masih dalam keadaan plastis. Tanah ada pada keadaan plastis, apabilatanah digiling menjadi batang-batang berdiameter 3 mm mulai menjadi retak-retak.Index plastisitas sesuatu tanah adalah bilangan ( dalam persen ) yang merupakanselisih antara batas cair dan batas plastisitasnya. Dapat diperhitungkan dengan menggunakanrumus :PI = LL PL2.5 Batas Susut dan Factor-faktor Batas SusutBatas susut tanah adalah sebagai kadar air pada kedudukan antara daerah semi padatdan padat, yaitu persentase kadar air dimana pengurangan kadar air selanjutnya tidakmengakibatkan perubahan volume tanah. Percobaan batas sust dilaksanakan dalamlaboratorium dengan cawan porselin diameter 44,4 mm dengan tinggi 12,7 mm. Bagiandalam cawan dilapisi dengan pelumas dan diisi dengan tanah jenuh sempurna. Kemudiandikeringkan dalam oven. Volume ditrntikan dengan mencelupkannya dengan air raksa.Apabila berat jenis tanah G diketahui, maka batas susut tanah dapat diperhitunhkan sebagaiberikut :SL =VoWo1-Gx 100%2.6 UJi Tekan BebasKuat tekan bebas adalah besarnya tekanan axial ( kg/cm2 ), yang diperlukan untukmenekan suatu silinder tanah sampai pecah atau besarnya tekanan yang memberikanperpendekan tanh sebesar 20 %, apabila sampai dengan perpendekan 20 % tersebut tanahtidak pecah. 12. BAB IIIPENGUJIAN LABORATORIUM3.1 Kadar Air3.1.1 Sampel UjiContoh tanah ( basah ) yang diperiksa, dengan berat minimum tergantung padaukuran terbesar dari butir tanah :a.) tanah berbutir halus, berat minimum 10 gr 25 gr.b.) Tanah berpasir, berat minimum 50 gr 100 gr.c.) Tanah berkerikil lebih benyak.3.1.2 Peralatan1. Oven dengan suhu dapat diatur konstan pada 1050 1100.2. Timbangan yang mempunyai ketelitian sekurang kurangnya :a.) 0,01 gram - untuk berat kurang dari 100 gram.b.) 0,10 gram - untuk berat antara 100 gram 1000 gram.c.) 1,00 gram - untuk berat lebih dari 1000 gram.3. Desikator.4. Cawan timbang bertutup dari gelas atau logam tahan karat.3.1.3 Prosedur1. Bersihkan dan keringkan cawan timbang, kemudian timbang dan catat beratnya( = W1 ).2. Masukan contoh tanah ( basah ) ke dalam cawan timbang, kemudian bersamatutupnya ditimbang ( = W2 ).3. Dalam keadaan terbuka, cawan bersama tanah dimasukkan dalam oven ( 1050 1100 ) selama 16 24 jam. Tutup cawan disertakan dan jangan sampai tertukardengan cawan lain.4. Cawan dengan tanah kering diambil darioven, didinginkan dalam desikator.Setelah dingin ditutup.5. Cawan tertutup bersama tanah kering ditambang ( = W3 ). 13. 3.2 Berat Jenis Tanah3.2.1 Sampel UjiContoh tanah seberat sekitar 30 gram 40 gram yang akan digunakan untukpemeriksaan secara duplo ( 2 percobaan yang terpisah .3.2.2 Peralatan1. Piknometer, yaitu bot