tektrak 6 terakhir

Click here to load reader

Download tektrak 6 terakhir

Post on 30-Sep-2015

230 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

dfg

TRANSCRIPT

Niar Suwiarti240110120088

LAPORAN PRAKTIKUMTEKNOLOGI TRAKTOR6. Ujian Praktikum

Oleh : Kelompok 31. Haris Setiawan2401101200702. Fathia Salsabila Emmaputri 2401101200713. Astoka Sarah 2401101200794. Hafidz Mukhlisin 2401101200845. Niar Suwiarti 240110120088

Asisten : 1. M. Akbar Anugrah2. Dudin Zaenudin3. Ganjar Wijaya4. Rizky Tanda5. Ricky Hasiholan6. Dwi Agustina K

DEPARTEMEN TEKNIK DAN MANAJEMEN INDUSTRI PERTANIANFAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI PERTANIANUNIVERSITAS PADJADJARAN2014HASIL

1. HasilTabel 1. Tabel Hasil Pengukuran Slip pada Traktor TunggalDataUkuranSatuann = 10

D roda belakang0,57M

Jarak teoritis (So)20,3M

Jarak actual (Sb)17,1317,32M

Waktu (t)45,6429,10S

Tabel 2. Tabel Hasil Pengukuran Slip pada Traktor GandaDataUkuranSatuan

D roda belakang1,21m

Jarak teoritis (So)37,85m

Jarak actual (Sb)37,2m

Waktu (t)86s

Tabel 3. Data Hasil Perhitungan Pemasangan Implemen Dan Mengendarai Traktor GandaDataUkuranSatuan

Waktu3menit

2. Perhitungan2.1 Perhitungan Poros Tunggal Perhitungan Pergi1. Kecepatan

1. Slip 15,615 %1. Jarak teoritis

Perhitungan Pulang1. Kecepatan

1. Slip 14,68 %1. Jarak teoritis

2.2 Perhitungan Poros Ganda1. Kecepatan

2. Slip 1,717 %3. Jarak teoritis

PEMBAHASAN

Praktikum Teknologi Traktor adalah Praktikum yang mendukung penyampaian materi pada ruangan kelas, Pada Praktikum ini Praktikan diperkenalkan secara langsung kepada traktor yang sering digunakan pada lahan pertanian. Traktor yang dikenalkan pada Praktikum teknologi Traktor ada dua jenis yaitu traktor Poros tunggal (Traktor tangan) dan traktor Poros Ganda. Praktikum ini dibagi kedalam beberapa pertemuan yang di setiap pertemuanya.Pada Pertemuan Pertam Praktikan Diperkenalkan dengan Traktor dan Bagian-bagan Penting yang dimiliki Oleh Traktor, Praktikan Melakukan Pengukuran beberpa Parameter traktor, Traktor yang diamati adalah traktor Poros tunggal dan Traktor Poros ganda. Parameter-parameter yang diukur merupakan dimensi bagian bagian traktor, dan memeriksa bagian dan spesifikasi dari traktor yang dijadikan Objek Pengamatan.Praktikum berikutnya Praktikan Mempelajari bagaimana cara untuk menyalakan traktor Poros tunggal, traktor yang digunakan adalah Traktor Kubota Quick G-1000 dengan transmisi daya Otomatis. Untuk menyalakan mesin Traktor Poros tunggal ini harus Mengengkol Tuas Starter Sehingga Mesin Traktor dapat beroperasi. Dan Praktikum dilanjutkan pada minggu depanya dengan materi Pengoperasian traktor Poros Tunggal, Praktikan mempelajari bagaimana cara mengoperaskian traktor poros tunggal sembari menghitung dan mengamati diameter dalam yang terbentuk ketika praktikan mengoperasikan traktor tersebut, hal ini dilakukan supaya praktikan dapat mengenal bagaimana seharusnya jarak ideal yang terbentuk ketika traktor digunakan untuk mengolah lahan. Sehingga efisiensi pengolahan dapat mencapai nilai yg baik. Tidak terlewat dan tidak merusak.Praktikum Selanjutnya Praktikan dikenalkan dengan cara menyalakan mesin Traktor Poros Ganda serta bagaimana cara mengoperasikannya. Praktikan mempelajari dan mengamati bagaimana prosedur standar untuk mengoperasikan traktor poros ganda, dan sama halnya dengan sebelumnya praktikan juga menghitung diameter dalam jalur yang terbentuk ketika traktor dioperasikan.Setelah praktikan mengetahui bagaimana cara mengendarai dan mengoperasikan traktor, Praktikan selanjutnya Praktikan mempelajari tentang Skip dan Skid yang terjadi ketika traktor dioperasikan di lahan. Praktikum mengenai Skip dan Skid yang pertama dilakukan dengan menggunakan Traktor Poros Ganda. Dalam praktikum ini Praktikum mengamati perbedaan jarak aktual dan jarak teoritis yang dilalui traktor pada lahan. Dan mengkaji faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi besarnya nilai Skip dan Skid ketika traktor dioperasikan. Pada bebraa minggu selanjutnya Praktkmu mengani slip dan skid ini dilakukan kembali dengan menggunakan traktor Poros Tunggal dengan metode dan prosedur yang sama. Selain materi materi sebelmunya Praktikan juga mempelajari bagaimana cara mememasang Implemen pada Traktor.Pada intinya Praktikum traktor ini ditujukkan supaya mahasiswa mengenal dan mengetahui traktor, bagian-bagian, dan parameter-parameternya dan dapat mengetahui bagaimana Standar Operasional dan Prosedur Pengoperasian Traktor.Haris Setiawan240110120070

PEMBAHASAN

Pada praktikum teknologi traktor, mahasiswa diajarkan untuk selain mengendarai traktor, juga untuk memahami cara kerja dan kinerja traktor. Traktor yang dapat digunakan terdapat traktor tunggal dan traktor ganda. Traktor tunggal yang digunakan pada praktikum ini merupakan traktor roda dua yang biasa dikenal dengan sebagai traktor tangan atau hand traktor. Sementara, traktor ganda yang digunakan adalah traktor beroda empat dimana dalam mengoperasikannya atau mengendarai sama dengan mengendarai mobil yang dilengkapi dengan stir kemudi sebagai pengendali arah dengan operator duduk, berbeda dengan traktor tangan operator ikut berjalan dengan memegang handel stang.Traktor ganda atau traktor empat roda memiliki komponen atau unit yang digunakan hampir sama dengan raktor tangan. Namun, berbeda dengan traktor tunggal atau traktor tangan, pada traktor empat roda dilengkapi dengan poros PTO (Power Take Off) sehingga untuk kepentingan tertentu seperti tenaga untuk memutar bajak rotary dapat diambilkan langsung dari putaran poros mesin (PTO). Sementara pada traktor poros tunggal, daya pada motor penggerak disalurkan melalui putaran poros engkol kekopling utama melalui sebuah sabuk yaitu sabuk V. Kopling utama meneruskan daya tersebut kesusunan roda gigi transmisi untuk menggerakkan poros roda dan poros rotary.Traktor roda dua memiliki fisik yang lebih kecil dibandingkan dengan traktor roda empat. Sehingga, fungsi dalam melakukan pengerjaannya juga berbeda. Pada umumnya, traktor roda empat lebih banyak digunakan untuk mengolah lahan dengan luas area yang lebih besar, dikarenakan tenaga yang dimilkinya lebih besar. Traktor roda dua atau traktor tangan umumnya digunakan pada lahan yang sempit dan banyak digunakan petani di Indonesia, karena dapat berputar dengan tajam atau lintasan berputar yang sempit jika dibandingkan dengan traktor roda empat. Traktor roda dua atau traktor tangan juga dapat mengolah tanah yang gembur dan dengan kelembaban tertentu, dan disesuaikan dengan kekuatan traktor tersebut. Oleh karena itu traktor roda dua ini dapat dioperasikan pada lahan yang lembab atau basah dan tidak terlalau kering.Pengendaraan traktor juga memerlukan teknik-teknik khusus. Untuk traktor ganda, pengendaraan dilakukan dengan cara menaiki traktor, menghidupkan mesin dan mengendarainya dengan mengatur stir, gas, rem tangan, serta rem kaki. Pengendaraan traktor roda empat lebih mudah dibandingkan dengan traktor tunggal. Pengendaraan traktor roda empat hanya membutuhkan satu operator, sedangkan jika traktor roda dua operator harus memiliki tenaga yang cukup besar untuk menopang traktor dengan tangan. Pengendaraan traktor roda empat dapat diatur kecepatannya dengan mengatur persneling serta gas nya. Pengendaraan traktor roda dua juga dapat diatur kecepatannya dengan mengatur persneling, namun lebih rumit pengerjaannya dikarenakan terkadang operator membutuhkan bantuan untuk memindahkannya. Kecepatan traktor yang baik dapat disesuaikan dengan jenis tanah yang diolah.Unit operasional yang berbeda yaitu adanya differential gear pada traktor poros ganda sedangkan pada traktor poros tunggal merupakan differential lock. Selain itu, pada traktor berporos tunggal tidak terdapat top and lower link seperti yang ada pada traktor berporos ganda. Kedua sistem sama-sama berfungsi untuk mengatur kerja ban. Fungsi dari differential ini adalah untuk membagi tenaga dan torsi dari transmisi ke final drive kiri dan kanan, serta untuk membedakan putaran roda kiri dan kanan pada saat mesin berbelok. Sehingga terjadi keseimbangan pada ban pada saat berbelok.Pada penggunaan traktor, implemen yang akan digunakan untuk membalikkan tanah dipasang pada sistem yang disebut drawbar. Kemudian dapat diatur dengan menggunakan upper link dan lower link. Upper link digunakan untuk bagian atas implemen sementara lower link digunakan untuk bagian bawah implemen. Lower link juga berfungsi untuk mengambil dan mengangkut implemen yang akan digunakan. Namun dikarenakan berat implemen yang besar, beban diseimbangkan oleh hitch point atau upper link yang berfungsi sebagai pemberat sehingga beban menjadi seimbang. Cara memasang implemen pada traktor cukup mudah, namun terkadang dibutuhkan lebih dari satu operator. Terdapat banyak jenis bajak yang dapat digunakan untuk mengolah tanah. Alat pengolahan tanah pertama adalah alat-alat yang pertama sekali digunakan yaitu untuk memotong, memecah dan membalik tanah. Alat-alat tersebut dikenal ada beberapa macam, yaitu bajak singkal (moldboard flow), bajak piring (disk flow), bajak pisau berputar (rotary flow), bajak chisel (chisel flow) 5. bajak subsoil (subsoil flow), bajak raksasa (giant flow). Pemilihan implement sangat penting digunakan dengan disesuaikan kepada tanah yang akan diolah.Pada traktor yang digunakan pada saat praktikum, implemen yang digunakan merupakan bajak piring. Piringan dari bajak ini diikat pada batang penarik melalui bantalan (bearing), sehingga pada saat beroperasi ditarik oleh traktor maka piringannya dapat berputar. Dengan berputaraya piringan, maka diharapkan dapat mengurangi gesekan dan tahanan tanah (draft) yang terjadi. Piringan bajak dapat berada disamping rangka atau berada di bawah rangka. Setiap piringan dari bajak piringan biasanya dilengkapi dengan pengeruk (scraper) yang berguna selain untuk membersihkan tanah yang lengket pada piringan, juga membantu dalam pembalikan potongan tanah. Untuk menahan tekanan samping yang terjadi saat bajak memotong tanah, bajak piring dilengkapi dengan roda alu