nikmat gembira di atas nikmat gembira... · pdf filesifat yang dapat dilihat bila mana...

Click here to load reader

Post on 13-Mar-2019

225 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

1

Nikmat Gembira Di Atas Kesabaran

Oleh :

Ustaz Mohd Syafiq Bin Johari

2 Khut-Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Kedah

12 Oktober 2018/03 Safar 1440

Nikmat Gembira Di Atas Kesabaran

.

.

:

Maksudnya : "Wahai orang-orang yang beriman! bertaqwalah kepada Allah (dengan

mengerjakan suruhanNya dan meninggalkan laranganNya); dan hendaklah tiap-tiap

diri melihat dan memerhatikan apa yang Ia telah sediakan (dari amal-amalnya) untuk

hari esok (hari Akhirat). Dan (sekali lagi diingatkan): Bertaqwalah kepada Allah, se-

sungguhnya Allah amat meliputi pengetahuanNya akan segala yang kamu kerjakan."

Saya berpesan kepada diri saya sendiri serta muslimin yang hadir, Ayuhlah! Mari-

lah! bersama-sama kita tingkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT agar

keimanan dan ketaqwaan kita selari dengan ibadat yang kita laksanakan

kepadaNya. Janganlah kita mati melainkan di dalam keadaan menyerah diri kepada

Allah SWT.

3

Firman Allah SWT :-

102:

Maksudnya :

Wahai orang-orang yang beriman! bertaqwalah kamu kepada Allah dengan sebenar-

benar taqwa, dan jangan sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan Islam

(menyerah diri kepada Allah SWT).

Sidang Jumaat yang dirahmati Allah Kesabaran adalah sifat mahmudah, iaitu sifat yang terpuji, kedudukan sifat ini amat

tinggi di sisi Allah SWT bagi siapa yang benar-benar melazimi sifat ini. Ianya satu

sifat yang dapat dilihat bila mana seseorang yang beriman itu ditimpa suatu ujian

ataupun musibah ke atas diri dan keluarga terdekat, mereka bersabar atas dugaan

dan ujian tersebut, maka inilah yang disebut di dalam Kitabullah, sesungguhnya

Allah bersama-sama dengan orang-orang yang sabar sebagaimana firmanNya :

153 :

Maksudnya :

" Wahai sekalian orang-orang yang beriman! mintalah pertolongan (untuk menghadapi

susah payah Dalam menyempurnakan sesuatu perintah Tuhan) dengan bersabar dan

dengan (mengerjakan) sembahyang; kerana sesungguhnya Allah menyertai (menolong)

orang-orang yang sabar".

Khutbah Jumaat 2018 Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Kedah

12 Oktober 2018/03 Safar 1440

4

Ujian daripada Allah terhadap hambaNya ialah suatu perkara yang berupa peringa-

tan tuhan, supaya manusia yang tergelincir daripada landasan kebenaran kembali

mengingatiNya. Sudah menjadi kebiasaan dan tabiat semulajadi manusia apabila

mereka berada di dalam kenikmatan kekayaan dan kemudahan yang melimpah-

ruah serta tahap kesihatan yang begitu baik, tanpa langsung ada sedikit pun ujian

kesakitan daripada Allah SWT. Mereka hanya menyibukkan diri dengan bersenang-

senang dengan nikmat ini dan menjadi lalai daripada mengingatiNya, lalai dalam

menzahirkan sifat taat kepadaNya, lalai dalam melaksanakan kewajipan terhadap

Sang Pencipta. Bahkan, ada sebahagianya bertindak dengan begitu tidak sopan dan

biadab kerana tenggelam dalam kelemasan syahwat dan kelazatan nikmat ke-

hidupan, tanpa menghiraukan batasan syarak dan tidak memperdulikan sebagai-

mana harusnya seorang insan berakhlak dengan akhlak Islam. Maka Allah SWT

datangkan ujian kepada manusia berupa musibah sebagaimana firmanNya:-

155:

Maksudnya : Demi sesungguhnya! Kami akan menguji kamu dengan sedikit perasaan

takut (kepada musuh) dan (dengan merasai) kelaparan, dan (dengan berlakunya) ke-

kurangan dari harta benda dan jiwa serta hasil tanaman. Dan berilah khabar gembira

kepada orang-orang yang sabar.

Sidang Jumaat dikasihi sekalian

Hikmah musibah ini adalah ujian yang berupa peringatan dan tanda kasih dan

sayangnya Allah SWT kepada hambaNya yang lalai untuk mencegah dan mengha-

lang manusia daripada terus menerus melakukan maksiat dan kelalaian daripada

melaksanakan perintahNya. Allah mahu menyelamatkan manusia yang beriman

kepadaNya daripada berada di atas jalan kecelakaan ini dengan memberi satu tar-

biah jiwa melalui jalan ujian ini, mereka dapat menghidupkan kembali kehidupan

yang lebih baik menurut acuan agama dan corak kehidupan yang mulia menurut

perintah agama sesudah mereka diberikab peringatan yang berupa ujian ini.

Khutbah Jumaat 2018 Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Kedah

12 Oktober 2018/03 Safar 1440

5

Nabi SAW bersabda :

1.

Mafhumnya :Tidaklah kelelahan, penyakit, gelisah, duka, dan kesedihan menimpa seo-

rang muslim bahkan sekadar duri yang menusuk kulitnya, melainkan Allah menjadikan

semua itu sebagai penebus kesalahan-kesalahannya. (Riwayat Bukhari)

Justeru itu, seandainya ditimpakan musibah oleh Allah SWT yang berupa gempa

bumi, letusan gunung berapi, tsunami ataupun banjir yang melanda sesuatu tempat,

terimalah segala ini dengan penuh kesabaran, sekalipun berada dalam situasi yang

amat sukar. Sebagai orang yang beriman, kita tiada pilihan melainkan bersabar dan

juga redha dengan ketentuan Ilahi, pasti ianya menjadi penebus segala kesalahan-

kesalahan kita yang telah lalu dengan syarat kita beriman , sabar dan redha atas tak-

dir ini. Janganlah kita mencemuh dan mengungkapkan kata-kata yang menunjukan

satu tanda isyarat kita tidak menerima takdir ini. Bahkan apabila ditimpa sahaja

musibah ucapkan kalimah yang baik ini, sebagaimana firman Allah SWT :-

156:

Maksudnya : (Iaitu) orang-orang yang apabila mereka ditimpa oleh sesuatu kesusahan,

mereka berkata: "Sesungguhnya kami adalah kepunyaan Allah dan kepada Allah jualah

kami kembali."

Ucapkanlah kalimat " seawal musibah menimpa kita kerana "

itulah tanda seseorang itu bersabar atas ujian yang Allah berikan ke atas dirinya.

__________________________________________

1) Hadis riwayat al-Bukhari, no.5210

Khutbah Jumaat 2018 Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Kedah

12 Oktober 2018/03 Safar 1440

6

Muslimin yang dirahmati Allah sekalian, Nabi SAW juga bersabda :

2

Mafhumnya:- Hanyasanya kesabaran itu pada kesempatan yang pertama (ketika di-

timpa musibah). (Riwayat Imam Bukhari)

Bagi mereka yang bersabar di atas ujian berat ini, Allah SWT khabarkan berita gem-

bira kepada mereka, bahawa kesabaran mereka tidaklah sia-sia bahkan ianya digan-

jari pahala oleh Allah SWT .

Allah SWT berfirman di dalam surah al-Baqharah, ayat : 157 :

Maksudnya :

mereka itu ialah orang-orang yang dilimpahi dengan berbagai-bagai kebaikan dari Tu-

han mereka serta rahmatNya; dan mereka itulah orang-orang yang dapat petunjuk hi-

dayahNya."

Jelaslah pada kita di dalam ayat ini, orang yang bersabar atas ujianNya mem-

perolehi tiga perkhabaran berita gembira, pertamanya orang-orang yang bersabar

itu mendapat rahmat dari Tuhan mereka dan dosa-dosa mereka diampunkan Allah,

keduanya, mereka beroleh nikmat rahmat yang berterusan daripada Allah di dunia

dan di akhirat, serta ketiganya, mereka beroleh hidayah dan taufiq daripada Allah

SWT dalam tutur bicara dan amalan mereka.

_________________________________________

2) Hadis riwayat Bukhari, no.1203.

Khutbah Jumaat 2018 Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Kedah

12 Oktober 2018/03 Safar 1440

7

Maksudnya :

Demi masa !. Sesungguhnya manusia itu dalam kerugian . Kecuali orang-orang yang

beriman dan beramal soleh, dan mereka pula berpesan-pesan dengan kebenaran serta

berpesan-pesan dengan sabar.

.

.

Jabatan Hal Ehwal Agama Islam Negeri Kedah Khutbah Jumaat 2018

12 Oktober 2018/03 Safar 1440