preparasi mahkota jaket

21
PREPARASI MAHKOTA JAKET Sebelum membicarakan tahap preparasi mahkota jaket, sebaiknya kita ketahui dahulu macam bur berdasarkan kecepatannya. Kecepatan Bur: 1. Putaran rendah (Low speed) 4.000 — 6.000 rpm 2. Putaran cepat (High speed) 10.000 — 20.000 rpm 3. Putaran sangat cepat (Ultra high speed) 200.000 — 450.000 rpm Keuntungan pemakaian high speed / ultra high speed 1. Mengurangi getaran bur (vibrasi) pada permukaan gigi, sehingga mengurangi gangguan terhadap penderita. 2. Mengurangi waktu perawatan, sehingga cepat selesai. 3. Gigi tidak merasa ditekan. 4. Mengurangi resonansi. 5. Mengurangi trauma fisik dan mental. Kerugian pemakaian high speed / ultra high speed 1. Adanya gesekan antara alat bur dan jaringan gigi akan timbul panas yang dapat mengiritasi jaringan pulpa. Untuk mengatasinya dengan memakai semprotan air. 2. Operator harus terampil. 3. Air semprotan dingin, dapat menyebabkan: a. rasa linu b. membaurkan penglihatan, sehingga bisa terjadi: - kesalahan preparasi - over preparation - kerusakan gigi tetangga 4. Kadang timbul kebisingan. 5. Bagian alat bur cepat aus. Perlu kita memperhatikan pemakaian bur dengan kecepatan tinggi ini adalah, jika bur terlalu kuat menekan menyebabkan: - bur cepat rusak - merusak bering pada contra angle I handpiece

Upload: cytha-nilam-chairani

Post on 28-Dec-2015

566 views

Category:

Documents


33 download

DESCRIPTION

CROWN

TRANSCRIPT

Page 1: PREPARASI MAHKOTA JAKET

PREPARASI MAHKOTA JAKET

Sebelum membicarakan tahap preparasi mahkota jaket, sebaiknya kita ketahui dahulu

macam bur berdasarkan kecepatannya.

Kecepatan Bur:

1. Putaran rendah (Low speed)

4.000 — 6.000 rpm

2. Putaran cepat (High speed)

10.000 — 20.000 rpm

3. Putaran sangat cepat (Ultra high speed)

200.000 — 450.000 rpm

Keuntungan pemakaian high speed / ultra high speed

1. Mengurangi getaran bur (vibrasi) pada permukaan gigi, sehingga mengurangi

gangguan terhadap penderita.

2. Mengurangi waktu perawatan, sehingga cepat selesai.

3. Gigi tidak merasa ditekan.

4. Mengurangi resonansi.

5. Mengurangi trauma fisik dan mental.

Kerugian pemakaian high speed / ultra high speed

1. Adanya gesekan antara alat bur dan jaringan gigi akan timbul panas yang dapat

mengiritasi jaringan pulpa. Untuk mengatasinya dengan memakai semprotan air.

2. Operator harus terampil.

3. Air semprotan dingin, dapat menyebabkan:

a. rasa linu

b. membaurkan penglihatan, sehingga bisa terjadi:

- kesalahan preparasi

- over preparation

- kerusakan gigi tetangga

4. Kadang timbul kebisingan.

5. Bagian alat bur cepat aus.

Perlu kita memperhatikan pemakaian bur dengan kecepatan tinggi ini adalah, jika

bur terlalu kuat menekan menyebabkan:

- bur cepat rusak

- merusak bering pada contra angle I handpiece

Page 2: PREPARASI MAHKOTA JAKET

6. Membutuhkan air pendingin yang banyak, menyebabkan:

- air menggenang dalam mulut

- dibutuhkan penghisap Iudah / air (SALIVA EJECTOR / EVACUATOR)

Pertimbangan di dalam prinsip pembuatan Mahkota Jaket:

• bentuk tonggak preparasi = miniatur bentuk gigi semula.

PERTIMBANGAN:

1. Bidang/inisial plane sudut 450

2. Permukaan lingual sedikit konkaf dan bidang insisal sepanjang pundak

cingulum.

3. Semua permukaan aksial sedikit konvergen terhadap aksis preparasi.

4. 1/3 regio ke arah gingiva pada permukaan lingual berubah dari sedikit

konveks ke arah insisal menjadi konvergen ke arah aksial.

5. Permukaan labial konvek dari arah mesio-distal dan gingivo-insisal.

6. Pundak di bawah / diantara gingiva.

PRINSIP PREPARASI MAHKOTA JAKET:

1. Bentuk miniatur mahkota gigi semula, ketebalan dikurangi 1 — 1,5 mm.

Pertimbangan :

- pengurangan terlalu tebal iritasi janngan pulpa nekrosis

resistensi

- pengurangan insisal banyak terlalu pendek retensi

mahkota jaket kurang.

2. Gigi anterior atas yang mempunyai cingulum pengurangan //

cingulum gigi asli.

PREPARASI PUNDAK : IDEAL

a. Labial : terdapat pada sulkus gingiva.

b. Palatinal : tepat pada tepi margin gingiva.

Catatan:

Bidang aksial adalah bidang yang berbatasan dengan ruang pulpa dan sejajar

dengan aksis gigi/sagftal.

Page 3: PREPARASI MAHKOTA JAKET

PERTIMBANGAN BENTUK ANATOMI === POSISI PUNDAK

1. Dasar posisi gigi:

a. Gigi diastema:

Diastema mesial

Diastema distal

b. Gigi labio/ linguoversi:

Labioversi

Linguoversi

c. Gigi insisivus RB

2. Dasar anatomi gigi:

- Gigi rudimenter/ peg shape

PERTIMBANGAN BENTUK ANATOMI === POSISI PUNDAK

Diastema mesial pundak distal

Diastema distal pundak mesial

Gigi labio/ linguoversi:

pundak labial lingual �

pundka lingual labian �

Gigi insisivus RB tanpa pundak

Gigi rudimenter/ peg shape tanpa pundak

Page 4: PREPARASI MAHKOTA JAKET

Tehnik preparasi mahkota jaket ada 2 :

A. Putaran rendah : 4.000 — 6.000 rpm

Alat yang digunakan:

1. Bur silinder / fusura dengan ujung bidang datar

2. Bur bentuk roda (wheel stone kecil).

3. Diskus karborundum / diamond 3/8 mci.

4. Bur bentuk buah peer (peer shape).

5. Stone silindris / fisura.

6. Diskus sand paper.

B. Putaran cepat :10.000 — 20.000 rpm

Putaran sangat cepat : 200.000 — 450.000 rpm.

Alat yang digunakan :

1. Diamond fisura ujung datar, φ 1,5—2 mm.

2. Stone fisura, φ 1 — 1,5 mm.

3. Stone fisura tapered ujung lancip / sedikit bulat

Persiapan sebelum preparasi dan pendetakan:

Pendorongan gusi

= Retraksi gusi

= Gum retrator

Fungsi: membebaskan terhadap jaringan lunak gusi

1. Secara Mekanis:

a. Mahkota sementara 12 jam.

(logam / al. ): akrilik

�� ����������� �����

�� �������������������� ���

d. ����� tumpatan sementara.

2. Secara Kimawi :

a. Adrenalin 1:1000

b. Seng khlorida 8 % + Alum.

c. Tn chior acetic acid + seng khlonda 40 % “

d. Alum (tawas).

- - - - dibasahkan pada tali serat kapas dilingkarkan pada

leher gigi ditunggu 10’ +5’.

Page 5: PREPARASI MAHKOTA JAKET

3. Secara / Dengan Arus Listrik:

Electro surgery . Bedah Gingivectomi.

PREPARASI MAHKOTA JAKET, meIputi:

1. Pengurangan permukaan proksimal.

2. Pengurangan panjang gigi daerah insisal.

3. Pengurangan permukaan labial.

4. Pengurangan permukaan lingual.

5. Preparasi daerah servikal gigi.

6. Penyelesaian.

AD. 1 . Pengurangan permukaan proksimal.

Tujuan:

a. Menghilangkan kecembungan gigi yang menghalangi masukknya

mahkota jaket sampai servikal.

b. Mensejajarkan bidang proksimal yaitu mesial distal sehingga mahkota

jaket masuk tanpa halangan (part of insertion).

c. Menyediakan tempat bagi bahan mahkota jaket.

d. Membuat jalan bur untuk preparasi dan penghalusan bagian proksimal

(Toilet Form).

2. Pengurangan panjang gigi daerah insisal.

Tujuan:

a. Memberi ketebalan mahkota jaket antara gigi yang dipreparasi (tonggak

preparasi) dengan insisial gigi antagonis.

b. Menghindari kepatahan pada gigi tiruan terhadap pengunyahan.

c. Koreksi terhadap oklusi penderita.

3. Pengurangan permukaan labial.

Tujuan:

a. Membuat ketebalan mahkota bagian labial estetika.

4. Pengurangan permukaan lingual.

Tujuan:

a. Memberi ketebalan mahkota jaket bagian lingual resistensi

dan kekuatan.

b. � ����� retensi mahkota jaket.

5. Pengurangan I preparasi daerah servikal gigi.

Tujuan:

Page 6: PREPARASI MAHKOTA JAKET

- Kekuatan mekanis ; estetika

6. Penyelesaian (Toilet Form)

Semua sudut ditumpulkan dan dibulatkan

Fraktur mahkota dan membelah mahkota da

CARA DAN TAHAP REPARASI

1. Pengurangan bagan insisal

- Dengan putaran rendah : wheel stone kecil

- Dengan putaran cepat / sangat cepat : diamond fisura / wheel

2. Pengurangan permukaan proksimal

Kekuatan mekanis ; estetika

6. Penyelesaian (Toilet Form)

Semua sudut ditumpulkan dan dibulatkan � mata pahat

Fraktur mahkota dan membelah mahkota dari dalam.

CARA DAN TAHAP REPARASI

Pengurangan bagan insisal

Dengan putaran rendah : wheel stone kecil

Dengan putaran cepat / sangat cepat : diamond fisura / wheel

Pengurangan permukaan proksimal

• Berbentuk “Silindris” sudut 6

bidang sagita / poros gigi preparasi

ideal dan untuk Metal Coping

• ± 1 mm pada daerah servikal gigi

Dengan putaran cepat / sangat cepat : diamond fisura / wheel

Berbentuk “Silindris” sudut 60 terhadap

bidang sagita / poros gigi preparasi

ideal dan untuk Metal Coping

± 1 mm pada daerah servikal gigi

Page 7: PREPARASI MAHKOTA JAKET

Catatan : Bila pengurangan 60

Akibat :

Sudut 15

tekanan berlebih

Cara preparasi bagian proksimal :

Dengan putaran rendah.

a. Menggunakan diskus karborundum / diam

sebelah supaya gigi tidak terkena preparasi (gigi tetangga).

b. Diameter 3/8 inci.

Dengan putaran cepat dan sangat cepat.

a. Menggunakan diamond fisura bentuk taper / kerucut

b. Diameter 0,8 – 1 mm

Akibat pengurangan :

- 150 pemusatan tekanan rendah Retensi kurang

3. Pengurangan permukaan labial Mahkota Jaket

Ada 3 metode cara pengurangan bagian labial ini menurut :

1. EWING (1959)

2. HAMPSON (1973)

3. Mc. LEAN (1979)

AD. 1. Pengurangan permukaan labial menurut EWING :

Catatan :

Yang perlu diingat adalah jika belum berpengalaman akan

menyebabkan undercut sehingga jika diratakan sesuai dengan bagian

0 resistensi dan retensi tonggak preparasi kurang.

Sudut 150- 200 terhadap sagital 200 pemusatan

tekanan berlebih patah

Cara preparasi bagian proksimal :

Dengan putaran rendah.

Menggunakan diskus karborundum / diamond dengan permukaan tajam

sebelah supaya gigi tidak terkena preparasi (gigi tetangga).

Dengan putaran cepat dan sangat cepat.

Menggunakan diamond fisura bentuk taper / kerucut

1 mm

pemusatan tekanan rendah

Retensi kurang

Pengurangan permukaan labial Mahkota Jaket

Ada 3 metode cara pengurangan bagian labial ini menurut :

HAMPSON (1973)

AD. 1. Pengurangan permukaan labial menurut EWING :

= dengan wheel diameter 1,5 – 2 mm setiap

bagian

= arah pemotongan permukaan labial dibagi menjadi 3

4 area/

= setelah emaill dan dentin terbuang bagian tersebut

diratakan dengan bur bentuk fisura / silinder.

Yang perlu diingat adalah jika belum berpengalaman akan

menyebabkan undercut sehingga jika diratakan sesuai dengan bagian

resistensi dan retensi tonggak preparasi kurang.

pemusatan

ond dengan permukaan tajam

2 mm setiap

= arah pemotongan permukaan labial dibagi menjadi 3-

= setelah emaill dan dentin terbuang bagian tersebut

diratakan dengan bur bentuk fisura / silinder.

Yang perlu diingat adalah jika belum berpengalaman akan

menyebabkan undercut sehingga jika diratakan sesuai dengan bagian

Page 8: PREPARASI MAHKOTA JAKET

terdalam akan menguran

mengiritasi pulpa.

2. Pengurangan permukaan labial menurut HAMPSON.

- Dengan baur / diamond fisura …………….. Tappered

- Cara : bur diletakkan dipertengahan permukaan labial selanjutnya dilakukan

pengurangan gigi sampai sedikit di bawah dentino enamel junction dan sedikit

dentin. Tindakan ini sebagai paduan sampai seberapa operator melakukan

pengurangan bagian labial . Prepa

permukaan labial yaitu denga menggerakkan bur kearah mesial dan distal sampai

seluruh email dan sedikit dentin terbuang dengan arah bur yang konstan sehingga

tak terjadi suatu undercut.

Penguranan setebal 0,7 – 1 mm

- Hasil preparasi :

a. Miniatur bentuk gigi asli konveksitas arah gingivo insisal

dan mesio – distal permukaan labial

b. Untuk menghindari perforasi oleh karena bentuk ruang pulpa bentuk anatomi

gigi.

terdalam akan mengurangi resistensi dari jaringan gigi yang tersisa dan

mengiritasi pulpa.

Pengurangan permukaan labial menurut HAMPSON.

= menurut BAUM (1981)

Dengan baur / diamond fisura …………….. Tappered

Cara : bur diletakkan dipertengahan permukaan labial selanjutnya dilakukan

pengurangan gigi sampai sedikit di bawah dentino enamel junction dan sedikit

dentin. Tindakan ini sebagai paduan sampai seberapa operator melakukan

pengurangan bagian labial . Preparasi dilanjutkan sehingga mengurangi seluruh

permukaan labial yaitu denga menggerakkan bur kearah mesial dan distal sampai

seluruh email dan sedikit dentin terbuang dengan arah bur yang konstan sehingga

tak terjadi suatu undercut.

1 mm

Miniatur bentuk gigi asli konveksitas arah gingivo insisal

distal permukaan labial

Untuk menghindari perforasi oleh karena bentuk ruang pulpa bentuk anatomi

gi resistensi dari jaringan gigi yang tersisa dan

Cara : bur diletakkan dipertengahan permukaan labial selanjutnya dilakukan

pengurangan gigi sampai sedikit di bawah dentino enamel junction dan sedikit

dentin. Tindakan ini sebagai paduan sampai seberapa operator melakukan

rasi dilanjutkan sehingga mengurangi seluruh

permukaan labial yaitu denga menggerakkan bur kearah mesial dan distal sampai

seluruh email dan sedikit dentin terbuang dengan arah bur yang konstan sehingga

Miniatur bentuk gigi asli konveksitas arah gingivo insisal

Untuk menghindari perforasi oleh karena bentuk ruang pulpa bentuk anatomi

Page 9: PREPARASI MAHKOTA JAKET

3. Pengurangan permukaan labial menurut MC. LEAN.

- Kombinasi metode EWING dan HAMPSON

- dengan bur / diamong fisura permukaan pertengahan labial

4. Pengurangan permukaan lingual

Cara : - bila dengan putaran rendah menggunakan wheel stone

- Bila menggunakan putaran cepat / sangat cepat digunakan diamond

bentuk buah peer

- Diratakan : diamond / stone silindris fisura tappered

• Mula – mula pengurangan email didaerah cingulum dikurangi dengan bur fisure

tapered / silindris kearah cervikal mengiku

Kesejajaran / dinding pararel akan menambah retensi

mahkota jaket.

Pada daerah cingulum ke cervikal ====== bentuk //

• Pengurangan cingulum ke insisal dengan wheel stone / bentuk buah peer

Pada daerah insisal bentuk konveks konvergen

sesuai miniatur bentuk asli.

5. Preparasi daerah servikal gigi

Sesuai dengan indikasi

• Preparasi pundak ===== labial masuk ke subgingival 1 mm

permukaan labial menurut MC. LEAN.

Kombinasi metode EWING dan HAMPSON

dengan bur / diamong fisura permukaan pertengahan labial

Panduan

- dengan putaran cepat / sangat cepat

……………..Fisure tappered

Pengurangan permukaan lingual

bila dengan putaran rendah menggunakan wheel stone φ kecil.

Bila menggunakan putaran cepat / sangat cepat digunakan diamond

bentuk buah peer

Diratakan : diamond / stone silindris fisura tappered

mula pengurangan email didaerah cingulum dikurangi dengan bur fisure

tapered / silindris kearah cervikal mengikuti permukaan lingual.

Kesejajaran / dinding pararel akan menambah retensi

Pada daerah cingulum ke cervikal ====== bentuk //

Pengurangan cingulum ke insisal dengan wheel stone / bentuk buah peer

Pada daerah insisal bentuk konveks konvergen

sesuai miniatur bentuk asli.

Preparasi daerah servikal gigi

Sesuai dengan indikasi dibuat tegas :

Preparasi pundak ===== labial masuk ke subgingival 1 mm

dengan bur / diamong fisura permukaan pertengahan labial

kecil.

Bila menggunakan putaran cepat / sangat cepat digunakan diamond

mula pengurangan email didaerah cingulum dikurangi dengan bur fisure

Kesejajaran / dinding pararel akan menambah retensi

Pengurangan cingulum ke insisal dengan wheel stone / bentuk buah peer

Pada daerah insisal bentuk konveks konvergen

Page 10: PREPARASI MAHKOTA JAKET

Cara : - Dengan bur fisura no. 1

- Cutting edge halus

- Pada cemento enamel junction

Preparasi pundak :

� Bagian labial dan lingual tegas

- Dengan bur fisur no. 1

- Lebar ; 0,7 – 1 mm

- Sudut : 85 – 90 (ideal

- Labial : masuk sulcus gngiva

- Lingual : tepat margin gingiva

� ���������� �� ������

� ��at : - bur fisur no. 1 …………. Low speed / high speed

- Bur khusus ………….. high speed

Shank-nya tajam

Ujung bur halus

- Instrument tangan :

ENAMEL CLEAVER subgingival ==== tepi restorasi

Ditarik ke insisal

Line Angel ditumpulkan dipolish dengan SAND PAPER

DISC + PETROLEUM JELLY.

6. PENYELESAIAN. (TOILET FORM)

Cara := dengan enamel cleaver

Instrumen tangan masuk ke subgingival sepanjang tepi

preparasi ditarik ke insisal � melukai jaringan lunak

= diskus sand paper diolesi vaselin / petroleum jelly dengan

straight.

• Persiapan sebelum dicetak :

1. Preparasi mahkota jaket sudah baik atau belum

----- retraksi gusi COPPER band

Sesuai :- bentuk / contour gusi papila interdental dan dalamnya

gingival crevice tidak merusak jaringan gingiva tanpa

bagian labial.

Page 11: PREPARASI MAHKOTA JAKET

PERSIAPAN SEBELUM DICETAK :

1. Preparasi mahkota jaket sudah baik atau belum

Retraksi gusi COPPER BAND

Sesuai : - bentuk / contour gusi papila interdental dan dalamnya

gingiva cervice tanpa bagian labial

- Tepi ring / band masuk sulcus gingiva

- Pas cetak uji coba bentuk pundak dengan GREEN

KERR.

2. Kegunaan retrasi gusi:

- � � ��� ��� tepi preparasi mahkota jaket jaringan lunak:

a. waktu preparasi

b. waktu pencetakan

- � ������������������ � �� ������������

- ����ak preparasi servikal terhhat jelas

MENCETAK TONGGAK PREPARASI MAHKOTA JAKET:

Ada 4 teknik pencetakan:

I. Teknik Tabung Tembaga / CU-BAND

a. Diisi impression compound .. Green Stick Compound

b. Dilsi bahan elastomer impression Rubber Base

1. Kelompok Mercaptan (Polysulfida)

2. Kelompok Silicone

3. Kelompok Polyether

II. Dengan Bahan Elastomer Impression Material

III. Dengan Bahan Hydrocoloid Irreversible

Contoh : - alginate

- CA-37

IV. Dengan Bahan Non Elastis

Contoh : - plaster C

- amalgam

Keuntungan dan kerugian

1. Impression Compound 1 Green Stick C &

Plastis Compound Gips/ Gips keras

Page 12: PREPARASI MAHKOTA JAKET

IMPRESSION COMPOUND

Keuntungan:

- Biaya murah dan impression compoun dapat digunakan beberapa kali.

- Tidak merubah inklinasi Die (+)

- Cetakan akurat

- Cetakan pundak seksama

Kerugian

- Rumit, bila belum terbiasa hasilnya jelek.

- Melukai jaringan lunak nekrosis margin gingiva.

- Bila pencetakan beberapa kali dalam waktu sama akan merangsang pulpa

Thermal shock oleh karena panas.

Dengan Hydrocoloid Irreversible.

Keuntungan:

- Manipulasi mudah.

- Permukaan cetakan lebih halus.

Kerugian:

- Kurang akurat (Tonggak preparasi karena bahan cetak lembek

terjadi pengkerutan cetakan.

- Inklinasi berubah oleh karena lentur cetakan (+)

Dengan Bahan Elastomer Impression Material.

Ada 2 macam:

- Pasta dasar

- Pasta catalist

Keuntungan:

- Permukaan cetakan + lebih halus.

- Perubahan inklinasi kurang.

- Akurasi Iebih balk.

- Ukuran lebih seksama dengan yang asli

- Tidak begitu lentur . Iebih kuat dan tidak sobek.

Kerugian:

- Harga lebih mahal.

- Manipulasi lebih sulit.

Page 13: PREPARASI MAHKOTA JAKET

SENDOK CETAK, Ada 2 macam:

1. Sendok Individual dan Akrilik

2. Sendok Umum, dibagi:

a. Berdasarkan bentuk: - sebagian

- penuh

b. Berdasarkan permukaan:

- Perforated I berlubang - lubang.

Hydrokoloid irreversubel dan Elastomen Impression Material

- Halus Impression Compound

Plaster Compound

CARA PENCETAKAN:

1. Dengan tabung tembaga + impression compound/ plaster.

Cara : -Tabung tembaga dibentuk sesuai bentuk anatomi preparasi mahkota

jaket . bentuk servikal dibentuk I difestoner terutama bagian

proksimal interdental papilla.

- Tinggi tabung lebih tinggi dan insisal tonggak preparasi ± 2 — 5

mm.(a)

- Diameter tabung ± 1 —2 mm Iebih dan tonggak preparasi. (b)

Pencetakan denqan Green stick compound

• Dengan pencetakan ganda.

A. Dengan Green Stick Compound Mahkota jaket

B. Dengan bahan cetak lainHydrocoloid Irreversibel I Elastomer Impression

Material) gigi tetanggan dan semetrisnya.

Maksud : - besar ruangan yang ada

- besar dan bentuk anatomi gigi simetnis.

• Gigi antagonis dengan bahan Hydrocoloid irreversibel

� TRAUMATIKOCCLUSI.

Maksud : - gigitan sentris working bite

- ruangan antara gigi antagonis dengan gigi yang dipreparasi

supaya tidak traumatik okiusi.

• Gigitan kerja dua malam, diantaranya dibeni kassa — gigitan sentrisnya

Pada pemasangan di artikulator.

Page 14: PREPARASI MAHKOTA JAKET

Cara : - Green stick compound yang diameternya lebih kecil dan tabung

tembaga, dilembekkan di atas lampu spinitus atau air panas. Supaya

green stick dapat melekat pada tabung tembaga dengan baik maka

tabung dipanaskan dahulu kemudian green stick dimasukkan.

Tabung dusi penuh, green stick compund dimasukkan ke preparasi

tonggak mahkota jaket Sampai servikal ditunggu hingga

keras. (dengan ibu jari).

Setelah itu diambil dan dilihat:

• Ada undercut atau tidak

Jika masih ada undercut maka harus dihllangkan dan dilakukan

cetak ulang.

• Preparasi pundak di daerah servikal

- Pencetakan ganda dengan sendok + tabung dengan bahan cetak

lain.

Pencetakan dengan Bahan Elastomer Impression Rubber Base

Rubber Base : Oleh karena bahan elstomer tidak melekat pada tabung maka

permukaan dalam tabung diolesi bahan adhesive dan rubber base.

Kemasan ada 2 macam:

A. KemasanTunggal

B. Kemasan : - Base dicampur

- Catalyst

Cara : - Pada ujung bebas tabung disumbat dengan impression compound

(green stick compound I stenz)

Bagian insisal : 2—3 mm pinggir.

Maksud:

1. Supaya bahan elastomer � meluap ke insisal; oleh karena waktu settingnya

lambat � mengalir keluar untuk gigi atas.

2. Kelebihan bahan elstomer

Bergerak ke servikal

• Pundak tercetak akurat

• Kelebihan bahan mengalir keIuar - - - ujung servikal tabung

3. Mendorong gelembung udara udara dalam bahan cetak dan sela-sela

preparasi.

Page 15: PREPARASI MAHKOTA JAKET

- Pengolesan bahan adhesif pada permukaan dalam tabung

kering

- Pasta elastomer

- Pencetakan ganda dengan send ok dan

Catatan:

- arah cetakan sama

- cetakan — diisi gips menghasilkan cetakan + (DIE)

- contra DIE

- dipasang pada artikulator dan gigitan kerja

PENENTUAN WARNA:

Sebelum preparasi dalam menentukan wama Iebih baik.

Setelah preparasi

Cara:

1. Pengaruh wama sekeliling

2. Warna tidak 100 % sama

bidang labial

3. Ada pewarnaan yang

- Noda stain

- Daerah terkapur (CALCIFIED AREAS)

- Gans-gans wama (HAIR LINE CHECKS)

4. Kamus warna (SHADE GUIDE COLOUR)

Klinik Lab

POLA LILIN:

Untuk mahkota jaket dan akrilik, hIm bewarna GADIN

Tujuan:

1. Supaya restorasi tepat, pas,

2. Bentuk anatomi.

Pengolesan bahan adhesif pada permukaan dalam tabung 5

tabung

Pencetakan ganda dengan send ok dan bahan cetak samallain

tidak merubah inklinasi cetakan

diisi gips menghasilkan cetakan + (DIE)

diperoleh cetakan gigi antagonis

dipasang pada artikulator dan gigitan kerja gigitan sentris

Sebelum preparasi dalam menentukan wama Iebih baik.

TONAL FATIQUE tidak cermat.

Pengaruh wama sekeliling ditutup

Warna tidak 100 % sama PETA (Colour Distribution Chart)

9 kotak

Ada pewarnaan yang harus diperhatikan:

Noda stain

Daerah terkapur (CALCIFIED AREAS)

gans wama (HAIR LINE CHECKS)

Kamus warna (SHADE GUIDE COLOUR)

Untuk mahkota jaket dan akrilik, hIm bewarna GADING

Supaya restorasi tepat, pas, adaptasi sempurna dengan preparasi.

5

cetakan —

PETA (Colour Distribution Chart)

adaptasi sempurna dengan preparasi.

Page 16: PREPARASI MAHKOTA JAKET

3. Reproduksi bentuk dan ukuran tepat.

4. Hubungan dengan gigi tetangga dan gigi lawan yang t tepat

Cara membuat pola lilin indirect

Model kerja (DIE) . akhiran preparasi servikal/sekeliling pundak mahkota

jaket dikurangi (diradir) 0,5 mm miring kearah gingival Ada 2 cara:

1. Dapat dilepas, sebelumnya model diseparasi dengan

gycerin dsb.

2. Tidak dapat dilepas.

Dikoreksi:

- Bentuk (contour)

- Kedudukan (alignment)

- Kontak dan Okiusi, terutama pnggiran servikal

Dihaluskan dengan kapas basah dipanaskan.

PROSEDUR LABORATORIUM:

Mode pola lilin ditanam dalam cuvet, cara:

1. Untuk pola him yang dapat dilepas

- Pola diulas alkohol/spiritus untuk menghilangkan

tegangan permukaan.

- Ruangan diisi gips keras, tidak ada gehembung udara.

- Ditanam dalam cuvet dengan permukaan lagial

menghadap ke atas.

- Tonggak preparasi mahkota jaket diperkuat dengan kawat

sebelum gips mengeras.

- Sebaiknya mahkota jaket bersudut 45 terhadap bidang

horizontal bagian lingual terlihat setelah dicor.

2. Pola lilin tidak bisa dilepas dari model kerja ditanam dalam cuvet

bersama modelnya posisi sama.

Setelah lilin/malam dicor dengan air panas maka diganti dengan Resin Akrilik.

Ada 2 cara:

1. Polimer (serbuk) dan monomer (cairan) dicampur pada pot, konsistensi tepat

(DOUGH STAGE) dimasukkan pad cuvet konvensional.

a. warna servikal beberapa menit. 2. Warna labial (body) 3.warna

insisal.

Page 17: PREPARASI MAHKOTA JAKET

1. masuk celophan press dipot. 1/3 serong

tempat 2. celophan press dipot.

serong tempat 3. Pola warna peta warna

2. DRY PACK

Liquid monomer ditetaskan setengah polimer warna servikal

ditaburkan hingga terserap konsistensi pasir di pot

ditetesi mnomer tabur wama labial

wama insisal peta warna ditutup dengan celophan kemudian pres (prof

press).

digodok.

Kriteria Mahkota Sementara yang dianjurkan:

1. Mencakup estetika, ukuran, besar dan bentuk dan kenyamanan pasien. Maka di

klinik Mahkota Jaket:

a. Celluloid crown form atau polykarbonat crown dari plastik.

b. Self curing akrilik buatan sendiri atau sudah jadi (directa)

dari damar akrilik sesuai preparasi mahkota jaket.

2. Menjaga self cleansing pada daerah tersebut

3. Mendukung jaringan gigi dalam posisi alami dapat menstimulasi jaringan

gingiva karena pengaruh stimulasi dan makanan.

4. Warna sehamionis gigi anterior.

5. Bentuk tepat diantara crest dan tepi preparasi mahkota jaket untuk mencegah food

impaksi antara tonggak preparasi dan mahkota sementara.

6. Tidak merusak attach gingiva.

7. Menjaga oklusi dan artikulasi sehingga mendukung pengunyahan normal.

Sebelum pemasangan Mahkota Jaket, penderita dipasang dulu dengan Mahkota

Sementara.

Fungsi:

1. Melindungi pulpa gigi dan rangsangan thermis, khemis, mekhanis

supaya tidak terjadi iritasi yang dapat mengakibatan hipersensitif dentin dan

pulpa.

2. Mencegah migrasi/drifting.extrusi gigi yang dipreparasi.

3. Mencegah supra erupsi/extrusi gigi antagonis.

4. Melindungi gingiva margin/servikal terhadap initasi.

Page 18: PREPARASI MAHKOTA JAKET

5. Kepentingan estetika, terutama untuk restorasi gigi anterior.

Pemakaian mahkota sementara untuk mahkota jaket, ada 4 macam:

1. Celluloid crown from I polycarbonat crown.

2. Self curing acrylic I cold curing acrylic.

3. Metal I steel crown, dikhususkan untuk gigi posterior.

4. Gutta percha stick ditutupkan.

Sementasi Mahkota Sementara

a. Semen seng fosfat, hampir tidak digunakan karena sifat dan asamnya dapat

mengiritasi pulpa.

b. Semen kalsium hidroksida = Ca (OH)2

- paling baik

- untuk preparasi mendekati pulpa tidak mengiritasi diolesi dengan

pernis kavitas.

Ca (OH)2 EVAPORATED (mudah menguap) tonggak Mahkota jaket.

(EWING, 1959).

c. Semen seng oksid eugeno = ZnOEug.

Supaya tidak terlalu keras dicampur dengan COCOA BTTER atau serabut

kapas dan cotton sehingga mahkota sementara dapat dilepas. (BAUM et al.,

1981)

- Tidak boleh untuk mahkota sementara dari akrilik, oleh karena eugenol

menghambat polimerisasi self curing acrylic.

d. Semen 10 nomer kaca tipe I

Catatan:

Menurut EWING : Sebelum dipasang mahkota sementara harus dioleskan Dulu

cavity varnish pada tonggak hasil preparasi, khususnya gigi

vital, tujuannya iritasi pulpa.

Menurut BAUM : Pada mahkota sementara yang dan logam akan menimbulkan

ketidak enakan karena rasa logam.

MAHKOTA SEMENTARA DARI LOGAM

Kekurangannya:

a. Tidak enak karena rasa logam

Page 19: PREPARASI MAHKOTA JAKET

b. Anodais korasi menyebabkan reaksi galvanis dengan Tumpatan

logam lain.

Pada gigi vital sakit oleh karena reaksi galvanis

SEMENTASI MAHKOTA JAKET:

a. Sterilisasi daerah isolasi gulungan kapas (cotton roll); penyedot ludah.

b. Tonggak preparasi mahkota jaket. Mahkota jaket dibersihkan dengan

larutan germicidal / alkohol.

c. Dikeringkan.

d. Semen diaduk konsistensi tepat sebagai bahan perekat

e. Semen dioleskan pada : - tonggak preparasi

- bagian dalam mahkota jaket

f. Kalau perlu sebelumnya tonggak preparasi diolesi dengan pernis kavitas.

g. Mahkota jaket dipasang, ditekan supaya semen mengeras. Kelebihan semen

dihilangkan.

Macam semen perekat:

------- daya retensi

1. Semen Fosfat mechanical interlocking.

2. Semen Polykarboksilat Mekanis dan khemis

3. Semen lonomer Kaca Tipe I Mekanis dan khemis

4. Resin Mekhanis, khemis dan mengikat masuk melalui prismata

prismata email dengan tehnik ETSA

Semen ini paling kuat, khusus untuk gigi yang telah dirawat saluran akarnya.

Semen Polykarboksilat dan Semen lonomer Kaca sangat dianjurkan oleh karena:

- lebih kuat darl seng fosfat

- kurang mengiritasi terhadap jaringan pulpa.

PENGECEKAN

Pada waktu preparasi Mahkota Jaket:

Menggigit malam dengan ketebalan insisal jarak ruang antagonis ±2 mm.

Pada waktu pengepasan Mahkota Jaket:

- Ada atau tidak ada traumatik oklusi.

Page 20: PREPARASI MAHKOTA JAKET

- Bentuk, adaptasi, posisi, kontak dengan gigi tetangga.

- Tidak over hanging adaptasi dillhat di daerah servikal dengan sonda.

Pada waktu sementasi dan kontrol:

- Ada atau tidaknya traumatik oklusi

- Pada sela-sela gusi dan servikal ada atau tidak ada inflamasi gusi

gusi dan kebersihan mahkota jaket Food Debris

- Untuk mahkota jaket dari akrilik 3 - 5 th kontrol, untuk reparasi.

INSTRUKSI PEMELIHARAAN MAHKOTA JAKET:

- Pasien jangan menggunakan mahkota jaket untuk menggigit sesuatu yang

keras dengan sengaja.

EQUILIBRASI seksama daya gigit normal sehingga tidak

Merusak/melepaskan mahkota jaket.

- Penggunaan mahkota jaket aknuik, 3-5 th perlu diganti tetapi tergantung:

1. Keadaan mulut OH

2. Kebiasaan menyikat gigi.

3. Kebiasaan makan dan minum yang bisa mempengaruhi perubahan

bentuk dan warna.

KERUGIAN MAHKOTA JAKET AKRILIK RESIN:

1. Tidak tahan terhadap pengikisan, yaitu akan terjadi abrasi dan atnsi oleh

karena:

- tekanan pengunyahan gigi antagonis

- pengaruh makanan dan minuman

- penyikatan gigi

2. Koefisien thermal lebih besar 6 - 7 kah koefisien thermal jaringan gigi

sehingga perubahan suhu yang terus-menerus akan menyebabkan Keretakan

mahkota jaket dan akrilik tersebut, ini akan menyebabkan terjadinya mikro

leakage kebocoran mikro ditambah dengan kehancuran semen perekatnya

mengakibatkan perembesan warna ataupun kanes pada sub gingival.

Selanjutnya akan terjadi perubahan warna mahkota jaket maupun terlepasnya

mahkota jaket tersebut.

3. Ketahanannya warna kurang dibanding jaket crown yang terbuat dari

porselain.

Page 21: PREPARASI MAHKOTA JAKET

MODIFIKASI MAHKOTA JAKET:

Modifikasi ini dilakukan pada gigi yang telah dirawat saluran akamya yaitu dengan

menambah bangunan yang disebut CORE.

Definisi Core : adalah bangunan inti yang dibentuk untuk menggantikan dentin yang

hilang.