kerajaan pontianak, kerajaan wajo, kerajaan ternate

Download Kerajaan Pontianak, Kerajaan Wajo, Kerajaan Ternate

If you can't read please download the document

Post on 12-Apr-2017

431 views

Category:

Education

27 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Perkembangan kerajaan islam di indonesia

Perkembangan kerajaan islam di indonesiaKELOMPOK 4:-ALMAS TAQIYYA-IKRIMA ALKAFF-RIFQI ALI ZUHDI-SHAKUNTALA LUNARJATI

Kerajaan Ternate

Kerajaan Pontianak

Kerajaan Wajo

Didirikan olehSyarif Abdurrahman Alkadrie, pada hari Rabu,23 Oktober1771. Letak pusat pemerintahan ditandai dengan berdirinyaMasjid Jami Pontianak(kini bernama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman) dan Istana Kadariyah yang sekarang terletak diKelurahan Dalam Bugis,Kecamatan Pontianak Timur,Kota Pontianak.Pada tahun1778(1192 H), Syarif Abdurrahman dikukuhkan menjadiSultan Pontianak.

KERAJAAN PONTIANAK

Sultan Syarif Muhammad Alqadrie

RAJA-RAJA PENGUASA KERAJAAN PONTIANAK

Keraton Kadriah Pontianak.

Masjid Jami' Sultan Syarif Abdurrachman, peninggalan Kesultanan Pontianak. Didirikan tahun 1770 M, berada di Kampung Beting, Pontianak Timur.

KERAJAAN WAJO

Kerajaan Wajo adalah sebuah kerajaan yang didirikan sekitar tahun 1399, di wilayah yang menjadi Kabupaten Wajo saat ini di Sulawesi Selatan. Penguasanya disebut "Raja Wajo". Wajo adalah kelanjutan dari kerajaan sebelumnya yaitu Cinnotabi.

Struktur Kerajaan WajoBatara WajoPenguasa tertinggi (1 orang)PaddanrengPenguasa wilayah, terdiri dari Bettempola untuk Majauleng, Talotenreng untuk Sabbamparu dan Tuwa untuk Takkalalla (3 orang)Arung MabbicaraAparat pemerintah (12) orang

Masa Batara Wajo

Struktur Kerajaan WajoArung MatoaPenguasa tertinggi (1 orang)

PaddanrengPenguasa wilayah (3 orang)Pabbate LompoPanglima perang, terdiri dari Pilla, Patola dan Cakkuridi (3 orang)Arung MabbicaraAparat pemerintah (30 orang)SuroUtusan (3 orang)

Masa Arung MatoaKelima jabatan diatas disebut sebagai Arung PatappuloE, penguasa 40.

Struktur Kerajaan WajoArung BettempolaMengangkat dan menurunkan Arung Matoa berdasar kesepakatan orang WajoPunggawaPanglima perang wilayah, bertugas mengantar Arung lili ke pejabat Arung PatappuloPetta MancijiEStaf keprotokuleran istana

Jabatan lain yang tidak masuk Arung Patappulo

PENINGGALAN KERAJAAN WAJOMasjid Tello dan Makam Assyiekh Al-Habib Jamaluddin Al-Akbar Al-HuseinGeddongnge (Gedung Mesiu)BentengMushola Tua MengeMakam Lasalewangeng TenriruwaMakam Lataddampare PuangrimaggalatungMakam La Tenrilai TosengngengMakam Besse IdalatikkaSaoraja MallanggaMakam La MaddukkellengGoa Nippon

Terletak di daerah Kepulauan MalukuDidirikan oleh Baab Mashur Malamo pada tahun 1257Memiliki peran penting di kawasan timur Nusantara padaabadke-13 hingga abad ke-17. Masa kejayaannya pada abad ke-16 berkat perdaganganrempah-rempahdan kekuatan militernyaDaerah kekuasaan:Maluku, Sulawesi bagian utara, timur dan tengah, bagian selatan kepulauan Filipina hingga sejauh Kepulauan Marshall di Pasifik.

KERAJAAN TERNATE

KEDATANGAN ISLAMdiperkirakan sejak awal berdirinya kerajaan Ternate masyarakat Ternate telah mengenal Islam mengingat banyaknya pedagangArabyang telah bermukim di Ternate kala itu. Hanya dapat dipastikan bahwa keluarga kerajaan Ternate resmi memeluk Islam pertengahan abad ke-15.Kolano Marhum (1465-1486), penguasa Ternate ke-18 adalah raja pertama yang diketahui memeluk Islam bersama seluruh kerabat dan pejabat istana. Pengganti Kolano Marhum adalah puteranya, Zainal Abidin (1486-1500). Beberapa langkah yang diambil Sultan Zainal Abidin adalah meninggalkan gelar kolano dan menggantinya dengan sultan, Islam diakui sebagai agama resmi kerajaan, syariat Islam diberlakukan, dan membentuk lembaga kerajaan sesuai hukum Islam dengan melibatkan para ulama.

Sultan Mudaffar Syah II, Sultan Ternate ke-48 (1975-2015).

Pada masa pemerintahan Sultan Bayanullah (1500-1521), Ternate semakin berkembangTahun 1512 Portugal untuk pertama kalinya menginjakkan kaki di Ternate dibawah pimpinan Fransisco Serrao, atas persetujuan sultan, Portugal diizinkan mendirikan pos dagang di Ternate. Portugal datang bukan sematamata untuk berdagang melainkan untuk menguasai perdagangan rempahrempah, pala dan cengkih di Maluku.Sultan Baabullah dijuluki penguasa 72 pulau yang semuanya berpenghuni hingga menjadikan Kesultanan Ternate sebagai kerajaan Islam terbesar di Indonesia timur

Kekalahan demi kekalahan yang diderita memaksa Ternate meminta bantuan Belanda pada tahun 1603. Ternate akhirnya berhasil menahan Spanyol namun dengan imbalan yang amat mahal. Belanda akhirnya secara perlahan-lahan menguasai Ternate. Pada tanggal 26 Juni 1607 Sultan Ternate menandatangani kontrak monopoli VOC di Maluku sebagai imbalan bantuan Belanda melawan Spanyol. Pada tahun 1607 pula Belanda membangun benteng Oranje di Ternate yang merupakan benteng pertama mereka di nusantara.Meski telah kehilangan kekuasaan mereka, beberapa sultan Ternate berikutnya tetap berjuang mengeluarkan Ternate dari cengkeraman Belanda.

PENINGGALAN KERAJAAN TERNATE

Istana Kesultanan Ternate di kaki Gunung Gamalama, Kota Ternate.

Masjid Tua Ternate, Maluku

TERIMA KASIH