laporan tutorial

Download Laporan Tutorial

Post on 16-Oct-2015

117 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Laporan Tutorial

TRANSCRIPT

Skenario 5 :Kepala Puskesmas Sukamajudr.Lala baru ditempatkan di puskesmas Sukamaju di kecamatan Sumber Waras, Kabupaten Way Kanan, Provinsi Lampung, di bawah koordinasi Dinas Kesehatan Kabupaten Way Kanan. dr.Lala merasa sangat bangga di tempatkan di Puskesmas tersebut karena sebagai provider Primary Care merupakan ujung tombak sistem pelayanan kesehatan yang berdasarkan sistem kesehatan nasional. Untuk memulai tugasnya,dr.Lala mulai menyusun rencana program puskesmas dan menetapkan target-target yang ingin dicapai tahun ini. Secara periodik, dr.Lala melakukan pengontrolan pelaksanaan program, dan mengevaluasinya di akhir masa pelaksanaan program. Hal ini dirasa harus dilakukan dalam rangka penjaminan mutu puskesmas yang dipimpinnya.Dalam melaksanakan program Puskesmas, tidak hanya dilakukan oleh staf Puskesmas, tetapi juga peran serta masyarakat untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Untuk hal ini Puskesmas aktif melakukan penggerakan masyarakat,dan pembinaan kader kesehatan baik secara rutin maupun insidental.Untuk membiayai program-program Puskesmas, terdapat beberapa sumber pendanaan, yaitu APBN, APBD dari otonomi daerah. ASKES dan Jamsostek, yang bekerjasama dengan Puskesmas menjamin kesehatan masyarakat dengan sistem pra upaya. Pembayaran pelayanan kesehatan di Puskesmas saat ini tidak dilakukan dengan cara fee for service, karena propinsi Lampung,khususnya Kabupaten Way Kanan sudah menerapkan universal coverage bagi Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat.

Step 1Sistem Kesehatan Nasional: Sistem Kesehatan Nasional (SKN) adalah bentuk dan cara penyelenggaraan pembangunan kesehatan yang memadukan berbagai upaya bangsa Indonesia dalam satu derap langkah guna menjamin tercapainya tujuan pembangunan kesehatan dalam kerangka mewujudkan kesejahteraan rakyat sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Dasar 1945.Evaluasi program: Rentetan kegiatan yang didisain untuk menilai keberhasilan dengan cara membandingkan dengan standar yang telah ditetapkanPembiayaan kesehatan: Sejumlah dana yang harus disediakan untuk memanfaatkan dan/ atau menyelenggarakan pelayanan kesehatanPenjaminan mutukesehatan: Proses penetapan dan pemenuhan standar mutupengelolaan pelayanan kesehatan secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga stakeholders memperolehkepuasan

Universal coverage: Cakupan universal (disebut juga cakupan semesta atau universal coverage) merupakan sistem kesehatan di mana setiap warga di dalam populasi memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif, yang bermutu dan dibutuhkan, dengan biaya yang terjangkau

Step 2

1. Fungsi dan kedudukan Primary Care (Puskesmas) dalam Sistem Kesehatan Nasional2. Program puskesmas3. Manajemen puskesmas4. Tujuan dan cara evaluasi program puskesmas5. Program jaminan mutu6. Jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat7. Jenis pembiayaan pelayanan kesehatan

Step 31. Kedudukan Puskesmas dalam Sistem Keamanan Nasional sebagai sarana pelayanan kesehatan (perorangan dan masyarakat) strata pertama.2. Program puskesmas1) Upaya Kesehatan Wajib Upaya kesehatan wajib puskesmas adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan komitmen nasional, regional dan global serta yang mempunyai daya ungkit tinggi untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Upaya kesehatan wajib ini harus diselenggarakan oleh setiap puskesmas yang ada di wilayah Indonesia. Upaya kesehatan wajib tersebut adalah: a. Upaya Promosi Kesehatan b. Upaya Kesehatan Lingkungan c. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencana d. Upaya Perbaikan Gizi e. Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular f. Upaya Pengobatan 2) Upaya Kesehatan Pengembangan Upaya kesehatan pengembangan puskesmas adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan di masyarakat serta yang disesuaikan dengan kemampuan puskesmas. Upaya kesehatan pengembangan dipilih dari daftar upaya kesehatan pokok puskesmas yang telah ada, yakni: a. Upaya Kesehatan Sekolah b. Upaya Kesehatan Olah Raga c. Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakat d. Upaya Kesehatan Kerja e. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulut f. Upaya Kesehatan Jiwa g. Upaya Kesehatan Mata h. Upaya Kesehatan Usia Lanjut i. Upaya Pembinaan Pengobatan Tradisional

3. Manajemen puskesmasA. PerencanaanB. Pelaksanaan dan pengendalian ( termasuk kendali mutu dan kendali biaya)1. Pengorganisasian 2. Penyelenggaraan 3. Pemantauan, meliputi jangkauan & mutu; menggunakan data dari SIMPUS 4. Penilaian; sumber data utama SIMPUSC. Pengawasan dan pertanggungjawaban

4. Tujuan dan cara evaluasi program puskesmasa. Tujuan evaluasi adalah untuk menilai apa yang sudah dicapai dan mengidentifikasi hambatan-hambatan yang ada.b. Cara evaluasi :1. Kuantitatif Melalui survei masyarakat Memberikan gambaran tentang perubahan yang terjadi karena intervensi dan besarnya perubahan2. Kualitatif Memberikan gambaran tentang program dan sasaran program Menggambarkan dinamika pelaksanaan program, sehingga berguna untuk menilai keunggulan dan kelemahan program program dapat direvisi Bermanfaat untuk mereplikasi program di tempat lain Cara FGD, observasi, wawancara, dokumen yang ada

5. Program Jaminan MutuProgram jaminan mutu adalah suatu upaya yang dilaksanakan secara berkesinambungan, sistematis, obyektif dan terpadu dalam menetapkan masalah dan penyebab masalah mutu pelayanan berdasarkan standar yang telah ditetapkan, melaksanakan cara penyelesaian masalah sesuai dengan kemampuan yang tersedia, menilai hasil yang dicapai dan menyusun saran tindak lanjut untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan.Dimensi mutu : Efektifitas ( effectiveness ) Efisiensi ( efficiency ) Kompetensi teknik ( technical competence ) Aman ( safety ) Akses ( accessibility ) Hubungan inter personal ( interpersonal relationship ) Kesinambungan ( continuity ) Kenyamanan ( amenity ) Informasi (Informatif) Ketepatan waktu (Ontime)

6. JPKM merupakan cara pemeliharaan kesehatan yang diselenggarakan sebagai suatu usaha bersama guna mengefektifitaskan dan mengefisienkan pembiayaan yang sebagian besar kurang lebih 70% sudah berasal dari masyarakat.Jadi, pengembangan JPKM sejalan dengan kebijakan untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya penyelenggaraan pemeliharaan kesehatan dengan lebih memusatkan peran pemerintah untuk mengatur, membina dan menciptakan iklim yang semakin mendorong peningkatan peran serta masyarakat itu.

7. Pembiayaan kesehatan1. Fee for service (out of pocket)2. Pembiayaan kesehatan pra upaya

Step 41. Kedudukan Puskesmas dibedakan menurut keterkaitannya dengan Sistem Kesehatan Nasional, Sistem Kesehatan Kabupaten/Kota dan Sistem Pemerintah Daerah:1) Sistem Kesehatan NasionalKedudukan puskesmas dalam Sistem Kesehatan Nasional adalah sebagai sarana pelayanan kesehatan strata pertama yang bertanggungjawab menyelenggarakan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.2) Sistem Kesehatan Kabupaten/KotaKedudukan puskesmas dalam Sistem Kesehatan Kabupaten/Kota adalah sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan sebagian tugas pembangunan kesehatan kabupaten/kota di wilayah kerjanya.3) Sistem Pemerintah DaerahKedudukan puskesmas dalam Sistem Pemerintah Daerah adalah sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang merupakan unit struktural Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota bidang kesehatan di tingkat kecamatan.4) Antar Sarana Pelayanan Kesehatan Strata PertamaDi wilayah kerja puskesmas terdapat berbagai organisasi pelayanan kesehatan strata pertama yang dikelola oleh lembaga masyarakat dan swasta seperti praktek dokter, praktek dokter gigi, praktek bidan, poliklinik dan balai kesehatan masyarakat. Kedudukan puskesmas di antara berbagai sarana pelayanan kesehatan strata pertama ini adalah sebagai mitra. Di wilayah kerja puskesmas terdapat pula berbagai bentuk upaya kesehatan berbasis dan bersumber daya masyarakat seperti posyandu, polindes, pos obat desa dan pos UKK. Kedudukan puskesmas di antara berbagai sarana pelayanan kesehatan berbasis dan bersumberdaya masyarakat adalah sebagai pembina.

2. Program puskesmasUntuk tercapainya visi pembangunan kesehatan melalui puskesmas, yakni terwujudnya Kecamatanm Sehat Menuju Indonesia Sehat, puskesmas bertanggungjawab menyelenggarakan upaya kesehatan perorangan dan upaya kesehatan masyarakat, yang keduanya jika ditinjau dari sistem kesehatan nasional merupakan pelayanan kesehatan tingkat pertama. Upaya kesehatan tersebut dikelompokkan menjadi dua yakni:1) Upaya Kesehatan WajibUpaya kesehatan wajib puskesmas adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan komitmen nasional, regional dan global serta yang mempunyai daya ungkit tinggi untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Upaya kesehatan wajib ini harus diselenggarakan oleh setiap puskesmas yang ada di wilayah Indonesia.Upaya kesehatan wajib tersebut adalah:a. Upaya Promosi Kesehatanb. Upaya Kesehatan Lingkunganc. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak serta Keluarga Berencanad. Upaya Perbaikan Gizie. Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menularf. Upaya Pengobatan2) Upaya Kesehatan PengembanganUpaya kesehatan pengembangan puskesmas adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan di masyarakat serta yang disesuaikan dengan kemampuan puskesmas. Upaya kesehatan pengembangan dipilih dari daftar upaya kesehatan pokok puskesmas yang telah ada, yakni:a. Upaya Kesehatan Sekolahb. Upaya Kesehatan Olah Ragac. Upaya Perawatan Kesehatan Masyarakatd. Upaya Kesehatan Kerjae. Upaya Kesehatan Gigi dan Mulutf. Upaya Kesehatan Jiwag. Upaya Kesehatan Matah. Upaya Kesehatan Usia Lanjuti. Upaya Pembinaan Pengobatan TradisionalUpaya laboratorium medis dan laboratorium kesehatan masyarakat serta upaya pencatatan dan pelaporan tidak termasuk pilihan karena ketiga upaya ini merupakan pelayanan penunjang dari setiap upaya wajib dan upaya pengembangan puskesmas.

Peraw