pelatihan diare

Download PELATIHAN DIARE

If you can't read please download the document

Post on 19-Dec-2015

21 views

Category:

Documents

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

pelatihan diare

TRANSCRIPT

  • CURRICULUM VITAE

  • DIARE

    Hasri salwanBAGIAN IKA FK UNSRI / DEP KES ANAK RSMH PLG

  • Batasan Diare(WHO): keluarnya (konsistensi) tinja yg lunak/cair dg frek (frekuensi) >3x/hari dg/tanpa darah/lendir dlm tinja.(Ibu): perubahan konsistensi dan frekuensi BAB Diare akut : berlangsung
  • Hal yang berkaitan dengan difinisiBatasan akut :14, 21, atau 28 hari (Arasu)14 hari : diare karena virus sangat jarang berlangsung 14 hariKadang diare karena virus sampai 21 hariDiare > 28 hari: diare kronik90-95% diare berlangsung 3-5 hariProlong : 7 hari

  • Penyebab Kematian Bayi 0-11 bulanMasalah Neonatal46,2 %Sumber : Riskesdas 2007Masalah neonatal :AsfiksiaBBLRInfeksi, dll

  • Penyebab Kematian Umur 1-12 bulan Riskesdas 2007

    Chart1

    42

    24

    9

    7

    6

    4

    3

    5

    prosentase

    Diare; 42%

    Pneumonia; 24%

    Meningitis/Ensefalitis; 9%

    Kel Sal Pencernaan; 7%

    Kel Jantung Kongenital & hidrosefalus; 6%

    Sepsis; 4%

    Tetanus; 3%

    Lain-lain (malnutrisi,TB, Campak); 5%

    Sheet1

    DiarePneumoniaMeningitis/EnsefalitisKel Sal PencernaanKel Jantung Kongenital & hidrosefalusSepsisTetanusLain-lain (malnutrisi, TB, Campak)

    prosentase4224976435

  • Penyebab Kematian Balita 0-59 bulanMasalah Neonatal36 %Sumber : Riskesdas 2007Masalah neonatal :AsfiksiaBBLRInfeksi, dll

  • Penyebab Kematian Umur 1 4 tahun Riskesdas 2007

    Chart1

    25.2DiareDiare

    15.5PneumoniaPneumonia

    10.7NECNEC

    8.8Meningitis/ensefalitisMeningitis/ensefalitis

    6.8DBDDBD

    5.8CampakCampak

    4.9TenggelamTenggelam

    9.7Lain-lain (TB, malaria, leukemia)Lain-lain (TB, malaria, leukemia)

    Meningitis/ensefalitis10%

    Lain-lain (TB, malaria, leukemia)11%

    Sheet1

    DiarePneumoniaNECMeningitis/ensefalitisDBDCampakTenggelamLain-lain (TB, malaria, leukemia)

    25.215.510.78.86.85.84.99.7

  • Etiologi Berdasarkan sebab terbayak85%Rotavirus, ETEC, mikroorganisme (-) self limiting disease15% Penyebab lainnya: bakteri, virus, parasit, malabsorpsi makanan, alergi makanan, keracunan makanan, imunodefisiensi, dll sebagian self limiting diseaseBerdasarkan agen penyebab: 80% infeksi rotavirus 30% di masyarakat 50% di RS ( RSMH 70%, tahun 2007)

  • Patofisiologi:Diare akumulasi cairan + elektrolit dalam tinja. 3 mekanisme, yaitu: (1) mekanisme sekretorik, (2) mekanisme osmotik. Contoh: defisiensi enzim laktase sekunder pd diare akut(3) mekanisme sitotoksik (tidak mutlak)

  • Mekanisme SekretorikOleh bakteri toksin (Enterotoksin, Neurotoksin, sitotoksin)Akibat toksin 1. Enterotoksin: mengaktifkan second messenger Elektrollit disekresikan ke lumen + Air Diare sekresi (CAIR) 2. Neurotoksin peristaltik / 3. Sitotoksin kehancuran enterosit

  • Protein perantara(second mesenger)Reseptorcelah protein bagi Transpor elektrolitEntero toksin

  • Mekanisme osmotik Kerusakan enzim makanan tidak dicerna sempurna beban osmotik di usus bagian distal air ke lumen usus bakteri mengurai sisa makanan ( beban osmotik air ke lumen kolon diare (AMPAS)

  • Mekanisme sitolitikOleh virusinvasif dan sitotoksik. Rotavirus masuk dan memperbanyak diri dalam enterosit pada ujung vili usus kecil proksimal kemudian ke distal. Mikrovili rusak, kripta menjadi hipertrofi dan hipertrofiOleh proses inflamasi: allergi, IBDsitokin-sitokin, kemokin-kemokin, dan prostaglandin memicu sekresi dan mengaktifkan saraf-saraf enterik.Peradangan Metaloprotein menghancurkan enterosit pada villus

  • Patofisiologi

  • PatogenesisAir & elektrolit hilang Dehidrasi vol ekstraseluler perfusi jaringan nadi , stroke vol kematiangangguan elektrolit dan asam basa hipoglikemia, gangguan gizi, gangguan sirkulasi, dan lain-lain.

  • Bentuk klinis MTBSAkutPersistenDisentri

  • MTBS: Apakah anak DIARE ?

  • Bentuk klinis WHO/Depkes : RSUD kabAkutPersistenDisentriKolera+ KEP beratAAD (antibiotic associated diarrhea)invaginasi

  • akut kronik

    Akut prolong persisten kronik

    AkutDisentri >< INVAGINASIKolera

  • akut kronik

    Akut prolong persisten kronik

    AkutDisentri >< INVAGINASIKolera

  • akut kronik

    Akut prolong persisten kronik

    AkutDisentri >< INVAGINASIKolera RED FLAG :Bab DARAHPanasBB turun/tidak naik/gagal tumbuhGejala sistemik lain

  • Ada beberapa cara menentukan derajat dehidrasiMTBS, praktis dan mudah diterapkan sesuaikan dengan gambaran klinis lainnyaProgram P2 Diare

  • MTBS

  • Derajat dehidrasi berdasarkan program P2 Diare

    PENILAIAN

    A

    B

    C

    1

    Lihat

    - Keadaan umum

    baik, sadar

    *gelisah, rewel

    *lesu, lunglai atau tidak sadar

    - Mata

    normal

    cekung

    sangat cekung atau kering

    - Air mata

    ada

    tidak ada

    tidak ada

    - Mulut dan lidah

    basah

    kering

    sangat kering

    - Rasa haus

    minum biasa, tidak haus

    *haus, ingin minum banyak

    *malas minum atau tidak bisa minum

    2.

    Periksa

    - Turgor kulit

    kembali cepat

    *kembali lambat

    *kembali sangat lambat

    3.

    Derajat dehidrasi

    tanpa dehidrasi

    dehidrasi ringan- sedang

    Bila ada 1 tanda* ditambah 1 atau lebih tanda lain

    dehidrasi berat

    Bila ada 1 tanda* ditambah 1 atau lebih tanda lain

  • Penatalaksanaan WHO (1) pemberian cairan cegah & obat dehidrasi (2) pemberian makanan yg diteruskan, ASI. (3) obat anti diare (-) , kecuali AB/AM kasus tertentu Yang sudah direkomendasikan : Zinc Belum direkomendasikan: Probiotik dan prebiotik (4) memberikan petunjuk bagi ibu/anak/pengasuh

  • KEMENKES RI 2008Lima langkah tuntaskan diare (LINTAS DIARE):Berikan oralitBerikan tablet zinc selama 10 hari berturut-turutTeruskan ASI-makanBerikan Antibiotik secara selektifBerrikan nasehat pada ibu

  • Solid mass40%Intravasculler5%albuminIntertitiel

    15%Intracelluler

    40%Diarrhea

  • Solid mass40%Intravasculer5%Albumin, NaIntertitielNa15%Intraceluller

    40%

    KDiarrheaNa 50-60K 28Alb (-)

  • Solid mass40%IntravasculeralbuminIntertitiel

    Intraceluller

    Diaredehidrasi

  • Solid mass40%IntravasculeralbuminIntertitiel

    Intraceluller

    IVFDrehydrationNeed time

  • Giving solutionLoss of Body Weight

    0% 5% 10% 15%Ex : normal BW 10 kg, if diarrhea 9 kg : loss of BW 10%DehydrationNo,Mild, moderate, severe, shock,deathNo, Mild-moderate, severe, shock,deathRehydration Mild-moderate : (5%+10%):2 = 7,5% = 75 ml/kgBWSevere : WHO 10% (100ml/kgBW), FK Unsri = 12%

  • MTBS

  • Segera bawa ke dokter/puskesmas, jika salah satu tanda dibawah ini ditemui pada bayi/ anak : Tidak membaik dalam 3 hari Tinja cair keluar amat sering Muntah berulang-ulang Ada darah dalam tinja Demam tinggi Didapati satu atau lebih tanda-tanda dehidrasi (kekurangan cairan): Anak terlihat sangat lemah, Sangat haus, Tidak mau makan atau minum seperti biasanya

  • PemantauanPantau hilangnya tanda-tanda dehidrasiPantau respon klinis : tangis bayi, tingkat aktifitas, nadi dan tekanan darah, BB, intake-output, pencatatan volume tinja dan kencing secara terpisah. Pada keadaan tertentu periksa nilai elektrolit serum dan urinJika ada komplikasi: pantau nilai labolratium organ yang terlibat

  • Penatalaksanaan th/ cairan program P2D:Rencana pengobatan A diare tanpa dehidrasi, Rencana pengobatan B diare deh rgn-sedang Rencana pengobatan C diare dehidrasi berat. Oralit berperan pada rencana terapi A dan B. Jalur IV harus diberikan pada pengobatan C

  • RENCANA TERAPI A UNTUK MENGOBATI DIARE DI RUMAH (penderita diare tanpa dehidrasi)

    GUNAKAN CARA INI UNTUK MENGAJARI IBU:Teruskan mengobati anak diare di rumahBerikan terapi awal bila terkena diare

    MENERANGKAN EMPAT CARA TERAPI DIARE DI RUMAH 1. BERIKAN ANAK LEBIH BANYAK CAIRAN DARIPADA BIASANYA UNTUK MENCEGAH DEHIDRASIGunakan cairan rumah tangga yang dianjurkan, seperti oralit, makanan yang cair (seperti sup, air tajin) dan kalau tidak ada air matang gunakan larutan oralit untuk anak, seperti dijelaskan dalam kotak di bawah (Catatan: jika anak berusia kurang dari 6 bulan dan belum makan makanan padat lebih baik diberi oralit dan air matang daripada makanan cair).Berikan larutan ini sebanyak anak mau, berikan jumlah larutan oralit seperti di bawah.Teruskan pemberian larutan ini hingga diare berhenti.

    2. BERI TABLET ZINCDosis zinc untuk anak-anak: Anak di bawah umur 6 bulan : 10 mg(1/2 tablet) per hari Anak di atas umur 6 bulan : 20 mg (1 tablet) per hari Zinc diberikan selama 10 han berturut-turut, meskipun anak telah sembuh dari diare.Cara pemberian tablet zinc: Untuk bayi, tablet zinc dapat dilarutkan dengan air matang, ASI, atau oralit. Untuk anak-anak yang lebih besar, zinc dapat dikunyah atau dilarutkan dalam air matang atau oralit.Tunjukkan cara penggunaan tablet zinc kepada orang tua atau wali anak dan meyakinkan bahwa pemberian tablet zinc harus diberikan selama 10 hari berturut-turut meskipun anak sudah sembuh.

  • 3. BERI ANAK MAKANAN UNTUK MENCEGAH KURANG GIZITeruskan ASIBila anak tidak mendapatkan ASI berikan susu yang biasa diberikan. Untuk anak kurang dan 6 bu