laporan praktikum

Click here to load reader

Post on 30-Nov-2015

505 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

laporan praktikum

TRANSCRIPT

DAFTAR ISIDaftar Isi1Laporan Praktikum ITujuan Percobaan4Dasar Teori4Waktu dan Tempat Pelaksanaan6Alat & Bahan6Prosedur dan Langkah-Langkah Kerja7Pertanyaan/Diskusi Hasil Pengamatan8Analisis dan Pembahasan9Kesimpulan10Laporan Praktikum IITujuan Percobaan12Dasar Teori12Waktu dan Tempat Pelaksanaan14Alat & Bahan15Prosedur dan Langkah-Langkah Kerja15Pertanyaan/Diskusi Hasil Pengamatan18Analisis dan Pembahasan19Kesimpulan20Laporan Praktikum IIITujuan Percobaan22Dasar Teori22Waktu dan Tempat Pelaksanaan25Alat & Bahan25Prosedur dan Langkah-Langkah Kerja26Pertanyaan/Diskusi Hasil Pengamatan28Unjuk Kreativitas29Analisis dan Pembahasan31Kesimpulan33Daftar Pustaka34

LAPORAN PRAKTIKUM I

TUJUAN PERCOBAANMengidentifikasikan perbedaan sel hewan dengan sel tumbuhan

DASAR TEORIPengertian sel Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupai dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan di atur dalam suatu sel dan berlangsung didalamnya. Sel juga terbagi menjadi 2 yaitu: sel eukariota, dan sel prokariota. Sel prokariota beradaptasi dengan kehidupan uniselular, sedangkan sel-sel eukariota beradaptasi untuk hidup saling kerja sama dalam lingkup yang rapi (anonymous 2009)Bentuk-bentuk sel dan contohnyaPada sel hewan bentuknya tidak tetap karena tidak memiliki dinding sel , sehinga membrane sel dapat bergerak dengan bebas. Pada tumbuhan bentuknya tetap karenamemiliki dinding sel, sehingga gerakaan membrane sel terbatas. Sel bisa berbentuk batang (basil), bulat (coclus), oval dan spiral (anonymous 2009).Bagian-bagian sel dan fungsinya > Membran plasma : berfungsi untuk melindungi sel, mengatur keluar masuknya zat-zatdan sebagai respirator dari rangsanganluar sel.> Sitoplasma : sebagai tempat berlangsungnya reaksi metabolisme sel.> Nukleus : sebagai pengendali kehidupan sel, pengatur pembelahan sel, pengatur warisan sifat dan pengatur pembelahan sel. > lisosom : berfungsi mencerna zat-zat yang masuk ke dalam sel> RE (halus) : berfungsi mensitesis lemak, dan menetralisir racun.> kompleks golgi : organel yang menampung dan mengolah protein. > mikrotubulus : mengatur dalam pergerakan kromosom saat sel membelah. > vakoula : tempat menyimpan cadangan makanan > mitokondria : sebagai tempat respirasi selular.> badan bolgi : merupakan tempat situs respirasi selular.> kloroplas : tempat berlangsungnya fotosintesis. Perbedaan sel hewan dengan sel tumbuhan NoSel tumbuhanSel hewan

1Tidak ada sentriolTerdapa sentriol

2Terdapat sitokenesisTidak ada pembentukan dinding sel

3Tidak ada pembatasan pertumbuhanTerdapat batasan pertumbuhan

4Sel lebih besarSel lebih kecil

5Tidak mempunyai sentrosomMempunyai sentrosom

6Tidak memiliki lisosomMemiliki lisosom

7Mempunyai dinding selMempunyai dinding sel

WAKTU & TEMPAT PELAKSANAAN Tempat: Laboratorium Biologi SMA Negeri 1 Sangatta Utara Waktu: Rabu, 10 Agustus 2011

ALAT & BAHAN1. Mikroskop2. Kaca Objek3. Kaca penutup4. Silet5. Pinset6. Jarum Preparat7. Spatula/Tusuk Gigi8. Pipet9. Jaringan Mukosa Mulut10. Lapisan bagian dalam bawang (Alium Cepa)11. Larutan Metelin Biru12. Larutan YodiumPROSEDUR/LANGKAH KERJA1. Kegiatan Mengamati Sel Hewan a. Siapkan gelas benda atau kaca objek yang bersih dan tetesi dengan setetes larutan metelin biru.b. Koreklah pada permukaan tepi pipi pada rongga mulut secara hati-hati dengan menggunakan spatula atau tusuk gigi yang bersih.c. Oleskan jaringan mukosa mulut yang telah diambil pada gelas benda yang telah diisi oleh larutan metelin biru.d. Tutuplah dengan gelas penutup, kemudian amatilah dengan menggunakan mikroskop

2. Kegiatan mengamati sel tumbuhan a. Siapkan gelas benda atau kaca objek yang bersih dan tetesi dengan seteteslarutan metelin biru.b. Ambillah umbi bawang merah dan potonglah secara vertikal di tengah sehingga terlihat penampang umbi.c. Tariklah perlahan lapisan tipis yang ada diantara daun sisik menggunakan pinset, usahakan jaringan tidak rusak.d. Letakkan potongan jaringan umbi bawang merah pada gelas yang telah ditetesi larutan yodium. Dan selanjutnya ditutup dengan kaca penutup. e. Amatilah preparat yang telah anda buat dengan menggunakan mikroskopf. Catatlah dari hasil pengamatan kegiatan I dan II.

PERTANYAAN/ DISKUSI HASIL PENGAMATANPertanyaan dan Diskusi :1. Bagian-bagian sel apa saja yang dapat anda cermati dari jaringan mukosa mulut?2. Bagian-bagian sel apa saja yang dapat anda amati dari jaringan umbi bawang merah ?3. Apakah perbedaan struktur sel hewan dengan sel tumbuhan dari hasil pengamatan anda?

Jawaban Diskusi:1. Nukleus, sitoplasma, dan membran sel.2. Nukleus, Dinding Sel, sitoplasma.3. Dari hasil pengamatan kami, kami menemukan perbedaan struktur sel pada sel hewan dan sel tumbuhan, yaitu terletak pada dinding selnya. Dimana pada sel tumbuhan memiliki dinding sel sedangkan pada sel hewan tidak memiliki dinding sel. Gambar Hasil Pengamatan

Sel Jaringan Mukosa MulutSel Jaringan Umbi Bawang MerahANALISIS & PEMBAHASANHasil dari percobaan pertama dari hasil pengamatan terlihat bahwa sel jaringan mukosa mulut terdiri dari bagian-bagian sel berupa Nukleus , sitoplasma, dan membran sel.Hasil dari percobaan kedua dari hasil pengamatan terlihat bahwa sel jaringan umbi bawang merah terdiri dari bagian-bagian sel berupa Nukleus, Dinding Sel, sitoplasma.Dari hasil pengamatan kami, kami menemukan bahwa pada sel jaringan umbi bawang merah dan sel jaringan mukosa sama-sama memiliki nukleus dan sitoplasma namun da perbedaannya, perbedaan struktur sel pada sel hewan dan sel tumbuhan, yaitu terletak pada dinding selnya. Dimana pada sel tumbuhan memiliki dinding sel sedangkan pada sel hewan tidak memiliki dinding sel.

KESIMPULANSetelah melakukan praktikum biologi mengenai sel hewan dan sel tumbuhan dapat disimpulkan bahwa: Sel merupakan penyusun struktur kehidupan yang paling kecil atau paling sederhana . Pada sel hewan bentuk sel tidak tetap karena tidak memiliki dinding sel sehingga membran sel dapat bergerak dengan bebas. Pada tumbuhan memiliki bentuk yang tetap karena memliki dinding sel sehingga gerakan membran sel terbatas. Pada praktikum mengenai sel hewan dan tumbuhan adapun alat-alat yang digunakan diantaranya: Mikroskop, Kaca Objek, Kaca penutup, Silet, Pinset, Jarum Preparat, Spatula/Tusuk Gigi, dan Pipet Pada praktikum mengenai sel hewan dan tumbuhan adapun bahan-bahan yang digunakan adalah: Jaringan Mukosa Mulut, Lapisan bagian dalam bawang (Alium Cepa), Larutan Metelin Biru, dan Larutan Yodium.

LAPORAN PRAKTIKUM II

TUJUAN PERCOBAANMendeskripsikan Difusi Zat Cair dan Zat Padat dalam Air

DASAR TEORIDifusi adalah perpindahan molekul-molekul dari konsentrasi tinggi menuju konsentrasi rendah, baik melalui membran plasma maupun tidak. Perbedaan konsentrasi yang ada pada dua larutan disebut gradien konsentrasi. Difusi akan terus terjadi hingga seluruh partikel tersebar luas secara merata atau mencapai keadaan kesetimbangan dimana perpindahan molekul tetap terjadi walaupun tidak ada perbedaan konsentrasi. Contoh yang sederhana adalah pemberian gula pada cairan teh tawar. Lambat laun cairan menjadi manis. Contoh lain adalah uap air dari cerek yang berdifusi dalam udara.Difusi yang paling sering terjadi adalah difusi molekuler. Difusi ini terjadi jika terbentuk perpindahan dari sebuah lapisan (layer) molekul yang diam dari solid atau fluida.1. Difusi sederhanaDifusi sederhana berarti bahwa gerakan kinetik molekuler dari molekul ataupun ion terjadi melalui celah membran atau ruang intermolekuler tanpa perlu berikatan dengan protein pembawa pada membran. Kecepatan difusi ditentukan oleh : jumlah zat yang tersedia, kecepatan gerak kinetik dan jumlah celah pada membran sel. Difusi sederhana ini dapat terjadi melalui dua cara:a. Melalui celah pada lapisan lipid ganda, khususnya jika bahan berdifusi terlarut lipid.b. Melalui saluran licin di beberapa protein transpor.Difusi melalui lapisan lipid gandaSalah satu faktor paling penting yang menentukan kecepatan suatu zat melalui lapisan lipid ganda adalah kelarutan lipid dan zat terlarut. Seperti misalnya kelarutan oksigen,nitrogen, karbondioksida dan alkohol dalam lipid sangat tinggi,sehingga semua zat ini langsung larut dalam lapisan lipid ganda dan berdifusi melalui membran sel sama seperti halnya dengan difusi yang teradi dalam cairan. Kecepatan zat-zat ini berdifusi melalui membran dibandingkan langsung dengan sifat kelarutan lipidnya.Difusi melalui saluran proteinAir tidak dapat menembus lapisan lipid ganda,air dapat menembus membran sel dengan mudah ,molekul ini berjalan melalui saluran protein. Molekul lain yang bersifat tidak larut dalam lipid dapat berjalan melalui saluran pori protein dengan cara yang sama seperti molekul air jika ukuran molekulnya cukup kecil. Semakin besar ukurannya, kemampuan penetrasinya menurun secara cepat. Saluran protein dibedakan atas dua sifat khas : sebuah. Saluran ini bersifat permeabel selektif terhadap zat. Saluran ini dapat dibuka dan ditutup oleh gerbang.Sebagian besar saluran protein bersifat sangaet selektif untuk melakukan transpor satu atau lebih ion atau molekul spesifik. Ini akibat dari fitur khusus saluran itu sendiri seprti diameternya,bentuknya dan jenis muatan listrik di sepanjang permukaan dalamnya. Salah satu contoh saluran yang paling penting yaitu saluran natrium,permukaan dalam saluran ini bermutan negatif kuat. Muatan negatif ini menarik ion natrium kedalam saluran kemudian ion natrium ini berdifuisi kedalam sel. Saluran natrium ini secara spesifik bersifat selektif untuk jalannya ion-ion natrium. Sebaliknya ada serangkian saluran protein yang bersifat untuk transpor kalium. Saluran ini berukuran lebih kecil dari pada saluran natrium dan tidak bermuatan negatif,sehingga tidak memiliki daya tarik kuat untuk menarik ion-ion agar masuk kedalam saluran. Karena ukurannya yang kecil hanya dapat dilalui oleh ion kalium,sehingga

View more