makalah perkembangan peserta didik

Click here to load reader

Post on 30-Jun-2015

1.457 views

Category:

Data & Analytics

9 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 1. 1 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k KATA PENGANTAR AssalammualaikumWr.Wb. Alhamdulillahirabbilalamin, puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik. Makalah ini disusun sebagai salah satu tugas mata kuliah Perkembangan Peserta Didik. Penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Ibu Yuki Widiasari,S.Sos,MA, selaku dosen pembimbing mata kuliah Perkembangan Peserta Didik, yang telah memberikan bimbingan kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini. 2. Kedua orang tua, yang telah memberikan motivasi dan dukungan kepada kami. Penulis menyadari bahwa dalam makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna, maka dari itu penulis mengharapkan kritik dan saran dari pembaca untuk menyempurnakan makalah ini. Penulis berharap makalah ini dapat bermanfaat untuk semua pembaca. Purwokerto, Maret 2014 Penulis Eka Rahayu

2. 2 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k DAFTAR ISI KATA PENGANTAR .............................................................................................................................1 DAFTAR ISI............................................................................................................................................2 BAB I PENDAHULUAN ........................................................................................................................3 A. LATAR BELAKANG..................................................................................................................3 B. RUMUSAN MASALAH .............................................................................................................4 C. TUJUAN MAKALAH.................................................................................................................4 BAB II PEMBAHASAN .........................................................................................................................5 A. PENGERTIAN PESERTA DIDIK ..............................................................................................5 B. HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA DIDIK.............................................................................6 1. Kewajiban peserta didik...........................................................................................................6 2. Hak Peserta Didik.....................................................................................................................8 C. KEBUTUHAN PESERTA DIDIK ........................................................................................... 10 BAB III PENUTUP............................................................................................................................... 16 A. KESIMPULAN......................................................................................................................... 16 B. SARAN ..................................................................................................................................... 17 DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................................................... 18 3. 3 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Pendidikan adalah proses belajar mengajar yang didalamnya terdapat peserta didik dan pengajar. Sedangkan menurut Ki Hadjar Dewantara, pendidikan adalah menuntun segala kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak itu, agar mereka sebagai manusia dan sebagai anggota masyarakat dapat mencapai keselamatan dan kebahagian yang setinggi-tingginya. Dalam proses pendidikan, peserta didik merupakan komponen manusiawi yang menempatiposisi sentral atau yang paling terpenting. Pendidikan tidak akan berjalan tanpa ada peserta didik, peserta didik berperan sangat penting dalam dunia pendididkan. peserta didik dipandang sebagai manusia seutuhnya, dimana mereka dipandang manusia yang memiliki hak dan kewajiban. Dalam pendidikan, hak-hak peserta didik haruslah lebih dikedepankan atau diutamakan seperti hak mereka untuk mendapatkan pengetahuan yang sesuai dengan keinginan mereka, hak mereka untuk mengembangkan potenti-potensi yang ada pada mereka, dimana itu semua dalam rangka mempersiapkan mereka menjadi manusia yang dewasa. Selain hak-hak tersebut, peserta didik juga memiliki kewajiban yang harus mereka jalani. Sebagai peserta didik juga harus memahami kewajiban, kebutuhan serta melaksanakanya. Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilakukan atau dilaksanakan oleh peserta didik. Sedangkan Kebutuhan adalah suatu keperluan asasi yang harus dipenuhi untuk mencapai keseimbangan organisme. Namun itu semua tidak terlepas dari keterlibatan pendidik, karena seorang pendidik harus memahami dan memberikan pemahaman tentang aspek-aspek yang terdapat didalam diri peserta didik terhadap peserta didik itu sendiri, kalau seorang pendidik tidak mengetahui aspek-aspek tersebut, maka potensi yang dimiliki oleh peserta didik tersebut akan sulit dikembangkan, dan peserta didikpun juga mengenali potensi yang dimilikinya. 4. 4 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k B. RUMUSAN MASALAH Dari latar belakang diatas maka penulis, merumuskan masalah sebagai berikut: 1. Apa pengertian dari peserta didik itu? 2. Apa hak dan kewajiban dari peserta didik itu? 3. Apa kebutuhan dari peserta didik? C. TUJUAN MAKALAH Penulisan makalah ini bertujuan untuk : 1. Dapat memahami pengertian dari peserta didik. 2. Untuk mengetahui kewajiban-kewajiban yang harus dilaksanakan oleh peserta didik. 3. Untuk mengetahui hak dari peserta didik. 4. Untuk mengetahui dan memahami suatu kebutuhan dari peserta didik. 5. 5 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k BAB II PEMBAHASAN A. PENGERTIAN PESERTA DIDIK Menurut Darmadi dalam bukunnya menjelaskan tentang Peserta didik bahwa peserta didik adalah anak yang belum dewasa, yang memerlukan bimbingan dan pertolongan dari orang lain yang sudah dewasa, dan untuk mencapai kedewasaan guna untuk melaksanakan tugasnya sebagai makhluk tuhan atau sebagai suatu pribadi. (Darmadi.2009:52) Sedangkan, dalam buku sardiman Peserta didik adalah subjek belajar, karena peserta didik adalah suatu sentral kegiatan dari suatu pihak yang mempunyai tujuan. (Sardiman.2007:123) Dalam perspektif psikologis, peserta didik adalah individu yang sedang berada dalam proses pertumbuhan dan perkembangan, baik fisik maupun psikis. Dalam UU tentang sistem pendidikan Nasional No.20 tahun 2003 pasal 1 ayat 4 yang menyebutkan arti peserta didik adalah sebagai masyarakat yang berusahamengembangkan dirinya melalui proses pendidikan pada jalur jenjang dan jenis pendidikan lainnya. (Desmita.2011:39) Peserta didik adalah individu yang memiliki potensi fisik dan psikis yang khas, sehingga ia merupakan insan yang unik. Peserta didik adalah individu yang sedang berkembang, maksudnya adalah peserta didik tengah mengalami perubahan-perubahan jiwa secara wajar. Peserta didik adalah individu yang membutuhkan bimbingan individual dan perlakuan manusiawi. Peserta didik adalah individu yang memiliki kemampuan untuk mandiri. Kemandirian untuk mencapai suatu kedewasaan.(Desmita.2011:40) 6. 6 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k B. HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA DIDIK Dalam proses belajar mengajar didalamnya menyangkut tentang peserta didik. Peserta didik disini mempunyai hak dan kewajibannya tersendiri. 1. Kewajiban peserta didik Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilakukan atau dilaksanakan oleh peserta didik. Menurut UU RI No. 20 th 2003 Pasal 12 menjelaskan tentang kewajiban peserta didik yaitu : a. Menjaga norma-norma pendidikan untuk menjamin keberlangsungan proses dan keberhasilan pendidikan. b. Menanggung biaya pendidikan kecuali bagi yang dibebaskan dari kewajiban tersebut sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam buku yang ditulis oleh Rama yulis, menurut Al-Ghozali ada sebelas kewajiban peserta didik, yaitu : 1. Belajar dengan niat ibadah dalam rangka taqoruh kepada Allah SWT, sehingga dalam kehidupan sehari-hari anak didik dituntut untuk mensucikan jiwanya dari akhlak yang rendah dan watak yang tercela. 2. Mengurangi kecenderungan pada duniawi dibandingkan masalah ukhrowi. 3. Bersikap tawadhu (rendah hati) dengan cara meninggalkan kepentingan pribadi untuk kepentingan pendidikannya. 4. Menjaga pikiran dan pertantangan yang timbul dari berbagai aliran. 5. Mempelajari ilmu ilmu yang terpuji, baik untuk ukhrowi maupun untuk duniawi. 6. Belajar dengan bertahap dengan cara memulai pelajaran yang mudah menuju pelajaran yang sukar. 7. Belajar ilmu sampai tuntas untuk kemudian hari beralih pada ilmu yang lainnya, sehingga anak didik memiliki spesifikasi ilmu pengetahuan secara mendalam. 8. Anak didik harus tunduk pada nasehat pendidik(Rama,Y. 2008:..) 7. 7 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k Secara umum kewajiban siswa dapat dijabarkan sebagai berikut. 1. Kewajiban Belajar Belajar merupakan tugas utama seorang pelajar. Siswa diwajibkan belajar dengan baik di dalam maupun di luar sekolah. Mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru termasuk juga kewajiban pelajar. 2. Kewajiban Menjaga Nama Baik Sekolah Menjaga nama baik sekolah baik di luar maupun di dalam sekolah merupakan perwujudan terhadap ketahanan sekolah beserta Wawasan Wiyata Mandala. 3. Taat Tata Tertib Aturan-aturan yang mengarahkan siswa bertingkah laku di sekolah merupakan tata tertib yang wajib ditaati oleh seluruh siswa. Dengan tata tertib diupayakan siswa memiliki kedisiplinan sehingga mampu menunjang dalam kehidupan bermasyarakatnya. 4. Kewajiban Biaya Sekolah BOS atau biaya operasional sekolah adalah biaya sekolah yang berasal dari pemerintah yang merupakan pendukung operasional kegiatan harian di sekolah agar sekolah dapat berjalan lancar. Biaya ini hanya untuk membantu meringankan biaya sekolah bukan berarti sekolah bebas ongkos atau gratis. 5. Kewajiban Kerja Sama Kerja sama antara sekolah dengan pihak masyarakat dalam hal ini wali murid wajib dilaksanakan untuk mendukung seluruh kegiatan sekolah. Kerja sama yang terjalin dengan baik akan mampu memecahkan setiap permasalahan yang ada. (http://www.slideshare.net/ekarahayu904/savedfiles?s_title=hak- dan-kewajiban-siswa-di-sekolah&user_login=galanxnemo) 8. 8 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k 2. Hak Peserta Didik Hak Peserta Didik adalah memperoleh pendidikan yang layak untuk mengembangkan segenap potensi yang dikaruniakan Allah kepadanyasecara optimal. Setiap peserta didik pada suatu satuan pendidikan mempunyai hak-hak berikut: 1. Mendapat perlakuan sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuannya. 2. Mengikuti program pendidikan yang bersangkutan atas dasar pendidikan. 3. Berkelanjutan, baik untuk mengembangkan kemampuan diri maupun untukmemperoleh pengakuan tingkat pendidikan tertentu yang telah dibakukan. 4. Mendapat bantuan fasilitas belajar, beasiswa, atau bantuan lain sesuai dengan persyaratan yang berlaku. 5. Pindah ke satuan pendidikan yang sejajar atau yang tingkatnya lebih tinggi. 6. Sesuai dengan persyaratan penerimaan peserta didik pada satuan pendidikan yang hendak dimasuki. 7. Memperoleh penuaian hasil belajarnya. 8. Menyelesaikan program pendidikan lebih awal dari waktu yang ditentukan. 9. Mendapat pelayanan khusus bagi yang menyandang cacat. Secara umum dalam proses belajar mengajar siswa mempunyai hak-hak sebagai berikut: 1. Hak Belajar Belajar merupakan kebutuhan pokok seorang pelajar. Siswa berhak mendapatkan proses belajar mengajardi kelas dan di luar kelas, pengajaran untuk perbaikan, pengayaan, kegiatan ekstrakurikuler, mengikuti ulangan harian, ulangan umum, dan ujian nasional. 2. Hak Pelayanan Dengan adanya pelayanan diharapkan memberi kemudahan bagi siswa meraih harapan memperoleh sukses. Siswa berhak mendapatkan 9. 9 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k pelayanan yang berhubungan dengan administrasi sekolah. Pelayanan melalui bimbingan konseling akan membantu keberhasilan siswa. 3. Hak Pembinaan Bentuk pembinaan dapatdilaksanakan pada saat upacara bendera, pembinaan wali kelas, saat mengajar bahkan saat bimbingan dan layanan konseling. 4. Hak Memakai Sarana Pendidikan Sarana dan prasarana pendidikan merupakan alat untuk mempermudah siswa melakukan berbagi aktivitas belajar. 5. Hak Berbicara dan Berpendapat Hak ini digunakan secara demokratis untuk melatih siswa mengemukakan pendapatnya. Tapi perlu diingat hak ini harus digunakan dengan cara-cara yang sopan, tidak menimbulkan anarki dan berujung pada kerusuhan. 6. Hak Berorganisasi Berkumpul dengan teman sebaya memang diperlukan oleh anak-anak remaja. Jika bertujuan baik maka berorganisasi sah-sah saja dilakukan. Organisasi juga dapat menjadi ajang penyalur bakat dan kreativitas para remaja. 7. Hak Bantuan Biaya Sekolah Bantuan biaya sekolah atau sering disebut beasiswa merupakan kebutuhan wajib yang diterima siswa. Pemberian bantuan ini juga harus memenuhi persyaratan tertentu yang telah diatur dalam ketentuan- ketentuan pemberian beasiswa. 10. 10 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k C. KEBUTUHAN PESERTA DIDIK Setiap peserta didik mempunyai suatu kebutuhan tertentu tanpa kita ketahui. Arti kebutuhan itu sendiri adalah suatu keperluan asasi yang harus dipenuhi untuk mencapai keseimbangan organisme. Sebelum membahas kebutuhan Peserta Didik selintas akan membahas tentang kebutuhan dasar manusia yaitu: 1. Phyisiological needs (kebutuhan-kebutuhan fisiologi) Kebutuhan-kebutuhan fisiologis adalah sejumlah kebutuhan yang paling mendesak dan mendapat prioritas utama dalam pemenuhannya karena berkaitan langsung dengan kondisi fisik dan kelangsungan hidup. Contoh: makan, minum, sandang, oksigen, tempat tinggall, seks, tidur, istirahat dan lain-lain. 2. Need for self-security and security (kebutuhan akan rasa aman dan perlindungan). Kebutuhan akan rasa aman merupakan kebutuhan yang mendorong individu untuk memperoleh ketentraman, kepastian, dan keteraturan dari lingkungannya, jaminan keamanan dan lain sebagainya. 3. Need for love and belonging ness (kebutuhan akan kasih sayang dan memiliki). Need for love and belonging ness merupakan kebutuhan yang mendorong individu untuk mengadakan hubungan afeksi atau ikatan emosional dengan orang lain, yang diaktualisasikan dalam bentuk : kebutuhan akan rasa memiliki dan dimiliki, mencintai dan dicintai, rasa setia kawan, dan lain sebagainya. 4. Need for self-esstem (Kebutuhan akan rasa harga diri) Kebutuhan akan rasa harga diri adalah kebutuan individu untuk merasa berharga dalam hidupnya. 5. Need for self-actualization (kebutuhan akan aktualisasi diri) kebutuhan akan aktualisasi diri adalah kebutuhan untuk memenuhi dorongan hakiki manusia untuk menjadi orang yang sesuai dengan keinginan dan potensinya. Selintas dari kebutuhan manusia tersebut Berikut ini disebutkan beberapa kebutuhan peserta didik yang perlu mendapat perhatian dari guru, di antaranya: 11. 11 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k 1. Kebutuhan jasmaniah Sesuai dengan teori kebutuhan menurut Maslow, kebutuhan jasmaniah merupakan kebutuhan dasar setiap manusia yang bersifat instinktif dan tidak dipengaruhi oleh lingkungan dan pendidikan. Kebutuhan-kebutuhan jasmaniah peserta didik yang perlu mendapat perhatian dari guru di sekolah antara lain: makan, minum, pakaian, oksigen, istirahat, kesehatan jasmani, gerak-gerak jasmani, serta terhindar dari berbagai ancaman. Apabila kebutuhan jasmaniah ini tidak terpenuhi, di samping mempengaruhi pembentukan pribadi dan perkembangn psikososial peserta didik, juga akan sangat berpengaruh terhadap proses belajar mengajar di sekolah. Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan jasmaniah peserta didik ini, sekolah melakukan upaya-upaya seperti : Memberikan pemahaman terhadap peserta didik tentang pentingnya pola hidup sehat dan teratur Menanamkan kesadaran kepada peserta didik untuk mengonsumsi makanan- makanan yang mengandung gizi dan vitamin tinggi Memberi kesempatan kepada peserta didik untuk beristirahat Memberikan pendidikan jasmani dan latihan-latihan fisik seperti olahraga. Menyediakan berbagai sarana di lingkungan sekolah yang memungkinkan peserta didik dapat bergerak bebas, bermain, berolahraga, dan sebagainya Merancang bangunan sekolha sedemikian rupa dengan memperhatikan pencahayaan, sirkulasi udara, suhu, dan dan sebagainya, yang memungkinkan peserta didik dapat belajar dengan nyaman Mengatur tempat duduk peserta didik di dalam kelas sesuai dengan kondisi fisik mereka masing-masing. 2. Kebutuhan akan rasa aman Rasa aman merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan peserta didik, terutama rasa aman di dalam kelas dan sekolah. Setiap siswa yang datang ke sekolah sangat mendambakan suasana sekolah atau kelas yang aman, nyaman, dan teratur, serta terhindar dari kebisingan 12. 12 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k dan berbagai situasi yang mengancam. Hilangnya rasa aman di kalangan peserta didik juga dapat menyebabkan rusaknya hubungan interpersonalnya dengan orang lain, membangkitkan rasa benci terhadap orang-orang yang menjadi penyebab hilangnya rasa aman dalam dirinya. Lebih dari itu, perasaan tidak aman juga akan mempengaruhi motivasi belajar siswa di sekolah. 3. Kebutuhan akan kasih sayang Semua peserta didik sangat membutuhkan kasih sayang, baik dari orangtua, guru, teman-teman sekolah, dan dari orang-orang yang berada di sekitarnya. Peserta didik yang mendapatkan kasih saying akan senang, betah, dan bahagia berada di dalam kelas, serta memiliki motivasi untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan belajar mengajar. Sebaliknya, peserta didik yang merasa kurang mendapatkan kasih sayang akan merasa terisolasi, rendah diri, merasa tidak nyaman, sedih, gelisah, bahkan mungkin akan mengalami kesulitan belajar, serta memicu munculnya tingkah laku maladaptif. Kondisi demikian pada gilirannya akan melemahkan motivasi belajar mereka. 4. Kebutuhan akan penghargaan Kebutuhan akan penghargaan terlihat dari kecenderungan peserta didik untuk diakui dan diperlakukan sebagai orang yang berharga diri. Mereka ingin memiliki sesuatu, ingin dikenal dan ingin diakui keberadaaannya di tengah-tengah orang lain. Mereka yang dihargai akan merasa bangga dengan dirinya dan gembira, pandangan dan sikap mereka terhadap dirinya dan orang lain akanpositif. Sebaliknya, apabila peserta didik merasa diremehkan, kurang diperhatikan, atau tidak kurang mendapat tanggapan yang positif atas sesuatu yang dikerjakannya, maka sikapnya terhadap dirinya dan lingkungannya menjadi negatif. Oleh sebab itu, untuk menumbuhkan rasa berharga di kalangan peserta didik, guru dituntut untuk: Menghargai anak sebagai pribadi yang utuh Menghargai pendapat dan pilihan siswa 13. 13 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k Menerima kondisi siswa apa adanya serta menempatkan mereka dalam kelompok secara tepat berdasarkan pilihan masing-masing, tanpa adanya paksaan dari guru. Dalam proses pembelajaran, guru harus menunjukkan kemampuan secara maksimal dan penuh percaya diri di hadapan peserta didiknya Secara terus-menerus guru harus mengembangkan konsep diri siswa yang positif, menyadarkan siswa akan kelebihan dan kekurangan yang dimiliknya Memberikan penilaian terhadap siswa secara objektif berdasarkan pertimbangan kuantitatif dan kualitatif. Artinya, guru harus mampu menilai perkembangan diri peserta didik secara menyeluruh dan bersifat psikologis, tidak semata-mata bersifat matematis 5. Kebutuhan akan rasa sukses Peserta didik menginginkan agar setiap usaha yang dilakukannya di sekolah, terutama dalam bidang akademis berhasil dengan baik. Peserta didik akan merasa senang dan puas apabila pekerjaan yang dilakukannya berhasil, dan merasa kecewa apabila tidak berhasil. Ini menunjukkan bahwa rasa sukses merupakan salah satu kebutuhan pokok bagi peserta didik. Untuk itu, guru harus mendorong peserta didiknya untuk mencapai keberhasilan dan prestasi yang tinggi, serta memberikan penghargaan atas prestasi yang dicapai, betapapun kecilnya, baik berupa ungkapan verbal maupun melalui ungkapan non-verbal. Penghargaan yang tulus dari seorang guru akan menumbuhkan perasaan sukses dalam diri siswa, serta dapat mengembangkan sikap dan motivasi yang tinggi untuk terus berjuang mencapai kesuksesan. Kalaupun terdapat peserta didik yang gagal tetap perlu diberi penghargaan atas segala kemauan, semangat, dan keberaniannya dalam melakukan suatu aktivitas. Guru harus menghindari komentar-komentar ynag bernada negative atau menampakkan sikap tidak puas terhadap mereka yang gagal. Komentar- komentar negatif atau sikap tidak puas guru akan membuat peserta didik kehilangan kepercayaan diri, merasa tidak berharga dan putus asa. 14. 14 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k 6. Kebutuhan Akan Rasa Bebas Peserta didik juga memiliki kebutuhan untuk merasa bebas, terhindar dari kungkungan-kungkungan dan ikatan-ikatan tertentu. Peserta didik yang merasa tidak bebas mengungkapkan apa yang tersa dalam hatinya atau tidak bebas melakukan apa yang diingainkannya, akan mengalami frustasi, merasa tertekan konflik dan sebagainya. Oleh sebab itu guru harus memberikan kebebasan kepada pesertaa didik dalam batas-batas kewajaran dan tidak membahayakan.mereka harus diberi kesempatan dan bantuan secara memadai untuk mendapatkan kebebasan. (Desmita.2011: Dalam bukunya Oemar Hamalik disebutkan tentang kebutuhan Peserta Didik yaitu: 1) Menurut Prescott mengadakan klasifikasi kebutuhan Peserta Didik sebagai berikut: a. Kebutuhan-kebutuhan Fisiologis yaitu mencakup tentang bahan-bahan dan kedaan yang esensial, kegiatan dan istirahat. b. Kebutuhan-kebutuhan social atau setatis yaitu menerima dan diterima serta menyukai orang lain. c. Kebutuhan-kebutuhan ego atau integratif yaitu melakukan kontak dengan kenyataan, simbolisasi progresif, menambah kematangan diri sendiri, keseimbangan antara gagal dan berhasil, serta dapat menemukan individualismenya dengan sendirinya. 2) Menurut Maslow menyatakan bahwa kebutuhan-kebutuhan psikologi akan timbul setelah kebutuhan psikologis terpenuhi,ia mengadakan klasifikasi tentang kebutuhan dasar sebagai berikut Kebutuhan akan keselamatan (safety needs) Kebutuhan memiliki dan dicintai (belongingness and love needs) Kebutuhan akan penghargaan ( asteem needs) Kebutuhan untuk menonjolkan diri (selfactualizing needs) 15. 15 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k Dalam bukunya Sardiman telah di kelompokan menjadi 11 kebutuhan yaitu: 1. Belajar dan sukses disekolah 2. Pertumbuhan dan perkembangan kesehatan dan kemanusiaan (human) 3. Kemampuan social 4. Hubungan laki-laki dan perempuan 5. Penyesuaian jabatan 6. Menemukan filsafat hidup 7. Perkawinan dan kehidupan keluarga 8. Persoalan finance, spending, dan security. 9. Pengertian dan perdamaian dunia 10. Waktu senggang 11. Pengertian atas bangsa sendiri dan warga Negara yang aktif. Sedangkan kebutuhan peserta didik adalah Kebutuhan jasmaniah Yaitu menyangkut tentang kesehatan jasmani dalam hal ini olahraga menjadi hal utamadalam pembelajaran. Kebutuhan social Yaitu saling bergaul sesame peserta didik, guru dan orang lain. Kebutuhan intelektual Yaitu semua siswa tidak sama dalam hal minat untuk mempelajari suatu Ilmu Pengetahuan. 16. 16 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN Peserta didik adalah individu yang membutuhkan bimbingan individual dan perlakuan manusiawi. Sedangkan Dalam UU tentang sistem pendidikan Nasional No.20 tahun 2003 pasal 1 ayat 4 yang menyebutkan arti peserta didik adalah sebagai masyarakat yang berusahamengembangkan dirinya melalui proses pendidikan pada jalur jenjang dan jenis pendidikan lainnya. Kewajiban adalah sesuatu yang wajib dilakukan atau dilaksanakan oleh peserta didik. Kewajiban peserta didik secara umum yaitu: Kewajiban Belajar Kewajiban Menjaga Nama Baik Sekolah Taat Tata Tertib Kewajiban Biaya Sekolah Kewajiban Kerja Sama Hak Peserta Didik adalah memperoleh pendidikan yang layak untuk mengembangkan segenap potensi yang dikaruniakan Allah kepadanyasecara optimal. Hak peserta didik secara umum yaitu: Hak Bantuan Biaya Sekolah Hak Berorganisasi Hak Berbicara dan Berpendapat Hak Memakai Sarana Pendidikan Hak Pembinaan Hak Pelayanan Hak Belajar Kebutuhan adalah suatu keperluan asasi yang harus dipenuhi untuk mencapai keseimbangan organisme. Kebutuhan peserta didik yaitu Kebutuhan jasmaniah Kebutuhan akan rasa aman Kebutuhan akan kasih sayang Kebutuhan akan penghargaan 17. 17 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k Kebutuhan akan rasa sukses Kebutuhan Akan Rasa Bebas B. SARAN Demikian makalah yang dapat kami sampaikan, semoga yang terdapat dalam pembahasan makalah ini dapat bermanfaat. Apabila dalam makalah ini terdapat kesalahan baik dalam penulisan maupun pemaparannya, kami selaku pembuat makalah mohon maaf. Dan tidak lupa kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun sehingga dapat dijadikan bahan perbaikan makalah yang akan datang. 18. 18 | P r o f e s i P e s e r t a D i d i k DAFTAR PUSTAKA 1. Dari Buku Darmadi,H.2009. Kemampuan Dasar Mengajar. Bandung :Alfabeta Desmita,2011. Psikologi Perkembangan Peserta Didik. Bandung : Remaja Rosdakarya Hamalik,O.2011. Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara Rama,Y, 2008.Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta : Kalam Mulia Surdiman.2007. Interaksi Dan MOtivasi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Raja Grafindo Persoda UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional 2. Dari internet Admin., Hak Dan Kewajiban Peserta Didik. [Online] Tersedia : http://www.slideshare.net/ekarahayu904/savedfiles?s_title=hak- dan-kewajiban-siswa-di-sekolah&user_login=galanxnemo (12 maret 2014)