menelanjangi nabi dan rasul palsu

Upload: atmonadi

Post on 31-May-2018

238 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    1/30

    MENELANJANGI

    NABI DAN RASUL

    P A L S U

    Risalah mawas diriA t m o n a d i

    2007-2008

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    2/30

    128. Sungguh telah datangkepadamu seorang Rasul dari

    kaummu sendiri, berat terasaolehnya penderitaanmu, sangatmenginginkan (keimanan dankeselamatan) bagimu, Amat belaskasihan lagi Penyayang terhadaporang-orang mukmin.

    129. Jika mereka berpaling (darikeimanan), Maka Katakanlah:"Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. hanya kepada-

    Nya aku bertawakkal dan Diaadalah Tuhan yang memiliki 'Arsyyang agung". (QS 9:128-129)

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    3/30

    PENAUHIDAN YANG BENAR &SYAHADAT YANG BENAR

    Realitas Absolut Allah sebagai al-Haqq, yang memiliki hak dan wewenang padasemua makhluk ciptaanNya akan dikenalioleh makhluk yang menjadi hamba-Nya.

    Pengenalan ini akan disertai berbagaiatribut yang dianugerahkan oleh-Nya padamakhluk yang dikasihi-Nya tersebutdengan penamaan khas. Misalnya NabiMuhammad SAW disebut-Nya sebagaihamba-Nya (Abd Allah) dan Kekasih-Nya(Habib Allah) sebagai pemegang cermin-Nya yaitu Qalb al-Muminun.

    Ketika KekasihNya itu muncul di alamdunia, maka representasi aktual seorangNabi maupun Rasul pilihan palingsempurna tentunya adalah yang paling

    awal dinyatakan sebagai Idea Ideal YangPertama yang mewakili pengertian Ilahisecara utuh dan paling akhir diungkapkansebagai kenyataan yang benar-benar real, yaitu suatu kehidupan makhluk yangtumbuh berkembang dari janin sampaimenua dimana nafas kehidupannya

    disandarkan pada kesadaran kudus dihadapan Allah, Rabbul Aalamin sebagaihamba. Dan ia yang awal adalah Ahmadyang kemudian menjadi Muhammad SAW.

    Ahmad mewakili citra kekanak-kanakan

    dari kehidupan arketipal manusia dimana

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    4/30

    hasrat dinyatakan tanpa aturan yangmengendalikan dan tanpa tanggung jawab,Ahmad adalah karakteristik awal dari

    hasrat yang tampil semasa manusia belumdewasa. Nama Muhammad adalah namayang lebih ditekankan sebagai kedewasaansikap dan adab manusia secara arketipalmaupun real yaitu ketika ia mulai tumbuhsebagai makhluk berpikir, berperasaan

    dan bertanggungv jawab secara pribadimaupun kolektif.

    Penganugerahan Nabi dan Rasul palingsempurna dan paling akhir karena itudirepresentasikan oleh sosok dewasaAhmad sebagai Nabi Muhammad SAW

    yang berendah diri di hadapan Allahsebagai hamba sesuai dengan saranMalaikat Jibril. Jadi bukan sosok yangmenyombongkan diri dan bukan sosokyang menyandarkan diri pada selain Allah.

    Islam dengan berendah diri adalah adabmulia. Adab ini bukan adab yang baru.Yang pertama bersikap seperti itu adalahNabi Ibrahim a.s berdasarkan teguranlangsung Tuhan kepadanya (See QS2:131). Akan tetapi ada perbedaan dalam

    kekhususan gelarnya dimana Ibrahim a.ssebagai Bapak Para Nabi disebut-nyasebagai Khalil Allah. Atribusi kemuliaanMuhammad SAW dengan sebutan HabibAllah menjadi yang tertinggi karenaberhubungan langsung dengan perintahPenciptaan Makhluk yaitu Kun Fa

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    5/30

    Yakuun dan dasar dari penciptaantersebut yaitu Bismillahir al-Rahmaan al-Rahiim.

    Karena fakta demikianlah makaMuhammad menjadi Nabi yang Terakhirdan karena kesadaran yang ditetapkanAllah kepada Muhammad tentangkenyataan hidup ini dalam

    kedewasaannya maka melalui lidahMuhammad yang menyampaikan Qalamsebagai manusia pilihan-Nya eraKenabian dan Kerasulan diakhiri.

    Muhammad itu sekali-kali

    bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia

    adalah Rasul Allah dan penutuppara Nabi. Dan adalah Allah MahaMengetahui segala sesuatu. (QS.

    33:40)

    Selain firman Allah diatas yangmemberikan penutup para Nabi, hadits-hadits Nabi yang sumbernya jelas jugabanyak mengungkapkan penafsiran yangsama dimana era Kenabian dan Kerasulandiakhiri atau ditutup oleh NabiMuhammad SAW.

    Rasulullah Saw bersabda : Sesungguhnya aku mempunyai

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    6/30

    beberapa nama: Aku Muhammad,Aku Ahmad , Aku yang penghapus

    karena aku, Allah menghapuskankekafiran, Aku pengumpul yangdikumpulkan manusia dibawahkekuasaanku dan aku pengiringyang tiada kemudianku seorangNabipun.(Bukhari dan Muslim, Kitab-ul-Fadail, Bab: Asmaun-Nabi;Tirmidhi, Kitab-ul- Adab, Bab:Asma-un-Nabi; Muatta, Kitab-u-Asma in-Nabi, Al- Mustadrak

    Hakim, Kitab-ut-Tarikh, Bab:Asma-un-Nabi.)

    Bahkan diingatkan juga dalam suatu hadits

    bahwa setelah zaman Nabi Muhamad SAW masihakan ada orang-orang yang mengaku Nabi.

    Thauban meriwayatkan: Nabi Saw berkata:

    Akan datang tiga puluh pendusta didalamumatku yang masing-masing dari mereka akan

    mengatakan kepada dunia bahwa dia adalahseorang Nabi, tetapi aku adalah garis terakhir

    dari kenabian dan tidak akan ada Nabi lagisetelahku.

    (Abu Dawud, Kitab-ul-Fitan)

    Apa sebanarnya arti Nabi dan Rasul danapa sebenarnya maksud pengakhirankenabian maupun kerasulan?

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    7/30

    Pengakhiran ini merupakan dekonstruksitotal dari kenyataan hidup dalamnaungan Islam itu sendiri sebagai Adab

    dan Sikap tertinggi makhluk, sikapdewasa, sebagai makhluk berpikirdihadapan Allah Yang Maha Esa yaitusebagai HambaNya yang melaluipenjelajahan Pengetahuan Tauhid sebagaiRuh Makrifatullah.

    Didalam kehambaan inilah sebenarnyamanusia berada dalam kedekatan yangsnagat dekat sehingga dapat melihatsegala sesuatu dari berbagai sudutpandang. Ibnu Arabi menyebut terminalruhani demikian disebut maqom tanpa

    maqom.

    Di dalam sudut pandang yang luas inilahhakikat Muhammad adalah RahasiaKehidupan seluruh hamba Allah, dandengan Muhammad sebagai washilah sajasaja manusia sebagai hamba akan

    memahami hakikat kehidupan dirinyamaupun makhluk lainnya. Kurang darikeadaan demikian maka manusia harusbersandar pada Pertolongan Allah denganIkhlas. Jika tidak maka ia akan terhembas jatuh kedalam Kehinaan Allah yang

    melekat pada dirinya maupun pengikutnyajikalau ia yang terhempas itu mempunyaipengikut. Lebih dari keadaan demikian,maka si hamba berada dalamkeberserahdirian mutlak karena itu tidakada yang melebihi kondisi kehambaan inisehingga Muhammad sebagai Nabi pun

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    8/30

    perlu diwanti-wanti oleh Jibril untukberendah hati dan tidak melampaui batasdi hadapan Allah Yang Maha Tinggi.

    Karena itu, tidak ada Nabi dan Rasulsesudahnya karena tak ada lagi dasar-dasar kehidupan yang baru bagimanusia yang dinyatakan oleh Allahkepada Muhammad SAW. Semuanyamasih tetap sama dengan dasar yang

    sama yaitu sistem geometri dasar,bilangan Adamik nol sampai sembilan danbiner, dan huruf-huruf yang satu samalain dapat diterjemahkan.

    Makanya kalau setelah masa Nabi danRasul Muhammad SAW ada orang yang

    mengaku-aku menjadi Nabi dan Rasulbisa dipastikan orang tersebut Nabidan Rasul palsukarena tidak memahamihakikat kenabian maupun kerasulan itusendiri.

    Utusan-utusan Tuhan masih tetap eksis

    sepanjang zaman. Namun perannya hanyasebagai pewaris yang terbimbing denganbenar atau al-Mahdi belaka (mengenaiistilah al-Mahdi ini silahkan baca risalahIbnu Arabi di situs www.ibnarabisociety.org.) Secara umum,

    setiap umat beragama Islam sejatinyamenjadi Pewaris Pengetahuan Tauhiddengan Islam sebagai adab tertingginyakarena memang dasar keberagamaannyatetap sama yaitu :

    Laa illaha illaa Allah.

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    9/30

    Namun pemakrifatannya mengikuti NabiMuhamad SAW sebagai Wakil Allah

    dengan bukti-bukti sahih dan yangmenjelaskan makna dan arti Kehidupanmanusia sebagai makhluk yang aslinyaberakhlak mulia dengan cara bersyahadatyang benar atas nama kehidupan ciptaanAllah yang diwakilkan melalui washilah

    manusia berakhlak mulai yangmenyempurnakan yaitu Muhammad.Akhalk Muhammad lah yang kemudianmenjadi rujukan sesudah masa kenabiandan kerasulan dengan sebutan berbagaimacam misalnya Insan Kamil, ManusiaParipurna, Manusia Sempurna atau pun

    Purnawirawan. Jadi, penegasan umatmanusia selama ia meyakini Ke-Esa-an Tuhan pun tidak berubah. Masih tetapsama yaitu :

    Muhammadurrasulullah

    Syahadat lengkap dengan :

    La ilaaha illa Allah,Muhammadurasulullah

    ibarat idzin untuk meneruskankontinuitas Tauhid. Jadi, perannya kalaukita analogikan dengan masa kini miripdengan idzin Copyleftbukan membajak.

    Tak perlu bayar royalti untuk meng-copyleft syahadat dan menyebarkannya

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    10/30

    sebagai suatu sikap yang dipilih sendirimaupun untuk pengajaran gunamemuliakan kembali akhlak manusia yang

    tercela dan condong pada berangan-anganmaterialistik mengikuti hawa nafsunyasendiri.

    Sebagai manusia yang bersyahadat makaia harus beradab yaitu menyebutkan

    syahadat atas nama Muhammad sebagaiUtusan Tuhan yang juga menjadirepresentasi sahih kalau Kehidupan itumerupakan bukti langsung dari Adanya Tuhan. Karenanya, syahadat denganMuhammad identik dengan penghargaanatas Kehidupan Berkualitas LaHir dan

    Batin sebagai Utusan Tuhan yang takterbantahkan dengan naungan Keikhlasandan Kalimat Basmalah bukan dimensi ke-ahmadan Nabi Muhammad SAW yangtidak lain adalah ideo-psikologis dari masakanak-kanak. Semua itu menjadikeyakinan sebagai fakta bagi manusia

    yang masih hidup yang tidak dapatdisangkal lagi dengan argumentasi apapun juga karena telah mengambil hikmahdanpekajaran dari kehidupan yangdijalaninya dengan pedoman danbimbingan yang benar.

    Mereka yang menyangkal penuhidandengan Muhammadurrasulullah bisadikatakan telah melampaui batas danterkelabui oleh ilusi kekanak-kanakkantentang egosentrisme hawa nafsu yangmerusak keimanan dan keyakinan yang

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    11/30

    bersendikan Islam sebagai pendewasaanseluruh pengetahuan tentang Allah, YangMaha Esa, Yang Maha Tinggi.

    Penisbahan bahwa semua manusia adalahPewaris atau al-Mahdi demikiannampaknya berlaku kepada semuamanusia asalkan ia mau mengikuti

    petunjuk Rasulullah SAW (simak makna

    terselubung dalam Qs 9:128-129) denganpedoman Al Quran sebagai Dzikrul LilMuminunmaupun Dzikrul Lil Aalamin.

    Dengan kata lain, ia menjadi Pewariskarena mengikuti proses pendidikan yangbenar dengan Pembimbing Yang Benar

    yang serupa dengan Nabi MuhammadSAW dalam banyak pengalamanmendasarnya sebagai manusia yangmampu mengembangkan karakter dirinyasebagai manusia berakhlak mulia. Jadi, iamestilah pembelajar. Dan syaratmendasarnya adalah ia seorang yang

    ummi sebagai suatu kiasan kalau iamemahami secara mandiri dari prinsip-prinsip dasar kehidupan yang telahdialami, dijalani, dan dimakrifatinyadengan sadar dan tertunduk berserah diriakan kehambaannya di hadapan Yang

    Maha Tinggi yaitu Allah. Dan karena itu iaberupaya untuk selalu selaras denganKehendak Allah serta tampil sesuaidengan ruang-waktunya bukan ruang- waktu Nabi Muhammad SAW zamanbaheula. Dengan demikian ia tidakbersandar secara pokok pada pertolongan

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    12/30

    makhluk karena kebersandaran padamakhluk akan menyeret dirinya kedalamketidakmandirian sikap. Pada akhirnya,

    iapun tidak akan bersandar padaPertolongan Allah dan tidak menjadi ikhlasdalam mengajarkan apa yang telahdinyatakan oleh nafsunya sendiri. Di itikinilah dearajat ruhani seseorang akanjatuh di hadapan Allah.

    Kemandirian menyebabkan ia (al-Mahdi,alias Umat Islam secara global) dapatmuncul dari kalangan non-Arab danbahkan sama sekali tidak dapat berbahasaArab meskipun ia mungkin sajamemahami bagaimana huruf-huruf Arab

    itu disusun dan dikodefikasikan menjadisebuah Wahyu dengan penjelasannya yangrasional maupun intuitif! Hal inidimungkinkan karena ia telah memahamihakikat Sastra Wahyu Serat Jiwa sebagaipengetahuan antara untuk menafsirkangerak-gerik dan tanda-tanda dari Pesan-

    pesan Ilahi, baik yang nyata maupun yangdiisyaratkan.

    MAKNA DAN ARTINABI DAN RASUL TERAKHIR

    Bermunculannya kelompok-kelompokkecil keagamaan maupun yang sudahmerasa menjadi besar di dalam kalangan yang mengaku Islam belakangan inimerupakan suatu tanda yang memangbisa jadi mengkhawatirkan. Kekhawatiran

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    13/30

    ini bukan sekedar khawatir karena akanrusaknya akidah dan sendi-sendikeyakinan Umat Islam kebanyakan.

    Namun, langsung menohok pada tiangdari Agama Islam itu sendiri denganbermunculannya kelompok yangmembedakan diri tatacara syahadatnya,akidah dan ibadahnya namun masihmembawa nama Islam sebagai Agamanya.

    Kelompok-kelompok ini umumnya munculdengan pengakuan yang tidak fair karenamengaku juga bernama Islam juga.Padahal sendi-sendi utamanya sebagaikeyakinan agama yang disebut Islam pada

    posisi kehambaan mutlak dankemandirian dengan bersandar hanyapada Pertolongan Allah yang merefleksikanIslam sebagai Agama maupun Islamsebagai adab makhluk di hadapan Allah,Yang Maha Esa, tidak dipenuhi.Kemandirian dihadapan Allah dengan

    Aslim dan Islam karenanya menjadi syaratutama sebagai Islam yang lurus. Tanp;akemandirian dalam koridor persaudaranuniversal sebagai hamba Allah makakeislamanan yang diakuinya ataupunkeberagamaannya yang jujur dan lurus

    patut dipertanyakan.

    Gerakan-gerakan sempalan yang seringkali mericuhi Umat Islam sebenarnyabukan hal baru Bahkan kalau kitamenengok sejarah, semasa Nabi

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    14/30

    Muhammad SAW masih hidup pun adakelompok-kelompok yang mengaku-aku.Baik mengaku Nabi maupun mengaku

    Utusan Tuhan. Waktu itu, memang belumada yang mengaku agama Islam karenaIslam sendiri secara definitif di masakenabian memang belum menjadi suatuIdentitas komunal yang kokoh. Tapi itudulu sekali, zaman Nabi Muhammad SAW

    ketika hampir sebagian besar masyarakat jahiliyah dalam arti kiasan maupunsesungguhnya.

    Jadi, kalau hari ini ada orang yangmenganggap manusia lainnya jahiliyahdalam arti persis sama seperti masyarakat

    Arab dulu, orang itu saya katakan arogandan melecehkan manusia. Mungkin benarkalau orang zaman sekarang tahu tentangagama tapi enggan melaksanakan. Danmungkin juga pantas dalam hal-haltertentu Tindakan-nya disebut jahiliyah.Jadi, kejahiliyahan masa kini lebih bersifat

    kiasan untuk menunjukkan karakter jiwa yang lemah dan rapuh karena lalaimelupakan ajaran yang benar danterselubungi oleh egodiri yang kuat yangjustru menunjukkan kerapuhannya ibaratbaja yang keras tapi getas serta mudah

    retak. Sikap demikian mungkin malahlebih tepat disebut Summum Bukmumdan Umyun. Jadi, sebutan jahiliyyah dimasa kini tidak harus sama maknanyadengan masa lalu , meskipun prinsipnyasama yaitu orang yang Bodoh dalammemaknai maupun memahami kehidupan

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    15/30

    dan kematiannya dan mengabaikantuntunan yang seharusnya dipelajaridengan jujur dan lurus.

    Ketika Nabi Muhamad SAW wafat,perpecahan dalam Islam sebagai Umat yang mempunyai sistem sosial danperibadahan yang baku, dandisempurnakan sebagai agama seperti

    tersirat dalam surat al-Hajj, muncul ketingkat semantik-logika. Islam sebagailabel kemudian menjadi produk semantikdan saat itu lah perpecahan yangmelibatkan nama Islam sebagai labelmulai terjadi sampai akhirnya munculkelompok Sunni yang patuh kepada

    pesan-pesan dasar Muahmmad dan Syiah yang menuntut dari sudut pandangpewarisan keturunan.

    Syiah sebenarnya kelompok yang masihmengekang diri untuk tidak mengangkatSayyidina Ali KWJ sebagai Nabi baru Umat

    Islam sebagai konsekuensi fanatismenyaterhadap keluarga Nabi Muhammad SAWyang dianggap secara genetis pewaris yangsah sebagai Khalifah. Gagasan fanatismeini sebenarnya warisan dari feodalisme erakerajaan-kerajaan Kuno di Timur dan

    Mediterania, khususnya warisanm sukuYahudi. Dimana fakor keturunanmenentukan. Khususnya dari daerahYudea dan Persia yang dulu memangmerupakan salah satu kekaisaran besar.

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    16/30

    Saya tidak dapat membayangkanbagaimana jadinya Islam hari ini kalaudulu pemimpin Syiah saat itu

    memproklamirkan Ali sebagai Nabi atauHasan dan Husein sebagai Nabi barumeneruskan nabi Muhammad SAW.Pastilah wajah Agama Islam hari ini amatsangat berbeda. Untungnya hal itu tidakterjadi. Meskipun begitu Syiah akhirnya

    membangun lingkungan sosial sendiridengan konsep-konsep keruhanian yangberdasarkan pada konsep Imamiyahlengkap dengan ide Imam Mahdi-nyawarisan ajaran Yudeo-Kristen kuno sepertiterekam pada kisah Yesus dengan 12muridnya dan tentunya dengan kisah

    Imam Mahdi sebagai Paracleitos-nya,armageddon, eskatologi apokaliptiknya,serta mitologi keruhanian menjelang harikiamat lainnya.

    Semua pengakuan maupun klaim yangmuncul diantara Umat Islam (sehingga

    secara visioner oleh Nabi Muhammad SAWkelak diprediksikan akan terpecah menjadi73 golongan) sesungguhnya penafsiranyang jauh berada di wilayah keruhanianyang suci. Keruhanian yang suci adalahkeruhanian dimana seseorang membaca

    Qalam Ilahi bukan dengan hawa nafsunyasendiri seperti dikisahkan didalam al-Quran. Karena itu pula perselisihan yangmuncul di wilayah ruhani ini awal danakhirnya sebenarnya menunjuk langsungkualitas ruhani dari pemimpin kelompokyang saling bertikai. Baik dan buruk nya

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    17/30

    hasil perselisihan dan pertikaian itu punmerefleksikan tinggi dan rendahnyakualitas ruhani. Dan tentunya

    menunjukkan benar dan salahnya ketikasaling diperbandingkan dengan fakta-faktamaupun bukti-bukti yang relevan yangdiungkapkan oleh pelaku perjalan ruhani yang sesungguhnya bukan yangberdasarkan atas referensial buatan

    semisal buku-buku atau kitab-kitab.

    Nabi Muhammad pun nyaris tergelincir kedalam hawa nafsu ketika al-Qurandinyatakan didalam qolbunya oleh Allah.Akhirnya, Allah menegurnya supaya jangan menggunakan hawa nafsu karena

    kalau itu digunakan engkau akan terjebakdalam kekeliruan untuk memahami danmenyampaikan Pesan-pesanNya. Dalamayat yang sering dijadikan senjata bagiorientalis sebagai ayat-ayat setan, Nabimemang sempat tergelincir karena sepertimelakukan kompromi dengan

    membolehkan bergonta-ganti sesembahan.(Kisahnya simak sendiri di surat an-najm,QS 53 dan sirah Ibnu Ishaq).

    Apa yang menyebabkan klaim-klaimmuncul di berbagai kelompok kecil yang

    menjadi besar karena dukungankekuasaan tertentu misalnya kolonialmaupun akibat BLOW UP media denganlabelisasi Islam? Ada banyak hal. Namun yang paling pokok, pengakuan tersebutternyata muncul dari ketidaktahuanmereka sendiri tentang makna kenabian

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    18/30

    dan kerasulan, serta kenapa Muhammadharus disebut Utusan Allah Yang terakhirdan tidak ada Nabi dan rasul setelahnya.

    Pernyataan nabi terakhir yangdinisbahkan kepada Muhammad SAWsebenarnya justru DEKONSTRUKSI dariikatan sejarah para Nabi dan Rasul yangdulu dianut oleh Kaum Yahudi (simak

    tulisan saya yang ini). Dekonstruksi itumenyangkut metode maupun carapenyampaian pesan-pesan-Nya yang kelakmenjadi al-Quran sebagai Induk SeluruhKitab. Meskipun disebut penutup Nabidan Rasul, keterputusan itu bukansebagai keterputusan wahyu Tuhan .

    Wahyu Tuhan setiap saat berjalan sesuaidengan hukum-hukum dan sifat-sifatNya yang Maha Hidup. Jadi, kalangan yangmengira pengertian Utusan Terakhir samadengan berhentinya wahyu punmengalami kekeliruan.

    Dekonstruksi bahwa Muhammad SAWUtusan Allah terakhir adalah dekonstruksitotal karena prinsip-prinsip dasar untukmemahami kehidupan, menafsirkannya,dan menyatakannya sebagai bukti Allah,al-Hayyu, al-Qayum dimana

    manifestasinya adalah sosok Muhammadyang berakhlak mulia dengan menjunjungserta menghargai kehidupan dibawahnaungan kalimat Bismillahir al-Rahmaanal-Rahiim bagi seluruh makhluk sebagaiRahmat telah disempurnakan oleh

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    19/30

    Muhammad SAW yang hidup dari 571sampai 633 M.

    Dan replikasinya (pewaris pengetahuanMuhammad) adalah mereka yang mewarisipengetahuan itu dengan benar. Oleh ibnuArabi, manusia yang mewarisi denganbenar dan dengan bimbingan yang benardisebut al-Mahdi tapi bukan berarti Nabi

    maupun Rasul. Sehingga dikiaskan dalamal-Quran seolah mereka bagaikan Bapakyang melihat anak-anaknya sendiri karenasangat familiarnya dengan isi, arti, danmakna al-Quran, baik yang lahiriahmaupun yang tersembunyi. Bahkan dalamtaraf ruhani tertentu tertentu struktur

    dasar al-Quran juga juga diketahuinya.

    Namun, yang paling penting akhlaknyamerefleksikan al-Quran. Karena itu, eraNabi dan Rasul berakhir di zamanMuhammad SAW pada tahun 633 DANsetiap orang dapat mengadopsi kandungan

    al-Quran, mengikuti akhlak MuhamadSAW kalau metodenya tepat dan yangpenting kalau Allah menghendakinyademikian.

    Lho, bagaimana tanda Allah

    menghendakinya demikian? Gampangsaja, tahu semua itu tapi nggak pernahmengaku-aku jadi Nabi atau Rasul karenamasanya sudah selesai. Dan ia ada hanyasekedar menjalani kehidupan sesuaipotensinya yang bisa dinyatakan denganistiqomah. Maka jadikan dirimu Imam

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    20/30

    Mahdi atau Isa Ibnu maryam untukdirimu sendiri. Kenalilah siapakah dirimudan siapakah Tuhanmu. Itulah tandanya

    kalau Allah menghendaki, manusia akandibawa mengarungi jejak-jejak kenabiandan mengetahui rahasia semua makhlukciptaan, baik disebut malaikat, iblis, jin,setan, nabi, rasul, wali, maupun manusialainnya.

    Pengakuan palsu mirip dengan barang danproduk palsu. Contohnya, Bill Gate dantimnya membuat Windows (meskipunbukan yan pertama). Orang bisa sajamembuat Windows yang serupa denganprogram yang mirip. Tapi bukan berarti

    dia adalah Bill Gate dan belum tentu bisamembangun perusahaan sebesarMicrosoft. Jauhh dech kayanya.Karenanya, meskipun orang bisamenafsirkan al-Quran dengan bahasaArab yang fasih bgt sekalipun, ataubahkan bisa menyusun kodefikasi al-

    Quran, ia bukan Rasul atau Nabi karenasegala informasi yang berhubungandengan karakteristik dan prinsip dasarmemahami kehidupan untuk seluruhmanusia telah dinyatakan olehMuhammad SAW di zaman dahulu. Ia

    lebih tepat dikatakan sebagai Pewarisdalam arti umum maupun khas(umum=pemeluk agama Islam yangmenjalani semua aturannya sebisanya;khas= pemeluk yang diberi kelebihankhusus sesuai potensinya).

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    21/30

    Lantas, kenapa Muhammad SAW harusmenyatakan atau dinyatakan olehpengikut sesudahnya yang membangun

    sistem sosial yang disebut Islam sebagaiNabi dan Rasul terakhir? Inilah yangdisebut suatu visi besar seorang Nabi danRasul yang memang menyadari al-Quranadalah Induk Kitab, Induk semuaPengetahuan Manusia dimana basisnya

    adalah 10 dan 2 sebagai biner dandesimal. Dan selama manusia masihmenggunakan pancainderawinya danperasaannya dengan cara yang sama,maka tak ada lagi ilmu lainnya. Tak adailmu pengetahuan manusia maupun kitabagama yang tidak ditulis maupun tidak

    dapat diterjemahkan dengan biner dandesimal di hari ini (dijital). Makanya,Quran disebut Induk kitab, Muhammadsebagai Utusan Allah terakhir tidak lebihadalah karena manusia hari ini hanyamembolak balik dan merinci ilmu dasar yang sudah baku untuk memahami

    kehidupan.

    Tak ada yang baru dalam hal ilmuapapun. Yang ada adalah rekonfigurasi2baru, tranformasi-transformasi baruuntuk memahami dan memaknai

    kehidupan dengan menggunakan hurufdan bilangan sehingga muncul kata danistilah baru, muncul kalimat baru ,muncul pengertian-pengertian baru (iptek)dan semua itu digunakan untukmenafsirkan kehidupan yang sama sejakdulu yaitu kehidupan di sistem tatasurya

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    22/30

    dengan bumi dan Matahari yang salingseimbang (simak QS 91:1-10 atau Qs55:1-13).

    Dan hari ini, sebenarnya semua orangpraktis bisa memahami hal itu, bisamemanfaatkannya meskipun belum tentubisa memaknainya. Makanya, apa yangdiketahui Nabi Muhammad SAW dulu,

    lantas diketahui orang masa kini, makagelar Nabi dan Rasul tidak lagi layakdisandangkan apalagi diaku-akui. Bahkankalaupun orang bisa menembus langitdengan Sulthan al-Khayal-nya, atau mirajseperti Nabi Muhammad SAW, juga orangitu tidak lagi menjadi Nabi dan Rasul.

    Mungkin lebih pantas disebut Astronotsaja. Atau kalau mau istilah keren pakaisaja Superman atau kalau mau lebih ke-Arab-araban gunakan saja Insan Kamilatau kalau mau nampak lebih benargunakan gelar Syekh Juha atau kalaumau lebih ilmiah gunakan saja sebutan

    manifestasi Theory of Everything, atauapalah terserah Anda.

    Disinilah Visi besar Nabi Muhammad SAWberperan ketika MENDEKONSTRUKSIdengan menyatakan dirinya secara

    langsung maupun tidak sebagai Nabi danRasul terakhir. Jika istilah Nabi dan Rasultidak didekonstruksi danditransformasikan menjadi istilah baruakan muncul kekacauan. Sebabnya, kalausemua orang yang bisa membaca, menulisdan menafsirkan simbologi maupun

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    23/30

    makna al-Quran mengaku Nabi atauRasul maka seluruh kesatuan Umat Islamyang baru lahir akan berantakan dengan

    cepat!

    Bahkan, pada kenyataannya meskipunNabi dan Rasul terakhir dinyatakan untukMuhammad SAW tetap saja Umat Islamterpecah belah dalam berbagai perincian

    untuk menerapkan warisan NabiMuhammad yang ditinggalkan yaitu al-Quran maupun as-Sunnah.

    Jadi, Anda saksikan sendiri bahwakemampuan ala Nabi dan Rasul saat inibisa dipelajari, dan bukan sesuatu yang

    istimewa lagi tetapi sudah menjadikonsumsi umum (simak tulisan sayamembangun akhlak muhammad denganberpikir intuitif dan rasional). Dan itulahtujuan Muhammad untuk menyampaikanPengetahuan Tuhan bagi kesejahteraansemua manusia bukan bangsa Arab saja.

    Maka siapapun yang menabiripengetahuan itu ia akan diadzab denganKEBODOHAN DAN AMARAH sebagaimanifestasi Allah yang Maha Menghinakan yang tidak lain adalah neraka yangdisegerakan.

    Nabi Muhammad SAW akhirnya menjadiYang Terakhir untuk mengakhiri era yangdikenal sejarah sebagai era Nabi danRasul sebagai batas antara masa sebelumIslam dan sesudah Islam dimana Islam yang kemudian berkembang harus

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    24/30

    ditranformasikan menjadi Dzikir, Fikir danIkhtiar, Syariat, Makrifat dan Hakikat.Pengakhiran ini juga sama artinya dengan

    diakhirinya masa kemukjizatan yanganeh-aneh seperti era kenabian YudeoKristen dulu. Kemukjizatan MuhammadSAW adalah al-Quran sebagai Kitab Indukyang jumlah ayatnya sama dengan tandaunik di jemari anak Adam.

    300 tahun setelah meninggalnya Nabi ,kita menyaksikan sendiri bagaimanaDEKONSTRUKSI ERA KENABIAN DANKERASULAN DITRANFSORMASIKANdengan munculnya ilmuwan Islam yangmerajai peradaban dunia. Bahkan sampai

    hari ini pun peninggalan mereka tetapmenjadi soko guru peradaban manusia,baik disebut barat, timur, utara maupunselatan. Nama-nama beken Umat Islam dimasa 3 abad pertama tahun Hijriahmerupakan masa kejayaan karenaberhasilnya kelompok masyarakat

    Mentranformasikan pesan nabi bahwaMUHAMMAD ADALAH NABI DAN RASUL TERAKHIR dan tak ada Nabi dan Rasulsesudahnya kecuali manifestasi darimereka yang berupaya mengikuti akhlakMuhammad. Dan itulah peran dan misi

    Umat Islam yang abadi yang juga harusdiyakini hari ini, meskipun masih banyak yang jauh dari kenyataan akhlakMuhammad SAW sesungguhnya.

    Jadi, tak perlulah mengaku Nabi atauRasul dengan menunggangi Islam, karena

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    25/30

    pengakuan itu menunjukkanketidaktahuan tentang arti dan maknaNabi dan Rasul dalam banyak segi. Cukup

    pelajari Isi Al Quran , Sunnatullah dannyatakan sebisanya akhlak Muhammaddengan yaqin dan sungguh-sungguh,Istiqomah dan Taqwa maka engkau akanmelihat Islam sesungguhnya, baik sebagaiadab personal, sebagai agama, maupun

    sebagai fondasi untuk membangunmasyarakat bepengetahuan dengan dasarkalimat Basmalah (Peradaban Basmalah).

    Mereka yang mengaku Nabi dan Rasulhari ini adalah mereka yang telah kelirusecara prinsipal karena menggunakan

    nafsunya sendiri dan tidak paham arti danmakna nabi dan rasul sesungguhnya.

    Nah, kalau arti dan makna nabi danrasul saja tidak tahu dan keliru, maunyampai kemana? Nyampai dihadapan Tuhan atau di hadapan

    Hantu.

    KEYAKINAN PRIBADI &KEYAKINAN KOLEKTIF (AGAMA)

    Menurut Ibnu Arabi dalam kitab Fusus Al-Hikam:

    Umumnya, kebanyakan manusiaterpaksa memiliki suatu konsepkeyakinan pribadi mengenai Tuhan

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    26/30

    mereka, yang mereka anggapberasal dari-Nya dan ditempatmereka mencari-Nya.

    Selama Realitas dihadirkan kepadamereka sesuai dengannya(termasuk dengan nafsu-nafsunyayang menyesatkan), mereka akanmengenal dan menaati-Nya,

    padahal bila dihadirkan dalambentuk lainnya, merekamenyangkal-Nya, menghilang dari-Nya dan memperlakukan-Nyadengan tidak semestinya,sedangkan pada saat yang sama,membayangkan bahwa mereka

    bertindak terhadap Dia dengantepat.

    Orang yang beriman pada jalanbiasa, hanya beriman pada tuhanyang telah diciptakannya dalamdirinya sendiri, karena tuhan dalam

    keyakinan adalah sebuah tafsiranmental. Dalam apa yang merekaimani, mereka hanya melihat dirimereka sendiri sebagai makhlukrelatif dan tafsiran-tafsiran merekasendiri dalam diri mereka sendiri.

    Barangkali kondisi demikianlah yangberkecamuk di akal pikiran semua orangketika berbicara menyangkut keimanankepada Tuhan. Dalam pikiran Pecinta Ilahiyang mengimani keberadaan Tuhan makahal ini akan menimbulkan cerapan

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    27/30

    citarasa yang subyektif-realistis.Sedangkan bagi seorang yang menolakkenyataan tentang Tuhan, yang terjadi

    adalah cerapan subyektif-spekulatifsebagai hasil manipulasi dan inkonsistensipola pikirnya. Celakanya, pola demikiannampaknya banyak diimani oleh banyakorang.

    Pada kebanyakan manusia, apa yangdigambarkan Ibnu Arabi itu akanmengarahkan pikiran pada kebenaranhakiki tentang alam. Di titik ini, dapatmuncul rasa takut karena tidak mampumenembus selubung (tabir) psikologis egodirinya ketika singularitas dicapai. Bagi

    yang tidak menyadari kelemahannya, tabirkegelapan akan menghantui dan semakinmenebal hingga ujung dari kebenaran punditepiskannya, seolah lupa bahwa itulahrealitas yang disajikan akalnya bahwa adasesuatu di luar alam semesta fisik yangdiamatinya. Karena itu, tidak heran kalau

    Niels Bohr yang ilmuwan kuantum punakhirnya terpuruk ke dalam filsafatpositivisme, Richard Dawkin yang ahligenetika modern terbingung-bingungmencari makhluk hasil mutasi gen untukmembuktikan teori gen egoisnya (Selfish

    Gen), Stephen Hawking pun nampaknyaterpuruk ke dalam spekulasi-matematismanakala ia memodelkan Teori KosmologiKuantum dengan memodelkan gelombangalam semesta bagai bola karet yangmemantul-mantul tanpa henti entahsampai kapan. Sedangkan terminologi-

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    28/30

    terminologi psikologi psikoanalisaSigmund Freud lebih suka membuatistilah ilmiah baru yang berhubungan

    dengan kondisi kejiwaan manusia sepertiistilah kesadaran dan alam bawah sadar,id-ego-superego.

    Semua penafsir pun pada akhirnyamemang berhenti dalam istilah-istilah.

    Demikian juga penafsiran di jalan ruhani.Hanya saja ada yang membedakannya.Dari sisi keilmuan dengan basismaterialistik akan berhenti di istilahkeilmuan dengan nama-nama baru (danbeberapa diantara nama tersebutdinisbahkan pada penemunya), dari sisi

    ruhaniah akan berhenti langsung dikoridor penghambaan dan pengakuantentang keterbatasan manusia untukmengenali kehidupan dengan utuh denganmenyatakan adab Islam yangdiaktualisaikan sebagai keyakinan agamadengan suatu aturan yang mengikat dan

    disepakati bersama.

    Ikatan itu tentunya perlu karenamerefleksikan prinsip-prinsip dasar Islamsebagai suatu Agama yang mengikatsecara kolektif seperti Rahmaatan Lil

    Aalamin, silaturahim, dan berbagai istilahlainnya yang mencerminkan kepatutansecara kolektif. Tanpa ikatan tersebut,atau tanpa ketundukan terhadap ikatantersebut yang telah dinyatakan sebagaisyarat awal yaitu mengucapkan syahadatlahir dan batin, maka keislaman seseorang

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    29/30

    diragukan kebenarannya. Baik, secarahukum agama, intuisi dan logika, maupunnilai etik dan moral kemasyarakatan

    sebagai suatu keyakinan yang harusdipatuhi.

    Boleh jadi bermunculannya keyakinandengan menggunakan nama Islam sebagailabelisasi hanya sekedar kamuflase dari

    gerakan yang bertujuan menghancurkanidentitas bersama sebagai suatu kaummaupun sebagai suatu keyakinan.

    Dan kalau hal ini terjadi, Umat Islam yangmasih mengikuti aturan main yang sahihsah-sah saja untuk melakukan tindakan

    preventif secara hukum karena adanyatindakan pengrusakan identitas dengansengaja yaitu abuse dengan mengatasnamakan Islam sebagai brand globalmanusia yang meyakini kebenaran ajaranAgama Islam.

    QUO VADIS BANGSA INDONESIA

    Pada akhirnya, perkembangan masyarakat

    Indonesia dengan pernak-pernik manusiadan budayanya hanya akan dimungkinkantetap eksis jika Pengetahuan Tauhid yangbenar dicanangkan kembali dengan kokoh.Hal ini tentunya harus didukung olehpemerintah dengan menetapkan danmengarahkan kembali arah perubahan

  • 8/14/2019 Menelanjangi Nabi Dan Rasul Palsu

    30/30

    bangsa dalam wilayah rasional yangaktual tanpa kehilangan sisi filosofismaupun spiritualnya yang dapat

    dipancarkan dengan hati yang jernih danmurni, dengan panduan Qalam Tuhan yang sebenarnya yang menunjukkanperlunya keselarasan antara apa yangdiyakini dalam hati, apa yang diucapkandengan kata-kata dan kalimat, dan apa

    yang dinyatakan dengan tindakan sebagaikeselarasan tatanan lahir dan batindengan keseimbangan dinamis tanpa cacatyaitu Inharmonia Progressio di atas jalanShirathaal Mustaqiim.

    Atmnd114912, dari Bekas-i (KotaPatriot) 25/10/2007