laporan penyakit diare

Download LAPORAN PENYAKIT DIARE

Post on 06-Jul-2018

219 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • 8/18/2019 LAPORAN PENYAKIT DIARE

    1/31

    BAB I

    PENDAHULUAN

    A. Latar Belakang

    Penyakit diare merupakan masalah serius diberbagai tempat diseluruh

    dunia dan masih menjadi faktor utama penyebab kesakitan dan kematian pada

     bayi dan anak-anak (Behrman, 1996). enurut !epartemen "esehatan #epublik 

    $ndonesia (!epkes #$, %&&') berbagai sebab diantaranya adalah akibat pemberian

    susu formula yang tidak higienis dan makanan pendamping ir usu $bu( $)

    yang terlalu didini. !inegara maju dengan tingkat pendidikan dan kesehatan

    tinggi, bayi dengan $ lebih jarang menderita diare karena infeksi usus dan arena

    infeksi parenteral. *al ini disebabkan karena berkurangnya kontaminasi bakteri

    dan juga terdapat +at-+at anti infeksi dalam $.

    orld *ealth rgani+ation (*, %&&) enyatakan bah/a setia tahun

    1,0 juta anak balita meninggal dunia akibat diare, hal ini menyebabkan diare

    sebagai penyebab kematian terbesar kedua pada balita. ssoiation outh 2ast

    sian 3ation (23), anak balita rata-rata mengalami tiga sampai empat kali

    kejadian diare per tahun atau hampir 10-%&4 /aktu hidup anak dihabiskan oleh

    diare (oebagyo, %&&). Penyakit diare di $ndonesia merupakan salah satu

    masalah kesehatan masyarakat yang utama. *al ini disebabkan karena masih

    tingginya angka kesakitan diare yang menimbulkan banyak kematian terutama

     pada balita. !i $ndonesia dilaporkan seara keseluruhan pada tahun %&&6

    diperkirakan angkat kesakitan bayi meningkat sebesar 5% per 1&&& penduduk 

     pada semua usia dengan jumlah kasus 1&.9& penderita dan jumlah kematian %''

     balita. Pada tahun %&&, di $ndonesia diare pada balita berkisar 5& juta per tahun

    dengan kematian sebanyak %&&-5&& (oebagyo, %&&). *asil #iset kesehatan

    dasar tahun %&&' menunjukkan bah/a diare penyebab kematian sebesar %0,%4

    anak usia 1 tahun hingga 5 tahun, bahkan pada tahun %&& diare merupakan

     penyumbang kematian bayi terbesar di $ndonesia yaitu menapai 1.54 dari total

    kematian bayi. edangkan di Pole/ali andar pada tahun %&& penderita diare

    menapai 1.%0& orang hanya dalam % bulan % diantaranya meninggal dunia.

  • 8/18/2019 LAPORAN PENYAKIT DIARE

    2/31

    !emikian khirnya Penyebab "asus "esakitan dan "ematian !iare di

    Pole/ali andar terungkap pada 1%0& Penderita !iare dan % "ematian !iare

    (7ase 8atality #ate % 4) yang dimulai pada minggu ketiga bulan ktober sampai

    dengan khir 3oember %&& yaitu 04 Bakteri 2sherihia 7oli, 04 oleh P3

    7oliform dan taphiloous ureus serta bentuk interensi adalah dengan

     pengendalian faktor resikonya yaitu dengan tidak membuang hajat disembarangan

    tempat dan tidak menggunakan kolom rumah sebagai kandang ternak.

    elihat kasus-kasus diatas sangat dibutuhkan peranan sureilans dalam

     program penegahan dan pemberantasan diare. ureilans dapat menilai

     perkembangan penyakit, penegahan dan pemberantasan diare serta dapat

    membantu menentukan strategi penegahan dan pemberantasannya, terutama

    untuk perenanaan, pengendalian dan ealuasi program.

    B. Tujuan

    a.) Tujuan Umum

    :ntuk mengetahui dan mendapatkan gambaran kejadian penyakit !iare

    yang terjadi di #:! Pole/ali andar.

    b.) Tujuan Khusus

    1. engetahui jumlah kasus penyakit diare di #:! Pole/ali ;h. %&&5-

    %&&.

    %. engetahui pola perkembangan penderita diare tahun %&&0-%&&' di

    Pole/ali andar.

    . engetahui pola pertumbuhan penderita dan kematian diare pada minggu

    ke 5&-5' tahun %&& "abupaten Pole/ali andar.

    7. Manfaat Praktkum

    !. Manfaat "rakts

    *asil praktikum surailans penyakit !iare ini merupakan salah satu

    sumber informasi pelaksanaan surailans rumah sakit di #umah akit

    :mum !arah Pole/ali andar dalam rangka meningkatkan pelayanan

    kesehatan ( masyarakat ) dimasa yang akan datang.

    #. Manfaat lmah

  • 8/18/2019 LAPORAN PENYAKIT DIARE

    3/31

    *asil praktikum ini diharapkan menjadi salah satu sumber baaan

    ( pustaka ) bagi mahasis/a 8akultas "esehatan asyarakat dalam

    membahas pelaksanaan urelans 2pidemiologi penyakit !iare.

    $. Manfaat nsttus

    *asil praktikum ini diharapkan menjadi masukan bagi 8" :33

    khususnya dalam pelaksanaan praktikun surailans.

    %. Manfaat n&u'&u

    eningkatkan kemampuan (pengetahuan, keterampilan dan sikap)

    mahasis/a dalam pelaksanaan surailans epidemiologi penyakit !iare

    seara khusus (surailans epidemiologi penyakit seara umum) baik 

    ditingkat masyarakat, Puskesmas, #umah akit dan !inas kesehatan.

    BAB II

    TIN(AUN PUTAKA

    !iare adalah penyakit akut yang disebabkan oleh bakteri sebagaimana

    disebutkan diatas menyerang usus, mengakibatkan usus tidak dapat menyerap

    +at-+at gi+i sebagai hasil dari penernaan sehingga dengan bantuan airan tubuh

    harus dikeluarkan melalui tinja atau Buang ir Besar dengan perubahan bentuk

    dan konsitensi tinja (tinja ener atau < air) dengan frekuensi lebih sering

     biasanya  kali atau lebih dalam sehari (%5 jam) dan biasanya jumlahnya sangat

     banyak (peningkatan olume), bisa menapai lebih dari 0&& gram=hari. (!epkes.

    #$ %&&).

  • 8/18/2019 LAPORAN PENYAKIT DIARE

    4/31

    !iare adalah buang air besar lembek atau air dapat berupa air saja yang

    frek/ensinya lebih sering dari biasanya (biasanya tiga kali atau lebih dalam

    sehari) (!epkes#$, %&&&). edangkan menurut idjaja (%&&%), diare diartikan

    sebagai buang air ener lebih dari empat kali sehari, baik disertai lendir dan darah

    maupun tidak. *ingga kini diare masih menjadi child killer (pembunuh anak-

    anak) peringkat pertama di$ndonesia. emua kelompok usia diserang oleh diare,

     baik balita, anak-anak dan orang de/asa. enurut !epkes (%&1&) diare adalah

    suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya,

    ditandai dengan peningkatan olume keeneran, serta frek/ensi lebih dari  kali

    sehari pada anak dan pada bayi lebih dari 5 kali sehari dengan atau tanpa lendir 

    darah. enurut ansjoer  (%&&), diare adalah buang air besar dengan

    konsistensi ener atau air dan lebih dari  kali sehari. !iare menurut 3gastiyah

    (%&&0) adalah keadaan frek/ensi buang air besar lebih dari 5 kali sehari pada bayi

    dan lebih dari  kali sehari pada anak, konsistensi faees ener, dapat ber/arna

    hijau atau dapat pula berampur lendir dan darah atau lendir saja.

    A. Et*l*g +Pen,ebab ) Dare

    enurut idjaja (%&&%), diare disebabkan oleh faktor infeksi, malabsorpsi

    (gangguan penyerapan +at gi+i), makanan dan faktor psikologis.

    !. 8aktor $nfeksi

    $nfeksi pada saluran penernaan merupakan penyebab utama diare pada

    anak. >enis-jenis infeksi yang umumnya menyerang antara lain?

    !) $nfeksi oleh bakteri? Escherichia colin, Salmonella thyposa, Vibrio

    cholerae (kolera), dan serangan bakteri lain yang jumlahnya berlebihan

    dan patogenik seperti pseudomonas. $nfeksi basil (disentri).

    #) $nfeksi irus rotairus ?

    a) $nfeksi parasit oleh aing (saris lumbrioides).

    b)  $nfeksi jamur (7andida albians).

    -) $nfeksi akibat organ lain, seperti radang tonsil, bronhitis dan radang

    tenggorokan, dan

    &) "eraunan makanan

    %. 8aktor alabsorpsi

  • 8/18/2019 LAPORAN PENYAKIT DIARE

    5/31

    8aktor malabsorpsi dibagi menjadi dua yaitu malabsorpsi karbohidrat dan

    lemak. alabsorpsi karbohidrat, pada bayi kepekaan terhadap latoglobulis dalam

    susu formula dapat menyebabkan diare. @ejalanya berupa diare berat, tinja berbau

    sangat asam, dan sakit di daerah perut. edangkan malabsorpsi lemak, terjadi bila

    dalam makanan terdapat lemak yang disebut triglyserida. ;riglyserida, dengan

     bantuan kelenjar lipase, mengubah lemak menjadi mielles yang siap diabsorpsi

    usus. >ika tidak ada lipase dan terjadi kerusakan mukosa usus, diare dapat munul

    karena lemak tidak terserap dengan baik.

    . 8aktor makanan

    akanan yang mengakibatkan diare adalah makanan yang teremar, basi,

     beraun, terlalu banyak lemak, mentah (sayuran) dan kurang matang. akanan

    yang terkontaminasi jauh lebih mudah mengakibatkan diare pada anak dan balita.

    5. 8aktor psikologis

    #asa takut, emas, dan tegang, jika terjadi pada anak dapat menyebabkan

    diare kronis. ;etapi jarang terjadi pada balita, umumnya terjadi pada anak yang

    lebih besar.

    B. (ens Dare

    Penyakit diare menurut !epkes#$(%&&&), berdasarkan jenisnya dibagi

    menjadi empat yaitu ?

    !. !iare kut

    !iare akut yaitu, diare yang berlangsung kurang dari 15 hari (umumnya

    kuran