moralitas sbg pemahaman sosial [compatibility mode]

Download Moralitas sbg pemahaman sosial [Compatibility Mode]

Post on 21-Jan-2017

218 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • MORALITAS SEBAGAI MORALITAS SEBAGAI MORALITAS SEBAGAI MORALITAS SEBAGAI

    PEMAHAMAN SOSIAL DAN PEMAHAMAN SOSIAL DAN PEMAHAMAN SOSIAL DAN PEMAHAMAN SOSIAL DAN

    PENALARAN MORAL PADA PENALARAN MORAL PADA PENALARAN MORAL PADA PENALARAN MORAL PADA

    ANAK USIA DINIANAK USIA DINIANAK USIA DINIANAK USIA DINIANAK USIA DINIANAK USIA DINIANAK USIA DINIANAK USIA DINI

  • MORALITAS SEBAGAI MORALITAS SEBAGAI

    PEMAHAMAN SOSIALPEMAHAMAN SOSIAL

    MenurutMenurut perspektifperspektif pengembanganpengembangankognitif,kognitif, teoriteori kedewasaankedewasaan dandan pengalamanpengalamansosialsosial menjurusmenjurus kepadakepada kemajuankemajuan didi dalamdalampemahamanpemahaman moralmoral..pemahamanpemahaman moralmoral..

    TEORI PIAGET DARI TEORI PIAGET DARI PENGEMBANGANMORALPENGEMBANGANMORAL

    PiagetPiaget bersandarbersandar padapada wawancarawawancara--wawancarawawancara klinisklinis yangyang terbatas,terbatas, ditujukanditujukanpadapada anakanak--anakanak usiausia 55--1313 tahuntahun didi SwissSwisstentangtentang pemahamanpemahaman merekamereka terhadapterhadap

  • Heterinomous moralitas (5Heterinomous moralitas (5--10 tahun)10 tahun)

    HeteronomousHeteronomous berartiberarti didi bawahbawah

    otoritasotoritas yangyang lainlain.. AnakAnak--anakanak akanakan

    percayapercaya padapada apaapa yangyang andaanda katakan,katakan,

    dandan menganggapmenganggap beberapabeberapa aturanaturan yangyangdandan menganggapmenganggap beberapabeberapa aturanaturan yangyang

    kakukaku tidaktidak dapatdapat ditentangditentang lagilagi..

    Otonomi moralitas (10 tahunOtonomi moralitas (10 tahun--

    selebihnya)selebihnya)

    PengembanganPengembangan kognitifkognitif dandan dukungandukungan

    orangorang dewasadewasa akanakan membuatmembuat transisitransisi

    kepadakepada moralitasmoralitas otonomiotonomi.. AnakAnak--anakanak

  • Evaluasi dari Teori PiagetEvaluasi dari Teori Piaget

    Intens dan Kebijakan MoralIntens dan Kebijakan Moral

    PiagetPiaget menghasilkanmenghasilkan suatusuatu gambarangambarankonservatifkonservatif daridari kemampuankemampuan anakanak--anakanakmudamuda untukuntuk menghargaimenghargai niatniat--niatniat.. MerakaMerakaakanakan mengertimengerti jikajika niatniat yangyang baikbaik akanakan lebihlebihakanakan mengertimengerti jikajika niatniat yangyang baikbaik akanakan lebihlebihdihargaidihargai daridari padapada niatniat yangyang tidaktidak baikbaik..

    Langkah kemajuanLangkah kemajuan

    BanyakBanyak anakanak--anakanak menampilkanmenampilkan keduakedua--duanyaduanya yaituyaitu heteronomousheteronomous dandan penalaranpenalaranotonomiotonomi halhal iniini merupakanmerupakan kewajarankewajaran..

  • PERLUASAN KOHLBERG DARI TEORI PERLUASAN KOHLBERG DARI TEORI PIAGETPIAGET

    KohlbergKohlberg menggunakanmenggunakan suatusuatu prosedurprosedurpewawancaraanpewawancaraan yangyang klinisklinis untukuntukpengembangnpengembangn moral,moral, sedangkansedangkan PiagetPiagetpengembangnpengembangn moral,moral, sedangkansedangkan PiagetPiagetmemintameminta anakanak--anakanak untukuntuk menilaimenilaikenakalankenakalan daridari suatusuatu karakterkarakter yangyang telahtelahmemilihmemilih tindakantindakan tertentutertentu..

    WawancaraWawancara yangyang KlinisKlinis

    DalamDalam InterviewInterview kebijakankebijakan MoralMoralKohlberg,Kohlberg, individuindividu memutuskanmemutuskan dilemadilema--

  • SUATU PENDEKATAN SUATU PENDEKATAN PERTANYAANPERTANYAAN

    HalHal yangyang palingpaling barubaru adalahadalah UkuranUkuran

    RefleksiRefleksi SosioSosio MoralMoral FormatFormat PendekPendekRefleksiRefleksi SosioSosio MoralMoral FormatFormat PendekPendek

    (SRM(SRM--SF)SF).. SRMSRM--SFSF memintameminta individuindividu

    untukuntuk mengevaluasimengevaluasi pentingnyapentingnya

    penalaranpenalaran nilainilai moralmoral dandan hasilhasil moralmoral..

  • PENGERTIAN MORAL PENGERTIAN MORAL PENGERTIAN MORAL PENGERTIAN MORAL PENGERTIAN MORAL PENGERTIAN MORAL PENGERTIAN MORAL PENGERTIAN MORAL

    MENURUT KOHLBERGMENURUT KOHLBERGMENURUT KOHLBERGMENURUT KOHLBERGMENURUT KOHLBERGMENURUT KOHLBERGMENURUT KOHLBERGMENURUT KOHLBERG

    PadaPada tahaptahap HeteronomusHeteronomus Piaget,Piaget, anakanak--

    anakanak menerimamenerima aturanaturan--aturanaturan otoritasotoritas yagyag

    digambarkan,digambarkan, dandan tindakantindakan--tindakantindakan yangyang

    dihakimidihakimi oleholeh konsekuensikonsekuensi--konsekuensikonsekuensidihakimidihakimi oleholeh konsekuensikonsekuensi--konsekuensikonsekuensi

    merekamereka.. PerilakuPerilaku--perilakuperilaku yangyang

    mengakibatkanmengakibatkan hukumanhukuman dipandangdipandang

    sebagaisebagai sesuatusesuatu yangyang tidaktidak baik,baik, dandan merekamereka

    yangyang menjurusmenjurus kepadakepada pahalapahala dilihatdilihat

    sebagaisebagai sesuatusesuatu yangyang baikbaik..

  • TAHAPAN TAHAPAN

    HETERONOMOUS PIAGETHETERONOMOUS PIAGET

    Tahap 1 : orientasi hukuman dan Tahap 1 : orientasi hukuman dan

    ketaatan.ketaatan.

    Tahap 2 : orientasi tujuan sebagai Tahap 2 : orientasi tujuan sebagai

    instrument.instrument.instrument.instrument.

    Tahap 3 : anak perempuan dan anak Tahap 3 : anak perempuan dan anak

    lakilaki-- laki yang baik.laki yang baik.

    Tahap 4: orientasi pemeliharaan order Tahap 4: orientasi pemeliharaan order

    sosial.sosial.

    Tahap 5 : orientasi kontrak sosial Tahap 5 : orientasi kontrak sosial

  • RISET PADA LANGKAHRISET PADA LANGKAH--

    LANGKAH KOHLBERGSLANGKAH KOHLBERGS

    HubunganHubungan perubahanperubahan umurumur dandan tahaptahap

    yangyang tidaktidak bervariasibervariasi..

    KemajuanKemajuan melaluimelalui langkahlangkah--langkahlangkah

    KohlbergKohlberg adalahadalah secarasecara konsistenkonsistenKohlbergKohlberg adalahadalah secarasecara konsistenkonsisten

    dihubungkandihubungkan dengandengan usiausia.. HubunganHubungan

    antaraantara kedewasaankedewasaan penilaianpenilaian usiausia dandan

    moralmoral yangyang kuat,kuat, dandan langkahlangkah--langkahlangkah

    membentukmembentuk satusatu urutanurutan.. MerekaMereka

    melompatimelompati langkahlangkah--langkahlangkah atauatau

    kembalikembali keke yangyang lebihlebih sedikitsedikit penalaranpenalaran

  • PRASYARAT TEORI UNTUK PRASYARAT TEORI UNTUK PENALARAN MORALPENALARAN MORAL

    KedewasaanKedewasaan moral,moral, secarasecarapositifpositif dihubungkandihubungkan dengandengan IQ,IQ,dandan perspektifperspektif yangyang mengambilmengambildandan perspektifperspektif yangyang mengambilmengambilketerampilanketerampilan (Lickona,(Lickona, 19761976 ::FooterFooter && Hennig)Hennig) berargumentasiberargumentasibahwabahwa masingmasing--masingmasing tahaptahap moralmoralmemerlukanmemerlukan teoriteori tertentutertentu dandanperspektivetakingperspektivetaking kapasitas,kapasitas, hanyahanyainiini bukanlahbukanlah cukupcukup untukuntuk

  • MENURUT KOHLBERG, MENURUT KOHLBERG, TAHAPAN KOGNITIF PIAGET TAHAPAN KOGNITIF PIAGET

    DAN TAHAPANDAN TAHAPAN--TAHAPAN TAHAPAN PERSPEKTIF SELMANPERSPEKTIF SELMAN

    Moral Moral

    Menurut Menurut

    KohlbergKohlberg

    PenjelasanPenjelasan Tahapan Tahapan

    Kognitif Kognitif

    PiagetPiaget

    Tahapan Tahapan

    Perspektif Perspektif

    SelmanSelman

    Orientasi Orientasi

    hukuman dan hukuman dan

    kepatuhan kepatuhan

    Menghindari Menghindari

    hukuman hukuman

    sebagai alasan sebagai alasan

    berperilaku berperilaku

    moral.moral.

    Persiapan dan Persiapan dan

    pelaksanaan pelaksanaan

    awal yang awal yang

    nyatanyata

    Informasi Informasi

    sosial.sosial.

    Orientasi Orientasi

    tujuan alattujuan alat

    Seseorang Seseorang

    yang penurut yang penurut

    membutuhkan membutuhkan

    peluang dalam peluang dalam

    Pelaksanaan Pelaksanaan

    awal yang awal yang

    nyatanyata

    Refleksi diriRefleksi diri

  • Orientasi LakiOrientasi Laki--laki yang baiklaki yang baik--Perempuan yang Perempuan yang baik baik

    Mempertahankan Mempertahankan kasih sayang dan kasih sayang dan penerimaan penerimaan temanteman--teman yang teman yang lain dan motif lain dan motif berperilaku yang berperilaku yang baikbaik

    Pelakasanaan Pelakasanaan formal awal.formal awal.

    Bagian keBagian ke--33

    Orientasi Orientasi memepertahankamemepertahanka

    Orang dewas Orang dewas memegang memegang

    Pelaksanaan Pelaksanaan formalformal

    Bermasyarakat.Bermasyarakat.memepertahankamemepertahankan permintaan n permintaan sosialsosial

    memegang memegang hukum dan hukum dan atuaran untuk atuaran untuk kenyamanan kenyamanan moral.moral.

    formalformal

    Orientasi prinsip Orientasi prinsip keseluruhan etika keseluruhan etika

    PrinsipPrinsip--prinsip prinsip keseluruhan keseluruhan untuk semua untuk semua manusia yang manusia yang membuat membuat pedoman pedoman

  • SEKS DALAM PENALARAN SEKS DALAM PENALARAN

    MORALMORAL

    GilliganGilligan mengakumengaku bahwabahwa pendekatanpendekatan

    KohlbergKohlberg meremehkanmeremehkan kedewasaankedewasaan moralmoral

    wanitawanita--wanita,wanita, dandan kebanyakankebanyakan tidaktidak

    mendukungnyamendukungnya (Turiel,(Turiel, 19981998)).. KeadilanKeadilanmendukungnyamendukungnya (Turiel,(Turiel, 19981998)).. KeadilanKeadilan

    dandan kepeduliankepedulian yangyang munculmuncul didi dalamdalam

    tanggapantanggapan--tanggapantanggapan daridari keduakedua jenisjenis

    kelaminkelamin itu,itu, dandan ketikaketika anakanak perempuanperempuan

    menaikkanmenaikkan perhatianperhatian--perhatianperhatian hubunganhubungan

    antarantar pribadi,pribadi, tetapitetapi merekam