tanggap darurat v.b

Click here to load reader

Download Tanggap Darurat v.b

Post on 18-Feb-2015

83 views

Category:

Documents

11 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

safety first

TRANSCRIPT

KESIAPSIAGAAN DAN TANGGAP DARURAT

KEADAAN DARURAT

Situasi yang perlu dipertimbangkan/diindentifikasi sebagai keadaan darurat adalah kebakaran, pencemaran atau tumpahan bahan kimia, banjir, angin topan/badai, huru-hara, ledakan dan lain-lain.

PERSIAPAN KEADAAN DARURAT

Mengindentifikasi secara jelas keadaan darurat yang mungkin/berpotensi terjadi didalam maupun diluar tempat kerja. Menyediakan peta evakuasi dan titik berkumpul yang telah ditentukan dan dikomunikasikan ke seluruh karyawan. Menyediakan tim penanggulangan keadaan darurat terlatih. Menyediakan dan memelihara sarana penamggulangan/evakuasi keadaan darurat

Menyediakan prosedur untuk mencegah dan mengantisipasi keadaan darurat. Melakukan uji coba secara periodik beberapa prosedur yang dapat dipraktekkan. Mereview dan merevisi prosedur tanggap darurat bila diperlukan berdasarkan pengalaman. Memeriksa, menguji dan memelihara sarana atau proteksi keadaan darurat seperti : APAR, Hidran, Detector, Sprinkler, pompa hidran dan lain-lain.

PETUNJUK MENGHADAPI KEADAAN DARURAT

Jangan panik Kenalilah lokasi alarm kebakaran terdekat dan cara untuk menyalakan alarm tersebut Kenalilah lokasi alat pemadam kebakaranterdekat dan cara menggunakannya. Setiap orang wajib mengetahui peta/rute evakuasi di area tempat kerja dan kapling tempat berkumpul untuk masing-masing bagian. Benda-benda yang mudah terbakar harus dijauhkan dari sumber api.

Padamkan kebakaran itu dengan apa saja yang dapat memadamkan api (karung basah, pasir, serta APAR/alat pemadam api ringan) Keterlambatan dalam bertindak akan dapat mengakibatkan kebakaran yang tidak terkendali. Bila api tidak dapat dipadamkan seorang diri minta bantuan pada karyawan terutama pada anggota tim keadaan darurat. Bila api tidak dapat dipadamkan juga, minta bantuan karyawan lain untuk memecahkan tombol serine tanda kebakaran.

Telepon ke operator untuk memberitahukan adanya kebakaran serta lokasi kebakaran. Sehingga dapat diumumkan kepada seluruh karyawan. Selamatkan diri anda masing-masing bila memungkinkan selamatkan dokumen penting. Bagi karyawan yang tidak melihat sumber api jika terdengan sirine evakuasi, segera berjalan menuju tempat evakuasi yang telah ditentukan dan lakukan perhitungan crewnya.

Permenaker No.04/men/1980 Klasifikasi kebakaran

Kelas A (Kebakaran dari jenis bahan padat kecuali logam yang mempunyai ciri jenis kebakaran yang meninggalkan arang dan abu yang mengandung karbon. Kelas B (Kebakaran dari jenis bahan cair dan gas. Unsur bahan tersebut mengandung hidrokarbon darin minyak bumi dan turunan kimianya). Kelas C (Merupakan kebakaran pada peralatan listrik yang bertegangan). Kelas D (Kebakaran dari bahan logam)

SUMBER-SUMBER KEBAKARAN

Listrik (tidak berfungsinya pengaman, Kegagalan isolasi, sambungan tidak sempurna, penggunaan peralatan tidak sesuai standar) Rokok (Merokok ditempat terlarang, membuang puntung rokok sembarangan) Gesekan mekanik (timbulnya panas karena kurang pelumas pada bagian peralatan/mesin yang berputar.) Pemanasan berlebihan (pesawat pengering oven tidak terkontrol) Api terbuka (Penggunaan api pada tempat-tempat terdapat bahan mudah terbakar)

Permukaan panas (Kontak langsung instalasi atau peralatan panas yang tidak terlindungi) Latikan bara pembakaran (Bunga api dari knalpot motor diesel atau kendaraan angkutan) Mechanikal spark (bunga api mekanik) sejenis letikan bunga api dari mesin gerinda. Pengelasan (Pekerjaan pengelasan atau pemotongan dengan las) Listrik statis (loncatan api akibat akumulasi listrik yang statis yang pada umumnya terjadi karena gesekan pada bahan non konduktor. Sambaran petir (obyek-obyek yang tidak dilindungi instalasi penyalur petir atau penyalur petir yang tidak memenuhi syarat.

Reaksi kimia (Reaksi dari unsur kimia) Radiasi (panas matahari, dapur peleburan) Broeing (Penangasan/Spontaneous combustion) proses tanpa oksigen (anaerobik) pemanasan yang berjalan lambat dan terus menerus sehingga membentuk gas methane yang panas dan akan menyala apabila ada oksigen. (Tumpahan sampah, gudang kurang ventilasi)

THANK YOU QUESTIONS

View more