pp proposal

22
PENGARUH REPUTASI UNDERWRITER, REPUTASI AUDITOR, RETURN ON ASSET (ROA) TERHADAP UNDERPRCING SAHAM PERDANA PADA TAHUN 2005-2009 OLEH: SISKA AMELIA 2006/73395 Pembimbing I : Drs. Syamwil Pembimbing II : Nelvirita

Upload: i-kha1

Post on 26-Jun-2015

198 views

Category:

Documents


13 download

TRANSCRIPT

Page 1: Pp Proposal

PENGARUH REPUTASI UNDERWRITER, REPUTASI AUDITOR, RETURN ON ASSET (ROA) TERHADAP UNDERPRCING SAHAM PERDANA PADA TAHUN

2005-2009

OLEH:

SISKA AMELIA

2006/73395

Pembimbing I : Drs. Syamwil

Pembimbing II : Nelvirita

Page 2: Pp Proposal

BAB IPENDAHULUAN

Page 3: Pp Proposal

A. Latar BelakangSalah satu cara perusahaan untuk mendapatkan tambahan modal adalah

dengan menawarkan saham perusahaan ke publik (go public). Dalam proses go public, sebelum saham diperdagangkan di pasar sekunder terlebih dahulu saham tersebut akan dilempar ke pasar perdana. Kegiatan penawaran saham di pasar perdana disebut IPO (Initial Public Offering).

Saat IPO, masalah yang akan muncul adalah berapa harga saham yang paling tepat untuk harga saham yang akan ditawarkan. Harga saham saat IPO akan ditentukan berdasarkan kesepakatan antara underwriter (penjamin emisi) dan emiten sedangkan harga saham pada pasar sekunder akan ditentukan melalui mekanisme pasar yaitu penawaran dan permintaan.

Dalam dua mekanisme penentuan harga tersebut sering terjadi perbedaan harga terhadap saham yang sama antara harga di pasar perdana dan sekunder. Underpricing terjadi apabila penentuan harga saat IPO lebih rendah dibandingkan dengan harga yang terjadi di pasar sekunder pada hari pertama saham tersebut di perdagangkan.

Page 4: Pp Proposal

Fenomena underpricing ini merupakan hal yang menarik karena dialami oleh sebagian besar pasar modal di dunia. Oleh sebab itu, penelitian tentang tingkat underpricing saham yang dialami perusahaan saat IPO merupakan hal yang menarik untuk diteliti karena hasil temuan mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi underpricing tidak selalu konsisten. Hal inilah yang mendorong penelitian dilakukan di bidang ini.

Faktor-faktor yang mempengaruhi underpricing pada saham perdana dapat terdiri dari faktor-faktor keuangan dan non keuangan. Faktor keuangan dapat berupa ROA, EPS, current ratio, pertumbuhan laba, dan financial leverage. Sementara faktor non keuangan dapat berupa reputasi penjamin emisi, reputasi auditor, umur perusahaan, dan jenis industri. Pada penelitian ini, penelitian hanya akan berfokus pada pengaruh reputasi underwriter, reputasi auditor, dan ROA terhadap underpricing.

Page 5: Pp Proposal

B. Rumusan Masalah

1. Bagaimana pengaruh reputasi underwriter, reputasi auditor, ROA terhadap underpricing pada saham perdana?

2. Bagaimana pengaruh reputasi underwriter terhadap underpricing saham perdana?

3. Bagaimana pengaruh reputasi auditor terhadap underpricing saham perdana?

4. Bagaimana pengaruh ROA terhadap underpricing saham perdana?

Page 6: Pp Proposal

C. Tujuan Penelitian

1. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh reputasi underwriter, reputasi auditor, dan return on asset (ROA) terhadap underpricing pada saham perdana.

2. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh reputasi underwriter terhadap underpricing pada saham perdana.

3. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh reputasi auditor terhadap underpricing pada saham perdana.

4. Untuk mengetahui bagaimana pengaruh profitabilitas perusahaan (ROA) terhadap underpricing pada saham perdana.

Page 7: Pp Proposal

D. Manfaat Penelitian

1. Bagi penulis, dapat menambah ilmu pengetahuan di bidang keuangan khususnya pasar modal dan juga memahami masalah tentang Initial Public Offering (IPO) dan underpricing saham.

2. Bagi penelitian selanjutnya, penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan tambahan wacana dan referensi serta literatur di bidang keuangan, sehingga dapat bermanfaat bagi penelitian berikutnya yang sejenis.

3. Bagi perusahaan, hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan apabila suatu perusahaan akan melakukan IPO.

Page 8: Pp Proposal

BAB IIKAJIAN TEORI, KERANGKA

KONSEPTUAL, DAN HIPOTESIS

Page 9: Pp Proposal

A. Kajian Teori1. Pasar Modal

- DJ. A Simarmata (1994)- UU Pasar Modal No.8 Tahun 1995- Tjiptono Darmadji dan Hendry M Fakhrudin (2001)- Suad Husnan (2005)

2. Go Public- Eduardus Tandelilin (2001)- Tjiptono Darmadji dan Hendry M Fakhrudin (2001)- Jogiyanto Hartono (2003)- Aprialiani Triani dan Nikmah (2006)

3. Initial Public Offering (IPO)- Jogiyanto Hartono dan Syaiful Ali (2002)- UU Republik Indonesia

Page 10: Pp Proposal

4. Underpricing - Brigham (1993) - Daljono (2000) - M. Hanafi (2004) - Nyoman Triarti dan Suad Husnan (2004) - Apriliani Triani dan Nikmah (2006) - Aminul Amin (2007)5. Reputasi Underwriter - UU No.8 tahun 1995 - Asril Sitompul (2000) - Jogiyanto Hartono (2003) - Helen Sulistio (2005)6. Reputasi Auditor - Siti Nurdihayati dan Nur Indriantoro (1998) - Alvin A Arens dan James K Loebbecke - Daljono (2000) - Henry Simamora (2002) - Yulius Jogi Christiawan (2002) - M. Nizarul, dkk (2007)7. ROA - Agus Hartono (1997) - Imam Ghozali dan Murdik Al Mansur (2002) - Surat Edaran BI No. 6/23/DPNP tanggal 31 Mei 2004

Page 11: Pp Proposal

B. Temuan Penelitian Sejenis

1. Siti Nurdihayati dan Nur Indriantoro (1998)

2. Daljono (2000)

3. Misnen Ardiansyah (2003)

Page 12: Pp Proposal

C. Hubungan Antar Variabel

1. Pengaruh reputasi underwriter terhadap underpricing- Imam Ghozali dan Murdik Al Mansur (2002)- Helen Sulistio (2005)

2. Pengaruh reputasi auditor terhadap underpricing- Misnen Ardiansyah (2003)- Helen Sulistio (2005)

3. Pengaruh ROA terhadap underpricing- Kim Krinsky dan Lee (1993)- Misnen Ardiansyah (2005)

Page 13: Pp Proposal

D. Kerangka Konseptual

Reputasi Auditor

(X2)

Reputasi Underwriter

(X1)

ROA(X3)

Underpricing Saham Perdana

(Y)

Page 14: Pp Proposal

E. Hipotesis

1. Reputasi underwriter, reputasi auditor, ROA mempunyai pengaruh signifikan negatif terhadap underpricing saham.

2. Reputasi underwriter mempunyai pengaruh signifikan negatif terhadap underpricing saham.

3. Reputasi auditor mempunyai pengaruh signifikan negatif terhadap underpricing saham perdana.

4. Return On Asset mempunyai pengaruh signifikan negatif terhadap underpricing saham perdana.

Page 15: Pp Proposal

BAB IIIMETODE PENELITIAN

Page 16: Pp Proposal

A. Jenis PenelitianPenelitian ini bersifat kausatif

B. Populasi dan Sampel- PopulasiSeluruh perusahaan yang terdaftar di BEI dari- Sampel Perusahaan yang melakukan IPO dari tahun 2005-2009kriteria pengambilan sampel:1. Perusahaan yang mengalami underpriced, yaitu perusahaan yang

harga penawaran saham pada saat IPO lebih rendah secara signifikan dibandingkan dengan harganya pada saat penutupan di pasar sekunder hari pertama.

2. Memiliki kelengkapan informasi pada prospektus untuk keperluan analisis yaitu informasi underwriter, auditor, dan kinerja keuangan.

3. Perusahaan yang tidak termasuk dalam kategori keuangan dan perbankan.

Page 17: Pp Proposal

C. Variabel Penelitian

1. variabel dependen a. Undepricing (Y)

Underpricing merupakan selisih positif antara harga di pasar sekunder dengan harga perdana. Variabel ini akan diukur menggunakan initial return (IR), dengan rumus sbb:

Initial Return = P1 – P0 x 100% P0

2. variabel independena. Reputasi Underwriter (X1) Reputasi Underwriter akan diukur melalui perangkingan underwriter berdasarkan trade value (nilai perdagangan) yang dikeluarkan oleh BEI. Pengukuran reputasi underwriter akan menggunakan skala likert, dengan gradasi sebagai berikut:

Rangking underwriter

nilai

1-2526-5051-75

76-100101-125

54321

Page 18: Pp Proposal

b. Reputasi AuditorVariabel ini merupakan variabel dummy, yaitu dengan memberikan nilai 1 bagi auditor yang bereputasi dan 0 bagi auditor yang tidak bereputasi. Auditor yang bereputasi adalah KAP yang bermitra dengan The Big Four.

c. ROA ROA merupakan perbandingan antara profit after tax dan total asset yang dimiliki oleh perusahaan yang dirumuskan sebagai berikut:

ROA = profit after tax x 100% total asset

Page 19: Pp Proposal

D. Jenis DataJenis data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan data sekunder yang terdiri dari:

1. Data kuantitatif, meliputi: harga penawaran saham perdana (offering price) saham, harga penutupan (closing price) saham hari pertama di pasar sekunder, laba bersih dan total aset.

2. Data kualitatif, yang meliputi data nama underwriter dan data nama auditor yang mengaudit laporan keuangan. Data-data tersebut didapat melalui :- Indonesian Capital Market Directory dari tahun 2005-2009- Fact book IDX dari tahun 2005-2009

- Media masa, jurnal pasar modal, internet, serta publikasi lain yang dapat membantu penelitian ini.

Page 20: Pp Proposal

E. Teknik Analisis Data1. UJI ASUMSI KLASIK

a. Uji Multikolinearitas

b. Uji Normalitas Sebaran Data

c. Uji Heterokedastisitas

2. Model Regresi Berganda

UP = β0 + β1 UND + β2 AUD + β3 ROA + ε

Dimana :

UP : Underpricing

β0 : Konstanta

β1 – β3 : Koefisien

UND : Reputasi Underwriter

AUD : Reputasi Auditor

ROA : Return On Asset

ε : Residu

Page 21: Pp Proposal

3. Uji Hipotesisa. Koefisien Determinan (R2)

Dimana :

R2 : koefisien determinanet

2 : variabel penggangguyi

2 : total sum square

b. Uji F (Uji Model)

Dimana:R2 : koefisien determinasi k : jumlah variabel pengaruh dan variabel terpengaruh n : jumlah tahun pengamatan

c. Uji T Dimana:

βi : koefisien regresi variabel

Sβi : standar error dari koefisien

2

22

1Ri

t

y

e

knR

kR

hitungf

2

2

1

1

i

ihitung S

t

Page 22: Pp Proposal

F. Definisi Operasional1. Variabel dependen

a. Underpricing (Y)

Underpricing merupakan selisih positif antara harga di pasar saham sekunder dengan harga perdana. Dimana, harga di pasar sekunder lebih tinggi dibandingkan saat IPO.

2. Variabel Independen

a. Reputasi Underwriter (X1)

Tingkat kepercayaaan yang diberikan kepada penjamin emisi atas kinerjanya.

b. Reputasi Auditor (X2)

Tingkat kepercayaan kepada akuntan publik atas jasa yang diberikannya.

c. ROA (Return On Asset) (X3)

ROA adalah kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan dan mengukur tingkat efisiensi operasional dan efisiensi dalam menggunakan harta yang dimilikinya.