makalah pemanasan global

Click here to load reader

Post on 16-Jan-2017

356 views

Category:

Education

2 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

MAKALAH PEMANASAN GLOBALPENGARUH INDUSTRIALISASI TERHADAP BUMI DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN MANUSIA

Disusun oleh : Kharisma Ayu H (15/ XI MIA 8)Sukmaningrum L.O (25/XI MIA 8)Waidatin Nur A (29/XI MIA 8)Widya Kurniati N (30/XI MIA 8)TAHUN PELAJARAN 2015/2016SMA NEGERI 1 SRAGENDAFTAR ISII. BAB I Pendahuluan1. Latar belakang 32. Rumusan masalah 43. Tujuan 44. Manfaat penulisan 4

II. BAB II Permasalahan1. Industri pemanasan global 62. Mekanisme Pemanasan Global 73. Dampak Pemanasan Global 7

III. BAB III Pemecahan Masalah1. Solusi Peminimalan 12

IV. BAB IV Penutup1. Kesimpulan 162. Saran 163. Daftar pustaka 17

V. Lampiran 18

BAB IPENDAHULUAN

1. Latar Belakang Di zaman yang serba modern ini, banyak dijumpai industri industri yang bergerak dalam berbagai bidang. Industri tersebut bergerak dalam skala besar maupun kecil yang menampung banyak karyawan dengan latar belakang ekonomi yang berbeda. Mayoritas dari mereka memiliki latar belakang ekonomi menengah ke bawah. Sehingga, dengan adanya industri tersebut dapat menjadi penopang ekonomi bagi mereka yang membutuhkan. Banyak negara maju dan negara berkembang yang menjadikan industri sebagai penyangga ekonomi terbesar bagi rakyatnya. Karena, industri memiliki pengaruh yang sangat besar terhadap perekonomian dunia yang selalu mengalami siklus. Contohnya adalah Indonesia, yang menjadikan pula industri sebagai penopang ekonomi bagi rakyat yang menganggur dan miskin. Dengan adanya industri yang semakin besar, maka akan menyerap tenaga kerja yang banyak pula, sehingga pengangguran dan kemiskinan lambat laun akan berkurang, serta akan membuat negara, seperti Indonesia menjadi negara industri dengan ikon rakyatnya makmur dan sejahtera tanpa pengangguran dan kemiskinan. Selain menolong keadaaan, industri mempunyai kontribusi yang besar dalam pemanasan global. Industri merupakan pemasok emisi gas rumah kaca terbesar, selain kendaraan bermotor dan gas pembakaran lainnya (Industri menjadi salah satu penyebab terjadinya pemanasan global). Mengapa industri mempunyai kontribusi besar dalam pemanasan global?Seperti keadaan sekarang, kegiatan industri didominasi oleh pabrik pabrik besar yang berproduksi setiap hari dengan sisa hasil pembakaran bahan bakar fosil berupa gas yang menimbulkan dampak besar terhadap perubahan iklim.Menurut para peneliti, pembakaran bahan bakar fosil pada industri telah melepas dalam jumlah yang besar ke atmosfer. Akibatnya, emisi karbon yang dihasilkan tetap akan terus berdampak pada atmosfer bumi selama berabad abad ke depan. Tuduhan bahwa industri adalah penyumbang terbesar emisi gas rumah kaca tidak terbantahkan lagi. Intergovermental Panel on Climate Change (IPCC), sebuah kelompok peneliti yang konsen meneliti dan mengamati tentang berbagai hal yang berkaitan dengan perubahan iklim mengatakan bahwa pemanasan global yang terus meningkat ini akan menimbulkan berbagai dampak negatif bagi kehidupan di muka bumi, terutama kelangsungan hidup manusia. Sesuai dengan ilustrasi keadaan seperti yang telah dipaparkan di atas, makalah ini diberi judul Pengaruh Industrialisasi Terhadap Bumi dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Manusia.

2. Rumusan Masalah Rumusan masalah dari penulisan makalah ini, sebagai berikut : Bagaimana pengaruh industrialisasi terhadap pemanasan global (perubahan iklim)? Bagaimana dampak adanya pemanasan global terhadap kesehatan manusia? Bagaimana solusi dalam meminimalkan pemanasan global?

3. Tujuan PenulisanAdapun tujuan penulisan dari makalah ini, sebagai berikut : Untuk mengetahui pengaruh industri terhadap pemanasan global (perubahan iklim) Untuk mengetahui dampak pemanasan global terhadap kesehatan manusia Untuk mengetahui solusi dalam meminimalisir pemanasan global

4. Manfaat Penulisan Penulisan ini diharapkan dapat bermanfaat secara teoritis maupun praktis.a. Manfaat teoritis Hasil penulisan ini diharapkan dapat bermanfaat bagi perkembangan ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan pemanasan global.

b. Manfaat praktis Hasil penulisan ini dapat dijadikan pedoman maupun masukan dalam menangani isu pemanasan global. Hasil penulisan ini dapat dijadikan himbauan, masukan, dan kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya menjaga bumi dan lingkungannya dari berbagai dampak yang ditimbulkan akibat adanya pemanasan global.

BAB IIPERMASALAHAN

Industri dan Pemanasan GlobalDewasa ini dunia sedang marak membicarakan isu perubahan iklim yang terjadi di bumi.Perubahan iklim di dunia sejalan dengan pemanasan global yang terjadi akibat aktifitas manusia di seluruh dunia.Aktifitas manusia yang dimaksud adalah kegiatan industri yang merupakan salah satu penyebab utama pemanasan global. Mengapa? Karena kegiatan industri merupakan salah satu pemasok gas karbon dioksida sisa hasil pembakaran ke udara yang terbesar dan lambat laun akan merusak lapisan ozon yang merupakan selimut pelindung bumi dari paparan sinar UV.Pemanasan global adalah kenaikan suhu permukaan bumi yang disebabkan oleh peningkatan emisi karbon dioksida dan gas-gas lain yang dikenal sebagai gas rumah kaca yang menyelimuti bumi dan memerangkap panas sehingga penyebabkan terjadi kenaikan suhu bumi dan menimbulkan berbagai macam dampak terhadap kelangsungan hidup makhluk hidup di bumi. Pemanasan global merupakan salah satu krisis yang sedang dihadapi dunia.Fenomena dimana suhu bumi secara bertahap memanas hingga mencapai titik yang mengganggu keseimbangan global. Pemanasan global seiiring dengan perubahan iklim tentunya. Pemanasan global dapat menjadikan kutub es di utara dan selatan mencair dan meningkatkan volume air laut. Hal ini bisa membanjiri garis pantai dunia dan menurunkan salinitas atau besarnya kadar garam lautan. Hal ini bisa mengganggu arus laut yang mengatur suhu di seluruh dunia, yang menyebabkan perubahan drastis pada iklim setempat (perubahan iklim).Adanya perubahan iklim terus menerus, akan membuat kelangsungan hidup manusia di muka bumi menjadi terganggu.

Mekanisme Pemanasan Global oleh Gas Rumah Kaca.Gas rumah kaca yang dihasilkan oleh sisa pembakaran industri akan memberikan efek seperti rumah kaca, dimana di dalam ruangan kaca lebih panas dibandingkan dengan luar ruangan, hal ini dikarenakan panas yang masuk keruangan secara radiasi terjebak oleh lapisan kaca.1. Mula-mula energy sinar matahari diradiasikan ke bumi, sinar matahari yang diradiasikan berupa sinar energy tinggi (UV), sinar tampak (VIS), energy rendah (IR). Radiasi sinar tersebut kemudian akan sampai kebumi dan sebagian akan dipantulkan (Sinar energy rendah), sebagian lagi akan diserap (Sinar energy tinggi dan sinar tampak).2. Bumi memilki lapisan pelindung yang dinamakan atmosfer, bagian terpenting dari artmosfer guna melindungi dari radiasi UV adalah (Ozone), sinar energi tinggi akan diubah menjadi sinar dengan panjang gelombang lebih panjang yaitu berupa Infra Red.3. Sinar matahari tampak dan infrared akan mencapai permukaan bumi, kemudian sebagian diserap, sebagian lagi dipantulkan, radiasi sinar IR lebih banyak dipantulkan dari pada sinar Vissible.4. Radiasi sinar IR yang dipantulkan akan kembali ke Atmosfer, akibat dari akumulasi CO2 dan gas rumah kaca lainnya, radiasi sinar IR ini terjebak, karena lapisan gas rumah kaca memiliki sifat tidak dapat ditembus oleh radiasi sinar gelombang panjang (IR).5. Akibatnya radiasi sinar IR akan terjebak di troposfer yang kemudian mengakibatkan akumulasi energy panas, akumulasi energy panas inilah yang menyebabkan suhu permukaan bumi terus naik. Yang kemudian dinamakan Global Warming.

Dampak Pemanasan Global terhadap Kesehatan ManusiaSaat pemanasan global terjadi dan iklim di bumi menjadi lebih panas, para ilmuwanmemprediksi akan banyak orang meninggal karena gelombang panas seperti yang terjadipada musim panas Eropa pada tahun 2003 yang lalu, dimana tercatat sekitar 35.000 orangmeninggal dunia. Selain itu, iklim yang panas ini membuat wabah penyakit yang biasaditemukan di daerah tropis semakin meluas dan kemungkinan dapat berpindah tempat kedaerah yang dulunya dingin dan subtropis seperti Eropa dan Amerika. Pemanasan globaldengan segala kompleksitas permasalahannya telah diuraikan dengan jelas.Namun, secara spesifik akibat pemanasan global tersebut dapat diidentifikasi dampak langsung terhadap kesehatan manusia secara umum, yaitu :1. Sesuai teori Blum (1974), bahwa di antara keempat faktor yang mempengaruhiderajat / status kesehatan individu maupun masyarakat, maka faktor lingkunganmemberikan kontribusi terbesar terhadap terjadinya penyakit pada manusia. Perubahan cuaca dan iklim dunia akibat pemanasan global secara langsung dapat mempengaruhi kondisi lingkungan tempat manusia tinggal. Curah hujan yang tinggi bisa menstimulasi pertumbuhan vektor yang tak terkendali beberapa penyakit infeksi menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan malaria. Saat ini, 45% penduduk dunia tinggal di daerah yang rawan terhadap nyamuk pembawa penyakit malaria dan persentase ini akan semakin meningkat menjadi 60% jika suhu meningkat. Berdasarkan data epidemiologis Depkes RI Tahun 2005, semua daerah di wilayah Indonesia saat ini sudah termasuk daerah endemis DBD dan Incidence Rate paling tinggi berada di daerah perkotaan seperti Jakarta, Medan, Bandung, Surabaya, dan kota besar lainnya di Indonesia. Malaria ini menjadi endemik di 106 negara dan mengancam sebagian besar populasipenduduk dunia, terutama di negara berkembang seperti Asia dan Afrika. Hal yangpaling mengkhawatirkan dari malaria ini karena parasit ini sudah resisten (tidak mempan lagi) disembuhkan dengan berbagai macam obat dan sangat sulit dikendalikan penyebarannya. Di Indonesia, penyakit malaria ini sering mewabah di Sumatera dan Papua yang menjadi sangat rawan terhadap endemic malaria. Saat suhu rata-rata di Sumatera dan Papua naik di antara , suhu tersebut merupakan suhu ideal bagi perkembangan vektor malaria, dalam hal ini nyamuk Anopheles betina.Wabah demam berdarah juga akan me