kisah teladan nabi ulul azmi

Click here to load reader

Post on 15-Apr-2017

4.411 views

Category:

Spiritual

23 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Kisah Teladan Nabi Ulul Azmi

Kisah Teladan Nabi Ulul AzmiNurul Fakhirah Irham

Apakah Pengertian Ulul Azmi?Ulul Azmi adalah gelar kenabian yang di berikan kepada rasul yang memiliki ketabahan dan kesabaran yang luar biasa dalam mengajarkan tauhid sebagaimana dalam surat Al-ahqaf : 35 Lima nabi yang mendapatkan gelar tersebut adalah Nabi Nuh, Ibrahim, Musa, Isa, dan Nabi Muhammad sebagaimana dalam surat Asy-Syura : 13

Al-Ahqaf : 35 ()

Maka bersabarlah engkau (Muhammad) sebagaimana kesabaran rasul-rasul yang memiliki keteguhan hati, dan janganlah engkau meminta agar (azab) disegerakan untuk mereka. Pada hari mereka melihat azab yang dijanjikan, mereka merasa seolah-olah tinggal (di dunia) hanya sesaat saja pada siang hari. Tugasmu hanya menyampaikan, maka tidak ada yang dibinasakan, kecuali kaum yang fasik (tidak taat kepada Allah).

Asy-Syura : 13 Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepada-Nya).

Sifat Utama Nabi Ulul AzmiMemiliki seruan dakwah global dan universal untuk manusia dan jinMemiliki syariat dan agama yang mandiri dan baruMemiliki kitab samawi

Nabi NuhNabi Nuh as termasuk Rasul ulul azmi karena kesabarannya dalam berdakwah dan mendapat hinaan dari kaumnya. Beliau tidak mengenal menyerah terus menerus mendakwahi keluarga, kerabat dan masyarakat umum, untuk kembali kepada jalan yang lurus. Bahkan istri dan anaknya yang bernama Kanan termasuk penentangnya.

Atas kehendak Allah SWT umat Nabi Nuh yang membangkang ditenggelamkan dengan gelombang air bah dan semuanya hancur, kecuali Nabi Nuh dan pengikutnya yang beriman. Hampir 1000 tahun usianya jumlah umat yang mengikuti nya tidak lebih dari 200 orang.

Nabi Musa As. Bentuk Kesabaran: Menghadapi dan mendakwahi Firaun dan pengikutnya Memimpin kaumnya yang sangat pembangkang ketika beliau akan menerima wahyu di Bukit Sinai, pengikutnya yang dipimpin Samiri menyeleweng dengan menyembah patung anak sapi.Namun nabi Musa juga manusia yang pernah tidak dapat bersabar ketika berguru kepada Khidir.

NABI IBRAHIM Nabi Ibrahim as.termasuk rasul ulul azmi karena kepatuhan dan kesabaran serta keteguhannya dalam berdakwah. Sejak masih bayi Ibrahim as. dipelihara dalam keadaan genting yang disebabkan tirani Namruz yang membunuhi anak laki-laki. Setelah dewasa, ia harus berhadapan dengan raja dan masyarakat penyembah berhala termasuk orang-orang terdekatnya. Bahkan ia harus menerima siksaan yang maha pedih, yaitu dibakar dan diusir dari kampung halamannya

Setelah hampir seratus tahun usia dan pernikahannya dengan Siti Sarah, ia belum dikaruniai anak hingga istrinya meminta ia menikahi seorang budak belian yang berkulit hitam bernama Hajar untuk dijadikan istri. Atas kehendak Allah terbukti Hajar dapat melahirkan seorang anak yang diberi nama Ismail. Di saat berbahagia itu, Allah memerintahkan Ibrahim as. untuk membuang istri dan anak yang baru lahir dan sangat dicintainya itu ke tanah gersang di Mekah. Karena kesabaran dan kepatuhannya, perintah itu dilaksanakan.

Namun, perintah lebih berat diterima Ibrahim as., yaitu harus mengorbankan Ismail yang baru beranjak remaja. Hal ini pun beliau laksanakan, meskipun akhirnya yang disembelah adalah domba. Selain tugas tersebut, Ibrahim as. tetap harus melaksanakan fungsinya sebagai rasul penyeru kebenaran

Nabi Isa As Bentuk kesabaran: Sabar sebagai seorang yang miskinSabar menerima pengkhianatan seorang muridnya, Yudas IskariotSabar menghadapi fitnah, penolakan, hendak diusir dan dibunuh oleh kaum Bani Israil. Kehidupan Isa menggambarkan kezuhudan dan ketaatan dalam beribadah.

Nabi Muhammad SAW.Nabi Muhammad saw. sejak dari kecil sampai dewasa mengalami masa-masa sulit. Pada usia 6 tahun beliau sudah menjadi yatim piatu. Setelah dewasa beliau harus membantu meringankan beban paman yang merawat beliau. Namun yang paling berat tantangan yang dihadapi adalah setelah diangkatnya beliau menjadi rasul. Penentangan bukan saja dari orang lain, tetapi juga dari Abu Lahab, pamannya.

Beliau juga harus ikut menderita tatkala Bani Hasyim diboikot (diasingkan) di sebuah lembah karena dakwah beliau. Tokoh-tokoh Quraisy mempelopori pemboikotan tersebut yang isinya antara lain melarang berhubungan jual beli, pernikahan, dan sosial lainya kepada Bani Hasyim. Pemboikotan yang berjalan sekitar 3 tahun itu, telah menghabiskan harta beliau dan istrinya, Khadijah. Pada saat itu seluruh keluarga Hasyim kehabisan makanan sampai Allah membebaskan penderitaan mereka Meskipun tekanan-tekanan yang diberikan kaum Quraisy bahkan melibatkan keluarga besar Hasyim, tidak menyurutkan langkah beliau untuk berdakwah.