praktikum asdl

of 13 /13
Praktikum ASDL Pertemuan III – Shortest Path

Author: marina

Post on 23-Jan-2016

66 views

Category:

Documents


0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Praktikum ASDL. Pertemuan III – Shortest Path. Jenis-jenis Algoritma. Algoritma Dijkstra Algoritma Bellman-Ford Algoritma A* Algoritma Floyd-Warshall Algoritma Johnson. Algoritma Dijkstra. Memberi nilai pada setiap node, nilai 0 untuk node awal dan ‘~’ untuk node lain. - PowerPoint PPT Presentation

TRANSCRIPT

  • Praktikum ASDLPertemuan III Shortest Path

  • Jenis-jenis AlgoritmaAlgoritma DijkstraAlgoritma Bellman-FordAlgoritma A*Algoritma Floyd-WarshallAlgoritma Johnson

  • Algoritma DijkstraMemberi nilai pada setiap node, nilai 0 untuk node awal dan ~ untuk node lain.Menandai setiap node belum dikunjungi.Untuk node sekarang, hitung jarak pada tiap node tetangga dengan menjumlahkan jarak node sekarang + jarak menuju node tetangga. Jika jarak < jarak tercatat pada node tersebut maka nilai jarak pada node tersebut diganti.Menandakan node sekarang sebagai node yang telah dikunjungi. Node ini tidak akan dikunjungi lagi.Menandai node tetangga dengan jarak terdekat sebagai node selanjutnya kemudian langkah ke-3 dilakukan untuk node tersebut.

  • Algoritma Bellman-FordTiap node menghitung jarak menuju setiap node tetangga lainnya dan meyimpan dalam tabel.Mengirimkan tabel tersebut pada masin-masing node tetangga.Saat sebuah node menerima tabel data, dihitung jarak terdekat dari node tersebut menuju ke node lainnya dan memperbaharui tabel.

  • Algoritma A*g(x) = jarak terpendek dari node awal ke node berikut h(x) = perkiraan jarak menuju node tujuan f(x) = g(x) + h(x) Makin kecil f(x) untuk suatu node, semakin tinggi prioritasnya. Untuk setiap f(x) akan dicatat dalam open sets. f(x) yang terkecil dalam open sets akan dihilangkan dan ditelusuri lebih lanjut ke node selanjutnya. Penelusuran akan berakhir saat node tujuan memiliki f terkecil (atau open sets kosong).

  • Program dengan Algoritma DijkstraBerdasarkan kelas-kelas XNode, Vertex, dan Main kita dapat menerapkan algoritma ini.

  • NodeBuat kelas dengan nama Node (kelas turunan dari kelas Vertex).Tambahkan atribut:private int nilaiprivate boolean kunjungprivate int tipeNodBuat getter dan setter untuk semua atribut tersebut.Buat konstruktor untuk ketiga atribut ditambah kontruktor kelas parent.

  • NodeOverride fungsi addXNode lalu isi fungsi dengan koding berikut:for (XNode xNode : super.getXNodes())if(xNode.getNode().getLabel().equals(xnode.getNode().getLabel()))return;//proteksi apakah relasi baru dibuat atau bukan.if(baru)xnode.getNode().addXNode(new XNode(this, xnode.getPanjang()), false);super.getXNodes().add(xnode);

  • XNodeTambahkan atribut:private Node nodBuat setter dan getter untuk atribut tersebut.Buat konstruktor untuk atribut node dan panjang.

  • MainBuat vector dengan nama listNode yang hanya dapat menyimpan objek dari Node.Masukkan 6 objek Node ke dalam vectorVector listNode = new Vector();listNode.add(new Node("1", -1, false,0));listNode.add(new Node("2", -1, false,1));listNode.add(new Node("3", -1, false,1));listNode.add(new Node("4", -1, false,1));listNode.add(new Node("5", -1, false,2));listNode.add(new Node("6", -1, false,1));

  • MainBuat relasi antar node berdasarkan koding berikut:listNode.get(0).addXNode(new XNode(listNode.get(1), 7), true);listNode.get(0).addXNode(new XNode(listNode.get(2), 9), true);listNode.get(0).addXNode(new XNode(listNode.get(5), 14), true);listNode.get(1).addXNode(new XNode(listNode.get(2), 10), true);listNode.get(1).addXNode(new XNode(listNode.get(3), 15), true);listNode.get(2).addXNode(new XNode(listNode.get(3), 11), true);listNode.get(2).addXNode(new XNode(listNode.get(5), 2), true);listNode.get(3).addXNode(new XNode(listNode.get(4), 6), true);listNode.get(4).addXNode(new XNode(listNode.get(5), 9), true);

  • MainTambahkan koding berikut: Node nodAwal = null,nodAkhir = null,nodSkr = null; for (Node nod : listNode) { if(nod.getTipeNod() == 0) nodAwal = nod; else if(nod.getTipeNod() == 2) nodAkhir = nod; } if(nodAwal == null) return; nodAwal.setNil(0); nodSkr = nodAwal; Vector listPath = new Vector(); listPath.add(nodSkr);

  • Main while(nodSkr != nodAkhir){ Node nodNext = nodSkr; int inc = 0; for (XNode xNode : nodSkr.getXNodes()) if(!xNode.getNode().isKunjung()){ if(xNode.getNode().getNil() != -1){ if((nodSkr.getNil()+xNode.getPanjang()) < xNode.getNode().getNil()) xNode.getNode().setNil(nodSkr.getNil()+xNode.getPanjang()); }else xNode.getNode().setNil(nodSkr.getNil()+xNode.getPanjang()); if(inc == 0){ nodNext = xNode.getNode(); inc++; }else if(xNode.getNode().getNil() < nodNext.getNil()) nodNext = xNode.getNode(); } nodSkr.setKunjung(true); nodSkr = nodNext; listPath.add(nodSkr); } for(Node nod : listPath) System.out.print(nod.getLabel()+",");