bab i yunani, dan romawi. penggunaan awal dari botol parfum adalah di mesir sekitar 1000 sm. pada...

Download BAB I Yunani, dan Romawi. Penggunaan awal dari botol parfum adalah di Mesir sekitar 1000 SM. Pada zaman

Post on 19-Jan-2020

0 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang Penelitian

    Pada masa kini penampilan merupakan suatu perhatian utama bagi seluruh

    kalangan masyarakat, seperti busana, tata rias, tata rambut, aksesoris dan lain

    sebagainya. Setiap orang selalu ingin memiliki penampilan yang sempurna agar

    dapat diterima dengan baik di suatu lingkungan dan sebagai pelengkap penampilan.

    Banyak orang yang menggunakan produk tambahan pada tubuhnya seperti produk

    perawatan tubuh, produk wewangian dan produk kosmetik lainnya. Pada saat ini

    produk kosmetik wewangian banyak dipilih agar tubuh memiliki aroma yang segar

    ketika berada di tengah orang banyak. Nilai tambah dari penggunaan wewangian

    adalah dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kenyamanan bagi orang lain yang

    berada di sekitar kita. Minyak wangi atau parfum adalah produk yang sudah tidak

    asing lagi dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai produk wewangian yang dapat

    menunjang penampilan, parfum terdiri dari campuran minyak esensial dan senyawa

    aroma, fiksatif, dan pelarut yang digunakan untuk memberikan aroma wangi untuk

    tubuh manusia, objek, atau ruangan.

    Parfum sudah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu. Kata "parfum" berasal

    dari bahasa Latin per fumum artinya melalui asap. Salah satu kegunaan parfum

    tertua berupa bentuk pembakaran dupa dan herbal aromatik yang digunakan dalam

    pelayanan keagamaan. Biasanya yang digunakan untuk aromatik gums, kemenyan

    dan mur ini dikumpulkan dari pohon. Mesir adalah yang pertama memasukkan

    parfum ke budaya mereka diikuti oleh Cina kuno, Hindu, Carthaginians, Arab,

  • 2

    Yunani, dan Romawi. Penggunaan awal dari botol parfum adalah di Mesir sekitar

    1000 SM. Pada zaman modern, parfum telah berkembang menjadi barang

    komersial yang dengan merek-merek ternama dan harganya yang tinggi, dalam 20

    tahun terakhir ini terdapat peningkatan yang pesat pada jumlah produksi parfum,

    menurut Albano, Goodelman, Kunes & O’Rourke (2010). Oleh sebab itu maka

    hadrilah toko-toko parfum isi ulang untuk menjawab kebutuhan pasar pada saat ini.

    Dari hasil penelitian Borgave & Chaudari (2010), konsumen menilai wangi parfum

    berada diurutan pertama yang dipertimbangkan pada saat akan membeli parfum.

    Urutan selanjutnya adalah merek, harga, dan kemasan parfum itu sendiri.

    Ada beberapa hal yang membuat konsumen memutuskan membeli parfum isi

    ulang pada masa sekarang, salah satunya wangi parfum (kualitas dari produk

    parfum itu sendiri) serta lokasi tempat konsumen membeli produk parfum. Di Kota

    Bandung telah bermunculan toko-toko parfum isi ulang dengan bermacam nama

    dan skala, mulai dari toko ternama, memiliki satu toko, sampai memiliki banyak

    toko cabang. Kehadiran toko parfum isi ulang ini banyak menawarkan jenis-jenis

    parfum, mulai dari parfum lokal sampai internasional, jenisnya mulai dari bibit

    parfum hingga parfum campuran. Salah satu toko parfum isi ulang di Kota Bandung

    adalah Istana Refill Parfume yang beralamat di Jl. Jend. A. Yani No.915 Cicaheum,

    Bandung. Toko parfum isi ulang Istana Refill Parfume menawarkan produk parfum

    isi ulang dengan berbagai varian aroma sehingga konsumen dapat memilih sesuai

    selera dan harga.

    Berikut merupakan contoh dari daftar nama dan harga parfum yang dijual di

    Toko Istana Refill Parfume Cabang Cicaheum, Bandung:

  • 3

    Tabel 1.1

    Contoh Daftar Nama dan Harga Produk Parfum Toko Istana Refill Parfume

    Cabang Cicaheum

    No. Merek Parfum/ Produk Harga/ml

    1. Axe – Black Rp.1.800,-

    2. Bellagio Rp.1.800,-

    3. Bulgari – Man Rp.1.800,-

    4. Casablanca Rp.1.800,- 5. Channel - Allure Woman Rp.2.250,-

    6. Davidoff - Cool Water Man Rp.1.800,-

    7. Dolce & Gabbana - D&G Rose The One Rp.2.500,-

    8. Escada - Sexy Garfity Rp.1.800,-

    9. Ferrari - Light Esence Rp.2.500,-

    10. Gatsby Rp.1.800,-

    11. Hugo Boss - Dark Blue Rp.2.250,-

    12. Jennifer Lopez – Still Rp.2.250,-

    13. Kenzo – Flower Rp.2.250,-

    14. Marlboro Sport Rp.1.800,-

    15. Oriflame - Dancing Lady Rp.1.800,-

    16. Puma Extreme Rp.1.800,-

    17. Revlon - Charlie Gold Rp.1.800,-

    18. Spalding Rp.1.800,-

    19. Victoria's Secret - Aqua Kiss Rp.2.500,-

    20. Arabic Parfume - Hajjar Aswad Rp.2.500,- Sumber: Istana Refill Parfum cabang Cicaheum

    Toko Istana Refill Parfume berdiri sejak tahun 2008 hingga sekarang mampu

    memenuhi kebutuhan konsumen akan parfum sebagai alat penunjang penampilan,

    kini telah memiliki 4 cabang dan berpusat di Cimindi, Kota Cimahi. Kualitas

    produk dengan berbagai bervarian serta lokasi strategis berada di pinggir jalan dari

    pusat keramaian mampu menjadikan Toko Istana Refill Parfume bersaing dengan

    toko parfum isi ulang lainnya sampai saat ini.

    Berikut data terbaru pendapatan Toko Istana Refill Parfum Cabang Cicaheum

    dari penjualan sepanjang tahun 2017:

  • 4

    Tabel 1.2

    Pendatapan Perbulan Toko Istana Refill Parfume Cabang Cicaheum

    Tahun 2017

    No. Bulan Pendapatan

    1. Januari Rp.29.426.000,-

    2. Februari Rp.25.570.000,-

    3. Maret Rp.28.593.000,-

    4. April Rp.28.186.000,-

    5. Mei Rp.30.431.000,-

    6. Juni Rp.35.897.000,-

    7. Juli Rp.27.513.000,-

    8. Agustus Rp.30.173.000,-

    9. September Rp.27.763.000,-

    10. Oktober Rp.29.325.000,-

    11. November Rp.26.715.000,-

    12. Desember Rp.29.476.000,-

    Total Rp.349.068.000,-

    Sumber: Istana Refill Parfume cabang Cicaheum

    Berdasarkan data tabel pendapatan perbulan di atas dapat dianalisis bahwa

    sepanjang tahun 2017 Toko Istana Refill Parfum mengalami pendapatan yang

    fluktuatif. Dengan pendapatan tertinggi sebesar Rp.35.897.000,- pada bulan Juni,

    pendapatan terendah sebesar Rp.25.570.000,- pada bulan Februari, dan rata-rata

    pendapatan dalam setahun sebesar Rp.29.089.000,-.

    Seiring berjalannya waktu, Toko Istana Refill Parfume tidaklah selalu mulus

    dalam kinerja operasionalnya. Terdapat beberapa permasalahan yang peneliti

  • 5

    temukan di lapangan, masalah tersebut mengenai Keputusan Pembelian. Masalah

    terjadi ketika konsumen memutuskan untuk mengurungkan berbelanja produk

    parfum di toko tersebut disebabkan oleh aroma dari parfum isi ulang tidak sesuai

    dengan selera konsumen, juga terjadinya fluktuasi pendapatan perbulan toko

    sepanjang tahun 2017 yang telah dipaparkan pada tabel di atas yang tentunya

    diakibatkan oleh keputusan pembelian konsumen setiap bulannya. Menurut Kotler

    (2002), keputusan pembelian adalah tindakan dari konsumen untuk mau membeli

    atau tidak terhadap suatu produk.

    Kemudian permasalahan selanjutnya yaitu kualitas produk. Pembeli

    terkadang merasa aroma parfum yang diterima kurang menyengat seperti

    sebelumnya, hal ini bisa disebabkan oleh campuran dari bibit parfum itu sendiri,

    atau pemilihan jenis aroma yang diminta konsumen berbeda dari sebelumnya.

    Selain itu permasalahan lain dari kualitas produk di toko tersebut adalah pembeli

    sering mengeluhkan daya tahan botol parfum yang kurang baik, mulai dari botol

    bocor atau cacat, dan tidak berfungsi dalam jangka waktu tertentu. Menurut Kotler

    dan Keller (2009) menyatakan bahwa kualitas produk adalah kemampuan suatu

    produk untuk memberikan hasil atau kinerja yang sesuai bahkan melebihi dari apa

    yang diinginkan pelanggan.

    Kemudian permasalahan lainnya yaitu lokasi toko. Pembeli sering mengalami

    kendala ketika akan berbelanja, diakibatkan minimnya lahan parkir yang di

    sediakan Toko Istana Refill Parfume. Ketika kondisi sedang ramai pengunjung

    lahan parkir akan penuh, itulah yang mengakibatkan konsumen yang hendak

    membeli mengurungkan niat untuk berbelanja akibat kesulitan untuk memarkirkan

  • 6

    kendaraan. Selain itu permasalahan lain dari lokasi adalah ukuran toko yang kecil

    membuat konsumen sulit untuk melihat atau menyadari keberadaan toko dari

    kondisi jalan yang ramai dan macet. Menurut Buchari Alma (2003), lokasi adalah

    tempat perusahaan beroperasi atau tempat perusahaan melakukan kegiatan untuk

    menghasilkan barang dan jasa yang mementingkan segi ekonominya.

    Dari permasalahan yang ditemui di lapangan serta data pendapatan sepanjang

    tahun 2017 yang telah dipaparkan di atas, terlihat adanya hubungan di antar

    keduanya bahwa kualitas produk dan lokasi dapat mempengaruhi keputusan

    pembelian konsumen yang berdampak pada pendapatan perbulan toko tersebut.

    Oleh karena itu, maka dilakukan penelitian dengan judul “Pengaruh Kualitas

    Produk dan Lokasi Terhadap Keputusan Pembelian Pada Toko Istana Refill

    Parfume” (Cabang Jl. Jend. A. Yani No. 915 Cicaheum, Bandung).

    B. Identifikasi Masalah

    Dari latar belakang di atas maka permasalahan dapat diidentifikasi sebagai

    berikut :

    1. Konsumen menganggap kualitas parfum kurang baik karena aroma dari parfum

    isi ulang tidak sesuai selera, serta botol parfum yang dijual kurang memiliki

    kualitas yang baik.

    2. Konsumen cenderung kesulitan