draft proposal

Upload: rianaputri5396

Post on 15-Jul-2015

294 views

Category:

Documents


0 download

TRANSCRIPT

BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Sekarang ini dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat sangat berpengaruh kepada segala aspek kehidupan manusia. Salah satunya adalah teknologi internet. Internet telah menjadi bagian dari kehidupan kita, baik secara pribadi maupun untuk urusan bisnis. Banyak kalangan bisnis yang masih kurang yakin untuk mengembangkan bisnisnya di dunia internet. Ada beberapa faktor yang membuat para pebisnis berfikir demikian antara lain maslah biaya, alokasi sumber daya, laba atas investasi yang menjadi hal yang kuran meyakinkan bagi mereka. Selain itu, tingkat kepercayaan konsumen dan keamana menjadi maslah konsumen untuk membeli suatu produk atau jasa melaui internet atau online. Padahal dengan penjualan secara online akan memungkinkan pebisnis untuk menampilkan bentuk produk mereka selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu tanpa mengenal waktu. Dari keuntungan ini pelaku bisnis dapat memperluas pangsa pasar mereka tidak hanya dalam negeri tetapi bias pula menjangkau pangsa pasar global. Silih (2009) memaparkan pertumbuhan pengguna internet di Indonesia semakin meningkat seiring dengan pertumbuhan teknologi informasi yang berlangsung cepat. Peningkatan pengguna internet terus meningkat sekitar 25 persen setiap tahunnya. Pada tahun 2008 tercatat ada lebih dari 70 ribu situs, sementara tahun 2009 diperkirakan ada tambahan lima ribu pengguna baru. Data penggunaan internet di Indonesia sampai tahun 2008 menurut sumber Bank Dunia, Indikator Pembangun Dunia . Grafik Perkembangan Penggunaan Internet di Indonesia

Sumber : Data Publik DuniaProposal Tugas Akhir | 1

Iklan sendiri merupakan upaya untuk memperkenalkan produk/jasa kepada masyarakat. Namun dampaknya terhadap peningkatan penjualan belum bisa diukur dari iklan itu sendiri. Iklan zaman sekarang dituntut untuk lebih mengikat agar lebih menarik orang untuk membeli barang/ jasa yang ditawarkan. Maka tak jarang, untuk menggaet konsumen banyak iklan yang menggaet orang-orang terkenal sebagai icon iklannya. Banyaknya biaya yang dikeluarkan yang akhirnya beban biaya iklan akan dibebankan kepada konsumen dan akan berdampak pada harga barang. Maka para produsen terus berupaya beriklan namun dengan biaya yang dapat relatif murah namun bisa diakses oleh masyarakat luas. Jika dulu iklan cetak dan elektronik merupakan media periklanan yang banyak digunakan, namun seiring semakin mahalnya biaya operasional akibat kenaikan harga dan krisis global yang terjadi berulang kali, maka beriklan internet menjadi pilihan alternatif bagi para pengiklan yang ingin hemat namun iklannya tepat tujuan. Iklan online pun semakin berkembang akibat semakin banyaknya masyarakat yang bermigrasi ke media internet. Sifatnya yang interaktif, memudahkan para konsumen mencari informasi yang lebih interaktif dan spesifik tentang produk atau jasa yang ditawarkan. Penyampaian informasi yang lebih terperinci dan dengan harga yang lebih murah membuat iklan online semakin menjamur.

1.2 Identifikasi Masalah Berdasarkan penjelasan yang telah diuraikan diatas, penulis membatasi ruang lingkup pembahasan penelitiannya. Hasil dari pengidentifikasian masalah oleh penulis adalah: 1. Bagaimana keefektifan iklan untuk menumbuhkan minat beli konsumen dalam pasar online? 2. Seberapa kekuatan iklan pada pemasaran internet? 3. Adakah pengaruh iklan terhadap minat beli konsumen online?

1.3 Maksud dan Tujuan Penelitian ini dimaksudkan untuk memenuhi salah satu syarat dalam menyelesaikan perkuliahan Diploma III Program Studi Manajemen Pemasaran di Jurusan Administrasi Niaga.Proposal Tugas Akhir | 2

Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan iklan pada salah satu situs milik Negara sendiri terhadap minat beli konsumen dalam pasar online.

1.4 Manfaat Penelitian 1.4.1 Bagi Peneliti Menambah wawasan mengenai penelitian yang dilakukan serta mengaplikasikan ilmu pemasaran yang didapatkan selama perkuliahan. Menambah wawasan peneliti dalam hal promosi produk kepada konsumen online.

1.4.2 Bagi Pihak Lain/Umum Memberikan informasi mengenai pengaruh iklan terhadap minta beli kosumen pada internet.

1.5 Lokasi dan Waktu Penelitian Lokasi yang dipilih penulis untuk melakukan penelitian ini adalah di wilayah Kota Bandung dan waktu pelaksanaan penelitian ini dilakukan pada bulan Januari hingga Juli 2011.

Proposal Tugas Akhir | 3

BAB II TINJAUAN PUSTAKA2.1 Pemasaran Internet (Marketing Internet) Hanson (2006) menjelaskan pemasaran internet sebagai proses membangun dan memelihara hubungan pelanggan melalui kegiatan online untuk memfasilitasi pertukaran ide, produk, dan jasa yang memenuhi tujuan dari kedua belah pihak. Usaha yang dilakukan untuk melakukan pemasaran suatu produk atau jasa dengan melalui atau menggunakan media internet atau jaringan www (world wide web) juga disebut pemasaran internet. Pemasaran internet relatif murah jika jika dibandingkan dengan biaya terhadap jangkauan target pelanggan. Perusahaan dapat menjangkau masyarakat yang luas bagi sebagian kecil dari anggaran periklanan tradisional. Pelaku bisnis online memiliki keuntungan dari pengukuran statistic dengan mudah dan murah. Hampir semua aspek kampanye pemasaran internet dapat ditelusuri, diukur, dan diuji bahwa pemasaran internet mengharuskan pelanggan untuk menggunakan teknologi yang lebih baru daripada media tradisional. Revolusi internet adalah sebuah inovasi yang memiliki dampak paling besar terhadap perilaku pelanggan dan transaksi, bahkan sebelum munculnya inovasi bisnis. Pemasar menghadapi tantangan unutk mengambil atribut dari pengalaman pribadi dan menciptakan kembali atribut yang digunakan pelanggan dalam melakukan pembelian online. Dilihat dari perspektif konsumen, ketidakmampuan konsumen untuk menyentuh, membaui, merasakan atau mencoba barang secara nyata sebelum melakukan pembelian online memang sangat dibatasi. Namun, ada standar industri bagi vendor E-commerce untuk meyakinkan pelanggan dengan memiliki kembali kebijakan liberal serta menyediakan jasa pengiriman. 2.2 Perdagangan Elektronik (E-commerce) Menurut Kalakota dan Whinston (1997) terdapat empat perspektif mengenai pengertian E-commerce, yaitu : 1. Perspektif komunikasi (Communication perspective) E-commerce adalah pengiriman informasi, produk atau jasa, atau pembayaran melalui jaringan telepon, computer atau lainnya yang sejenis. 2. Perspektif bisnis (Business perspective)Proposal Tugas Akhir | 4

E-commerce merupakan aplikasi dari teknologi menuju otomatisasi transaksi bisnis dan alur kerja. 3. Perspektif pelayanan (Service perspective) E-commerce adalah suatu alat yang dapat memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memotong biaya layanan sekaligus meningkatkan kualitas barang dan kecepatan pelayanan. 4. Perspektif online (Online perspective) E-commerce menyediakan kemampuan unutk jual beli produk dan informasi pada internet dan layanan online lainnya. Berdasarkan perspektif tersebut, e-commerce memungkinkan pelaksanaan transaki informasi secara penuh antara dua pihak atau lebih yang saling berhubungan dengan menggunakan suatu jaringan. Pengaruh e-commerce merupakan dampak dari jaringan atas semua pembelian yang dilakukan secara offline. Pembelian e-commerce menggabungkan antara pemesanan dan pembayaran secara online.

2.3 Minat Beli Pandji Anoraga dalam Rachmat (2008:27) mengemukakan bahwa minat beli (Purchase Intention) merupakan suatu proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh konsumen sebelum mengadakan pembelian atas produk yang ditawarkan atau yang dibutuhkan oleh konsumen tersebut. Menurut Kamus besar Bahasa Indonesia minat adalah kecenderungan hati yang tinggi terhadap sesuatu ; gairah; keinginan. Minat menurut Basu Swasta dalam Rachmat (2008:27) merupakan suatu dorongan keinginan yang diarahkan pada tujuan untuk memperolah kepuasan. Mowen dalam Rachmat (2008:27) mendefinisikan minat pembelian sebagai pembelian tiba-tiba dan terkadang disertai dorongan yang sangat kuat untuk membeli sesuatu dengan cepat. Menurut Assael (2001) minat beli merupakan kecenderungan konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil tindakan yang berhubungan dengan pembelian yang diukur dengan tingkat kemungkinan konsumen melakukan pembelian. Rossiter dan Percy (1998) mengemukakan bahwa minat beli merupakan instruksi diri konsumen untuk melakukan pembelian atas suatu produk, melakukan perencanaan, mengambil

Proposal Tugas Akhir | 5

tindakan-tindakan yang relevan seperti mengusulkan, merekomendasikan, memilih, dan akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan pembelian. Menurut Bearman (1995) tumbuhnya minat beli konsumen dipengaruhi olen unsur-unsur yang terdiri dari tiga tahap, antar lain : 1. Rangsangan Suatu syarat yang ditujukan untuk mendorong atau menimbulkan seseorang untuk bertindak. 2. Kesadaran Sesuatu yang memasuki pikiran seseorang, kesadaran ini dipengaruhi oleh pertimbangan atas barang dan jasa itu sendiri yang tidak mungkin dapat dipengaruhi oleh konsumen. 3. Pencarian Informasi Aspek pencarian informasi dibagi kedalam empat bagian : a. Infromasi interen. Bersumber dari dalam diri konsumen untuk memilih barang atau jasa yang memuaskan. Bisaanya hal ini didasarkan atas pengalaman yang diperoleh sebelumnya atupun yang bersumber dari ingatan. b. Informasi ekteren. Informasi ini berasal dari luar diri konsumen, misalnya iklan, brosur, Word of Mouth (WOM), pamplet, sticker, dan lain sebagainya. c. Memastikan sifat khas dari setiap pilihan yang ada. Pada tahap ini konsumen mengumpulkan informasi yang berhubungan dengan ciri dan sifat dari setiap pilihan. Ini bertujuan untuk mencari sesuatu yang berbeda dan unik pada setiap informasi yang didapat. d. Pembelian. Pembelian ini merupakan tahap dimana konsumen telah melalui pilihan dan siap untuk membeli.

2.4 Iklan Menurut Kasali (1992) iklan didefinisikan secara sederhana sebagai pesan yang menawarkan suatu produk yang ditujukan kepada masyarakat lewat suatu media. Selain itu,Proposal Tugas Akhir | 6

Belch (2004) mengemukakan Advertising is defined as ay paid form of non personal communication about an organization product, service, or idea by and indentified sponsor. Kotler dan Amstrong (2004) memaparkan Advertising is any paid form of non personal presentation and promotion of ideas goods or services by an identified sponsor. Jadi iklan merupakan sebuah pesan yang berbayar untuk mengkomunikasikan dan menawarkan sebuah ide, produk, atau jasa dengana mengunakan salah satu media yang tersedia.

2.4.1 Fungsi Iklan Menurut Shimp (2004) terdapat lima fungsi iklan, yaitu: 1. Informing Iklan sebagai alat komunikasi pemasaran yang bertujuan membangun kesadaran konsumen akan merek-merek baru dan meningkatakan puncak kesadaran dalam benak konsumen untuk merek-merek yang sudah ada. 2. Persuading Iklan yang efektif harus mampu membujuk konsumen untuk mencoba produk atau jasa yang diiklankan. Bisaanya tahapan ini mempengaruhi dua jenis permintaan, yaitu; Permintaan primer, yakni menciptakan permintaan bagi keseluruhan kategori produk. Permintaan sekunder, yakni permintaan bagi merek perusahaan yang spesifik.

3. Reminding Fungsi ini bertujuan untuk mengingatkan konsumen akan merek perusahaan agar tetap ada dalam inmgatannya. Sehingga jika timbul kebutuhan akan suatu produk hal pertama yang melintas dipikiran konsumen adalah produk yang terlebih dahulu meerka ingat. Ini akan semakin memperbesar peluang produk dan merek tersebut, dan juga memperkecil peluang produk dan merek lain. 4. Adding value Menurut Shimp (2004) terdapat tiga cara mendasar dimana perusahaan bisa member nhilai tambah bagi penawaran-penawaran mereka, inovasi, penyempurnaan, kualitas atau mengubah persepsi konsumen. Jadi efektifitas suatu iklan dapat juga diukur dari kemampuannya unutk persepsi konsumen.Proposal Tugas Akhir | 7

5. Assisting Menurut Shimp (2004), iklan harus mampu membantu perusahaan dalam mengawali proses penjualan produk-produk perusahaan dan memeberikan pendahuluan yang bernilai bagi wiraniaga sebelum melakukan kunjungan penjualan. Jadi, iklan yang dibuat perusahaan harus mampu menggambarkan produk secara jelas, agar membantu wiraniaga dalam menjelaskan produk tersebut. Sedangkan Wells dan Moriarty (2006) menjelaskan iklan memiliki beberapa fungsi, diantaranya: a. Membangun kesadaran akan produk dan merek b. Menciptakan citra merek c. Menyediakan informasi tentang produk dan merek d. Membujuk masyarakat e. Menyediakan insentif untuk mengambil tindakan f. Memperkuat pengalaman pembelian dan merek yang lalu

2.4.2 Tujuan Iklan Ada tiga tujuan iklan menurut Kotler dan Amstrong (2004) antara lain Informative advertising yaitu iklan digunakan untuk menginformasikan kepada konsumententang produk baru atau fitur dan membangun permintaan utama. Persuasive advertising yaitu iklan digunakan untuk membangun permintaan khusus untuk sebuah merek dengan pendekatan konsumen yang menawarkan kualitas terbaik untuk uang mereka. Reminding advertising yaitu iklan harus dapat mengingatkan konsumen akan produk yang diikalankan baik untuk saat sekarang atau masa yang akan datang.

2.4.3 Iklan di Internet Saat ini penggunaan media untuk melakukan iklan sudah merambah ke dunia elektronik atau internet. Perusahaan memiliki anggapan bahwa dengan mengiklankan produknya di internet merekan sudah bisa merambah pasar ke seluruh dunia. Setiap perusahaan yang membuat Home page pada web dapat mengirimkan pesan mereka ke seluruh dunia layaknya sebuah billboard raksasa di sebuah jalan tpl informasi. Pelanggan potensial yang tertarik terhadap pesan yang ada di situs Web tertentu dapat memperoleh informasi produk atau jas terntentu lebih jauh hanyaProposal Tugas Akhir | 8

dengan berpindah dari satu layar ke layar lainnya dengan mudah. Inilah yang disebut dengan Internet Advertising atau bisaa disingkat I-Advertising. Secara harfiah dapat diterjemahkan menjadi preriklanan/beriklan di internet. Ada beberapa periklanan di internet. Pertama, periklanan pasif. Dalam hal ini pengiklan menempatkan informasi pemasaran dan periklana di situs web mereka dan mengundang pelanggan potensial untuk masuk ke dalamnya dan memperoleh informasi secara dcuma-Cuma. Pengkomunikasian situs web dilakukan dengan cara memberikan alamat web perusahaan tersebut pada merchandising mereka. Kedua, pemasangan iklan pada situs web yang banyak dikunjungi users. Seperti halnya media tradisional, pengiklan mendapatkan keuntungan dari banyaknya kunjungan ke situs web pemasangan iklan. Bila pengunjung tertarik pada gambar yang ditampilkan pada banner dan surfing pada website pengiklan. Para pengiklan bisa mendapatkan banyak keuntungan dengan mengiklankan produknya di internet, karena banyak fitur unik yang ada dalam periklanan web. Selain lebih menarik, periklanan di web juga lebih interaktif. Oleh karena itu, bisa diketahui dengan tepat keefektifan sebuah iklan yang dipasang pada web tertentu, misalnya bera jumlah pengunjung yang melihat iklan tersebut. Selain itu, saat ini dengan menggunakan berbagai software manajemen iklan yang tersedia, pemasangan dan pencabutan iklan dapat dilakukan secara otomatis. Tak ada lagi kesulitan mengatur pemasangan dan pencabutan sebuah iklan banner. Sering juga pemilik situs menetapkan harga yang tinggi untuk pemasangan iklan di situsnya dan menunjukan serangkaian angka hit rate atau page view yang besar untuk menyatakan betapa besarnya lalu lintas pengunjungan di situs mereka. Memang angka hit dan page view yang besar bias menunjukan jumlah pengunjung yang besar di situs tersebut, tapi tidak selalu demikian.

2.4.4 Tingkat Efektifitas Iklan Online Promosi secara online dapat terbilang efektif untuk branding jejaring sosial, tetapi untuk penjualan tidak terlalu efektif . Internet dapat mengeefektifkan promosi karena penggunannya yang banyak. Sesuai data statistik tahun 2000, pengguna Internet di Indonesia sebanyak 2 juta user, dan di tahun 2010 mencapai 30 juta user, berarti ada kenaikan 1400 persen kenaikan Facebook dan Twitter mengingat kedua situs tersebut adalah situs yang paling diminati di Indonesia saat ini. Untuk mengefektifkan promosi di sebuah situs jejaring sosial kita harus

Proposal Tugas Akhir | 9

memisahkan profil untuk usaha dan profil untuk pribadi, hal ini berfungsi agar mudah mengatur usaha yang sedang dijalani. Ada beberapa web seperti Kaskus, Facebook, Twitter, Blogger, Multiply, WordPress, Detik adalah sarana / tools untuk digunakan untuk beriklan (selama ada budget/anggarannya). Tingkat keefektifan iklan hanya bisa dilihat dari tingkat konversi menuju closing transaksi. Saya sebagai penulis berpendapat lebih efektif menggunakan marketing mesin pencari (Search Engine Marketing) dibanding dengan jejaring sosial (Social Media Marketing).

Proposal Tugas Akhir | 10

BAB III METODE PENELITIAN3.1 Prosedur Penelitian Pada penelitian kali ini prosedur penelitian yang dilakukan oleh peneliti akan digambarkan pada alur prosedur penletian dibawah ini:

Pemilihan Topik

Penetapan Masalah

Studi Pustaka

Penyusuan dan Pengajuan

Pengambilan Data

Pilot Testing Kuesioner

Pembuatan Kuesioner

Pelaksanaan Operasional Variabel

Pengolahan dan Analisis

Analisis dan Interpretasi Data

Penulisan Laporan

Pada alur penelitian diatas, langkah pertama yang dilakukan oleh peneliti adalah melakukan pencarian topik, pada tahap ini penulis mencari fenomena-fenomean yang terjadi di dunia pemasaran. Penulis membaca berbagai majalah, artikel, jurnal, blog seputaran pemasaran. Setelah mendapatkan topik penelitian yang akan dilakukan, kemudian penulis menetapkan masalah bersamaan dengan proses penetapan judul penelitian. Selanjutnya peneliti melakukan studi pustaka. Peneliti mencari bahan-bahan yang berkaitan dengan topik penelitian yang akan diteliti. Pencarian bahan-bahan ini meliputi pencarian teori-teori yang berhubungan dengan topik penelitan dan juga pencarian mengenai desain riset, metode pengumpulan data, metode pengambilan data, dan metode analisis data dalam penelitian yang dilakukan. Tahap selanjutnya adalah menyusun proposal penelitian yang akan diajukan kepada pembimbing. Setelah proposal diajukan dan disetujui oleh pembimbing. Peneliti melakukan tahap Operational Variabel pada setiap dimensi yang akan diukur. Lalu setelah itu peneliti membuat desain kuesioner untuk melakukan pengumpulan data. Untuk memastikan pertanyaanProposal Tugas Akhir | 11

pertanyaan dalam kuesioner yang telah dibuat dapat dimengerti oleh responden maka peneliti melakukan pilot tesing terlebih dahulu agar peneliti bisa mengetahui kekurangan dari kuesioner yang telah dibuat. Tahap berikutnya adalah menyebarkan kuesioner untuk mengumpulkan data dari responden. Setelah data terkumpul, peneliti akan melakukan pengolahan data dan menganalisis data sampai dengan menginpretasikan hasil pengambilan data tersebut. Tahapan yang terakhir yang dilakukan adalah menyusun laporan hasil riset yang merupakan sebuah hasil dalam bentuk informasi dan menyampaikanya pada sidang tugas akhir.

3.2 Teknik Pengumpulan Data Data yang dikumpulkan oleh peneliti adalah data primer dan kuantitatif. Menurut Istijanto (2005) pengertian dari data primer itu sendiri adalah data asli yang dikumpulkan oleh periset untuk menjawab masalah risetnya secara khusus. Sedangkan data kuantitatif adalah data yang bersifat terstruktur atau berpola sehingga ragam data yang diperoleh dari sumbernya cenderung memiliki pola yang lebih mudah dibaca oleh periset. Metode pengumpulan data yang akan dilakukan peneliti adalah dengan cara survey, yaitu dengan mengumpulkan informasi melalui kuesioner yang terstruktur. Survey menurut Istijanto (2005) bertujuan untuk meliput banyak orang sehingga hasilnya dapat dipandang mewakili populasi atau merupakan generalisasi. Untuk pengisian kuesioner responden didampingi oleh peneliti sehingga memastikan bahwa seluruh pertanyaan mampu dijawab oleh responden. Dalam penyebaran kuesioner peneliti terlebih dahulu memberikan penjelasan mengenai maksud dan tujuan dari penyebaran kuesioner tersebut dengan kata lain peneliti membantu responden untuk memperjelas atau menyamakan persepsi responden akan setiap pertanyaan yang akan diisinya. Kemudian peneliti memberikan petunjuk pengisian kuesioner kepada responden untuk memperjelas petunjuk yang ada dalam kuesioner. Hal ini agar tidak terjadi kesalahpahaman yang menyebabkan ketidak akuratan data. 3.3 Populasi dan Sampel Populasi diartikan sekumpulan satuan analisis yang didalamnya terkandung informasi yang ingin diketahui (Simamora:2004). Hal itu senada dengan yang diungkapkan Istijanto (2005) bahwa populasi merupakan jumlah keseluruhan yang mencakup semua anggota yang diteliti.Proposal Tugas Akhir | 12

Setelah ditentukan populasi, maka langkah selanjutnya adalah menentukan sampel. Menurut Simamora (2004:195), sampel adalah himpunan bagian dari populasi. Sampel juga bisa disebut sebagai subgrup populasi yang dipilih untuk dilibatkan dalam penelitian. Menurut Istijanto (2005) sendiri pengertian dari sampel adalah sebagai suatu bagian yang ditarik dari populasi. Dengan mempelajari sampel, maka kesimpulan-kesimpulan tentang sampel diharapkan menjadi kesimpulan-kesimpulan tentang populasi. Sampel diambil dari populasi harus bisa mewakili (representative) populasi.

3.4 Ukuran Sampel Maholtra (2004) mendefinisikan ukuran sampel dalam table dibawah ini : Sample Size Used in Marketing Research Studies Type of Study Problem identification research Problem solving research Product test Test Marketing studies TV Radio/print advertising Test Market audit Focus group Minimum Size 500 200 200 200 150 10 stores 6 groups Typical 1000-2500 300-500 300-500 300-500 200-300 10-20 stores 10-15 groups

Berdasarkan pemahaman dari teori Malhotra (2004), bahwa minimal responden untuk riset pemasaran sebanyak 200 sampel, maka penulis memutuskan untuk mengambil sampel sebanyak 230 responden dengan pertimbangan keterbatasan waktu dan jumlah sampel dianggap cukup mewakili.

3.5 Teknik Sampling Teknik sampling disebut sebagai teknik pengambilan sampel. Proses pengambilan sampel yang dilakukan dalam penelitian ini adalah Non-Probability Sampling yaitu metode pengambilan sampel yang didasarkan pada pertimbangan (judgment) peneliti, bukan peluang unit sampel untuk dipilih. Hal tersebut senada dengan yang dikemukakan oleh Istijanto (2005) bahwa NonProbability Sampling merupakan pemilihan elemen populasi tidak menggunakan proses random, sehingga anggota populasi dipilih berdasarkan alasan kemudahan saja. Akibatnya anggotaProposal Tugas Akhir | 13

populasi yang lain tidak memiliki peluang untuk terpilih. Pada penelitian ini peneliti menggunakan teknik Convenience Sampling dimana peneliti berusaha memperoleh sampel yang paling mudah untuk dihubungi, dikenal, dan mau bekerja sama (Simamora, 2004). Penggunaan teknik sampling ini dilakukan untuk memudahkan peneliti dalam proses pengumpulan data dikarenakan keterbatasan waktu, biaya, dan tenaga.

3.6 Instrumen Penelitian Setelah jenis data berserta metode pengumpulannya ditetapkan dengan jelas, langkah selanjutnya adalah merancang kuesioner. Kuesioner merupakan daftar pertanyaan yang akan digunakan oleh periset untuk memperoleh data dari sumbernya langsung melalui proses komunikasi dengan mengajukan pertanyaan (Istijanto, 2005). Hasil dari kuesioner ini nantinya menjadi sumber data primer bagi peneliti. 3.6.1 Alat Ukur Kuisioner Dalam penelitian ini skala yang digunakan dalam pengukuran ini adalah Skala Likert. Skala Likert ini memberi peluang kepada responden untuk mengekspresikan perasaan mereka dalam bentuk persetujuan atau agreement terhadap suatu pernyataan (Simamora, 2004). Dalam skala ini setiap pernyataan memungkinkan responden untuk memilih yang ditunjukkan oleh nilai bobot. Bobot penilaian skala likert, yaitu: Bobot 1 2 3 4 5 Keterangan Sangat Tidak Setuju Tidak Setuju Netral Setuju Sangat Setuju

3.7 Operasional Variabel Dalam operasional variabel akan dibahas mengenai operasional konsep yang akan menjadi acuan dalam membuat kuesioner penelitian.

Proposal Tugas Akhir | 14

Menurut Simamora (2004:26) variabel adalah karakteristik, sifat, atau atribut yang memilki beragam nilai. Dalam operasional variabel ada dimensi-dimensi yang digunakan sebagai acuan berdasarkan teori dalam buku sehingga dapat diterima informasi mengenai hal tersebut untuk kemudian ditarik sebuah kesimpulan. Variabel itu sendiri terbagi menjadi dua, yaitu: Variabel Independen Menurut Istijanto (2005:31) Variabel Independen adalah variabel yang mempengaruhi. Dalam penelitian ini variabel independennya adalah bentuk iklan untuk pemasaran online. Variabel Dependen Menurut Simamora (2005:31) Variabel Dependen adalah variabel yang terpengaruh oleh perubahan variabel independen. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel dependen adalah minat beli konsumen.

Proposal Tugas Akhir | 15

Tabel Operasional Variabel No 1 Variabel Iklan Definisi Dimensi Advertising is any a. Pesan paid form of non personal presentation and promotion of ideas goods or services by an identified sponsor. (Kotler dan Amstrong,2004 ) Pernyataan 1. Pesan yang disampaikan dengan jelas oleh pengiklan. 2. Pesan yang disampaikan mudah dipahami. 3. Iklan yang tersedia menggambarkan produk yang sedang ditawarkan. 4. Iklan online membantu Anda mengikuti perkembangan produk yang sedang tersedia di pasar. 5. Menyediakan informasi untuk mempermudah keputusan pemilihan produk. 6. Memberitahukan merekmerek produk yang sedang dibutuhkan. 7. Penjelasan mengenai keseluruhan produk. Skala Likert

b. Eksekusi iklan

8. Model iklan membuat Anda tertarik. 9. Judul iklan membuat Anda tertarik. 10. Kata-kata yang digunakan menarik perhatian Anda. 11. Ukuran iklan mudah dilihat. 12. Desain iklan menarik perhatian 13. Intensitas penayangan iklan menarik perhatian. 14. Tata letak iklan yang mudah dilihat. 15. Design yang berbeda dan unik dapat menarik perhatian untuk mengetahui lebih lanjut.Proposal Tugas Akhir | 16

2

Minat Beli

Kecenderungan konsumen untuk membeli suatu merek atau mengambil tindakan yang berhubungan dengan pembelian yang diukur dengan tingkat kemungkinan konsumen melakukan pembelian. (Assael, 2001)

-

1. Seberapa besar Likert keinginan Anda untuk membeli produk/jasa di situs online. 2. Seberapa besar ketertarikan Anda untuk berbelanja di situs online. 3. Seberapa cepat anda mengambil keputusan untuk mebeli produk/jasa yang ditawarkan. 4. Seberap besar kemungkinan Anda untuk bebebelaja pada situs online.

3.8 Analisis Data Dalam penelitian ini peneliti akan menggunakan metode metode berikut ini: 1. Analisis Faktor (Dimension Reduction) Penulis menggunakan analisis faktor untuk melihat validitas dan reliabilitas pernyataan setelah seluruh data terkumpul. Selain itu, analisis faktor juga digunakan untuk melihat terbentuknya dimensi atau varibel baru dalam penelitian. Analisis faktor merupakan suatu teknik statistik multivariate yang digunakan untuk mengurangi (reduction) dan meringkas (summarization) semua variabel terikat dan saling berkegantungan ke dalam variabel yang lebih sederhana. 2. Analisis Deskriptif Frekuensi Analisis deskriptif juga digunakan untuk menghitung rata rata (mean) dan standar deviasi dari jawaban responden agar kita dapat melihat gambaran atas fenomena yang sebenarnya terjadi. Menurut simamora (2005:122) analisis deskriptif digunakan untuk menggambarkan data yang kita miliki. Menurut Sugiyono (2005:11) analisis deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa maksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum. SedangProposal Tugas Akhir | 17

Istijanto (2005:95) menerangkan bahwa analisis deskriptif bertujuan mengubah kumpulan data mentah menjadi mudah dipahami dalam bentuk informasi yang lebih ringkas. 3. Analisis Regresi Analisis regresi digunakan untuk memprediksikan seberapa jauh nilai variabel dependen bila variabel independen dirubah (Sugiyono, 2005). Penulis melakukan analisis regresi untuk melihat apakah bentuk promosi iklan online dapat memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat beli. Data kuantitatif yang terkumpul di analisis secara analisis faktor, analisis deskriptif, dan analisis regresi dengan menggunakan alat bantu komputer dengan software SPSS.17 (Statistical Product for Service Solution)

3.9 Jadwal Kegiatan Adapun jadwal kegiatan yang akan dilukan selama melakukan penelitian ini adalah sebagai berikut :KeteranganI

DesemberII III IV I II

Februari MeiIII IV I II III IV I II

JuniIII IV I II

JuliIII IV

Persiapan dan studi Pendahuluan Pengajuan Proposal Praktek Kerja Lapangan Operasional variabel dan Pembuatan kuesioner Pengambilan Data Lapangan Pengolahan Data Pembuatan Laporan Hasil Penelitian

Proposal Tugas Akhir | 18

3.10 Rincian Biaya Daftar rincian biaya yang akan dikeluarkan dalam penlitian ini diperkirakan sebagai berikut: No Pengeluaran Satuan Harga (Rp) 1 Foto Copy: a. Kuesioner b. Teks book c. Penggandaan laporan (3) 2 Tinta print 2 35.000 70.000 Proposal, kuesioner & Laporan 3 4 5 7 8 Transportasi Penjilidan HVS A4 CD Isi ulang modem Total Pengeluaran 635.000 pulsa 10 kali 4 3 3 4 5.000 25.000 25.000 5.000 50.000 50.000 Survey & penelitian 100.000 Laporan & Proposal 75.000 3 rim 15.000 Menyimpan data 200.000 Mencari data/informasi tambahan 500 lbr 200 lbr 300 lbr 125 125 125 Total (Rp) Untuk melengkapi Keterangan

62.500 pelaksanaan kegiatan. 25.000 37.500

Proposal Tugas Akhir | 19

DAFTAR PUSTAKA

Belch, George E & Michael A. Belch. 2007. Advertising and Promotion. New York: McGraw-Hill. Istijanto. 2005. Aplikasi Praktis Riset Pemasaran. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. Kotler, Philip & Gary Amstrong. 2004. Dasar-dasar pemasaran Edisi Sembilan Jilid 1 & 2. Jakarta:PT Indeks Suhartanto, Dwi. 2008. Perilaku Konsumen (Tinjauan Aplikasi di Indonesia). Bandung Wasesa, Silih Agung. 2009. Penggunaan Internet di Indonesia, diterbitkan 03 Maret 2009, www.indonesia.go.id.

Proposal Tugas Akhir | 20