sebuah biografi - sebuah biografi dan studi analisis tentang permulaan sejarah islam sepeninggal...

Download Sebuah Biografi - Sebuah Biografi Dan Studi Analisis tentang Permulaan Sejarah Islam Sepeninggal Nabi

Post on 02-Mar-2021

0 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • http://www.ebookmuslimgratis.co.id

  • Sebuah Biografi

    Dan Studi Analisis tentang Permulaan Sejarah Islam Sepeninggal Nabi

    Oleh

    Muhammad Husain Haekal

    Diterjemahkan dari bahasa Arab oleh

    Ali Audah

    Cetakan ketiga

    eBook oleh Nurul Huda Kariem MR.

    nurulkariem@yahoo.com

  • Dr. Muhammad Husain Haekal, Ph.D., dengan izin Penerbit Dar al- Maaref, 119 Corniche, Cairo, Egypt, dan atas persetujuan ahli waris, Dr. Ahmad Muhammad Husain Haekal, kepada penerjemah.

    Diterjemahkan oleh Ali Audah.

    Cetakan pertama, 1995. Cetakan kedua, 2001. Cetakan ketiga, 2003.

    Diterbitkan oleh PT. Pustako Utera AntarNusa, Jl. Arzimar III, blok B/7A, tel. (0251) 370505, fax. (0251) 380505, Bogor 16152. Jl. STM Kapin no. 11, tel. (021) 86905252, (021) 86902033, fax. (021) 86902032, Kalimalang-Pondok Kelapa, Jakarta 13450.

    Hak Cipta Dilindungi Undang-undang Nomor 7/1987.

    ISBN 979-8100-29-8

    Anggota IKAPI.

    Setting: Litera AntarNusa.

    Perancang cover: Ummi Vision, Jakarta.

    Dicetak dan binding oleh PT. Mitra Kerjaya Indonesia, Jl. STM Kapin no. 11, tel. (021) 86905253, 86905254, 86902033, fax. (021) 86902032, Kalimalang-Pondok Kelapa, Jakarta 13450.

    Judul asli (As-Siddiq Abu Bakr), cetakan ke-8, oleh

  • Selesai menerjemahkan buku Dr. Haekal Sejarah Hidup Muham- mad terpikir akan saya teruskan dengan menerjemahkan As-Siddiq Abu Bakr oleh pengarang yang sama sebagai lanjutannya. Bahkan sudah saya rencanakan juga untuk melanjutkan dengan biografi-biografi khulafa rasyidun yang lain: Al-Faruq 'Umar dan 'Usman bin 'Affan. Tampak- nya sebelum Dr. Haekal scmpat menulis biografi Khalifah keempat, Ali bin Abi Talib, bahkan belum sempat menyelesaikan biografi Usman ini, ajal sudah mendahuluinya, seperti disebutkan dalam pengantar 'Usman bin Affan yang ditulis oleh putra almarhum, Dr. Ahmad Muhammad Husain Haekal.

    Tetapi karena kesibukan yang saya hadapi waktu itu, rencana ini selalu tertunda. Selang beberapa tahun kemudian, saya berusaha hendak menyisihkan waktu untuk menerjemahkan As-Siddiq Abu Bakr, tetapi setelah pekerjaan itu saya mulai, dan sudah hampir setengahnya selesai, tak kurang pula kesibukan lain datang silih berganti. Dalam waktu ham- pir bersamaan ketika itu saya sering pula mengadakan perjalanan ke luar, di samping ada "utang" lama yang harus saya selesaikan, yakni penerjemahan tafsir The Holy Qur'an, Text, Translation and Commen- tary oleh Abdullah Yusuf Ali. Karena desakan yang terus-menerus, tak dapat tidak pekerjaan ini pun harus saya selesaikan terlebih dulu.

    Alhamdulillah, setelah tafsir ini selesai — yang juga memakan waktu cukup lama — saya mendapat kesempatan melanjutkan terjemahan buku ini. Jika Allah memberi umur panjang dan kesempatan, niat dan rencana saya semula menerjemahkan Al-Faruq 'Umar dan 'Usman bin 'Affan insya Allah akan saya teruskan.

    Seperti halnya dalam menulis sejarah hidup Rasulullah Sallallahu 'alaihi wasallam, dalam biografi Abu Bakr, begitu juga biografi Umar dan Usman, Dr. Haekal membuat studi analisis yang cukup mendalam, sekaligus memperkenalkan tokoh-tokoh penting lainnya yang berhubungan

    Catatan Penerjemah

    v

  • vi

    erat dengan Abu Bakr. Membaca buku-buku biografi yang ditulis Dr. Haekal, kita seperti membaca sebuah novel, dengan pelukisan watak, kejiwaan dan gerak gerik para pelakunya yang cukup plastis.

    Penulisan biografi memang banyak dilakukan sastrawan dunia, karena biografi pada dasarnya dipandang sebagai karya sastra nyata. Demikian juga dengan Dr. Haekal sebagai sastrawan terkemuka dunia Arab, ter- kenal juga sebagai biografer yang punya wawasan, cermat dan punya kesabaran meneliti, kadang sampai ke soal yang sekecil-kecilnya. Dalam buku ini misalnya, seperti yang akan kita lihat, ia tidak sekadar mcnulis biografi, tetapi juga peranan dan jasa Abu Bakr dalam pengumpulan Qur'an dan konsepnya tentang negara dan pemerintahan Islam masa itu, sangat menarik. Kadang ia merasa curiga terhadap pendapat-pcndapat yang sudah mapan, lalu membongkarnya dan menyajikannya kembali dalam hasil yang baru samasekali.

    Banyak pelajaran yang dapat kita peroleh; bagaimana kader-kader yang dibentuk Rasulullah itu dengan hasil yang begitu cemerlang; bagai- mana disiplin yang diajarkan Nabi merasuk ke hati sahabat-sahabatnya; bagaimana Abu Bakr, Umar, Khalid sebagai jenderal yang berjaya dan yang lain, tunduk penuh disiplin kepada Nabi, dan kemudian kepada pcnggantinya. Setelah Nabi wafat ajaran itu melckat pada Abu Bakr dan sahabat-sahabat yang lain, dengan disiplin yang tinggi dalam segala hal, yang kemudian menjadi teladan yang sangat indah. Ini antara lain yang juga diungkapkan dalam buku-buku Haekal.

    Alangkah besarnya Abu Bakr sebagai pengganti Nabi dan pemimpin umat, alangkah beratnya tanggung jawab yang haras dipikulnya! Itulah semua yang telah dengan baik diperlihatkan pengarang kepada kita.

    Dr. Haekal dengan gaya bahasanya yang khas sebagai novelis, pe- nulis cerita pendek dan kritikus sastra terkemuka, lalu sebagai biografer, punya daya tarik tersendiri yang banyak memikat pembaca, dan ini pula yang ingin saya usahakan sedapat mungkin "menerjemahkannya" dengan pendekatan terjemahan harfiah, tanpa mengurangi syarat-syarat yang berlaku dalam sistem penerjemahan umumnya, kendati saya menyadari juga bahwa gaya bahasa seseorang memang tak mungkin ditcrjemahkan.

    Semoga usaha ini ada manfaatnya, dan hanya kepada Allah juga kita memohonkan taufik dan hidayah-Nya.

    ALI AUDAH

  • Catatan Penerjemah v

    Daftar Isi vii

    PRAKATA xvii Nabi memilih Abu Bakr dalam hijrah dan salat — xvii; Sebuah studi tentang kedaulatan Islam — xviii; Kenapa dimulai dari biografi Abu Bakr — xix; Kebesarannya — xx; Pandangan yang jauh dan tepat — xxi; Ciri khas masa Abu Bakr — xxii; Meng- atasi kesulitan — xxii; Pemberontakan dan Perang Riddah — xxiii; Pengaruh kemenangan Perang Riddah — xxiv; Hubungan kebe- sarannya sebagai Khalifah dengan kebesarannya sebagai Sahabat — xxv; Teladan yang telah mengilhaminya — xxvi; Kekuatan ro- hani pada iman — xxvii; Suatu kenyataan sosial setelah kenyataan rohani — xxviii; la sadar dan yakin, Islam agama persamaan — xxviii; Pada dasamya Islam kedaulatan sejagat — xxx; Apa pe- nyebab jatuhnya kedaulatan Islam? — xxx; Saya tertarik menulis sejarah Abu Bakr — xxxi; Kacaunya sumber para ahli sejarah dapat dimaklumi — xxxii; Contoh kacaunya referensi — xxxiii; Sulit mengikuti peristiwa dalam urutan waktu — xxxiii; Juga da- lam urutan geografi — xxxiv; Hanya sedikit sumber yang me- nyinggung peranan Abu Bakr — xxxiv; Tugas kekhalifahannya tidak kurang dari persahabatannya — xxxvi; Pengaruh kacaunya sumber pada para sejarawan — xxxvi; Usaha Orientalis dan se- jarawan Islam — xxxvii; Harapan — xxxviii.

    1. ABU BAKR PADA MASA NABI 1 Masa kecil dan terbatasnya berita—1; Kabilahnya dan kepe- mimpinannya — 1; Nama dan julukannya — 2; Masa mudanya — 3; Perawakan dan perangainya — 3; Kecintaannya pada Mekah dan hubungannya dengan Muhammad — 4; Menerima dakwah tanpa ragu dan sebabnya— 5; Keberaniannya menerima Islam dan menyiarkannya — 6; Abu Bakr orang pertama yang memperkuat

    Daftar Isi

    viii

  • viii

    agama — 7; Melindungi golongan lemah dengan hartanya — 8; Peranan sebagai semenda Nabi — 8; Sikapnya mengenai kisah Isra — 9; Tugasnya sesudah Isra— 11; Usaha mencegah gang- guan Kuraisy—12; Bersiap-siap, kemudian hijrah—13; Apa penyebab ketakutan Abu Bakr ketika dalam gua?—14; Apa artinya pengorbanan raja-raja dan para pemimpin dibandingkan dengan pengorbanan Rasulullah— 15; Abu Bakr di Medinah — 16; Terserang demam— 16; Kemarahan Abu Bakr— 17; Keku- asaan iman pada Abu Bakr— 18; Ketika Rasulullah di Badr — 19; Abu Bakr di Badr— 19; Kebenaran dan kasih sayang me- nyatu dalam dirinya — 20; Sikapnya terhadap tawanan Badr — 20; Arah hidupnya sesudah Badr — 21; Abu Bakr dan Umar, pembantu Rasulullah — 22; Dalam perang Uhud — 22; Sikap- nya di Hudaibiyah — 23; Kekuatan Muslimin dan mengalirnya para utusan — 24; Bersinarnya cahaya Islam — 24; Abu Bakr memimpin jamaah haji — 25; Haji Perpisahan dan keberangkatan Usamah — 25; Abu Bakr memimpin salat — 25.

    2. PELANTIKAN ABU BAKR Muslimin terkejut karena kematian Rasulullah — 28; Peranan Abu Bakr ketika Nabi wafat—28; Satu segi dari kejivvaannya — 29; Kekuatan jiwa dan pandangannya yang jauh ke hari depan — 30; Sesudah Rasulullah, di tangan siapakah pimpinan umat — 30; Kemarahan Ansar kepada Muhajirin — 31; Ansar dan pembebas- an Mekah — 32; Ansar di Saqifah Banu Sa'idah — 32; Pidato Sa'd di hadapan kaum Ansar — 33; Kelemahan pertama — 34; Umar dan Abu Ubaidah tentang kekbalifahan — 35; Pertemuan Saqifah dan bahaya yang mengancam — 37; Abu Bakr mulai de- ngan serangan damainya — 38; Pidato Abu Bakr yang pertama kepada Ansar — 38; Jawaban Ansar kepada Abu Bakr — 40; Memasuki situasi yang serba sulit — 41; Abu Ubaidah turun ta- ngan— 42; Suara Basyir bin Sa'd — 42; Umar dan Abu Ubaidah melantik Abu Bakr — 43; Baiat Saqifah oleh Aus dan Khazraj — 44; Sa'd menolak — 44; Sesudah baiat Saqifah — 45; Baiat Umum dan pidato Abu Bakr yang pertama — 47; Masih adakah yang belum memberikan ikrar dari Muhajirin? — 47; Menurut sumber Ya'qubi — 47; Pertemuan di rumah Fatimah putri Ra- sulullah— 48; Sebab-sebabnya Ali terlambat membaiat — 49; Abu Bakr dikukuhkan secara aklamasi — 50; Sumber jalan te- ngah — 51; Pendapat sekitar sikap Banu Umayyab — 51; Abbas dan