halogen dan senyawanya

Click here to load reader

Post on 01-Jul-2015

241 views

Category:

Science

4 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

Tugas Kimia tentang halogen dan senyawanya dibuat oleh Adrikni Luthfa Andon Insani Fahrika Ratna Apriyanti K D Silvia Rossa Sinta Gita N H Titis Rum Janti XII IPA 2 Madrasah Aliyah Negeri Godean 2013/2014 Semoga bermanfaat ^^

TRANSCRIPT

  • 1. Assalamualaikum

2. PERKENALAN ^_^ ADRIKNI ANDON I F RATNA A K D SILVIA ROSA SINTA GITATITIS ARUM 3. HALOGEN DAN SENYAWA HALOGEN 4. Halogen adalah unsur-unsur golongan VIIA atau sekarang lebih dikenal dengan golongan 17 dalam tabel sistem periodik unsur, yang mempunyai elektron valensi 7 pada subkulit nsnp. Istilah halogen berasal dari istilah ilmiah bahasa Perancis dari abad ke-18 yang diadaptasi dari bahasa Yunani, yaituhalo genes yang artinya pembentuk garam karena unsur- unsur tersebut dapat bereaksi dengan logam membentuk garam. Halogen merupakan sekumpulan unsur nonlogam yang saling berkaitan erat, lincah, dan berwarna terang. Dan secara alamiah bentuk molekulnya diatomik. Untuk mencapai keadaan stabil (struktur elektron gas mulia) atom-atom ini cenderung menerima satu elektron dari atom lain atau dengan menggunakan pasangan elektron secara bersama hingga membentuk ikatan kovalen. Atom unsur halogen sangat mudah menerima elektron dan membentuk ion bermuatan negatif satu. Ion negatif disebut ion halida, dan garam yang terbentuk oleh ion ini disebut halida. Halogen digolongkan sebagai pengoksidator kuat karena kecenderungannya membentuk ion negatif. Selain itu, halogen adalah golongan yang paling reaktif karena unsur-unsurnya memiliki konfigurasi elektron pada subkulit ns2 np5. Golongan halogen terdiri dari beberapa unsur yaitu Fluorin (F), Klorin (Cl), Bromin (Br), Iodin (I), Astatin (At) dan unsur Ununseptium yang belum diketahui dengan jelas. 5. FLOURIN Membuat senyawa CFC (CCl2F2)sebagai pendingin ruangan, lemari es, dan mesin-mesin pendingin lainnya. Untuk memisahkan isotop U-235 dari U-238 melalui difusi gas dalam teknologi nuklir Garam fluorida (NaF) untuk mencegah kerusakan gigi pada pasta gigi Hidrogen Fluorida (HF) untuk membuat tulisan/lukisan di atas kaca (mengetsa) Magnesium Fluorida (MgF2) digunakan dalam bidang optik, seperti pembuatan lensa. Lithium Fluorida (LiF) digunakan sebagai katode untuk PLED (LED organik), sebagai reaktor nuklir, pendeteksi radiasi, dalam optik, dan lelehan garam. Ammonium Bifluorida (NH4HF2) sebagai salah satu komponen mengetsa Berillium Fluorida (BeF2), dalam biokimia, ADP dan BeF2 akan mengikat ATP 6. KLORINMembuat garam dapur NaCl Klorinasi hidrokarbon untuk bahan baku industri plastik serta karet sintesis Pembuatan tetraklormetana (CCl4) dan etil klorida (C2H5Cl) yang digunakan untuk membuat TEL Desinfektan (Cl2) dan kaporit (CaCl(OCl)) HCl untuk membersihkan permukaan logam dari karat KCl sebagai pupuk MgCl2 sebagai penghancur es CaCl2 untuk menambah massa jenis zat padat yang bebas air garam NH4Cl, sebagai bahan pembuatan kembang api dan obat batuk ZnCl2 untuk membuat bom asap BaCl2 untuk menguji ion sulfat HClO4 untuk bahan bakar roket HClO sebagai sanitizer aktif dalam penanganan air NaClO sebagai pemutih PbCl2 untuk memproduksi gelas infrared transmisi 7. BROMIN Untuk membuat etil bromida (C2H5Br) yang dicampurkan ke dalam bensin bertimbel AgBr sebagai bahan sensitif terhadap cahaya pada film fotografi HBr untuk produksi bromida alkil LiBr digunakan untuk pengondisian udara NaBr sebagai desinfektan pada kolam renang KBr untuk menahan resep-resep pengembangan hitam-putih pada fotografi MgBr2 sebagai katalis untuk beberapa reaksi BaBr2 untuk pemurnian radium NH4Br untuk fotografi 8. IODIN Asam Iodida (HI) untuk mensintesis NaI dan KI KI untuk fotografi NH4I untuk fotografi dan medis