kitab-kitab tafsir

Click here to load reader

Post on 11-Nov-2015

274 views

Category:

Documents

15 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

kitab-kitab tafsir

TRANSCRIPT

KITAB TAFSIR PERIODE KLASIK

18

KITAB TAFSIR PERIODE KLASIK

(ABAD III Tahun 656 H. /IX XIII M.)

1. Tafsir Mujhid Bin Jubair al-Makhzumi al-Tbi'iy. W. 104 H. (bercampur dengan riwayat hadits).

a. Nama tafisr:

Tafsir Mujahid

b. Pengarang:

Mujahid ibvn Jabr al-Makky

c. Keberadaan tafsir:

1. Mujahid adalah murid Ibnu Abbas yang paling sedikit meriwayatkan tafsir darinya

2. Tafsir Mujahid banyak dinukil oleh Bukhary dalam kitab tafsirnya

3. Kitab tafsir ini hanya merupakan penjelasan bahasa terhadap beberapa ayat al-Quran serta penjelasan tentang istimbath hukum fiqh

4. Kitab ini dicetak oleh percetakan: al-mansyurat al-Ilmiyah Bairut dengan jumlah 2 jilid atas tahqiq Abdurrahman Thahir Muhammad al-Suraty. Juga ditahqiq Muhammad Abdus Salam Abu Nubail)

2. Tafsir Yazid Bin Harun al-Sullamiy. W. 117 H. (bercampur dengan riwayat hadits).

(tafsirnya terdapat dalam riwayat shahihain, Abi Daud, al-Nasaiy, Tirmidzy, Ibnu Majah, al-Darimy, Musnad Ahmad, Shahih Ibnu Huzaimah, Shahih Ibnu Hibban, mustadrak al-Hakim)

3. Tafsir Ibnu Juraij. W. 150 H. (bercampur dengan riwayat hadits)

(Tafsirnya terdapat dalam riwayat Shahihain, Abi Daud, al-Nasaiy, Tirmidzy, al-Darimy, Musnad Ahmad, Shahih Ibnu Huzaimah, Shahih Ibnu Hibban, mustadrak al-Hakim)Nama kitab:

Tafsir Ibnu Juraij

Pengarang:

Abu al-Walid Abdul Malik bin Abdul Aziz bin Juraij.

Keberaan kitab

Kitab ini merupakan kitab tafsir bi al-matsur yang diambil dari hadits nabi dan riwayat sahabat, selalin itu terdapat pula penejelsan asbab nuzul, penjelsan nasakh mansukh, Qiraat dan lain-lain terkait dengan istimbath yang dilakukan oleh ibnu Juraij. Pada umumnya penafsiran lebih banyak hanya mwerupakan penafsiran arti kebahasaan saja. Walaupun kitab ini menjelaskan semua surat yang ada dalam mushaf, namun tidak semua ayat dalam surat tersebut ditafsirkan. Penafsiran hanya beberapa ayat saja.

Tafsir ini dicetak oleh maktabah al-Turats al-islamy, kairo dengan tahqiq Ali Hasan Abdul Ghany. Dengan jumlah hanya 1 jilid.

4. Tafsir Muqatil Bin Sulaiman Bin Basyir al-Ardiy al-Khurasani. W. 150 H.

a. Nama kitab:

tafsir Muqatil

b. Pengarang: Imam Muqatil bin Sulaiman al-Azdy

c. Keberadaan Kitab: 1. kitab ini merupakan kitab terpenting dalam penjelasan al-Quran dan merupakan kitab yang pertama kali secara lengkap membahas semua ayat-ayat al-Quran

2. Kitab ini susunannya mudah sehingga sangat membantu memehami ayat-ayat al-Quran

3. kitab ini dicetak oleh percetakan Dar al-kutub al-Ilmiyah Bairut Lebanon dengan jumlah 3 jilid. Dengan tahqiq Ahmad Farid5. Tafsir Syu'bah Bin al-Hajjaj. W. 160 H. (bercampur dengan hadits)

6. Tafsir al-Tsaury, karya Imam Abu Abdillah, Sufyan Bin Sa'id Bin Masruq al-Tsaury al-Kufy. W. 161 H. (bercampur dengan hadits)

Nama kitab

Tafsir Sufyan al-Tsaury

Pengarang:

Abu Abdillah bin Said bin Masyruq al-Tsaury al-Kufy

Keberadaan tafsir:

Kitab ini berupa penjelasan imam al-Tsaury tentang penafsirannya terhadap ayat-ayat al-Quran, tidak semua ayat al-Quran ditafsirkan dalam kitab ini. Penafsiran hanya terbatas pada adanyaa pendapat sufyan terkait dengan ayat yang ditafsirkan. Riwayat dalam kitab ini berasal dari Muhammad dari Abi Hudzaifah al-Nahdy.

Kitab ini dicetak oleh dar al-kutub al-Ilmiyah pada tahun 1403 H./ 1983 dengan jumlah satu jilid.

7. Tafsir Waki' Bin al-Jarrah. W. 197 H. (bercampur dengan hadits).

8. Tafsir Sufyan Bin Uyainah. W. 198 H. (bercampur dengan hadits).

a. Nama Kitab:

Tafsir Sufyan ibn Uyainah

b. Pengarang:

Ahmad Shalih Muhabiry

c. Keberadaan Kitab:

1. Kitab ini dicetak oleh Maktabah al-Islamy li al-Nasyr Lebnanon berjumlah 1 jilid

2. dan seterusnya

9. Tafsir Yahya Bin Salam al-Tamimiy al-Bashry. W. 200 H. Bercampur dengan hadits)

a. Nama Tafsir:

tafsir Yahya Bin Salam al-Tamimiy

b. Pengarang:

Yahya Bin Salam al-Tamimiy al-Bashry. W. 200 H.

c. Keberadaan tafsir: 10. Tafsir Ruh Bin Ubadah al-Bashry. W. 205 H. (bercampur dengan hadits)

11. Tafsir al-Farra`. W. 207 H.

12. Tafsir Abdurrazaq Bin Hammam al-Sanany. W. 211 H. (bercampur dengan hadits).

a. Nama Tafsir:

Tafsir Abd al-Razaq al-Shananyb. Riwayat Hidup Pengarang

Nama lengkapnya adalah Abu Bakr Abd al-Razaq bin Hammam bin Nafi al-Shanany. Ia lahir pada tahun 126 H di Shana Yaman. Dan meninggal pada pertengahan bulan Syawwal tahun 211 H. Ia merupakan seorang referensi utama para ulama tafsir di Yaman pada akhir abad 1 H menjelang awal abad ke 2 H. Selain memiliki kemampuan di bidang tafsir, ia juga seorang ahli hadis.

Di antara guru-gurunya adalah: Mamar bin Rasyid, Shufyan al-Tsaury, Sahufyan Ibn Uyainah, Ikrimah ibn Ammar dan lain-lain.

Diantara murid-muridnya adalah Ahmad bin Hanbal dan Yahya bin Main.

Diantara karya-karyanya adalah: al-Mushannaf (al-jami al-Kabir fi al-hadits), al-Sunan fi al-Fiqh, al-maghazy, Tazkiyah al-Arwah an Mawaqiq al-Aflah, Kitab al-shalah, al-Amaly fi Atsar al-Shahabah, dan tafsir al-Quran.

c. Keberadaan Tafsir

Tafsir karya al-Shanany ini dikenal dengan: Tafsir al-Quran li al-Shanany atau juga dikenal dengan: Tafsir Abd al-Razaq al-Shanany. Tafir al-Shanany termasuk tafsir bi al-matsur. Riwayat penafsirannya banyak ditemukan dalam kitab tafsir al-Thabary dan al-Durr al-mantsur karya al-Suyuthy.

Tafsir ini tidak meliputi keseluruhan surat dan ayat al-Quran. Akan tetapi, tafsir ini dianggap sebagai karya kitab tafsir masa transisi yang menghubungkan antara periode sahabat dan tabiin dengan periode al-Thabary.

Hampir keseluruhan sumber penafsirannya adalah hadis Nabi, fatwa para sahabat dan para tabiin. Setiap keterangan surat dan ayat yang ditampilkan selalu disertai dengan hadis yang diasumsikan sebagai penafsiran atas ayat tersebut. Kemudian, ditambahkan keterangan-keterangan yang dianggap penting seperti, nasikh-mansukh, sabab nuzul dan lingkup makna yang terkandung di dalamnya secara global.

Tidak terdapat muqaddimah yang menjelaskan metode penafsiran sebagaimana kitab-kitab tafisir pada umumnya.

Dalam penafsiran banyak berpegang pada pendapat dan riwayat gurunya yaitu Shufyan al-Tsaury.

Kitab ini pertama kali dicetak di Riyadh oleh Maktabah al-Rusyd li al-Nasyr wa al-Tauzi pada tahun 1410 H./1989 M. dengan tahqiq Doktor Mustafa Muslim Muhammad dengan jumlah 4 jilid. Kemudian dicetak di Bairut oleh Dar al-Marifah tahun 1411 H/1991 M. dengan tahqiq Doktor Abdul Muthi dengan jumlah 2 jilid.

d. Metodologi Penafsiran

Selalu menghadirkan hadits setiap kali menjelaksan surat atau ayat yang terkait dengan pembahasan, kemudian disertai dengan penjelasan nasakh mansukh atau sebab nuzul.

Hanya memasukkan hadits-hadits yang marfu dan mauquf dalam menafsirakan setiap ayat dengan sanad sampai ke sahabat atau tabiin. Menggunakan riwayat israiliyat walaupun tidak banyak, hal ini sebagaimana ketika menjelaskan surat al-Baqarah: 102 tentang harut dan Marut.

e. Penilaian Ulama

Ali Ayazy berkata: Kitab tafsir al-Shanany merupakan sumber kitab bi al-matsur yang sangat penting bagi ulama ahli Sunnah hal ini sebagaima banyaknya orang yang mengambil sanad darinya13. Tafsir Adam Bin Abi Iyas. W. 220 H. (bercampur juga dengan hadits).14. Tafsir Abed Bin Humaid. W. 249 H. (bercampur dengan hadits).

15. Kitab Tafsir dalam Shahih al-Bukhary. W. 256 H. (bercampur dengan hadits).

16. Tafsir al-Hasan al-'Askariy, Abu Muhammad al-Hasan Bin Aliy al-Hadiy bin Muhammad al-Jawad. (dianggap Imam ke-11 dalam Madzhab Syiah 12 Imam) W. 260 H.

17. Tafsir " Tafsir al-Qur`an al-'Adzim ". Karya Imam Abu Muhammad, Sahal Bin Abdillah Bin Yunus Bin Isa Bin Abdillah al-Tusturiy. W. 273 H

18. Tafsir Hud bin al-Muhakkam al-Huwwary. W. 280 H.

a. Nama Tafsir:

Tafsir Kitabullah al-Aziz atau Tafsir Hud bin al-Muhakkam al-Huwwary

b. Riwayat Hidup Pengarang

Nama lengkap penulis tafsir ini adalah Hud bin al-Muhakkam al-Huwwary. Ia lahir pada kisaran akhir pertengahan pertama abad ke 3 H dan meninggal pada tahun 280 H. Ia termasuk tokoh ulama Khawarij Ibadiyah. Ia berasal dari sebuah suku badui (pedesaan) dari kabilah Baranis Barbariyah.

c. Keberadaan Tafsir

Kitab ini merupakan salah satu dari tiga kitab tafsir dari golongan ibadiyah yang sampai kepada kita dengan sempurna. Berbentuk tafsir bi al-Matsur dengan ringkas serta tidak menjelaskan masalah-masalah fiqh dan Irab.

Banyak mengambil dari pendapat Yahya bin salam al-Bashry hingga kitab ini merupakan ringkasan dari tafsir tersebut.

Kitab tafsir ini dicetak pertama kali di Bairut oleh dar al-Gharb al-Islamy pada tahun 1990 dengan tahqiq Balhaq bin Said Syarify dengan jumlah 4 Jilid.

d. Metodologi Penafsiran

Menjelaskan seluruh ayat dan surat, makkiyah dan madaniyahnya kemudian disertai dengan hadits yang menjelaskan tentang hal tersebut.

Banyak mengambil sumber dari penafsiran sahabat seperti Ibu Abbas, Ibnu Umar, Ibnu Masud, dan lain-lain sehingga kitab ini seakan-akan kumpulan tafsir sahabat. Banyak mengambil penafsiran dari tabiin yaitu Hasan al-Bashri dan Mujahid. Juga banyak menggunakan riwayat israiliyat dari al-kalaby dan al-Sudy.

19. Tafsir al-Nasaiy. (215 - 303 H)

a. Nama Tafsir:

Tafsir al-Nasaiy

b. Riwayat Hidup Pengarang

Nama lengkapnya adalah Abu Abd al-Rahman Ahmad bin Shueb bin Aly al-NasaI. Ia lahir pada tahun 215 H. Ia adalah ahli hadis terkemuka dan merupakan salah satu tokoh hadis dalam kutub al-sittah (kitab induk yang en

View more