diklat jalan berkeselamatan · dapat menuntun ahli teknik untuk perbaikan lokasi resiko tinggi....

Post on 28-Sep-2020

7 Views

Category:

Documents

0 Downloads

Preview:

Click to see full reader

TRANSCRIPT

PENGENALAN AUDIT

KESELAMATAN JALAN

DIKLAT JALAN BERKESELAMATAN Jakarta, 3 Desember 2016

1

KEMENTERIAN PEKERJAAM UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA PUSAT PENDIDIKAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN JALAN, PERUMAHAN, PERMUKIMAN DAN PENGEMBANGAN INFRASTRUKTUR WILAYAH

Pengenalan Audit Keselamatan Jalan

2

TUJUAN PEMBELAJARAN UMUM

Peserta mampu menjelaskan audit keselamatan jalan

serta penata laksanaan audit keselamatan jalan dalam

mewujudkan jalan berkeselamatan.

TUJUAN PEMBELAJARAN KHUSUS

Peserta mampu menjelaskan:

1. Pemahaman audit keselamatan jalan, sasaran

dilakukannya dan dibutuhkannya audit keselamatan

jalan.

2. Tujuan dan manfaat dilaksanakannya audit

keselamatan jalan, ketentuan umum dan ketentuan

teknis audit keselamatan jalan.

3. Pengerjaan audit keselamatan jalan sejak tahap

persiapan sampai dengan laporan hasil audit.

Pembahasan Pengenalan

Audit Keselamatan Jalan

1. Menjelaskan apa audit keselamatan jalan dan manfaatnya;

2. Menjelaskan proses audit keselamatan jalan;

3. Mendorong untuk menerapkan pertimbangan keselamatan jalan, khususnya dalam tahap desain;

3

Kebijakan terkait Keselamatan Jalan

UU 38/2004 tentang Jalan PP 34/2006 tentang Jalan UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan

Jalan Resolusi PBB No 62/255 tentang Improving Road Safety Rencana Umum Nasional Keselamatan Jalan

AUDIT KESELAMATAN JALAN

adalah : “pemeriksaan suatu proyek jalan atau lalu

lintas, eksisting atau baru, oleh suatu tim ahli yang independen, yang melaporkan kinerja keselamatan dan potensi tabrakan pada proyek tersebut”

Jadi Audit Keselamatan Jalan.....

Suatu proses pemeriksaan yang formal – bukan informal.

Dilaksanakan oleh personel yang independen terhadap proyek jalan dan mempunyai pengalaman dan pelatihan yang terkait.

Lingkup pemeriksaan terbatas pada isu keselamatan jalan.

.......tetapi

Audit keselamatan jalan tidak mengambil alih tanggung jawab proyek.

Tanggung jawabnya tetap pada manajer proyek.

Audit Keselamatan Jalan .....

Memerlukan penilaian profesional. Membantu memasukkan pertimbangan keselamatan

pada proyek jalan. Barangkali satu-satunya kesempatan keselamatan

jalan dipertimbangkan dalam suatu proyek. Audit: biaya rendah, tapi manfaat tinggi

Istilah lain dari investigasi blackspot. Pengganti investigasi blackspot. Istilah baru dari inspeksi lapangan. Suatu kesempatan untuk mendesain ulang proyek. Pemeriksaan terhadap standar desain.

Audit Keselamatan Jalan ..... bukan

AUDIT KESELAMATAN JALAN

Ψ Audit keselamatan jalan telah terbukti sangat efektif saat dilakukan pada tahap perencanaan dan desain suatu proyek jalan.

Ψ Dinamakan audit keselamatan jalan karena

keselamatan jalan adalah satu-satunya fokus. Ψ Audit keselamatan jalan bukan sekedar

pemeriksaan apakah standar sudah dipenuhi. Tapi lebih pada penilaian bagaimana pengguna jalan akan menggunakan jalan, dan apakah ada atau tidak masalah keselamatan.

AKJ bukanlah pemeriksaan terpenuhinya standar desain.

Standar desain merupakan hal penting namun tidak menjamin keselamatan yang optimal dalam semua kasus karena:

Ῡ Tidak hanya berdasarkan pada keselamatan. Ῡ Merupakan persyaratan minimal. Ῡ Mencakup situasi umum atau biasa, tidak

semua situasi. Ῡ Masing-masing unsur jalan yang dirancang

untuk sebuah standar mungkin aman secara tunggal tetapi belum tentu ketika dikombinasikan.

Ῡ Mungkin tidak sesuai atau sudah kedaluwarsa

11

Audit Keselamatan Jalan.....

Menggabungkan antara seni memahami bagaimana pengguna akan menggunakan jalan baru dan ilmu rekayasa keselamatan jalan (road safety engineering).

Merupakan safety assurance bagi suatu

jalan baru.

12

Tujuan Audit Keselamatan Jalan

Mengurangi biaya (mahal utk memperbaiki setelah terbangun).

Meminimalkan risiko tabrakan pada jaringan jalan sekitarnya

Meningkatkan perlunya rekayasa keselamatan jalan dalam pekerjaan desain jalan.

Meningkatkan keselamatan semua pengguna jalan pada semua rencana jalan baru dan eksisting.

13

Kenapa perlu audit ?

Adanya defisiensi dalam Standar seperti yang diuraikan sebelumnya.

Kombinasi elemen desain Kompromi antara keselamatan dan

kapasitas Perubahan saat konstruksi

14

pertimbangkan....

Semakin dini AKJ dilaksanakan, hasilnya akan semakin baik.

Perancangan proyek jalan yang hanya sesuai standar dan panduan tidak selalu menghasilkan jalan yang aman digunakan untuk seluruh pengguna jalan.

AKJ tidak menjamin jalan yang benar-benar “aman”, yang ditawarkan adalah jalan dengan risiko kecelakaan yang lebih rendah.

15

PENTING diketahui….

Auditor bekerja berdasarkan Pedoman Audit Keselamatan Jalan dan Daftar Periksa

Namun keduanya hanyalah sebagai acuan dan

pengingat… …. Ketajaman dalam menemu kenali dan

menganalisis berbagai macam defisiensi keselamatan sangat bergantung pada kompetensi dan pengalaman auditor.

16

Pedoman Audit Keselamatan Jalan

Pedoman Audit Keselamatan Jalan – Pd-T-17-2005-B Austroads 2009 – Guide to Road Safety Part 6: Road Safety

Audit

17

Kompetensi yang Perlu Dimiliki oleh Auditor Keselamatan Jalan

Pengetahuan dasar : Rekayasa dan manajemen lalulintas Perancangan dan konstruksi jalan raya Paham perilaku pengguna jalan. Pengalaman (untuk Senior Auditor) : Lulus dalam pelatihan khusus auditor keselamatan jalan

(minimal berdurasi 2 hari) Paling tidak telah 5 tahun berkecimpung dalam bidang

perancangan jalan, konstruksi jalan, atau rekayasa lalulintas Telah mengikuti paling tidak 5 audit formal, termasuk di

dalamnya 3 audit tahap perencanaan Paling tidak masih terlibat secara aktif dalam audit

keselamatan minimal 1 kali setahun

(Austroads, 2002)

18

Audit Keselamatan Jalan Eksisting:

Mempertimbangkan semua isu terkait yang berpotensi kecelakaan di jalan.

Berguna saat tidak ada data kecelakaan yang lengkap. Dapat menuntun ahli teknik untuk perbaikan lokasi resiko tinggi.

Tetapi terlalu banyak audit pada jalan eksisting, dapat: Menyebabkan harapan tidak terpenuhi jika pekerjaan perbaikan tidak

dilakukan. Menyebabkan kesalahpahaman tentang manfaat audit tahap desain. Menyebabkan kebingungan terhadap investigasi tabrakan (blackspot). Seharusnya sudah menjadi bagian dari program pemeliharaan yang

baik.

Jika audit jalan eksisting menemukan suatu potensi tabrakan, bagaimana dapat manajer jalan memutuskan memperbaiki, sedangkan masih terdapat blackspot (didasarkan pada data tepercaya) yang menunggu pembiayaan.

19

Tim Audit Auditor tunggal : hanya untuk proyek kecil. Tim audit: sebagai patokan 2 auditor (pengetahuan yang berbeda

membantu menemukan lebih banyak masalah keselamatan dan seringkali membantu merumuskan rekomendasi yang lebih baik).

Dimungkinkan: auditor internal dan eksternal membentuk satu tim.

Tim dua orang untuk jalan arteri, jalan raya (minimum). Tim satu orang – hanya untuk proyek jalan lokal kecil.

20

Tim Audit Keselamatan Jalan. Mempunyai prosedur (prosedur AKJ, mekanisme

pelaporan, mekanisme tanggapan) dalam melaksanakan tugas.

Memahami standar-standar terbaru. Memahami kriteria desain. Memahami kondisi lapangan.

Ahli rekayasa/Insinyur.....

Ahli rekayasa/Insinyur.....

Memecahkan/menyelesaikan masalah.

Menemukan masalah.

21

Blackspot --- Audit

Investigasi blackspot memeriksa apa yang salah, kenapa salah, dan menyarankan cara-cara mengurangi risikonya dari kesalahan di masa mendatang.

Idealnya, kita hanya perlu melakukan audit keselamatan jalan agar tidak menciptakan blackspot baru. Audit jalan eksisting secara reguler dapat meminimalisir resiko.

Audit memeriksa apa yang mungkin dapat menyebabkan kesalahan dan menyarankan cara-cara mencegah hal ini.

Tetapi ternyata terdapat banyak problem keselamatan. Investigasi blackspot merupakan upaya mengurangi sejumlah kecelakaan yang terjadi pada suatu lokasi.

Enam tahap “Audit Keselamatan Jalan”

Studi Kelayakan

Desain Awal

Desain Detail

Pek. Konstruksi

Pra-operasi

Jalan Eksisting INSPEKSI KESELAMATAN

JALAN

23

Kebutuhan akan AKJ

24

25

Data direview dengan seksama

Gunakan checklist

26

Inspeksi lapangan

27

28

Penetapan Tingkat Resiko

29

Penetapan Tingkat Resiko

30

Tanggapan laporan Audit

31

Pengamatan dalam AKJ

32

Pengamatan dalam AKJ

33

Pengamatan dalam AKJ

34

Pengamatan dalam AKJ

35

Pengamatan dalam AKJ

36

Pengamatan dalam AKJ

37

Audit tahap studi kelayakan meninjau

Pemilihan rute Standar disain Dampak pada jaringan jalan sekitar

Tipe simpang ....dan lainnya

38

Sebuah kota kecil mengusulkan pembangunan jalan Lingkar karena jalan eksisting sudah terlalu padat

39

By-Pass akan membawa lalu lintas keluar kota.. Adakah permasalahan keselamatan?

40

Tim audit memeriksa usulan rencana

Tikungan Lama

41

Tikungan lama setelah rencana by-pass

42

Tim audit memeriksa usulan rencana

Tikungan Lama

Sekolah

43

Rencana Bundaran

44

Tim audit memeriksa usulan rencana

Tikungan Lama

Sekolah

Jalur Pejalan kaki

45

Rencana Bundaran

46

Kendaraan berkecepatan tinggi memasuki tikungan lama

47

Tim audit memeriksa usulan rencana

Tikungan Lama

Sekolah

Jalur Pejalan kaki

Bagaimana pejalan kaki menyebrang jalan?

48

Tim audit melaporkan potensi masalah keselamatan

Pejalan kaki anak & pengendara sepeda pada bundaran besar

Pejalan kaki yang berusaha menyeberang By-Pass Kecepatan lebih tinggi memasuki tikungan lama Desain tidak jelas pada akhir bagian timur

Apakah audit keselamatan jalan..... hanyalah pengecekan standar??

Standar apa yang digunakan dalam contoh ini? Tidak ada! Audit keselamatan jalan

bukanlah hanya pengecekan standar

49

Pejalan kaki menyeberang di jalan berkecepatan tinggi

Sulit Menawarkan alternatif kepada tim desain:

Overpass/ underpass? Sinyal lalu lintas? Memotong median? Tidak melakukan apa-apa! Pastikan bukan zebra crossing!!!

Pejalan kaki anak pada rencana bundaran

Sulit Menawarkan alternatif kepada tim desain: Dengan rambu stop/give way?

Perencana bertanggung jawab untuk memutuskan dan menyerahkan gambar baru kepada manajer proyek.

Manajer proyek perlu menanggapi masalah keselamatan ini dan menindaklanjuti dengan perbaikanperbaikan yang diperlukan.

50

Audit tahap desain awal memperhatikan…. geometrik alinyemen layout persimpangan penampang melintang pengguna jalan yang rawan terdampak ……dan lain-lain

52

Audit tahap desain awal memperhatikan….

53

Audit tahap detail desain meninjau … isu clear zone rambu-rambu/garis marka proteksi tabrakan pengendalian lalu lintas disain geometrik lampu penerangan ……..dan lain-lain

54

Contoh AKJ tahap DED

55

Contoh AKJ tahap DED

Rekomendasi: √ Pindahkan saluran sehingga berada di luar clear zone √ Re-desain saluran sehingga lebih landai √ Sediakan penutup saluran

56

Contoh AKJ tahap DED

57

AKJ masa Konstruksi

Audit selama konstruksi meninjau…. proteksi tabrakan pada lokasi pekerjaan delineasi pengendalian lalu lintas manajemen lalu lintas keselamatan pekerja rambu, penerangan .. dan lain-lain

58

AKJ masa Konstruksi

59

AKJ masa Konstruksi

60

AKJ masa Konstruksi

61

AKJ masa Konstruksi

62

AKJ masa Konstruksi

63

AKJ masa Konstruksi

64

AKJ masa Konstruksi

65

AKJ masa Konstruksi

66

AKJ masa Konstruksi

Kita seharusnya jangan hanya menyalahkan pengemudi/pengendara?

67

AKJ masa Konstruksi

68

Audit Pra-opening meninjau isu-isu audit sebelumnya proteksi tabrakan pembetulan rambu/marka jalan pandangan/ pendapat pengguna ……dan lain-lain

Rambu yang digunakan salah, seharusnya digunakan rambu “pengurangan lajur kiri”, bukan rambu “penyempitan di kiri jalan”

69

Contoh AKJ Pra-opening

Gore area terlalu sempit,

end wall yang merupakan

road side hazard terlalu dekat dengan lajur lalu lintas

CRASH CUSHION

70

Contoh AKJ Pra-opening

71

Contoh AKJ Pra-opening

Overlaping yang salah dan berbahaya

72

Biaya dan Manfaat AKJ

Biaya Audit Keselamatan Jalan adalah bagian kecil dari biaya disain… 1 – 2 % dari total biaya desain. Kira-kira 0,5 % dari total biaya proyek.

$10,000/stage untuk proyek besar $2-4,000/stage untuk proyek lebih kecil

(Vicroads, 2009)

73

Biaya dan Manfaat AKJ

(Vicroads, 2009)

Rata-rata penghematan dari pelaksanaan audit pada tahap disain adalah $15,000 US.

Tahun pertama Rate of Return adalah 120% jika rekomendasi audit dilakukan.

BCR besar 36:1 untuk audit tahap disain

6:1 untuk audit jalan eksisting

Audit Keselamatan Jalan – makin dini, makin baik – lebih berkeselamatan, lebih murah.

74

Terima Kasih

top related