history - zaman batu & perundagian

Download History - Zaman Batu & Perundagian

Post on 02-Mar-2016

54 views

Category:

Documents

4 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

Khoriah IndrihutamiX-1 | 16SejarahZaman Batu dan Perundagian

Zaman BatuZaman Batu di bagi menjadi 4:1. Palaelolithikum (Zaman Batu Tua)2. Mesolithikum (Zaman Batu Tengah)3. Neolithikum (Zaman Batu Muda)4. Megalithikum (Zaman Batu Besar)Paleolitikhum (Zaman Batu Tua)

CiriKebudayaanAlatManusia

Alat batuan masih diasah dengan kasar Berburu (food gath) Masyarakat nya hidup berpindah-pindah (nomaden) Memancing

1. Kebudayaan PacitanAlat-alat dari batuan seperti kapak belum terasah dengan halus1. Kapak Genggam Ditemukan di pacitan. Biasa disebut chopper Fungsi : menguliti binatang, menggali umbi, memotong

2. Kapak Perimbas Paling banyak ditemukan di pacitan Dapat pula di jumpai di: Gombong (Jateng), Sukabumi, Lahat (SumSel) dan Goa Choukoutieen (Beijing) Fungsi: Merimbas kayu, memahat tulang, sebagai senjata

Jenis manusia purba yang hidup pada masa Paleolithikum adalah:1. Pithecantropus Erectus2. Meganthropus Paleojavanicus

3. Homo Soloensis

2. Kebudayaan Ngandong Banyak ditemukan alat-alat dari tulang. Banyak dijumpai di Ngandong, Sangiran dan Sidoarjo

1. Alat dari tulang binatang

Penusuk Belati Ujung Tombak Bergerigi Fungsi : Mengorek ubi dan keladi, alat menangkap ikan

2. Flakes Alat-alat kecil erbuat dari batu Chalcedon Fungsi: Mengupas makanan, berburu, menangkap ikan, mengumpulkan ubi dan buah-buahan

Mesolithikum (Zaman Batu Tengah)

CiriKebudayaanAlatManusia

Alat-alat nya hampir sama dengan Paleolithikum Ditemukannya sampah dapur

1. Kebudayaan Pebble1. Kjokkenmoddinger (sampah Dapur) Tumpukan kulit kerang dan siput (7m) yang membatu Disepanjang pantai timur Sumatera (Langsa-Medan)

2. Pebble (Kapak genggam Sumatera)

Kapak ini ditemukan di tumpukan kulit kerang Bahan pembuatnya berasal dari batu kali yang pecah

3. Hachecourt (kapak pendek)- Ditemukan di bukit kerang, ukurannya pendek (setengah lingkaran)

4. Pipisan Fungsi: menggiling makanan, menghaluskan cat merahRas Melasonoid (papua)

2. Kebudayaan Tulang dari SampungAlat terdiri dari tulang binatang dan tanduknya. Ditemukan di Goa Lawa, Sampung.

3. Kebudayaan Flakes Abris Sous Roche

adalah gua tempat manusia zaman Mesolithikum tinggal.

Neolithikum (Zaman Batu Muda)

CiriKebudayaanAlatManusia

Hidup berkelompok Menetap Disebut zaman bercocok tanam1. Kapak PersegiKapak yang berukuran besar disebut Beliung yang berfungsi sebagai cangkul dan kapak yang berukuran lebih kecil disebut Tarah berfungsi untuk memahat2. Kapak LonjongDibuat dari batu kali dan berwarna kehitam-hitaman. Kapak lonjong ukuran besar disebut Walzenbeil dan yang kecil disebut Kleinbeil. Fungsinya sama dengan kapak persegi. Persebarannya terdapat di Minahasa, Gerong, Leti, Seram, Tanimbar dan Irian.3. Tembikar (periuk belanga)Ditemukan di lapisan teratas bukit kerang di Sumatera. Di Sumba banyak ditemukan Tembikar yang berisi tulang belulang manusia4. Kapak BahuKapak ini hampir sama jenisnya dengan kapak persegi namun di bagian yang diikatkan pada tangkainya di beri leher.

Proto Melayu (terdiri dari suku Nias, Dayak dan Toraja)

Megalithikum (Zaman Batu Besar)

CiriKebudayaanAlatManusia

Mega = Besar, Lithos = batu Manusia dapat membuat bermacam alat/kebudayaan yang terbuat dari batu-batu besar Sudah mengenal kepercayaanDi Indonesia, beberapa etnik masih memiliki unsur-unsur megalitik yang dipertahankan:1. PasemahPasemah merupakan suatu wilayah di SumSel. Terdapat sekitar 19 situs peninggalan megalitik. Peninggalannya berupa patung-patung dan pahatan yang sudah halus dan berbentuk dinamis2. NiasPada awal abad ke-20, kegiatan mendirikan Dolmen masih terus berlanjut. Kini etnik Nias masih menerapkan beberapa peninggalan megalitik seperti lompat batu dan kubur batu3. SumbaEtnik Sumba, NTT masih menerapkan kebudayaan megalitikum dalam kesehariannya. Seperti kubur batu, dan meja batu yang masih digunakan sebagai tempat pertemuan adat.

1. MenhirUntuk menghormati roh nenek moyang2. DolmenMeja batu yang digunakan untuk meletakkan sesaji untuk pemujaan.3. Punden berundakBangunan yang bertingkat-tingkat yang berguna sebagai tempat pemujaan terhadap roh nenek moyang yang telah meninggal.4. SarkofagusPeti mayat yang terbuat dari batu5. Peti Kubur

Peti mayat yang terbuat dari batu besar yang dibuat dari lempengan batu.6. Arca Batu

Patung/batu yang berbentuk binatang/manusia.7. Waruga

Peti kubur peninggalan rakyat Minahasa zaman Megalitikum.Suku Dayak ras Proto Melayu

Zaman PerundagianZaman Perundagian di bagi menjadi 4:1. Zaman Tembaga : Manusia purba Indonesia tidak mengalaminya2. Zaman Perunggu : Manusia purba Indonesia mengalaminya3. Zaman Logam : Dianggap berlangsung bersamaan dengan Z. Perunggu

Zaman Perunggu (Perundagian)

CiriKebudayaanAlatManusia

Manusia sudah memiliki kepandaian melebur perunggu Dimulai pada 3000-2000SM (Asia Tenggara)

A. Kepercayaan- Munculnya paham Dinamisme : kepercayaan bahwa benda memiliki kekuatan dan paham Animisme: kepercayaan memuja roh nenek moyangB. Kemasyarakatan- Dikeluarkannya hukum adat- Adanya system primus interpares yaitu system yang digunakan untuk menentukan pemimpin dengan acuan yang pertama dari yang tua-tua- Didirikannya komunitas-komunitas desaC. Pertanian- Mengolah tanah (food producing)- Sudah mengenal berbagai alat pertanian seperti pisau, bajak, cangkul, dsbD. Perlayaran- Membuat perahu jukung (kano)- Melengkapi kano dengan cadik (out regges)- Mempergunakan dayungE. Sosial Ekonomi- Dilakukan system tukar-menukar- Sudah mampu menyediakan bahan makanan dengan jumlah banyak yang cukup dan teratur.F. Keadaan Alam- Sudah mengenal teknologi walaupun terbatas- Mengenal benda/peralatan yang berasal dari logam- Ditemukannya berbagai alat dari logam dan perunggu (alat cetak)1. Nekara- Merupakan semacam berumbung terbuat dari logam. - Banyak ditemukan di Sumatera, Jawa, Bali , Pulau Sangean, Roti, Leti, Selayar, dan Pulau Kei2. Moko- Nekara berukuran kecil dan lonjong- Banyak ditemukan di Alor- Bentuk hiasannya berupa hiasan zaman Majapahit3. Bejana Perunggu

- Pola hias nya merupakan pola hias anyaman dan huruf L- Banyak ditemukan di Madura dan Sumatera4. Kapak Corong

- Disebut juga kapak sepatu- Terbuat dari logam- Terdapat juga kapak yang satu sisi nya disebut Candrasa- Banyak ditemukan di SumSel, Bali, Sulawesi Tengah, Pulau Serayan.5. Perhiasan- Gelang dan cincin banyak ditemukan di Pasemah, SumSel- Manik manic6. Arca- Arca terbuat dari perunggu- Berbentuk manusia atau binatang- Ditemukan di Lumajang, Palembang dan Bogor- Posisi manusia dalam arca: menari, menunggang kuda, memegang panah- Posisi binatang: berbaring, berdiri, kuda dengan pelana