tanaman pohon gaharu dengan program kerja

Click here to load reader

Post on 02-Jan-2016

246 views

Category:

Documents

14 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Anda yang ingin memulai program tanaman Gaharu.

TRANSCRIPT

  • PENGAYAAN

    HUTAN

    RAKYATATAU

    TUNDA

    TEBANG

    K O P E R A S I

    HIMAGARI SEJAHTERAHimpunan Masyarakat Gaharu Indonesia Sejahtera

    H U T A N L E S T A R I

    SULINGINOKULASI DUPATEH

    P E N D A M P I N G A N

    Menara Cakrawala Lt. 19

    Jl. MH. Thamrin No. 9

    Jakarta 10340

    T. +62 21 3390 5858

    F. +62 21 390 5141

    email. [email protected]

    email. [email protected]

  • Indonesia adalah salah paru-paru dunia kita semua tahu itu, apa jadinya kalau paru-paru

    dunianya rusak dunia menjadi lebih panas, cuaca ektrem sudah tidak dapat lagi

    diprediksi. dan kita juga sudah lihat kalau musim kemarau air tanah kita kering (di jawa), itu

    semua karena hutan kita sudah rusak/sakit. butuh waktu yang lama dan panjang untuk

    memperbaikinya, dan ini saatnya. Memperbaiki hutan sekaligus memperbaiki taraf hidup

    masyarakat sekitar hutan, agar mereka tidak lagi menjarah Hutan.

    Pengayaan/Pembuatan Hutan Rakyat dan Tunda Tebang adalah program pemberdayaan

    masyarakat sekitar Hutan agar mereka tidak lagi menjarah hutan untuk hidup tapi

    menjaga hutan untuk hidup. Seorang pemilik tanah (Sertifikat atau Girik) beserta teman-

    temannya melebur dalam Kelompok Tani Hutan dengan syarat minimal 20 orang dan luas

    lahan minimal 10 Ha. Departemen Kehutanan melalui Badan Layanan Umumnya

    memberikan pinjaman dana bergulir berbunga 5,75% per tahun (BI rate), berjangka waktu

    8 tahun (tahun ke 9 kembali pokok + bunga), dana yang akan diberikan Rp. 20.000,-

    /pohon, Maksimum 1.000 pohon/Ha, maka tiap 1 Ha akan mendapatkan Rp. 20.000.000,-,

    pencairan secara bertahap sesuai rencana kerja.

    Program kerja yang kami rencanakan bertanam Gaharu dengan diselingi tanaman hutan

    lainnya seperti sengon (tanaman antara sampai Gaharunya ditebang). Tanaman Gaharu

    tumbuh kembang sampai berumur 5 tahun (diameter 20-25 cn), setelah itu dilakukan

    penyuntikan (inokulasi - bakteri fatogen) selama 2-3 tahun. Akan menghasilkan gaharu

    kelas kemendangan (all grate) dan ini sudah cukup untuk disuling. Dengan berat pohon

    200-500 kg, dan harga pohon miniman Rp. 50.000,-/kg maka petani akan mendapatkan

    perpohon Rp. 10.000.000 - 25.000.000,-. Sebuah angka yang sangat menjanjikan,

    program ini sudah kami cobakan ditempat lain dan berhasil.

    Koperasi Himpunan Masyarakat Gaharu Indonesia Sejahtera (Himagari Sejahtera)

    memberanikan diri mendampingi masyarakat untuk mendapat pinjaman

    Pengayaan/Pembuatan Hutan Rakyat dan Tunda Tebang, serta membantu dalam

    mengelola dananya agar aman, lebih optimal dan dapat mengembalikan dana

    pinjamannya tepat waktu. Dengan pengalaman dan pengetahuan yang kami miliki saat ini

    kami yakin bisa menjadi mitra bagi masyarakat. Dari paparan kami diatas sangat jelas

    kalau Gaharu dapat mensejahterakan masyarakat sekitar hutan tanpa merusaknya, setiap

    1 pohon yang kita inokulasi maka kita akan menanam 100 pohon baru maka dengan

    sendirinya Hutan tetap lestari.

    Diakhir kata kami ucapkan selamat bergaharu.

    P e n d a h u l u a n

    SULINGINOKULASI DUPATEH

  • Prosedur Permohonan Hutan Rakyat dan Tunda Tebang

    M e k a n i s m e

    4 T

    BLU

    BLU

    KTH

    KOPERASI

    KTH

    KOPERASI

    REK. KTH

    KOPERASI

    Ajukan

    Proposal

    Ijin prinsipIjin prinsip

    Surat

    Penawaran

    Surat

    Penawaran

    Putusan

    kredit

    Putusan

    kredit

    Akad kredit

    Notariat

    Pemindah

    Bukuan

    Bertahap

    Desk & Field

    Analisys

    PRINSIP 4T- TEPAT PELAKU

    - TEPAT LOKASI

    - TEPAT KEGIATAN

    - TEPAT PENYALURAN

    DAN PENGEMBALIAN

    PRINSIP PENYALURAN

    BERTAHAP

    Catatan :

    1. Surat pinjaman ditujukan langsung ke BLU (P2H)

    Dengan Tembusan tanpa Lampiran Proposal

    - Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten/Kota

    - Kepala BPDAS

    - Kepala Desa

    2. Pembuatan Hutan Rakyat

    mendukung :

    - Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

    - Pengentasan Kemiskinan

    - Perluasan Kesempatan Kerja

    - Peningkatan produktifitas Hutan

    - Perbaikan Mutu Lingkungan

    - Rehabilitasi Hutan dan Lahan

    (RHL)

    Dengan persyaratan terjangkau dan

    tetap memperhatikan azas kehati-

    hatian.

  • KTH

    B

    KTH

    E

    KTH

    D

    KTH

    A

    KTH

    C

    Pendampingan

    P e n d a m p i n g a n

    Pinjaman untuk menanam 1.000 pohon (1 Ha) Rp. 20.000,- per pohon maka setiap Ha-nya akan

    mendapat Rp. 20.000.000,-, Bunga pinjaman (BI rate) 5,75% - pertahun, Lama pinjaman 6-8 Tahun

    Kelompok Tani Hutan (KTH) bisa dibentuk

    untuk menjalankan Program (PHR)

    Pembuatan/Pengayaan Hutan Rakyat

    dengan syarat minimal beranggota 20 orang

    dan lahan yang dikelola minimal 10 Ha.

    Dokumen-dokumen yang diperlukan

    mendapatkan dana bergulir PHR :

    1. Copy Kartu Keluarga

    2. Copy KTP

    3. Copy bukti kepemilikan lahan (Sertifikat

    atau Letter C/Girik)

    4. Surat Keterangan Kepala Desa perihal

    penguasaan Lahan

    5. Peta lokasi Lahan

    6. Rencana Kerja dan Anggaran

    7. Copy akte AD/ART Kelompok Tani

    Hutan lengkap dengan susunan

    pengurus, alamat, rekening, dll

    8. Surat pernyantaan permohonan

    pinjaman dan tidak akan memindah

    tangankan Hak selama jangka waktu

    peminjaman.

    9. Surat pernyataan pemberian Hak Kelola

    dari pemilik lahan ke pengarap, apabila

    pemilik lahan HR bukan pengarap.

    10. Surat kesepakatan pendampingan

    K O P E R A S I

    HIMAGARI SEJAHTERAHimpunan Masyarakat Gaharu Indonesia Sejahtera

  • Dana H u t a n R a k y a t

    SULINGINOKULASI DUPATEH

    Sesuai Keputusan Kapus P2H No. SK.16/P2H-1/2012

    Tahapan Penyaluran/Pencairan Dana Program

    Pembuatan/Pengayaan Hutan Rakyat

    TAHAP 1 Rp. 9.050

    Pengadaan Bibit Rp. 5.500

    Penanaman Rp. 3.550

    TAHAP 2 Rp. 5.225

    Pemeliharaan Berjalan Rp. 5.225

    TAHAP 3 Rp. 5.725

    Penyulaman + Pemeliharaan Rp. 5.725

    TOTAL Rp. 20.000,- pertanaman

    ANEKA JENIS TANAMAN HUTAN

    - Kayu JABON/SAMAMA (Merah atau Putuh)

    - Kayu SENGON/JENGJENG

    - Kayu ACCASIA MANGIUM

    - Kayu MAHONI, dll.

    JENIS NON TANAMAN HUTAN yang akan dikembangkan

    - Kayu GAHARU (Aquilaria Malaccensis)

    Pola tanam minimal 60% tanaman Hutan dan 40% tanaman Non Hutan

    (Gaharu), dengan harapan dapat lebih cepat mensejahterakan masyarakat

    sekitar hutan. Karena nilai jual gaharu yang mahal dan waktu yang lama (8

    tahun sampai tebang), dapat membangun Hutan Lestari.

  • SULINGINOKULASI DUPATEH

    K e t e n t u a n Tunda TebangPEMOHON PINJAMAN

    Pinjaman tunda tebang HR diberikan untuk mendukung upaya

    menunda penebangan pohon agar dicapai umur masak tebang,

    dengan ketentuan sebagai berikut :

    1. Pohon yang ditunda tebangkan adalah pohon yang telah laku jual

    tapi belum masak tebang.

    2. Diberikan kepada pemilik sekaligus penggarap lahan HR yang

    menghadapi masalah tebang butuh yang belum masak tebang

    (ijon)

    3. Jangka waktu pinjaman paling lama 5 tahun untuk jenis tanaman

    daun panjang yang masa panennya lebih dari 8 tahun.

    4. Jangka waktu pinjaman paling lama 3 tahun untuk jenis tanaman

    daun pendek yang masa panennya kurang dari 8 tahun.

    5. Rencana penyaluran pinjaman yang diusulkan dalam

    permohonan pinjaman untuk setiap persil lahan HR dibuat

    secara bertahap berdasarkan usulan nilai perpohon yang

    digunakan dalam proposal permohonan pinjaman tunda tebang

    HR didasarkan pada harga pasaran setempat.

    Permohonan pinjaman tunda tebang HR, adalah pemilik sekaligus

    penggarap lahan HR yang tergabung dalam KTH atau Koperasi.

  • K e t e n t u a n Tunda Tebang

    SULINGINOKULASI DUPATEH

    PERSYARATAN TUNDA TEBANG

    1. Data permohonan Pinjaman Tunda Tebang

    2. Copy KTP anggota KTH/Koperasi HR yang mengajukan

    permohonan pinjaman.

    3. Copy Kartu Keluarga anggota KTH/Koperasi HR yang

    mengajukan permohonan pinjaman.

    4. Copy bukti kepemilikan lahan/bukti kelola (perjanjian pemilik

    lahan dan pengelola). Bukti kepemilikan lahan untuk masing-

    masing anggota KTH/Koperasi HR yang mengajukan

    permohonan pinjaman per persil berupa :

    a. Sertifikat lahan, atau letter C/girik atau akta jual beli dari

    PPAT (Camat/Notaris) atau

    b. SPPT-Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) atau bukti lunas

    pembayaran PBB tahun terakhir.

    5. Surat Keterangan kepala desa perihal penguasaan lahan HR

    6. Tally shet pohon Tunda Tebang HR

    7. Rekapitulasi data pohon tunda tebang seluruh persil anggota

    KTH/Koperasi HR pemohon.

    8. Peta/Sketsa selebaran persil seluruh anggota KTH/Koperasi HR

    yang mengajukan pinjaman.

    9. Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

    10. Dokumen KTH, apabila permohonan pinjaman melalui KTH yang

    sekurang-kurangnya berupa :

    a. Copy dokumen KTH yang memuat nama dan alamat KTH,

    pengurus.

    b. Copy peraturan Kelompok

    c. Copy dokumen Koperasi HR, apabila permohonan

    pinjamannya melalui nama pengurus dan alamat (AD/ART)

    11. -----

  • K e t e n t u a n Tunda Tebang

    SULINGINOKULASI DUPATEH

    11. Surat pernyataan berkeinginan mengajukan permohonan

    pinjaman dan tidak akan memindah tangankan hak atas lahan

    dan/atau tanamannya kepada pihak lain selama jangka waktu

    pinjaman.

    12. S