perkembangan peserta didik ppt

Click here to load reader

Post on 16-Sep-2015

94 views

Category:

Documents

7 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ppt

TRANSCRIPT

PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

PERKEMBANGAN PESERTA DIDIK

Hakikat Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik

1PENGERTIAN Konsep Perkembangan: a. Perkembangan sebagai bagian dari psikologi b. Pengertian pertumbuhan (growth) kematangan (maturation) belajar (learning) dan latihan (exercise) c. Definisi perkembangan (development) d. Prinsip perkembangan: kontinuitas vs diskontinuitas, cephalocaudal vs proximodistal serta prinsip perkembangan lainnya.

a. Perkembangan Sebagai Bagian Dari Psikologi . Psikologi berasal dr kata psyche (= jiwa) dn logos (= ilmu) ; psikologi merupakan ilmu pengetahuan yg tergabung dlm psychological sciences ilmu yg menyelidiki dn membahas tentang perbuatan dn tingkah laku manusia. Klmp pengetahuan psikologi terdiri atas : 1 Psikologi umum 2. Psikologi pendidikan 3. Psikologi belajar 4. Psikologi perkembangan 5. Kesehatan mental.

b. Psikologi perkembangan dibagi menjadi1. psikologi anak 2. psikologi remaja 3. psikologi orang dewasa.Istilah perkembangan berarti serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman.

Van den Daele (A.J. Nurihsan, 2011) mengemukakan bahwa perkembangan berarti perubahan secara kualitatif, yang bukan sekedar perubahan ukuran pada tinggi dan berat badan seseorang atau kemampuan seseorang, melainkan suatu proses integrasi dari banyak struktur dan fungsi yang kompleks. Proses perkembangan pada diri individu (peserta didik)yang sedang mengalami proses pendidikan perlu dipahami oleh para pendidik, apakah peserta didik mengalami perkembangan atau sebaliknya.

Pengertian istilah perkembangan adalah berkaitan dengan : - Pertumbuhan (growth) perubahan alamiah secara kuantitatif pada segijasmani (fisik) - Kematangan (maturation) adalah merupakan titik kulminasi dari sutu fase pertumbuhan sebgai titik tolak kesiapan dari suatu fungsi psikofisik untuk menjalankan fungsinya - Belajar (learning)adalah perubahan dalam pola sambutan atau perilaku tertentu sebagai hasil usaha individu dalam batas waktu setelah tiba masa pekanya ( terjadi perubahan perilaku sebagai hasil belajar yang berlangsung secara sengaja).

Konsep Perkembangan dan PertumbuhanPerkembangan adalah perubahan yang dialami oleh individu (peserta didik) menuju tingkat kematangannya yang berlangsung secara sistematis, progresif dan berkesinambungan baik mengenai fisik maupun psikis.Pertumbuhan dapat diartikan sbagai perubahan alamiah secara kuantitatif pada segi jasmani.

Sehubungan dengan perkembangan ini Candida Peterson (1996) menjelaskan bahwa perubahan dapat dikategorikan sebagai perkembangan harus memenuhi empat kriteria berikut ini :1. Permanen, yaitu perubahan yang terjadi dalam perkembangan yang bersifat permanen, bukan perubahan temporer atau yang disebabkan dengan kejadian insidental.

Contoh ;= Anak mengklasifikasikan objek-objek atas dasar satu ciri tertentu yang memiliki ciri yang sama atau mungkin pula memiliki perbedaan.= anak dapat melakukan koleksi benda2 berdasarkan suatu ciri atau kriteria tertentu.= anak dapat menyusun benda2, tetapi belum dapat menarik kesimpulan dari dua benda yang tidak bersentuhan meskipun terdaapat dalam susunan yang sama.

Contoh perubahan yang tidak permanen ;= anak tidak dapat berbicara, karena sakit tenggorokan= anak tidak dapat melihat dengan jelas karena sakit mata= anak tidak mengantuk karena ssudah minum kopi.

2. Kualitatif, yaitu perubahan yang terjadi dalam perkembangan bersifat fungsional dan total, tidak hanya bersifat peningkatan kemampuan yang sudah dimiliki sebelumnya.Contohnya ; perubahan yang fungsional.Perkembangn bahasa anak usia sekolah 6 8 tahun dimana Penguasaan keterampilah membaca dan berkomunikasi dengan orang lain,anak tersebut dengan senang hati sekali membaca atau mendengar dongeng yang penuh fantasi.

3. Progresif, yaitu perubahan yang terjadi pada perkembangan yang mereupakan perwujudan aktualisasi seseorang, terkait dalam kemampuan seseorang dalam menyesuaikan diri dengan berbagai situasi atau perubahan yang terjadi di lingkungan.4. Universal, yaitu perubahan yang terjadi dalam perkembangan bersifat umum dan dialami oleh individu lain pada tahapan usia yang hampir sama.

Dari uraian tersebut diatas, mengimplikasikan bahwa proses perkembangan itu berlangsung secara bertahap, yang berarti bahwa perubahan yang terjadi dalam proses perkembangan bersifat maju meningkat dan/atau mendalam, dan/atau meluas baik secara kuantitatif, maupun kualitatif.

PERTUMBUHAN/GROWTH : AHMAD THANTHOWI (1993) pertumbuhan sebagai perubahan jasad yg meningkat dlm ukuran (size) sebagai akibat dari adanya perbanyakan sel-sel. A.E.SINOLUNGAN (1997) pertumbuhan menunjuk pd perubahan kuantitatif, dpt dihitung/diukur seperti panjang /berat tubuh.

C.P.CHAPLIN (2002) suatu pertambahan / kenaikan dlm ukuran dari bagian tubuh/organisme sebagai suatu keseluruhan. Jadi pertumbuhan dlm konteks perkembangan merujuk pd dalah perubahan yg bersifat kuantitatif, yaitu peningkatan dlm ukuran & struktur (pertumbuhan kaki kepala jantung paruparu dsb) Jadi PERTUMBUHAN dalah lebih cenderung menunjuk pd kemajuan fisik/pertumbuhan tubuh yg melaju sampai pd suatu titik optimum dn kemudian menurun menuju keruntuhannya.

KEMATANGAN/MATURATION: DAVIDOFF (1988) telah menunjukkan pd munculnya pola perilaku tertentu yg tergantung pd pertumbuhan jasmani & kesiapan susunan saraf. C.P.CHAPLIN (2002) mengatakan bahwa perkembangan, adalah suatu proses untuk mencapai kemasakan/usia masak yg dianggap berasal dari keturunan. Jadi kematangan dalah merupakan suatu potensi yg dibawa individu sejak lahir tp bukan sebagai factor keturunan/bawaan , timbul & bersatu dng pembawaan & turut mengatur pola perkembangan tingkahlaku individu ; merupakan sifat tersendiri yg dimiliki setiap individu dlm bentuk & masa tertentu. Ada kematangan biologis : kematangan jaringan tubuh, saraf dn kelenjar-kelenjar & ada kematangan psikis yg memerlukan latihan : keadaan berpikir, rasa, kemauan dllPsikologi perkembangan merupakan cabang psikologi yang mempelajari perubahan tingkah laku dan kemampuan sepanjang proses perkembangan individu dari mulai masa konsepsi sampai mati.

1. Pada umur berapa anak mulai berbicara dan mulai mampu berpikir abstrak. ( Kehidupan Nyata Realita ) 2. Bila seorang anak dari Taman Kanak-kanak tidak mau sekolah lagi karena diganggu temannya, apa yang harus dilakukan oleh guru dan orang tuanya? Bila anak selalu ingin merebut mainan temannya apakah dibiarkan saja? ( Adanya Respon/Tanggapan)3. Bila anak umur dua tahun belum berceloteh (banyak bicara) apakah dokter dan guru harus mengkhawatirkannya? .(Perlu adaptasi Penyesuaian)Dengan mempelajari perkembangan anak akan membantu memahami diri sendiri. (Pengenalan diri ) , pengetahuan ini akan membantu kita memahami apa yang kita alami sendiri.16Pentingnya mengetahui pertumbuhan dan perkembangan peserta didik.

Masa Perkembangan Yang Cepat (Interaksi Sosial)- Perubahan fisik, - Pada anak terjadi pertumbuhan-pertumbuhan yang cepat dibandingkan dengan perubahan-perubahan yang dialami species lain.Pengaruh yang lama. - Ahli teori psikologi berpendapat bahwa apa yang terjadi hari-ini sangat banyak ditentukan oleh perkembangan kita sebagai anak yaitu : pengaruh yang lama dan kuat terhadap perkembangan individu pada masa- masa berikutnya.Proses yang kompleks - Manusia mampu berkomunikasi dari cara yang sederhana sampai yang kompleks karena bahasa yang dipergunakan mengikuti aturan-aturan tertentu. Nilai yang ditempatkan. Penelitian tentang tahap awal perkembangan sosial yang secara relevan berkaitnn dengan orang tua tentang peranannya dalam kehidupannya sehari-hari,Masalah yang menarik Anak merupakan makhluk yang mengagumkan dan penuh teka-teki serta menarik untuk dikaji. anak umur dua tahun untuk mempelajari bahasa ibunya dan kreativitas anak untuk bermain dengan temannya merupakan dua hal dari karakterstik anak yang sedang berkembang.17 FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN Sejak- awal tahun 1980-an semakin diakuinya pengaruh keturunan (genetik) terhadap perbedaan individu. misalnya temperamen, kecerdasan dan kepribadian) mendapat pengaruh yang sama kuatnya baik dari faktor-faktor lingkungan maupun keturunan (genetik).

18Menurut Santrok (1992), Ahli genetik menaruh minat yang sangat besarTerhadap Kecerdasan dan Temperamen : Kecerdasan Arthur Jensen (1969) mengemukakan pendapatnya bahwa kecerdasan itu diwariskan (diturunkan). penelitian tentang kecerdasan, di antaranya ada yang membandingkan tentang anak kembar yang berasal dari satu telur (identical twins) dan yang dari dua telur (fraternal twins) pada anak sekandung genetiknya tidak sama karena itu IQ-nya pun tidak sama, selanjutnya dikemukakan : bahwa identical twins yang dibesarkan pada dua lingkungan yang berbeda korelasi rata-rata IQ-nya. 82. Dua saudara sekandung yang dipelihara pada dua lingkungan yang berbeda korelasi rata-rata IQ-nya, 50.

19 2. Temperamen

Temperamen adalah gaya-perilaku karakteristik individu dalam merespons

Menurut Thomas & Chess (1991) ada tiga tipe dasar temperamen yaitu mudah, sulit, dan lambat untuk dibangkitkan:

Anak yang mudah umumnya mempunyai suasana hati yang positif dan dapat dengan cepat membentuk kebiasaan yang teratur, serta dengan mudah pula menyesuaikan diri dengan pengalaman baru.

b. Anak yang sulit cenderung untuk bereaksi secara negatif serta sering menangis dan lambat untuk menerima pengalaman-pengalaman baru.

c. Anak yang lambat untuk dibangkitkan mempunyai tingkat kegiatan yang rendah, kadang-kadang negatif, dan penyesuaian diri yang rendah dengan lingkungan atau pengalaman baru.

20

Dengan singkat dapat dikatakan bah