laporan ojt

Click here to load reader

Post on 07-Jul-2016

236 views

Category:

Documents

1 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

ya

TRANSCRIPT

BAB IPENDAHULUAN

1. Latar Belakang MasalahKeberhasilan program pendidikan melalui proses belajar mengajar sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, salah satu di antaranya adalah tersedianya laboratorium yang memadai disertai pemanfaatan dan pengelolaan secara optimal. Kepala laboratorium selaku administrator diharapkan dapat memberikan layanan secara profesional . Dengan pengelolaan yang efektif dan efisien diharapkan dapat meningkatkan efektivitas kerja dilaboratorium.Berdasarkan Permendiknas Nomor 26 tahun 2008 untuk kualifikasi laboratorium seorang kepala laboratorium harus memiliki sertifikat laboratorium sekolah dari perguruan tinggi atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah.Berdasarkan Permendiknas Nomor 24 tahun 2007 untuk sekolah tingkat SMP/MTs sekurang-kurangnya memiliki kelengkapan sarana dan prasarana sekolah berupa ruang laboratorium IPA.Berdasarkan observasi pada laboratorium fisika SMA N 2 Ranah Pesisir ditemukan hal hal sebagai berikut.KONDISI IDEALKONDISI NYATA DILAPANGAN

1.Ruang pratikuma. Instalasi listrik (untuk percobaan, demonstrasi, penerangan dan lain-lain), instalasi air dengan bak cucinya, instalasi gas, dan instalasi limbah.b. fasilitas mebeler berupa meja dan kursi praktikan untuk siswa, kursi dan meja demonstrasi untuk guru, loker penitipan tas buku siswa, dan lemari penyimpanan alat-alat praktikum.c. Papan tulis, dan mungkin layar untuk OHP dan LCD.d. 1nstalasi udara yang cukup, dapat berupa jendela, langit-langit yang tidak tertutup rapat, atau mungkin kipas angin (exhous-van).e. Pintu masuk dan pintu keluar yang berbeda dengan daun pintu terbuka ke luar.f. Pintu yang berhubungan langsung dengan ruang persiapan dan ruang guru serta dapat teramati dari.kedua ruangan itu.g. Kotak P3K.h. Fasilitas pemadam kebakaran.

2. Ruang guru Ruang guru di laboratorium adalah tempat kerja bagi penanggung jawab laboratorium dan guru yang melaksanakan proses pembelajaran di laboratorium. Ruang guru terdapat di dalam laboratorium, dengan satu pintu masuk dan keluar yang sama melalui ruang praktikum. Ruang guru dan ruang praktikum sebaiknya disekat dengan dinding berkaca bening sehingga dari dalam ruang ini guru dapat mengawasi kegiatan yang terjadi di dalam ruang praktikum Ruang guru memiliki instalasi listrik dan ventilasi udara yang baik.Memiliki fasilitas mebeler seperti : Kursi dan meja tulis untuk satu orang guru atau lebih. Lemari atau rak buku. Lemari untuk keperluan administrasi. Loker atau rak untuk menyimpan pekerjaan tulis siswa yang akan diperiksa oleh guru. Dalam ruang ini dapat dilaksanakan pekerjaan administrasi laboratorium seperti :1. Inventarisasi alat-alat laboratorium2. Administrasi penggunaan alat-alat laboratorium.3. Administrasi peminjaman alat-alat laboratorium.Pengelolaan kegiatan laboratorium.Di dalam ruang guru juga dapat dilaksanakan pekerjaan akademik laboratorium seperti : Merencanakan kegiatan laboratorium. Menyusun jadwal kegiatan laboratorium. Memeriksa pekerjaan siswa.3. Ruang persiapan Ruang persiapan terdapat di dalam laboratorium, diantara ruang praktikum dan ruang penyimpanan atau gudang. Ruang persiapan dan ruang praktikum sebaiknya disekat dengan dinding berkaca bening atau ram kawat, sehingga dari dalam ruang ini guru atau laboran dapat melihat kegiatan yang terjadi di dalam ruang praktikum. Ruang persiapan memiliki instalasi listrik dan ventilasi udara yang baik. Memiliki Memiliki fasilitas mebeler seperti : Kursi dan meja kerja untuk melakukan perawatan dan persiapan alat-alat laboratorium.. Lemari atau rak alat-alat. Loket peminjaman alat-alat.Di dalam ruang ini dapat dilaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan alat-alat laboratorium seperti : Memeriksa jumlah kelengkapan alat. Memeriksa keadaan . Memperbaiki. Membersihkan. Mengkalibrasi ulang.Di dalam ruang ini juga dapat dilaksanakan pekerjaan mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan dalam kegiatan laboratorium seperti : Pemeliharaan dan perawatan. Setting. Uji coba4. Ruang penyimpanan. Demi keamanan dan kemudahan penyimpanan dan pengambilan alat-alat, ruang penyimpanan atau gudang biasanya hanya memiliki satu pintu masuk dan keluar melalui ruang persiapan. Ruang penyimpanan atau gudang harus memiliki instalasi listrik dan ventilasi udara yang baik. Memiliki fasilitas mebeler seperti : Macam-macam lemari alat-alat dan bahan-bahan. Macam-macam rak untuk alat-alat.1.Ruang pratikum Instalasi listrik (untuk percobaan, demonstrasi, penerangan dan lain-lain), instalasi air dengan bak cuci tidak berfungsi fasilitas mobiler berupa meja dan kursi praktikan untuk siswa, kursi dan meja demonstrasi untuk guru, dan lemari penyimpanan alat-alat praktikum kepunyaan bersama dengan labor kimia dan biologi. Meja praktikum masih meja panjang yang berjumlah 4 buah. Ruang penyimpanan alat masih bergabung penyimpanan alat kimia dan biologi dan tidak punya lampu atau penerangan . Papan tulis, 1nstalasi udara yang cukup, dapat berupa jendela, langit-langit yang tidak tertutup rapat. Pintu masuk dan pintu keluar berbeda dengan daun pintu terbuka ke luar. Belum memilki ruang persiapan. Pintu yang berhubungan langsung dengan ruang persiapan . Kotak P3K. Fasilitas pemadam kebakaran.

2. Ruang persiapan Ruang persiapan terdapat di dalam laboratorium, diantara ruang praktikum dan ruang penyimpanan atau gudang. Ruang persiapan dan ruang praktikum pakai dinding beton

Ruang persiapan memiliki instalasi listrik dan ventilasi udara yang baik. Memiliki fasilitas mebeler seperti : Kursi dan meja kerja untuk melakukan perawatan dan persiapan alat-alat laboratorium..

Lemari atau rak alat-alat.

Di dalam ruang ini dapat dilaksanakan kegiatan pemeliharaan dan perawatan alat-alat laboratorium seperti : Memeriksa jumlah kelengkapan alat. Memeriksa keadaan . Memperbaiki. Membersihkan. Mengkalibrasi ulang.Di dalam ruang ini juga dapat dilaksanakan pekerjaan mempersiapkan alat-alat yang akan digunakan dalam kegiatan laboratorium seperti : Pemeliharaan dan perawatan. Setting. Uji coba

3. Ruang penyimpanan. Demi keamanan dan kemudahan penyimpanan dan pengambilan alat-alat, ruang penyimpanan atau gudang biasanya hanya memiliki satu pintu masuk dan keluar melalui ruang persiapan. Ruang penyimpanan atau gudang harus memiliki instalasi listrik dan ventilasi udara yang baik. Memiliki fasilitas mebeler seperti: Macam-macam lemari alat-alat dan bahan-bahan.

PERMASALAHAN Permasalahan yang terdapat pada laboratorium fisika SMA N 3 Padang adalah 1.Ruang guru tidak ada. 3.Lemari administrasi tidak ada 4.Instalasi listrik pada meja pratikum tidak ada 5.Tehnisi labor tidak ada 7.Kurang alat-alat untuk pratikum 8.Rak-rak alat belum ada 9.Antara ruang persiapan dan ruangan pratikum dibatasi oleh beton SOLUSI UTAMA 1.Ruang guru tidak ada.Sebagai solusinya guru dan laboran beruangan di ruangan persiapan 3.Lemari administrasi loker insyaAllah akan dibelikan tahun ajaran baru oleh pihak sekolah. 4.Instalasi listrik untuk sementara pakai kabel raun 5.Tehnisi untuk sementara dipakai laboran 7.Untuk mengatasi alat yang kurang a.Diadakan demonstrasi b.Satu kelompok dibuat kira-kira 6 atau 7 orang c.Membuat karya inovatif

B. Dasar Hukum Kegiatan Diklat Kepala Laboratorium Fisika bagi guru dengan tugas tambahan sebagai Kepala Laboratorium di Sekolah Mengenagah Atas dan Madrasah yang ditunjuk diselenggarakan berdasarkan : 1.Undang-UndangNomor 20 Tahun 2003 Tentng Sistem Pendidkan Nasioanal 2.Peraturan .Permen diknas no 26 tahun 2008 tentangStandar Tenaga Laboratorium Sekolah/Madrsah .Permen diknas no 24 tahun 2007 tentangStandar Sarana dan Prasarana . 3. Tujuan : Kegiatan On The Job Learning ini mampu memberi kontribusi dalam pengembangan laboratorium Fisika dan peningkatan kinerja kepala laboratorium dan laboran pada SMA N 2 Ranah Pesisir serta meningkatkan kemajuan dunia pendidikan pada umumnya dan semoga laporan ini memberikan manfaat pada SMA N 2 Ranah Pesisir. 4. Manfaat1.Meningkatkan fasilitas laboratorium2.meningkatkan pengelolaan laboratorium3.Administrasi laboratorium lebih teratur4.Inventarisasi alat lebih baik5.Penyimpanan alat lebih teratur.A. ISI LAPORAN No.Jenis kegiatan yg dilakukanTempatWaktu KegiatanPelaksanaan Kegiatan

1Memfoto keadaan laboratoriumLaboratorium fisika SMA N 2 Ranah Pesisir( jumat ,6 september 20013)

Ketua Labotarorium SMAN 3 Padang

2Melapor pada kepala sekolah kalau kita sudah kembali dari pelatihan calon laboratorium SMA N 3 Padang(sabtu 7 september 2013Ketua Labotarorium SMAN 3 Padang

3Mengiventarisasi alat

Laboratorium fisika SMA N 3 Padang(senin ,9 september 2013 )Ketua Labotarorium SMAN 3 Padang dan laboran

4.Membersihkan laboratorium Laboratorium fisika SMA N 3 Padang(jumat,13 september 2013)Ketua Labotarorium, laboran, dan Mahasiswa PL

5Menata peralatan yang ada dilaboratorium

Laboratorium fisika SMA N 3 PadangSabtu, 14 September 2013Ketua Labotarorium SMAN 3 Padang dan laboran

6Memperbaharui SOP Laboratorium fisika SMA N 3 Padang(senin ,16 septeber 20013)

Ketua Labotarorium SMAN 3 Padang dan laboran

7

B. Penutup1. Kesimpulana. Keadaan laboratorium SMAN 3 Padang mendekati keadaan idealb. Dengan kegiatan OJL, fasilitas laboratorium Fisika SMAN 3 Padang menjadi lebih baikc. Meningkatkan administarasi Laboratorium2. Sarana. Ketersedian ruang guru dan teknisi Laboratorium Fisika b. Perbaikan terhadap alat-alat Laboratorium Fisika yang rusak

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, karena kami dapat menyelesaikan Laporan Kegiatan On The Job Learning Diklat Penguatan Kemampuan Pengawasan Sekolah Provinsi Jawa Tengah Tahun 2012 ini tepat pada waktunya.Ucapan terima kasih kami sam