laporan praktikum

Download LAPORAN PRAKTIKUM

Post on 30-Oct-2015

80 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

LAPORAN PRAKTIKUMHIDROBIOLOGI

OlehSARIATIA1C2 09062

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS HALUOLEOKENDARI2012

BAB IPENDAHULUAN

A.Latar Belakang

Plankton adalah mikroorganisme yang ditemui hidup diperairan baik di sungai, waduk, danau maupun diperairan payau dan laut. Organisme ini baik dari segi jumlah dan jenisnya sangat banyak. Plankton merupakan salah satu komponen utama dalam sistem mata rantai makanan (food chain) dan jaring makanan (food web). Mereka menjadi pakan bagi sejumlah konsumen dalam sistem mata rantai makanan dan jaring makanan. Mikroorganisme (plankton) ini ada yang dapat bergerak aktif sendiri seperti bahwa hewan dan kita sebagai hewani (zooplankton) dan ada juga plankton yang dapat melakukan asimulasi (photosyntesis) seperti halnya tumbuhan. Kelompok ini disebut plankton nabati (phytoplankton). Plankton juga mempunyai kemampuan berkembang biak dengan cepat dan dapat dengan mudah dibudidayakan secara massal, sehingga tidak perlu dikhawatirkan mereka akan punah (Rizky,2009).Selain itu, plankton juga hidup di pesisir pantai dimana dia mendapat bekal garam mineral dan cahaya matahari yang mancukupi. Ini penting untuk memungkinkan terus hidup. Mengingat plankton menjadi makanan ikan, tidak heran bila ikan banyak di pesisir pantai. Itulah kegiatan menangkap ikan aktif dijalankan dikawasan itu. Beberapa makluk hidup yang memakan plankton adalah seperti batu karang, kerang, dan ikan paus.Plankton tidak saja penting bagi kehidupan ikan langsung maupuan tidak langsung, aka tetapi penting juga bagi segala jenis hewan yang hidup didalamnya, baik air payau, tawar, maupau air laut. Tanpa plankton khususnya fitoplankton sebagai produksi primer tidak akan mungkin terjadi kehidupan didalam laut dari permukaan sampai kedasarnya. Dasar ketergantungan zooplankton dan fitoplankton dalam melengkapi bahan-bahan organik menunjukkan suatu hubaungan yang kompleks sehingga terbentuk sebuah rantai makanan, sifaf khas rantai makanan mempunyai pengaruh yang penting dalam menentukan jumlah produksi ikan diberbagai daerah.Kelimpahan plankton pada suatu perairan dipengaruhi oleh faktor-faktor abiotik yaitu : suhu, kecerahan, kecepatan arus, salinitas, pH, DO (Kennish, 1990; Sumich, 1992; Romimohtarto dan Juwana, 1999). Sedangkan faktor biotik yang dapat mempengaruhi distribusi zooplankton adalah bahan nutrien dan ketersedian makanan (Kennish, 1990; Sumich, 1992).Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka penulis ingin mengkaji lebih lanjut tentang plankton melalui suatu praktek lapang identifikasi plamkton di perairan sungai muara samparaB.Rumusan MasalahRumusan masalah pada praktikum ini adalahjenis-jenis plankton apa sajakah yang terdapat di sungai Muara Sampara desa Muara Sampara, kota Kendari.C.Tujuan PraktikumTujuan pada praktikum ini adalahuntuk mengetahui jenis-jenis plankton yang terdapat di sungai Muara Sampara, desa Muara Sampara kota Kendari.

D.Manfaat PraktikumManfaat dalam praktikum ini adalah sebagai berikut.1.Sebagai bahan pembandingdan informasibagi penulis selanjutnya dengan obyek penulisanyang relevan.2.Sebagaitambahan bacaandan pengayaan materipelajaran Sains Biologi pada tingkatSekolahMenengah Atas (SMA).3.Melatih diri penulis dalam mengembangkan ide yang dituangkan dalam bentuk karya ilmiah.

BAB IITINJAUAN PUSTAKA

A.Pengertian PlanktonPlankton adalah mikroorganisme yang ditemui hidup diperairan baik di sungai, waduk, danau maupun diperairan payau dan laut. Organisme ini baik dari segi jumlah dan jenisnya sangat banyak. Plankton merupakan salah satu komponen utama dalam sistem mata rantai makanan (food chain) dan jaring makanan (food web). Mereka menjadi pakan bagi sejumlah konsumen dalam sistem mata rantai makanan dan jaring makanan. Mikroorganisme (plankton) ini ada yang dapat bergerak aktif sendiri seperti bahwa hewan dan kita sebagai hewani (zooplankton) dan ada juga plankton yang dapat melakukan asimulasi (photosyntesis) seperti halnya tumbuhan. Kelompok ini disebut plankton nabati (phytoplankton). Plankton juga mempunyai kemampuan berkembang biak dengan cepat dan dapat dengan mudah dibudidayakan secara massal, sehingga tidak perlu dikhawatirkan mereka akan punah (Rizky, 2009).Menurut Gusrina (2008) menyatakan bahwa plankton adalah organisme renik yang hidup melayang-layang mengikuti pergerakan air. Plankton di dalam perairan dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu phytoplankton dan zooplankton. Phytoplankton adalah organisme renik yang hidup melayang-layang mengikuti pergerakan air yang berasal dari jasad nabati, sedangkan zooplankton adalah organisme renik yang hidup melayang laying mengikuti pergerakan air yang berasal dari jasad hewani. Sedangkan bentos adalah organisme air yang hidup di dasar perairan.Jadi dapat disimpulkan bahwa plankton adalahmikroorganisme yang hidup diperairan baik di sungai, waduk, danau maupun diperairan payau dan laut serta di pesisir pantai.B.Pengelompokkan PlanktonPlankton terdiri dari mahluk hidup yang hidupnya sebagai hewan (Zooplankton) dan sebagai tumbuhan (Fitoplankton) yang dapat berfotosintesis sehingga berperan sebagai produsen (http://sin9gih.wordpress.com/2010/11/02/plankton/).Plankton yang terdiri dari bermacam-macam jenis dapat diklasifikasikan menurut kategori seperti : fungsi, ukuran, daur hidup dan sifat sebaran (http://sin9gih.wordpress.com/2010/11/02/plankton/).1.Pengelompokan Plankton Berdasarkan UkurannyaUkuran plankton sangat beraneka ragam, dari yang sangat kecil hingga yang besar. Penggolongan di bawah ini diusulkan oleh Sieburth dkk. (1978) yang kini banyak digunakan.a.Makroplankton (2-20 mm); Plankton ini umumnya masih kasat mata. Contohnya adalah Pteropods; Chaetognaths; Euphausiacea (krill); Medusae; ctenophores; salps, doliolids and pyrosomes (pelagic Tunicata); dan Cephalopoda.b.Mesoplankton (0,2-2 mm); Sebagian besar zooplankton berada dalam kelompok ini, seperti metazoans; copepods; Medusae; Cladocera; Ostracoda; Chaetognaths; Pteropods; Tunicata; Heteropoda.c.Mikroplankton (20-200 m);Contohnya adalah: eukaryotic protist besar; kebanyakan phytoplankton; Protozoa (Foraminifera); ciliates; Rotifera; metazoans muda Crustacea (copepod nauplii).d.Nanoplankton (2-20 m); Plankton yang lolos dari jaring, tetapi lebih besar dari 2 m. Atau berukuran 2-20 m; Contohnya: eukaryotic protista kecil; Diatoms kecil; Flagellates kecil; Pyrrophyta; Chrysophyta; Chlorophyta; Xanthophyta.e.Picoplankton (0,2-2 m); Contohnya: eukaryotic protists kecil; bacteria; Chrysophyta.f.Femtoplankton (< 0.2 m); Contohnya: Virus laut.http://kelautan-atjeh.blogspot.com/2012/02/pengertian-plankton.html2.Pengelompokan Berdasarkan FungsinyaMenurut fungsinya plankton dapat diklasifikasikan menjadi empat golongan utama, yaitu fitoplankton, Zooplankton, Bakterioplankton, dan virioplankton (http://sin9gih.wordpress.com/2010/11/02/plankton/).a.FitoplanktonFitoplankton disebut juga plankton nabati, adalah tumbuhan yang hidupnya mengapung atau melayang dilaut. Ukurannya sangat kecil sehingga tidak dapat dilihat oleh mata telanjang. Umumnya fitoplankton berukuran 2 200m (1 m = 0,001mm). fitoplankton umumnya berupa individu bersel tunggal, tetapi juga ada yang berbentuk rantai. Meskipun ukurannya sangat kecil, namun fitoplankton dapat tumbuh dengan sangat lebat dan padat sehingga dapat menyebabkan perubahan warna pada air laut.Fitoplankton mempunyai fungsi penting di laut, karena bersifat autotrofik, yakni dapat menghasilkan sendiri bahan organic makanannya. Selain itu, fitoplankton juga mampu melakukan proses fotosintesis untuk menghasilkan bahan organic karena mengandung klorofil. Karena kemampuannya ini fitoplankton disebut sebagai primer produser.Bahan organik yang diproduksi fitoplankton menjadi sumber energi untuk menjalan segala fungsi faalnya. Tetapi, disamping itu energi yang terkandund didalam fitoplankton dialirkan melalui rantai makanan. Seluruh hewan laut seperti udang, ikan, cumi-cumi sampai ikan paus yang berukuran raksasa bergantung pada fitoplankton baik secara langsung atau tidak langsung melalui rantai makanan. Contoh Fitoplankton adalahSargassumsp.,Rhobomoassp., danGymnodiniumsp.b.ZooplanktonZooplankton, disebut juga plankton hewani, adalah hewan yang hidupnya mengapung, atau melayang dalam laut. Kemampuan renangnya sangat terbatas hingga keberadaannya sangat ditentukan ke mana arus membawanya. Zooplankton bersifat heterotrofik, yang maksudnya tak dapat memproduksi sendiri bahan organik dari bahan inorganik. Oleh karena itu, untuk kelangsungan hidupnya is sangat bergantung pada bahan organik dari fitoplankton yang menjadi makanannya. Jadi zooplankton lebih berfungsi sebagai konsumen (consumer) bahan organik.Ukurannya yang paling umum berkisar 0,2 2 mm, tetapi ada juga yang berukuran besar misalnya ubur-ubur yang bisa berukuran sampai lebih satu meter. Kelompok yang paling umum ditemui antara lain kopepod (copepod), eufausid (euphausid), misid (mysid), amfipod (amphipod, kaetognat (chaetognath). Zooplankton dapat dijumpai mulai dari perairan pantai, perairan estuaria di depan muara sampai ke perairan di tengah samudra, dari perairan tropis hingga ke perairan kutub.Zooplankton ada yang hidup di permukaan dan ada pula yang hidup di perairan dalam. Ada pula yang dapat melakukan migrasi vertikal harian dari lapisan dalam ke permukaan. Hampir semua hewan yang mampu berenang bebas (nekton) atau yang hidup di dasar Taut (bentos) menjalani awal kehidupannya sebagai zooplankton yakni ketika masih berupa terlur dan larva. Baru dikemudian hari, menjelang dewasa, sifat hidupnya yang semula sebagai plankton berubah menjadi nekton atau bentos. Contoh zooplankton adalahSagitellasp. danTomopterissp.c.BakterioplanktonBakterioplankton, adalah bakteri yang hidup sebagai plankton. Kini orang makin memahami bahwa bakteri pun banyak yang hidup sebagai plankton dan berperan penting dalam lour hara (nutrient cycle) dalam ekosistem Taut. la mempunyai ciri yang khas, ukurannya sangat halus (umumnya < 1 m)

View more