bio jaringan

Download Bio Jaringan

Post on 22-Jul-2015

37 views

Category:

Documents

0 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

BIO JARINGAN2 JAM TATAP MUKA

YONI ASTUTI

Jaringan

Fungsi: - menghubungkan satu jaringan dg jaringan lain - mengikat, melekatkan/menghubungkan berbagai alat - mengisi & menyokong tubuh Ciri-ciri: - letak sel2 jaringan ikat tdk berhimpitan, jk berhubungan hanya pd ujung protoplasmanya - memiliki komponen intraseluler/matriks - bentuk sel tdk teratur, sitoplasma bergranula & inti sel menggelembung.

MATERI

Jar.yi. Kumpulan sel dan matriks ektra sel mbtk struktur ttt. Macam Jaringan : Jar. Ikat : padat dan longgar Jar. epitel Jar. syaraf Tulang Jar. otot

Jaringan ikat

a. Jaringan ikat padat Tersusun atas serabut kolagen putih & elastin, yg liat & kuat; matriks rapat/padat, ex: tendon, ligamen, fasia. b. Jaringan ikat longgar Tersusun banyak macam sel: fibroblas/fibrosit, sel plasma, makrofag, sel darah putih, serabut kolagen & elastin; matriks longgar. ex: diantara & di sekitar organ, pembuluh darah, dibawah kulit.

JARINGAN IKATa. Sel : fibrobalat, sel mast b. material antar sel : kolagen, elastin, mukopolisakarida Hepar dg kolagen 4 %, kulit 70 %, tendon 86 %, matriks tulang 90 %

Penyusun matriks

A. Fibroblast : sel yg menghasilkan serabut. B. Sel Mast : terlibat pbtkan asam hyaluronat, heparin, histamin. C. Kolagen : Protein serabut,menentukan sifat jaringan D. Elastin : mrp protein menentukan elastisitas jaringan.

KOLAGEN

Komponen utama jar. Ikat: 25 % protein mamalia 19 type td. 30 rantai polipeptida Komposisi khas : Glisin (33 % AA penyusun), prolin : 21 %; alanin 11 % Tmsk albuminoid, jk panas spt gelatin Struktur triple helix Protein tss : 3 hidroksi prolin, 4 hidroksi prolil, 8 hidroksi lisin Kolagen masak mgd > 1000 AA , tiap pilin tdp 3 bh residu.

Susunan glisin : (gly-X-Y)n X dan Y AA non Glisin Jk AA > 1000, 33 % glisin mk 100 X : prolin dan 100 Y : hidroksi prolin

Sintesis Kolagen : Letak: RE Preprokolagen + Protein Leader > msk RE

Modifikasi Preprokolagen :

prolil-4 hidroksilse

Prolil Prolin hidroksi lisin

4 hidroksi prolilprolida 3 hidroksilase

3 hidroksi prolinLysine hidroksilase

hidroksi lisin

Tahap Pembentukan kolagen I.

II.III. IV.

A. Intra Sel Pemecahan leader Hydroksi lisin Glykosilasi lisin Pembentukan jembatan S utk triple heliks

B. Ekstra sel : I. Pemotongan karboksi terminal II. Penggabungan serabut kolagen III. Pembentukan aldehid IV. Cross link

Langkah sintesisSintesis kolagen mRNA Polipeptida

mekanisme pengaturhormon, inflamasi, stimuli faali post transkrip. mRNA, kadar tRNA

Hidroksilasi prolin dan lysin induksi hidroksilase,kdr co faktor polipt. pbtk tripel helik hidrolsilasi prolin Glykosilasi hidroksilisin kadar Mn 2+ intrasel sekresi.... Prokolagen ekstrasel pemecahan propeptida kdr propeptidase kolagen pbtk serabut pemecahan propeptida lain Kolagen fibrosa lysil oksidase Kolagen CHO pbtk link-cross Kolagen fibrosa masak

Beberapa kelainan pada kolagen

A. Penuaan :Rangkaian proses degeneratif menyebabkan perubahan pd komponen jar. Ikat, shg kurang lembab, kurang elstis, kurang mampu menahan kekuatan mekanik. B. Penyakit pd kolagen arthritis rhematoid, polyarthritis nodosa, lupus erythematosis,scleroderma demam remathoid,serosis hepar ( sintesis naik) Sindroma Ehler- Danlos, epidermis bulosa

Penyakit tsb menggambarkan, tidak ada sel j. ikat dan pola serabut kolagen yg kabur. Penurunan kdg hidroksiprolin dan peningkatan glukosamin Penyakit tsb cenderung kronik, nampak kehilangan berat badan. Luka pd persendian pembl. Darah, jantung, kulit, otot dan jar. Penyokong organ dlm. Penyembuhan dipercepat dg penghentian cortison.

Tjd proses proliferasi sel j. ikat, fibriblast mengisi bag yg kosong, spt mukopolisakarida, serabut kolagen mjd terpusat dan masak, jml mukopolisakarida menrurun dan fibroblast menghilang. Jml serabut kolagen meningkat kekuatan tonsil meningkat sampai dicapai normal . Sintesis kolagen bth Vit C, pd perub. Prolin mjd hidroksiprolin pd fase proto kolagen Kortison dosis tinggi dpt menganggu penyebuhan luka lwt aktif. Katabolik dan glukoneogenik. Shg protein byk hilang.Pengaruh ini hilang dg hormon anabolik dari testis dlm dosis ckp.

Penyembuhan Luka

Jaringan epitelTd sel ttt, letak dipermukaan, fungsi menutupi jar. Lain yg lbh dalam. Btk sel : pipih, kuboid dan kolumner. Susunan : sederhana, bertingkat semu dan bertingkat. Fungsi metabolisme : Dlm absorbsi senyawa luar, memudahkan sekresi produk dan mengeluarkan ke lingkungan .

ELASTIN

Protein jar. Utk elestisitas jaringan 90 % dr AA leusin, glisin,prolin,valin,isoleusin Asal dr 1 gena Lebih kuat dr kolagen Ikatan silang mbtk desmosin intramolekuler mrp kondensasi seny. Aldehid lysin

Mikrofibril, glikoprotein Dr fibroblast, seny. Tdk larut air sbg deposit elastin Byk tdp penggantung lensa mata, periosteum, aorta Letak sesuai kondisi, ektopialentis, lensa tdk dpn iris, agak jatuh ke bawak sbb fibrilin tdk ada Arachnodactili, hiperekstensibilitas sendi, dilatasi aorta ascendens, marvan sindrom

fibrilin

fibronektin

Btk terlarut plasma dan tdk larut Glukoprotein ut. Arginin, glisin Aspartat pd membran reseptor Dpt ikat heparin, fibrin, kolagen, dna Sekresi ol fibroblast Tlt jar Plasenta dg uterus,

LAMININ

Protein pg glomerulus dan lamina basalis Porus glomerulus > 8 nm, albumin < 8 nm Phalang asam sialat(-),protein plasma (-)

Albuminoria : butuh albimin Albuminea : turunnya tek.osmosis darah Hipoalbuminemia : krn udema

JARINGAN SYARAFTd. otak.ss tlg blk, syaraf kranial, ganglia pleksus otonom, kdg lipid >>> sel Warna kelabu; serabut warna putih Komposisi : H2O : 75-78 % Protein ( 38-40 %) globulin,nukleoprotein,albumoid Lipid ( 51-55%) turn over lambat ( 20 % /7 hari) Fosfolipid (38 %), kolesterol(10%),glikolipid(7 %) lipid dg S( 9%) Garam organik dan inorganik ( KCL, K3PO4) Fosfolipid : asam arachidonat dr prostaglandin, leukotrien. Mediator kimia aktifitas syaraf. Myoneural function asetilkolin junction (kolinerik) Sympatis : epinefrin,noreepinefrin,adrenergik(derivat tyrosin,katekolamin)

JARINGAN OTOTMesin bikomia mubah potensi energi kimia mjd energi kinetik(mekanik) MAsa tubuh dg persentase : Saat lahir : 25 % Dewasa muda : 40 % Tua : 30% Komposisi : air 75 %, protein 20 %, seny inorganik, KH, seny organik 5 %

Otot bekerja syarat : 1.Masukan energi kontinyu 2.Ada alat regulator aktifitas mekanik ( kecepatan, ketahanan,kekuatan kontraksi otot) 3.Mesin dihbgkan dg operator yi. Syaraf 4.Mesin dapat kembali spt semula Otot mrp penarik bkn pemdorong, sbb ukuran sarkomer memendek. Jenis otot : skelet, polos, jantung

myosin

1.

2.

Mrp 55 % protein otot, td 6 sub unit : 4 ribosa;2 kombinasi globuler + ribosa Myosin + tripsi mbt meromiosin LMM ( light meromyosin) : td serabut alpha heliks, tdk ada aktivitas ATP ase, tdk terkait F aktin HMM ( heavy meromyosin) , tdp fibrosa + globuler, ada aktivitas ATP ase, terikat F Aktin. HMM dipecah papain mjd subfragmen S-1 dan S-2 ( fibrosa) tdl ada aktivitas ATP ase dan tdk terikat F aktin.

Aktin

Protein dlm filamen tipis : A. aktin globuler : aktin F( hidrolisis ATP naik 100-200 X) Tropomiosin : btk Heliks ganda Troponin : Tp C = kalmodulin ikat calsium), TpI( hbt ik. Aktin F miosin, terik. Komp.lain) TpT ( ik tropomiosin pd 2 komp. Troponin lain) Antin mrp protein otot 25 % Disosiasi miosin kepala filamen tipis krn ATP mjd kontraksi.

KONTRAKSI OTOTOtot memendek,Ukuran filamen tetap,Jarak antar filamem tetap,Ukuran sarkomer memendek 1.Fase relaksasi kontraksi otot ATP + ATP ase .> ADP +pi 2.Jk Kontr. Otot dipacu dg Ca2+, troponin, tropomyosin, aktin dan terjangkau myosin ADP + pi ..> Aktin-myosin-ADP-Pi 3.Kompleks tsb shg pi lepas, mrp awal kontraksi 4.Aktim-myosin ( miosin kkurang energi) lepas ADP pi 5.ATP terikat kaput S1 mbt aktin-miosin- ATP Miosin ATP afinitas rdh utk aktin shg aktin lepas. Awal relaksasi

Jk relaksasi Ca sarkoplasma turun, Tp 4 Ca lepas Ca Troponin cegah intraksi Aktin F- kepala myosin lwt troponin- tropomiosin Dg ATP kepala lepas dr aktin F

Otot mgd : serabut tipe I ( kedut lambat): merah,byk mioglobin dan mitokondria, metab.aerob, aktiv.ATP ase tinggi, mampu tahan kontraksi terus menerus. serabut type II( kedut cepat) : putih,metab.glikolisis anaerob,Atif.ATP ase rendah, kontraksi relatif singkat.

Pada sprinterSumber energi : kreatin pospat, 4-5 detik pertama, glikolisis anaerob dr glikogen otot. Pengadaan metabolik : 1.glikogen fosforilase : diaktif. Ca ( RE melepas saat kontraksi), epinefrin, AMP 2.Fosfofruktokinase diaktifkan AMP,Pi, NH3

PAda marathon

ATP dari metab Aerob : Glukosa darah, asam lemak bebas pemecahan TG jar. Adiposa oleh lipase peka hormon, glikogen hepar, glikogen otot KELETIHAN OTOT; akumulasi proton bkn asam laktat ( shg pH turun) .

jaringan lemak/adipose

Bentuk longgar, tersusun dr sel2 lemak yg berdinding tipis & di dalamnya tdpt rongga yg penuh tetes lemak. ex: dibawah kulit, sekitar ginjal, bantalan persendian, & dlm sumsum tulang panjang.

JAringan tulang

Merupakan jaringan penyokong, menegakkan tubuh. Sel2nya disebut: osteosit, berada dlm lakuna. Matriks mengalami pengapuran/kalsifikasi yg mengandung Cakarbonat & Ca-fosfat; shg keras & kuat. Proses penulangan disebut: ossifikasi. Meliputi jaringan tulang kompak dan spons.

TULANG

Mrp masa ekstra sel mgl spesialisasi Unsur utama : Kolagen Type I dan hidroksiapatit Komposisi tulang : H20 ( 14-30 %) Seny organik + bahan Non lipik ( 30 35%) Lipid organik 25 % di kartilago, sitrat 1 % Senyawa organik : grm Ca-Fosfat,Ca Karbonat,Mg, seny.OH,F,SO4 kristal ca hidroksiapatit Ca10(PO4)6(OH)2 : Ca dpt : Mg,