pengalaman slrt di kab barito kuala bupati barito kuala slrt di kab barito...peta kabupaten barito...

Download Pengalaman SLRT di Kab barito Kuala bupati Barito Kuala SLRT di Kab barito...peta kabupaten barito kuala

Post on 05-Sep-2019

1 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • PARA PESERTA KONFERENSI NASIONAL KESEJAHTERAAN SOSIAL IX

    DI BANJARMASIN, 18-20 SEPTEMBER 2017

  • OLEH : BUPATI BARITO KUALA

    H. HASANUDDIN MURAD Disampaikan pada Acara Konferensi Nasional Kesejahteraan Sosial IX

    Di Banjarmasin Tanggal 18-20 September 2017

  • PULAU KALIMANTAN

    PROP. KALIMANTAN SELATAN

    KABUPATEN BARITO KUALA

    I. PENDAHULUAN

  • PETA KABUPATEN BARITO KUALA • LUAS WILAYAH 2.966,96 KM2

    ( 8,80% DARI LUAS PROV. KALSEL ), DAN TERDIRI DARI 17 KECAMATAN, 195 DESA DAN 6 KELURAHAN.

    Ü SAMPAI BULAN JULI 2017 BERJUMLAH 298.282 JIWA, (BPS)

    Ü TINGKAT KEPADATAN 103 JIWA/KM2

    Ü SEBAGIAN BESAR BERASAL DARI SUKU BAKUMPAI, BANJAR, JAWA, BALI, DAN SUNDA.

    LUAS WILAYAH

  • Terwujudnya Indonesia yang

    Berdaulat, Mandiri, dan

    Berkepribadian Berlandaskan

    Gotong Royong

    KALIMANTAN SELATAN MAPAN

    (MANDIRI DAN TERDEPAN) LEBIH SEJAHTERA,BER

    KEADILAN,MANDIRI DAN BERDAYA

    SAING

    BARITO KUALA SAMA RASA “Barito Kuala,

    Satu Kata Untuk Maju, Mandiri Mewujudkan

    Rakyat Berdaya Saing Yang Sejahtera”

    RPJMN 2015 - 2019

    RPJMD KALSEL 2016 - 2021

    RPJMD BATOLA 2013 - 2017

  • VISI DAN MISI BUPATI DAN WAKIL BUPATI BARITO KUALA

    TAHUN 2012 - 2017

  • MARASASA

    VISI : BARITO KUALA

    BARITO KUALA, SATU KATA UNTUK MAJU, MANDIRI MEWUJUDKAN RAKYAT BERDAYA SAING YANG SEJAHTERA

  • MARASASA MISI :

    SA SATU SINERGITAS USAHA BERDAYA SAING YANG DITUMBUHKEMBANGAN MELALUI PENINGKATAN AKTIFITAS PEREKONOMIAN BERBASIS PERTANIAN INOVATIF. MA MASYARAKAT CERDAS, SEHAT DAN BERTAQWA YANG DIWUJUDKAN DENGAN PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA. RA RASA AMAN DAN ADIL YANG DIPENUHI DENGAN PENYELENGGARAAN TATA PEMERINTAHAN DAN PENCIPTAAN TATA KEHIDUPAN SOSIAL YANG BAIK. SA SARANA DAN PRASARANA WILAYAH YANG DITINGKATAN MELALUI PERBAIKKAN KUALITAS DAN KUANTITAS PEMBANGUNANNYA.

  • BARITO KUALA SAMA RASA “

    Barito Kuala, Satu Kata

    Untuk Maju, Mandiri

    Mewujudkan Rakyat

    Berdaya Saing Yang Sejahtera”

    SATU SINERGITAS USAHA BERDAYA SAING YANG DITUMBUHKEMBANGKAN MELALUI PENINGKATAN AKTIFITAS PEREKONOMIAN BERBASIS PERTANIAN INOVATIF

    MASYARAKAT CERDAS SEHAT DAN BERTANQWA YANG DIWUJUDKAN DENGAN PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA

    RASA AMAN DAN ADIL YANG DIPENUHI DENGAN PENYELENGGARAAN TATA PEMERINTAHAN DAN PENCIPTAAN TATA KEHIDUPAN SOSIAL YANG BAIK

    SARANA DAN PRASARANA WILAYAH YANG DITINGKATKAN MELALUI PERBAIKAN KUALITAS DAN KUANTITAS PEMBANGUNANNYA

    1. Terwujudnya peningkatan intensitas kegiatan perekonomian masyarakat yang semakin berdaya saing,yang diindikasikan bertambahnya jumlah serta jenis usaha,posisi tawar produk dan mandirinya lembaga usaha masyarakat, yang mendukung pendapatannya.

    2. Terwujudnya peningkatan usaha masyarakat di bidang pertanian inovatif yang semakin ke hilir yang diindikasikan bertambahnya luas lahan usaha, ragam diversifikasi, produksi, produktifitas, posisi tawar komoditas yang bernilai tambah, yang mendukung kemampuan berketahanan pangan

    3. Terwujudnya penyelenggaraan pendidikan bagi masya-rakat yang profesional, terjangkau, merata dan berkualitas yang diindikasikan kompetensi masyarakat yang semakin beriman, bertaqwa, unggul, mampu bersaing dan memiliki semangat untuk berubah lebih baik.

    5. Terwujudnya penyelenggaraan kepemerintahan dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, yang diindikasikan semakin dapat dipenuhinya pelayanan prima kepada masyarakat, yang mendukung kepuasan, rasa aman dan adil

    4. Terwujudnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang mudah, murah, merata serta memadai yang diindikasikan semakin mampu, berdaya dan mandirinya masyarakat dalam berpola hidup bersih dan sehat

    7. Terwujudnya kemudahan mobilitas dalam beraktifitas usaha dan kegiatan lainnya yang diindikasikan semakin terpenuhi dan tersedianya secara memadai sarana dan prasarana wilayah, berupa jalan dan jembatan, yang menghubungkan sentra usaha masyarakat di perdesaan dan perkotaan

    6. Terwujudnya pemenuhan hak sosial masyarakat berupa jaminan, pelayanan, kesempatan dan perlindungan yang diindikasikan semakin baiknya martabat masyarakat, dengan memiliki kebanggaan dan keberdayaan sehingga mampu

    mendukung terbentuknya rasa cinta tanah air serta hidup dlm lingk keluarga bahagia

    8 . Terwujudnya peningkatan kualitas permukiman dan lingkungan masyarakat yang sehat dan nyaman, yang diindikasikan semakin terpenuhinya kebutuhan air bersih, sanitasi, jalan permukiman, perumahan beserta ruang lingkungan yang mendukungnya

    VISI

    MISI SASARAN STRATEGIS

  • Tingginya Angka kemiskinan

    Meningkatnya Kesenjangan

    Menurunnya Solidaritas dan Empati

    Rendahnya Pemahaman

    HAM

    Tingginya Tindak

    Kekerasan

    Tingginya Kerusakan Lingkungan

    Rendahnya Tingkat

    Pendidikan

    Rendahnya Kecukupan

    Pangan Rendahnya

    AksesAir Bersih Rendahnya

    Derajat Kesehatan

    Rendahnya Kepercayaan Antarwarga

    Tingginya Eksploitasi

    Rendahnya Penegakan

    Hukum

    Rendahnya Keterampilan & Kapasitas SDM

    Rendahnya Pelaksanaan

    RTRW

    Rendahnya Akses

    Pendidikan

    Terbatasnya Gedung dan Prasarana

    Rendahnya Keterampilan & Kapasitas SDM

    Terbatasnya Peralatan, Buku dan Penunjang

    Rendahnya Produksi Pangan

    Terbatasnya Lahan

    Produktif

    Rendahnya Keterampilan & Kapasitas SDM

    Terbatasnya Prasarana

    dan Peralatan

    Terbatasnya Pasokan Air Bersih

    Terbatasnya Jaringan Air Bersih

    Belum Tertatanya Manajemen

    Sumber Daya Air

    Terbatasnya Prasarana

    dan Peralatan

    Rendahnya Akes Layanan

    Kesehatan

    Terbatasnya Prasarana, Obat

    dan Peralatan

    Rendahnya Perilaku

    Hidup Sehat

    Terbatasnya Jumlah dan Mutu Tenaga Kesehatan

    Program Pupuk Bersubsidi

    BOSDA/BSM DAERAH

    Program JAMKESDA

    Program PAMSIMAS

    Program ADIPURA

    Program RANHAM

  • Adalah sistem layanan yang membantu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat miskin dan rentan berdasarkan profil dalam Daftar Penerima Manfaat dan menghubungkan mereka dengan program- program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan yang dilakukan oleh Pemerintah ( Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota ), membantu mengidentifikasi keluhan masyarakat miskin dan rentan, melakukan rujukan dan memantau penanganan keluhan untuk memastikan bahwa keluhan-keluhan tersebut ditangani dengan baik.

  • DASAR HUKUM

    1. UU Nomor 13 Tahun 2011 Tentang Fakir Miskin.

    2. PP Nomor 39 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Kesejahteraan Sosial. 3. Peraturan Dirjend Pemberdayaan Sosial Nomor 577/DYS.3/KPTS/10/2016 Tentang

    Pedoman Umum Pelaksanaan SLRT.

    4. Peraturan Bupati Barito Kuala Nomor 26 Tahun 2016 Tentang Percepatan Penanggulangan Kemiskinan di Daerah.

    5. SK Bupati Barito Kuala Nomor 188.45/429/KUM/2016 Tentang Tim Koordinasi dan nama-nama petugas SLRT Kab. Barito Kuala.

  • PENYELENGGARA SLRT “IJE JELA” KABUPATEN BARITO KUALA

    BUPATI WAKIL BUPATI

    dan SEKDA (PENGARAH)

    KEPALA DINAS SOSIAL

    (MANAGER)

    UNIT PENGADUAN MASYARAKAT

    UNIT PENGOLAHAN DATA DAN INFORMASI

    UNIT PELAYANAN

    UNIT MONITORING DAN

    EVALUASI

    BIDANG KESEHATAN

    BIDANG PENDIDIKAN

    BIDANG ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN

    BIDANG EKONOMI SOSIAL

    SEKRETARIAT SLRT

    “IJE JELA”

    3 SUPERVISOR

    17 KECAMATAN

    50 FASILITATOR 195 DESA

    6 KELURAHAN

  • Integrasi informasi, data dan layanan

    FUNGSI UTAMA SLRT

    Pemutakhiran data secara dinamis di daerah

    1 Identifikasi keluhan, rujukan dan penanganan keluhan

    2 3 Pencatatan kepesertaandan kebutuhan program 4

  • 17

    Alur Layanan dan Penanganan Keluhan SLRT

  • PILAR UTAMA PENYELENGGARA SLRT DI KAB. BARITO KUALA

    Undang Undang 13/ 2011 Pasal 8 Ayat 7

    Fasilitator (Tingkat Desa) • Karang Taruna • PSM • Tagana BERJUMLAH 50 ORANG

    Supervisor (Kecamatan)

    Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) berjumlah 3 orang

    Manajer (Tingkat Kabupaten) KepalaDinas Sosial

    PENDAFTARAN MANDIRI WARGA DIDAMPINGI OLEH PSKS SEBAGAI

    PELAKU SLRT “Verifikasi dan validasi

    dilaksanakan oleh potensi dan sumber kesejahteraan sosial yang ada di kecamatan, kelurahan atau desa”

  • OKTOBER 2016 - JULI 2017

    SISTEM LAYANAN DAN RUJUKAN TERPADU

  • Sekretariat SLRT

    • Sekretariat SLRT Kabupaten sudah ada, berlokasi di Dinas Sosial Kab. Barito Kuala (Aula Dinsos)

    - Petugas Front Office : Suhadi dan Muhaimin An Aufar Untung - Petugas Back Office : H. Rusdiansyah,S.Sos, H. Tarmaji, SKM, Wahono,S.Pd.SD, Mukrim, S.Sos, Hidayat

    Effendi,SE

    Fungsi Sekretariat

    • Palayanan Jamkesda masih ada di Dinas Kesehatan Kab. Barito Kuala, setelah Sekretariat SLRT Kabupaten siap dan representative rencananya akan bergabung ke Sekretariat SLRT di Dinas Sosial

    - Keluhan : 50 orang per bulan - Rujukan : 10 orang per Bulan

    Puskesos (APBN & Anggaran Desa/ Kel)

    - Puskesos Desa Mekarsari dan Desa Tinggiran Baru