l2. bds1 (struktur jaringan gigi).pdf

Click here to load reader

Post on 15-Jan-2016

105 views

Category:

Documents

10 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • BLOK BASIC DENTAL SCIENCE 1

    TA. 2013/2014

    ali taqwim, drg [email protected]

    Jurusan Kedokteran Gigi

    Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan

    STRUKTUR GIGI &

    SIFAT FISIK

    JARINGAN GIGI

  • Tujuan Pembelajaran

    1. Menjelaskan susunan anatomi gigi

    2. Menjelaskan sifat jaringan keras

    gigi

  • SUSUNAN

    ANATOMI GIGI

  • Anatomic Crown

    Anatomic Root

    Pulp Chamber

    The 3 parts of a tooth:

    Anatomic Crown

    Anatomic Root

    Pulp

    Chamber

    Dental Anatomy

  • MAHKOTA (Crown)

    AKAR (Radix)

    Leher (Cervix)

  • Mahkota Gigi (Corona)

    Bagian gigi yang secara normal terlihat di dalam mulut, tertutup email

    Mahkota Anatomis:

    Bagian dari gigi yang diliputi jaringan enamel

    Besar & panjangnya tetap

    Mahkota Klinis:

    Bagian dari gigi yang sudah tidak diliputi oleh epitel lagi, menonjol dalam RM

    Besar & panjangnya tidak tetap, usia

  • Akar Gigi (Radix)

    Di dalam tulang, secara normal tidak terlihat, dilapisi sementum

    Akar Anatomis:

    Bagian dari gigi yang diliputi oleh sementum

    Besar & panjangnya tetap

    Akar Klinis:

    Bagian dr gigi yg diliputi jaringan periodontium, tidak terlihat di RM

    Besar & panjangnya tidak tetap, usia

  • Leher Gigi (Cervix)

    Batas anatomis antara mahkota akar

    Cemento-enamel junction (CEJ): pertemuan antara mahkota anatomis dg akar anatomis (pertemuan antara enamel dan sementum)

  • Hubungan mahkota dan akar. 1. Mahkota Anatomis, 2. Mahkota klinis,

    3. akar anatomis, 4. Akar klinis

  • Mahkota gigi

    Akar gigi

    Leher gigi

    Apeks

    Tepi insisal

    Tonjolan/ cups

    SUSUNAN ANATOMI GIGI

    (Gambaran Makroskopis)

  • SUSUNAN ANATOMI GIGI

    (Gambaran Mikroskopis)

    Jaringan Keras

    Enamel/ email

    Dentin

    Sementum

    Jaringan Lunak

    Pulpa

    Enamel

    Dentin

    Cementum

    Dental Pulp

  • Structure Highly calcified and hardest tissue in the body Crystalline in nature Enamel rods

    Insensitiveno nerves Acid-solublewill demineralize at a pH of 5.5 and lower Cannot be renewed Darkens with age as enamel is lost Fluoride and saliva can help with remineralization

    13

    Dental TissuesEnamel

    Ca10(OH)2(PO4)6

  • 14

    Gambaran scanning electron microscope (SEM) permukaan enamel. Hidroksiapatit

    berukuran 200 nm secara baik dan pas mengisi dimensi kerusakan berukuran

    nanometer pada permukaan enamel.

  • 15

  • Diliputi oleh jaringan email (pd korona) serta jaringan sementum (pd akar)

    Bagian terbesar dari gigi Softer than enamel Does not have a nerve supply but can be

    sensitive Is produced throughout life Three classifications

    1. Primary 2. Secondary 3. Tertiary

    Will demineralize at a pH of 6.5 and lower

    16

    Dental TissuesDentin

  • Classifications:

    Primary dentin forms the initial shape of the tooth.

    Secondary dentin is deposited after the formation of the primary dentin on all internal aspects of the pulp cavity.

    Tertiary dentin, or reparative dentin is formed by replacement odontoblasts in response to moderate-level irritants such as attrition, abrasion, erosion, trauma, moderate-rate dental caries, and some operative procedures.

    17

    Enamel

    Exposed

    Dentin

    Receding

    Gingiva

    Tubules

  • Macam-macam Dentin :

    1. Transparan dentin: dentin yang warnanya

    transparan, yang terdapat di daerah yang belum mengalami invasi bakteri, di sekeliling zona yang mengalami dekalsifikasi (pengurangan pembentukan garam Ca).

    Zona ini meluas dari tepi ke tepi sekitar

    karies dentin. Tubula dentin dari zona transparan berisi

    bahan-bahan granulasi yang tak terdapat pada dentin biasa atau dentin yang mati.

  • 2. Novodentin: normal dentin/dentin yang baru di bawah transparan dentin.

    3. Sekunder dentin: dentin yang terbentuk pada dinding sebelah dalam dari rongga pulpa.

  • Composition of dental tissues

    Dental tissues are made of: Organic matter minerals water

    Different % of constituents depending on calculation of proportions by weight or volume

    Enamel: contains very little organic matter (~ 1.3% of dry weight or ~ 1.1% of wet tissues, but ~ 3% of the actual volume) - > 90% inorganic

    Hanadi Baeissa

  • Dentine: contains more organic matter (~ 20% of dry weight, or ~ 21% of wet tissues, but ~ 28% of the actual volume), while the inorganic part is ~ 72% of wet weight, or ~ 48% actual volume

    Cementum is similar to dentine in composition

    Hanadi Baeissa

  • Mineral composition:

    The most predominant mineral is calcium followed by phosphorus, and finally magnesium

    Ca and P are more in enamel

    Mg and CO2 are more in dentine

    Hanadi Baeissa

  • Jaringan yang terdapat dlm rongga pulpa sampai foramen apikal.

    Umumnya mengandung bahan dasar, bahan perekat, sel syaraf (peka terhadap rangsang mekanis, termis dan kimia), jaringan limfe (cairan getah bening), jaringan ikat dan pembuluh darah arteri dan vena.

    Dental TissuesPulp

  • Pulpa : 25% organik & 75% air

    Pulpa pada saluran akar berisi jaringan ikat yang

    selnya fibroblas. Sel ini membentuk zat antar sel, di

    mana cabang sitoplasmanya saling berhubungan

    membentuk jala.

    Unsur-unsur utamanya adalah serabut-serabut

    kolagen halus yang tersusun asimetris & substansia

    dasar yang mengandung glikosaminoglikans.

    Pada bagian perifer terdapat lapisan odontoblas

    (berperan pada pembentukan dentin).

    25

  • Pulpa merupakan jaringan yang sangat banyak mengandung persyarafan & pembuluh darah, serta banyak terdapat fibroblast.

    Pulpa sangat vaskular:

    Arteriol & dua venula masuk ke dalam pulpa melalui saluran akar & membentuk anyaman kapiler di dalam.

    Pulpa banyak mengandung serat saraf yang mempersarafi pembuluh darah dan odontoblas (serat saraf halus tak bermielin)

    27

  • Pembuluh darah pulpa berdinding tipis dan kaku jaringan pulpa peka terhadap tekanan hidrostatik (misalnya: radang ringan).

    Edema yang diakibatkannya menekan dinding pembuluh darah & menyebabkan kematian pulpa.

    28

  • Pulpa berasal dari jaringan mesenkim yang

    berfungsi sebagai: 1. Pembentuk dentin

    2. Sebagai penahan dari berbagai bentuk iritasi:

    mekanis, khemis, thermis, bakteri,

    3. Pemberi nutrisi gigi

    4. Mengandung sel-sel saraf. Sistem sensorisnya

    berfungsi mengontrol peredaran darah dan

    sensasi nyeri.

    29

  • Suatu rongga pada gigi, di bawah dentin, berisi pulpa gigi.

    Pulpa terdiri dari: 1. Tanduk pulpa (pulp horn) 2. Ruang pulpa (pulp chamber) 3. Saluran pulpa (pulp canal) 4. Foramen apical

    5. Supplementary canal 6. Orifice

    30

    Rongga pulpa :

  • Tanduk pulpa:

    Ujung dari ruang pulpa.

    Ruang pulpa:

    Rongga pulpa yang terdapat di tengah korona gigi dan selalu tunggal.

    Saluran pulpa/saluran akar:

    Rongga pulpa yang terdapat pada bagian akar gigi.

    32

  • Foramen apikal:

    Ujung dari saluran pulpa yang terdapat pada daerah apeks gigi, berupa suatu lubang kecil, merupakan tempat masuknya jaringan pulpa ke rongga pulpa.

    Supplementary pulp canal:

    Percabangan saluran pulpa, berjumlah 2/>, berada dekat apikal (ujung akar).

    Beberapa akar gigi mungkin punya > 1 foramen saluran tersebut punya 2 /> cabang dekat apikalnya yang disebut multiple foramina/supplementary canal

    33

  • Orifice/entrance into the pulp canal: Pintu masuk ke saluran akar gigi (menghubungkan

    ruang pulpa dengan salurannya).

    Saluran pulpa dihubungkan dengan ruang pulpa. Ada kalanya ditemukan suatu akar mempunyai lebih dari satu saluran pulpa, misalnya akar mesio-bukal dari M1 atas dan akar mesial dari M1 bawah mempunyai 2 saluran pulpa yang berakhir pada sebuah foramen apikal.

    34

  • SIFAT

    JARINGAN

    KERAS GIGI

  • ENAMEL

    Berasal dari jaringan ektoderm

    Susunannya penuh dengan garam-garam Ca

    Jaringan terkeras & terkuat bila dibandingkan dengan jaringan-jaringan gigi yang lain pelindung gigi yang paling kuat terhadap rangsangan-

    rangsangan pada waktu pengunyahan.

    Jaringan terkeras tubuh

  • SIFAT ENAMEL

    Tidak mempunyai kemampuan untuk menggantikan bagian-bagian yang rusak

    Tersusun dari: 96% bahan inorganik (mineral) 4% bahan organik & air

    Ketebalan 2-2,5 mm Makin ke cervical makin tipis Jaringan terkeras

  • DENTIN

    Berasal dari jaringan mesoderm (mempunyai susunan dan asal yang sama dengan jaringan tulang)

    Mempunyai hubungan dengan jaringan-jaringan yang ada di dalam rahang/gusi sehingga bila rusak mempunyai kemampuan untuk tumbuh kembali.

  • SIFAT DENTIN

    Bagian terbesar dari gigi

    > keras dari tulang

    Tersusun dari:

    70% bahan inorganik

    10% bahan organik & air

  • Perbedaan dentin dan sementum :

    Susunan kimia :

    Dentin > keras dari sementum (dentin banyak mengandung bahan-bahan kimia anorganik).

    Histologis :

    Di dalam dentin terdapat pemb