psikologi pendidikan & sosiologi pendidikan

of 21/21
DASAR PENDIDIKAN ( PSIKOLOGI PENDIDIKAN & SOSIOLOGI PENDIDIKAN ) Oleh: Erna Dwi Wijayanti Siti Mu’tin Ni’mah Septia Nur Aini

Post on 20-Jun-2015

3.041 views

Category:

Education

6 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. DASAR PENDIDIKAN ( PSIKOLOGI PENDIDIKAN & SOSIOLOGI PENDIDIKAN ) Oleh: Erna Dwi Wijayanti Siti Mutin Nimah Septia Nur Aini

2. Pengertian psikologi, pendidikan, dan psikologi pendidikan 3. PSIKOLOGI... Psikologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani Psychology yang merupakan gabungan dan kata psyche dan logos. Psyche berarti jiwa dan logos berarti ilmu. psikologi adalah ilmu yang mengkaji kompleksitas manusia, antara lain proses mental, perilaku, dan pengalaman-pengalaman yang dialaminya yang mempengaruhi dirinya sebagai individu yang utuh. 4. Pendidikan berasal dari kata didik, mendidik berarti memelihara dan membentuk latihan. Dalam kamus besar Bahasa Indoneia (1991) Pendidikan diartikan sebagai proses pengubahan sikap dan tata laku seseorang atau sekelompok orang dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. pendidikan adalah suatu usaha yang dilakukan secara sadar dan sengaja untuk mengubah tingkah laku manusia baik secara individu maupun kelompok untuk mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan pelatihan. 5. psikologi pendidikan ialah ilmu yang mempelajari penerapan teori-teori psikologi dalam bidang pendidikan. Dalam psikologi pendidikan dibahas berbagai tingkah laku yang muncul dalam usaha mendewasakan manusia melalui upaya pengajaran dan latihan. 6. bidang kajian psikologi pendidikan dalam berbagai definisi yaitu Proses pembelajaran (termasuk metode mengajar, gaya mengajar, dan teknik manajemen pembelajaran) Pelajar (orang yang belajar) dan proses belajar ( termasuk penerapan kaidah- kaidah psikologi tentang berpikir dan psikologi perkembangan yang memperhatikan prinsip perbedaan individual dan gaya belajar) Lingkungan (termasuk kaitan tentang lingkungan sekolah dan keluarga) 7. Sementara, Natawidjaja (1992) menjelaskan mengenai obyek pendidikan, yaitu obyek material dan obyek formal. Objek material Objek material psikoloogi pendidikan yaitu perilaku manusia, khususnya yang sedang belajar. Objek formal Objek formal yaitu situasi pendidikan dengan penekanan pada aspek psikologisnya. 8. Tujuan sederhana dari psikologi pendidikan adalah agar kita dapat menjadi guru atau calon guru yang baik, karena mencakup : (1) pemahaman karakteristikpeserta didik atau siswa; (2) pemahaman karakteristik proses belajar dan pembelajaran; (3) pemahaman lingkungan sekitar siswa untuk dimanfaatkan dalam lingkungan sekitar siswa untuk dimanfaatkan dalam peningkatan proses dan hasil pendidikan, sehingga dapat memberikan prinsip-prinsip untuk digunakan dalam membuat keputusan yang baik dalam pendidikan. 9. Hubungan psikologi pendidikan dengan ilmu-ilmu yang lain. Biologi, ilmu yang memberi kontribusi dalam menjelaskan bagaimana faktor keturunan atau herediter mempengaruhi proses belajar individu. Ilmu kesehatan, ilmu yang memberi kontribusi dalam menjelaskan bagaimana faktor kesehatan mempengaruhi proses belajar individu. Sosiologi, ilmu yang memberi kontribusi dalam menjelaskan bagaimana faktor lingkungan mempengaruhi proses belajar individu. Psikologi umum, ilmu yang memberi kontribusi dalam menjelaskan materi materi dasar, terminologi dan eksperimen psikologis, serta konsep-konsep dasar psikologi yang digunakan dalam kajian Psikologi Pendidikan. 10. Psikologi pendidikan dapat dikatakan sebagai suatu ilmu karena didalamnya telah memilik kriteria persyaratan suatu ilmu, yakni: * Ontologis; * Epistemologis; * Aksiologis. 11. Ruang lingkup kajian psikologi pendidikan Soerjabrata (1974:6-13) mengemukakan ruang lingkup bidang kajian psikologi pendidikan dilihat dari segi situasi dan proses pendidikan dengan anak didik sebagai pusatnya yaitu kajian psikologi tentang siswa dalam situasi pendidikan dalam peninjauan statis dan dinamis serta kajian hal-hal lain yang erat kaitannya dengan situasi dan prose pendidikan di kelas. 12. sosiologi pendidikan. Secara harfiah atau etimologi (definisi nominal), Sosiologi berasal dari bahasa Latin: Socius = teman, kawan, sahabat, dan logos = ilmu pengetahuan. 13. definisi Sosiologi berdasarkan para pakar adalah sebagai berikut a. sosiologi adalah studi tentang hubungan antara manusia (human relationship). (AlvinBertrand). b. sosiologi adalah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari masyarakat sebagai keseluruhan, yakni hubungan antara manusia dengan manusia, manusia dengan kelompok, kelompok dengan kelompok, baik formal maupun material, baik statis maupun dinamis. (Mayor Polak) c.sosiologi adalah ilmu masyarakat umum. (P.J. Bouwman) d. sosiologi atau ilmu masyarakat adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial. (Selo Soemardjan dan Soelaiman soemardi). 14. Jadi sosiologi itu adalah suatu ilmu yang mempelajari suatu interaksi seseorang dengan orang lain dan lingkungan masyarakat. 15. Comte membagikan sosiologi atas statika social dan dinamika social dan sosiologi mempunyai ciri- ciri sebagai berikut: 1. Bersifat empiris yaitu didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulatif. 2. Bersifat teoritis yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dan hasil observasi. 3. Bersifat kumulatif yaitu teori-teori sosiologi dibentuk berdasarkan teori yang ada kemudian diperbaiki, diperluas dan diperhalus. 4. Bersifat nenotis yaitu tidak mempersoalkan baik buruk suatu fakta tertentu tetapi untuk menjelaskan fakta tersebut. 16. Tujuan dan manfaat sosiologi pendidikan. 1. Sosiologi pendidikan bertujuan menganalisis proses sosialisasi anak, baik dalam keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Dalam hal ini harus diperhatiakan pengaruh lingkungan dan kebudayaan masyarakat terhadap perkembangan pribadi anak. 2. Sosiologi pendidikan bertujuan menganalisis perkembangan dan kemajuan social. 3. Sosiologi pendidikan bertujuan menganalisis status pendidikan dalam masyarakat. 17. LANJUTAN... 4. Sosiologi pendidikan bertujuan menganalisis partisipasi orang-orang terdidik/berpendidikan dalam kegiatan social. 5. Sosiologi pendidikan bertujuan membantu menentukan tujuan pendidikan. 6. Menurut E. G Payne, sosiologi pendidikan bertujuan utama memberi kepada guru- guru (termasuk para peneliti dan siapa pun yang terkait dalam bidang pendidikan) latihan latihan yang efektif dalam bidang sosiologi sehingga dapat memberikan sumbangannya secara cepat dan tepat kepada masalah pendidikan. 18. Menurut George S. Herrington mengemukakan lima tujuan sosiologi pendidikan, yaitu: 1. Untuk memahami peraturan tentang penelitian dalam masyarakat dan sekolah sebagai instrument dan faktor sosial atau kemajuan sosial yang mempengaruhi sekolah, 2. Untuk memahami ideologi yang demokratis kultur kita dan kecenderungan sosial dan ekonomi dalam hubungan dengan kedua agen pendidikan informal dan formal. 3. Untuk memahami kekuatan sosial efek mereka atas individu. 19. 4. Kurikulum masyarakat 5. Untuk menggunakan teknik penelitian dan pemikiran kritis untuk mencapai tujuan. 6. Pokok-pokok penelitian sosiologi penelitian. 20. Sosiologi Pendidikan juga membantu kita memahami pola-pola interaksi sosial, kontrol soial, status dan peranan sosial dalam masyarakat. Sosiologi membantu kita mamahami nilai, norma, tradisi dan keyakinan yang dianut olehmasyarakat-masyarakat lain. 21. THANK YOU