bab v s2

Click here to load reader

Post on 27-Jun-2015

134 views

Category:

Engineering

3 download

Embed Size (px)

DESCRIPTION

DZSFA

TRANSCRIPT

  • 1. BAB 11ZAKAT, HAJI DAN WAKAFStandar Kompetensi11. Memahami hukum Islam tentang zakat, haji, dan wakafKompetensi Dasar :11.1. Menjelaskan perundang-undangan tentang pengelolaan zakat, haji dan wakaf.11.2. Menyebutkan contoh-contoh pengelolaan zakat, haji dan wakaf.11.3. Menetapkan ketentuan perundang-undangan tentang pengelolaan zakat, haji danwakaf.A. ZAKATZakat menurut bahasa artinya tumbuh dengan subur atau suci dari dosa. Zakat menurutistilah agama Islam adalah kadar harta tertentu yang diberikan kepada yang berhakmenerimanya dengan syarat tertentu.Zakat mulai diwajibkan pada tahun kedua hijrah.Dasar diwajibkan zakat : Q.S. At Taubat ayat 103. ) ): 301Artinya :Ambilah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan danmensucikan mereka dan mendoalah untuk mereka sesungguhnya doa kamu itu(menjadi) ketentraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi MahaMengetahui. (Q.S. At Taubat ayat 103).

2. Menurut Muhammad Fuad Abdul Baqi, bahwa di dalam Alquran perintahmengeluarkan zakat diulang sebanyak 32 kali yang hampir seluruhnya disebut setelahperintah melaksanakan shalat. Hal ini menunjukkan bahwa kedudukan perintah zakatsejajar dengan perintah shalat dan keduanya saling melengkapi kesempurnaanmanusia. Shalat merupakan ibadah badaniyah yang paling utama, sedangkan zakatmerupakan ibadah amaliyah yang paling utama.Zakat ada dua macam :1. Zakat mal (zakat harta)Yaitu zakat emas, perak, hasil tambang, binatang, tumbuh-tumbuhan (buah-buahandan biji-bijian) dan barang perniagaan.2. Zakat nafs (zakat fitrah)Yaitu zakat jiwa yang disebut zakat fitrah (zakat yang diberikan berkenaan dengan telahselesainya mengerjakan puasa Ramadhan).Nishab adalah batas minimal harta yang wajib dikeluarkan zakatnya.Jenis Harta Nishab Kadar Zakatnya- Emas- Perak- Perniagaan- Pertanian (padi, jagung,sagu, gandum)- Peternakan : kambing,sapi, kerbau- Barang temuan- Lain-lain :PerikananPerkebunanProfesi93,4 gram624 gramStandar emas750 kg40 ekor30 ekorTidak adanishabnyaStandar emasStandar emasStandar emas2,5 %2,5 %2,5 %10% tanpa biaya irigasi5 % ada biaya irigasi1 ekor umur 2 tahun1 ekor umur 1 tahun20% tunai2,5 %2,5 %2,5 %Hasil perkebunan yang dikeluarkan zakatnya adalah anggur dan kurma.Mustahiq ZakatMustahiq adalah orang yang berhak menerima zakat. 3. Dalam Q.S. At Taubat ayat 60 disebutkan orang yang berhak menerima zakat, yaitu :1. Fakir, yaitu orang yang tidak mempunyai harta dan usaha atau memiliki hartadan usaha tetapi kurang dari seperdua kecukupanya dan tidak ada orang yangberkewajiban memberi belanja kepadanya.2. Miskin, yaitu orang yang mempunyai harta atau usaha sebanyak seperduakecukupanya atau lebih, tetapi tidak mencukupi.3. Amil, yaitu orang yang bekerja mengurus zakat sedang dia tidak mendapat upahselain dari zakat itu.4. Muallaf yaitu orang yang baru masuk Islam5. Hamba atau budak yang dijanjikan tuanya bahwa dia boleh menebus dirinya.6. Gharim, yaitu orang yang berhutang di jalan Allah.7. Sabilillah, yaitu orang yang berjuang dijalan Allah.8. Ibnu sabil, (musafir) yaitu orang kehabisan bekal diwaktu bepergian, danbepergian itu bukan untuk tujuan maksiat.Pemberian Zakat ada 2 cara yaitu :1. Secara produktif yaitu pemberian zakat yang dapat menghasilkan suatu usaha.Cara ini diberikan kepada orang lemah harta tetap kuat fisiknya.2. Secara Konsumtif, yaitu pemberian zakat yang langsung habis. Cara inidiberikan kepada orang yang lemah harta dan lemah fisiknya.Hikmah Zakat :1. Mensucikan diri dari sifat kikir dan cinta harta yang berlebihan2. Mendekatkan diri kepada Allah3. Menyuburkan harta; sifat-sifat baik4. Membuktikan rasa syukur atas nikmat Allah5. Menanamkan perasaan kebersamaan dan tenggang rasa6. Membiasakan diri dengan sifat yang terpuji. 4. Pajak adalah pungutan wajib, biasanya berupa uang yang harus dibayar oleh penduduksebagai sumbangan wajib kepada Negara atau pemerintah sehubungan denganpendapatan, pemilikan, harga beli barang dan sebagainya.Dasar hukum perpajakan di Indonesia adalah Pancasila dan UUD 1945. UU perpajakanyang berlaku di Indonesia :RI No. 6, 7, 8, tahun 1983RI No. 12, 13 tahun 1985RI No. 7 tahun 1991Perbedaan Zakat dan PajakZakat Pajak1. Hakekatnya ibadah kepada Allahdengan niat ikhlas hukumnya wajib.2. Tujuannya untuk membersihkanharta agar mendapat ridha danrahmat Allah.3. Wajib bagi orang Islam4. Perintah zakat terdapat dalam AlQuran dan Hadist.5. zakat diberikan kepada mustahiq1. Iuran wajib kepada Negara2. Untuk menambah pemasukankas Negara3. wajib bagi warga Negara4. Perintah pajak terdapat dalamUndang-undang5. Pajak digunakan untukpembangunan diberbagaibidangUNDANG-UNDANG TENTANG PENGELOLAAN ZAKATUndang-undang nomor 38 tahun 1999 tentang pengelolaan zakat. Undang-undangtersebut terdiri atas 10 bab dan 25 pasal. Secara garis besar menjelaskan tentang :1. Ketentuan umum2. Asas dan tujuan3. Organisasi pengelolaan zakat 5. 4. Pengumpulan zakat5. Pendayagunaan zakat6. Pengawasan7. Sanksi8. Ketentuan lain, dan9. Ketentuan peralihanDari hal-hal tersebut yang akan kita pelajari hanya beberapa saja, yaitu :1. Organisasi Pengelolaan ZakatPengelolaan zakat dilakukan oleh badan amil zakat yang dibentuk oleh pemerintah.Badan amil zakat berada ditingkat pusat sampai desa. Hubungan kerja amil zakat terdiriatas unsur masyarakat dan pemerintah yang memenuhi syarat. Tugas pokok badanamil zakat adalah mengumpulkan, mendistribusikan dan mendayagunakan zakat sesuaidengan ketentuan agama. Badan amil zakat dan lembaga amil zakat dalammelaksanakan tugasnya bertanggung jawab kepada pemerintah sesuai dengantingkatnya (hal ini dijelaskan dalam pasal 9).2. Pengumpulan ZakatUntuk zakat mal, harta yang wajib dizakati menurut pasal 11 meliputi :a. emas, perak dan uangb. perdagangan dan perusahaanc. hasil pertanian, perkebunan, dan perikanand. hasil pertambangane. hasil peternakanf. hasil pendapatan dan jasag. rikazadapun dasar perhitungan zakat mal terdapat dalam pasal 11 ayat 3 yang berbunyiPenghitungan zakat mal menurut nisab, kadar dan waktunya ditetapkan berdasarkanhukum agama. 6. Pengumpulan zakat dilakukan oleh badan amil zakat dengan cara menerima ataumengambil dari muzaki didasarkan atas pemberitahuan muzaki. Badan amil zakat jugabekerja sama dengan bank apabila harta muzaki disimpan di bank.Apabila nmuzaki berada atau menetap diluar negeri, pengumpulan zakat dilakukan olehunit pengumpul zakat kepada perwakilan Republik Indonesia yang selanjutnyaditeruskan kepada badan amil zakat.3. Pendayagunaan ZakatDari hasil pengumpulan zakat, harus diserahkan kepada mustahik sesuai denganprioritas kebutuhan mustahik. Dalam pendayagunaan zakat disunahkan secarakonsumtif, juga diperbolehkan untuk digunakan secara produktif. Maksudnya, zakattidak diberikan dalambentuk yang dapat dikonsumsi secara langsung, tetapi diberikansebagai bentuk modal usaha bagi mustahik. Dengan demikian, zakat lebih dapatberdaya guna untuk mengentaskan kemiskinan atau masalah yang dihadapi olehmustahik.4. Pengawasan dan SanksiPengawasan dalam plaksanaan tugas badan amil zakat dilakukan oleh unsurpengawas. Unsur pengawas badan amil zakat berkedudukan disemua tingkatan badanamil zakat. Apabila badan amil zakat menemui kesulitan dalam melakukan auditkeuangan, dapat meminta bantuan akuntan publik. Dalam pasal 20, masyarakat dapatberperan aktif dalam pengawasan badan amil zakat dan lembaga amil zakat.Apabila pengelola zakat melakukan kekeliruan, maka akan dikenai sanksi dalam pasal21 dijelaskan bahwa setiap pengelola zakat yang melakukan kelalaian, akan dikenakansanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.B. HAJI DAN UMRAHHaji menurut bahasa artinya kemauan untuk datang ke suatu tempat. Menurut istilah,haji artinya melaksanakan niat mengunjungi Baitullah (Kabah) untuk beribadah kepada 7. Allah pada waktu tertentu, syarat tertentu dan cara-cara tertentu. Dasar diwajibkannyahaji : Q.S. Ali Imran ayat 97. ) ) : 79Artinya : Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim;barangsiapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan hajiadalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggupmengadakan perjalanan ke Baitullah; Barangsiapa mengingkari (kewajiban haji), makasesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. ( AliImran : 97 )Syarat wajib haji :1. Beragama Islam2. Berakal sehat3. Balig4. Merdeka5. Kuasa / mampu (istithaah)Rukun Haji :1. Ihram : niat mulai mengerjakan haji2. Wukuf di Arofah : hadir / berada di Arofah3. Thawaf : mengelilingi Kabah tujuh kaliSyarat sahnya Thawaf :a. Suci dari hadas besar, kecil dan najisb. Menutup auratc. Dilaksanakan tujuh kali putarand. Thawaf dimulai dari Hajar Aswad dan di akhiri di Hajar Aswade. Kabah berada disebelah kiri orang yang thawaf 8. f. Thawaf diluar Kabah tetapi masih di dalam Masjidil HaramMacam-macam Thawaf :a. Thawaf Ifadah yaitu thawaf yang menjadi rukun hajib. Thawaf Qudum yaitu thawaf yang dilaksanakan ketika jamaah haji tiba di MasjidilHaramc. Thawaf Wada yaitu thawaf yang dilaksanakan ketika akan meninggalkan Mekahd. Thawaf Tahallul yaitu thawaf sebagai penghalalan barang yang haram karena ihrame. Thawaf Nazar, yaitu thawaf yang dilakukan karena nazarf. Thawaf Sunat, yaitu thawaf yang dilakukan setiap ada kesempatan diluar rangkaianibadah haji4. Sai yaitu berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwa.Syarat-syarat Sai :a. Dimulai dari Bukit Shafa dan diakhiri di Bukit Marwab. Dilaksanakan tujuh kalic. Waktu Sai hendaklah setelah Thawaf5. Tahallul yaitu mencukur atau menggunting rambut6. Tertib maksudnya menertibkan rukun-rukunWajib Haji :1. Ihram2. Bermalam di Muzdalifah3. Bermalam di Mina4. Melontar Jumroh aqabah5. Melontar tiga jumrah (ula, wustha, aqobah)6. Meninggalkan larangan haji karena ihram7. Thawaf Wada 9. Sunat Haji :1. Membaca Talbiayah , .2. Membaca Sholawat Nabi Muhammad dan doa setelah membaca talbiyah3. Melaksanakan Thawaf qudum4. Masuk ke Baitullah atau Hijir Ismail.Larangan Haji :Larangan yang harus ditinggalkan bagi orang yang sedang ihram haji :1. Bagi laki-laki dilarang memakai pakaian berjahit dan tutup kepala2. Bagi perempuan dilarang menutup muka dan kedua telapak tangan3. Bagi laki-laki dan perempuan dilarang :a. Memakai harum-haruman serta minyak wangib. Mencukur rambut atau bulu badanc. Dilarang menikah atau menikahkand. Dilarang bersetubuhe. Dilarang membunuh binatang darat yang liar dan halal dimakanDam / Denda1. Dam karena bersetubuh sebelum tahallul pertamaa. Menyembelih seekor unta/kerbau/lembu atau tujuh ekor kambing, danhajinya wajib diulang. 10. b. Apabila tidak mampu, wajib memberi sedekah kepada fakir miskinseharga seekor untac. Apabila tidak mampu, berpuasa dengan perhitungan setiap 0,8 kg dagingunta berpuasa satu hari2. Dam karena berburu atau membunuh binatang buruana. Menyembelih binatang yang sebanding dengan binatang yang diburu ataudibunuh.b. Bersedekah kepada fakir miskin sebanyak harga binatang tersebutc. Berpuasa dengan hitungan setiap 0,8 kg daging binatang itu, harusberpuasa satu hari3. Dam karena melakukan salah satu larangan berikut :a. mencukur rambutb. memotong kukuc. memakai pakaian berjahit bagi priad. memakai minyak rambute. memakai harum-haruman/wangi wangianf. bersetubuh setelah tahallul pertamadendanya adalah :a. menyembelih seekor kambingb. puasa tiga haric. bersedekah sebanyak tiga gantang (9,3 liter) makanan kepada enam orang fakir miskin.4. Denda karena melakukan haji tamattu atau qirana. menyembelih seekor kambingb. jika tidak mampu, berpuasan 10 hari, yaitu tiga hari dikerjakan di Mekah,dan tujuh hari dikerjakab dikerjakan setelah kembali ketanah airnya.5. Dam karena meninggalkan slah satu wajib haji, dendanya sama dengan dendakarena mekalukan haji tamattu dan qiran.UMRAH 11. Umrah adalah sengaja mendatangi Kabah untuk melaksanakan amalan tertentu, yangterdiri dari thawaf, sai dan tahallul.Dasar umrah : Q.S. Al Baqarah ayat 196( . .. ) : Artinya :........... Dan sempurnakanah ibadah haji dan umrah karena Allah.(Q.S. Al. Baqarah ayat 196)Rukun Umrah1. Ihram2. Thawaf3. Sai4. Tahallul5. TertibWajib Umrah1. Ihram dari miqat2. Meninggalkan seluruh larangan umrah yang macam dan jenisnya sama denganlarangan hajiCara mengerjakan haji dan umrah ada tiga cara :1. Ifrad yaitu mengerjakan haji dahulu baru umrah2. Tamattu yaitu mengerjakan umrah dahulu baru mengerjakan haji3. Qiran yaitu mengerjakan haji dan umrah sekaligusHikmah Haji dan Umrah1. Memperkuat iman dan taqwa kepada Allah2. Menumbuhkan semangat berkorban3. Mengenal tempat-tempat bersejarah 12. 4. memperkuat ukuwah islamiyah antar sesama umat islam5. Menjadi forum muktamar akbar umat islam seduniaUNDANG-UNDANG TENTANG PENYELENGGARAAN IBADAH HAJIPenyelenggaraan haji di Indonesia diatur oleh Undang-undang RI NOmor 17 Tahun1999. sebelum akhirnya Undang-undang No. 17 Tahun 1999, ibadah haji dan umrahdiatur dalam beberapa peraturan. Akan tetapi peraturan tersebut sudah tidak relevanlagi dengan situasi dan kondisi sehingga diperlukan penyesuaian. Adapun peraturan-peraturansebelum lahirnya Undang-undang No. 17 Tahun 1999 adalah :1. Peraturan Presiden RI Nomor 3 Tahun 1960 tentang Penyelenggaraan UrusanHaji2. Keputusan Presiden RI Noomor 112 Tahun 1964 tentang Penyelenggaraanurusan Haji secara interdepartemental.3. Keputusan Presiden RI Nomor 22 tahun 1969 tentang Penyelenggaraan Hajioleh Pemerintah4. Keputusan Presiden RI Nomor 53 Tahun 1981 tentang Penyelenggaraan UrusanHaji5. Keputusan Presiden RI Nomor 63 Tahun 1983 tentang PenyelenggaraanPerjalanan Ibadah Umrah6. Keputusan Presiden RI Nomor 61 Tahun 1995 tentang Penyelenggaraan UrusanHaji7. Keputusan Presiden RI Nomor 57 Tahun 1996 tentang PenyelenggaraanPerjalanan Ibadah UmrahDalam Undang-undang Nomor 17 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan IbadahHaji dan Umrah. Secara umum Undang-undang Nomor 17 tahun 1999 tentang Haji danUmrah mengatur tentang : 13. 1. Ketentuan umum2. Asas dan tujuan3. Pengorganisasian4. Biaya penyelenggaraan Ibadah Haji5. Pendaftaran6. Pembinaan7. Kesehatan8. Keimigrasian9. Transportasi10. Barang bawaan11. Akomodasi12. Penyelenggaraan ibaah haji khusus13. Penyelenggaraan perjalanan ibadah umrah14. Ketentuan pidana15. Ketentuan peralihan16. Ketentuan penutupAda beberapa hal yang harus kita pelajari dari isi Undang-undang Nomor 17 Tahun1999, yaitu :1. PengorganisasianPenyelenggaraan ibadah haji merupakan tenggung jawab pemerintah di bawahkoordinasi menteri. Koordinasi penyelenggaraan Ibadah Haji ditingkat pusatdilaksanakan oleh menteri, ditingkat daerah oleh gubernur dan seterusnya. Sedangkandi Arab Saudi dilaksanakan oleh Kepala Perwakilan Republik Indonesia dalam rangkaPenyelenggaraan Ibadah Haji, menteri dapat membentuk petugas operasional yangmenyertai jamaah haji.2. Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji 14. Berdasarkan biaya penyelenggaraan ibadah haji ditetapkan oleh Presiden atasusul Menteri setelah mendapat persetujuan DPR RI. Pembayarannya dilakukan melaluirekening Menteri pada Bank-Bank Pemerintah atau Bank Swasta yang ditunjuk denganpersetujuan Gubernur Bank Indonesia. Dalam Undang-undang ini juga diatur tentangpengembalian biaya penyelenggaraan haji yang telah dibayarkan oleh calon jamaahhaji. Pengembalian ini dilakukan dalam hal :a. Calon jamaah haji meninggal dunia sebelum berangkatb. Keberangkatanya batal karena alasan kesehatan atau sebab lain yang sah.3. Penyelenggaraan Ibadah Haji KhususBagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan khusus dalam pelaksanaanibadah haji, pemerintah menyelenggarakan pelayanan Ibadah Haji Khusus.Penyelenggaraan ibadah haji khusus harus memenuhi beberapa ketentuan, yaitu hanyamenerima pendaftaran dan melayani calon jamaah haji yang menggunakan paspor haji,menyediakan petugas pembimbing ibadah dan kesehatan, melapor kepada perwakilanRepublik Indonesia di Arab Saudi disaat datang dan kembali, memberangkatkan sertamemulangkan jamaah haji sesuai dengan ketentuan penyelenggaraan ibadah hajikhusus. Bagi penyelenggara ibadah haji khusus yang menyalahi ketentuan akandikenakan sanksi administratif berupa peringatan, pencabutan ijin penyelenggara danpencabutan ijin usaha.4. Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah UmrahPerjalanan umrah dapat dilakukan secara perorangan atau rombongan. Adapuncara perjalanan ibadah umrah dapat diurus sendiri atau diurus oleh pihakpenyelenggara. Ketentuan tentang penyelenggara ibadah umrah dan sanksi secaragaris besar sama dengan penyelenggara ibadah haji khusus.Penyelenggaraan ibadah haji dan umrah di Indonesia selain diatur Undang-undangNomor 17 tahun 1999, juga Keputusan Menteri Agama Nomor 396 Tahun 2003.C. WAKAF 15. Wakaf menurut bahasa artinya menahan, wakaf menurut istilah artinya menahanharta milik pribadi yang diserahkan kepada pihak lain untuk kepentingan umum dengantujuan untuk mendapatkan Ridho Allah SWT.Allah SWT berfirman dalam Surat Ali Imran ayat 92 yang artinya : Kamu sekali -kalitidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkansebagian harta yang kamu sayangi. (Q.S. Ali Imran ayat 92).Juga terdapat dalam hadist Rasulullah SAW :) ) 79Artinya :Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamumenafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan,maka sesungguhnya Allah mengetahuinya.( Ali Imran : 92 ) , ) (Artinya : Apabila seorang anak adam (manusia) meninggal dunia, maka putuslah amalnyakecuali tiga perkara yaitu shadaqoh jariyah, ilmu yang bermanfaat dan anak sholehyang mau mendoakan kepadanya. (H.R. Muslim).Rukun Wakaf :1. Wakif (orang yang berwakaf)2. Mauquf (harta yang diwakafkan)3. Mauqufalaih (pihak yang menerima wakaf atau nadhir)4. Sighat (ikhrar serah terima wakaf)Undang-undang tentang Wakaf 16. Islam sebagai agama yang mebawa rahmat bagi semesta alam atau rahmatanlilalamin banyak memiliki ajaran-ajaran yang berhubungan dengan kepentingan soaial,salah satunya adalah wakaf. Untuk mengatur harta wakaf yang telah melembaga dalamkehidupan masyarakat Indonesia, maka dibentuklah Undang-undang tentang wakaf,yaitu Undang-undang RI Nomor 41 tahun 2004. sebelum Undang-undang ini lahir,wakaf telah diatur dalam beberapa peraturan, yaitu :1. Peraturan pemerintah Nomor 28 Tahun 19772. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 19773. Peraturan Menteri Agama Nomor 1 tahun 19784. Peraturan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam NomorKep/P/75/1978.5. Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 1991 tentang Kompilasi Hukum IslamUndang-undang Nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf terdiri atas 11 bab dan 71 pasal.Secara umum Undang-undang ini mengatur tentang :1. Ketentuan Umum2. Dasar-dasar wakaf3. Pendaftaran dan pengumuman harta wakaf4. Perubahan status harta benda wakaf5. Pengelolaan dan pengembangan harta wakaf6. Badan Wakaf Indonesia7. Penyelesaian sengketa8. pembinaan dan pengawasan9. Ketentuan pidana dan sanski administrativeBeberapa ketentuan pokok dalam Undang-undang ini dijelaskan sebagai berikut :1. Ketentuan UmumPasal 1 dalam Undang-undang ini menjelaskan beberapa pengertian tentanghal-hal yang berkaitan dengan wakaf. Wakaf adalah perbuatan hokum wakif untuk 17. memisahkan dan atau menyerahkan sebagian harta benda miliknya guna keperluanibadah dan atau kesejahteraan umum menurut syariah.Wakif adalah orang yang mewakafkan harta benda miliknya.Ikhrar Wakaf adalah pernyataan kehendak wakif yang diucapkan secara lisan, dan atautulisan kepada Nazir.Nazir adalah pihak yang menerima harta benda wakaf dari wakif untuk dikelola dandikembangkan sesuai dengan peruntukannya.Harta benda wakaf adalah harta benda yang memiliki daya tahan lama dan ataumanfaat jangka panjang serta mempunyai nilai ekonomi menurut syariah yangdiwakafkan oleh wakif.PPAIW (Pejabat Pembuat Akta Ikrar Wakaf) adalah pejabat berwenang yangditetapkan oleh Menteri untuk membuat akta Ikrar wakaf. Badan Wakaf Indonesia (BWI)adalah lembaga Independen untuk mengembangkan perwakafan di Indonesia.2. Dasar-dasar WakafDasar-dasar wakaf dalam Undang-undang Nomor 41 tahun 2004 dijelaskandalam pasal 2 hingga 31. dalam pasal 6 dijelaskan bahwa unsur-unsur wakaf meliputiwakif, nazir, harta benda wakaf, ikrar wakaf, peruntukan harta benda wakaf, dan jangkawaktu wakaf. Wakif dapat dibentuk perseorangan, badan hukum dan organisasi syaratwakif perseorangan adalah dewasa, berakal sehat, tidak terhalang melakukanperbuatan hukum, dan pemilik sah harta wakaf.Pihak yangmenerima wakaf (nazir) memiliki tugas melakukanpengadministrasian harta benda wakaf, mengelola dan mengembangkan harta bendawakaf serta melaporkan pelaksanaan tugasnya kepada Badan Wakaf Indonesia. Nazirdapat menerima imbalan dari hasil bersih atas pengelolaan dan pengembangan hartawakaf yang besarnya tidak melebihi 10%.Ikhrar wakaf dilaksanakan oleh nazir dihadapan PPAIW dengan disaksikan olehdua orang saksi. Harta benda wakaf terdiri atas benda tidak bergerak dan bendabergerak.Harta benda wakaf diperuntukan bagi : 18. a. sarana dan kegiatan ibadahb. sarana dan kegiatan pendidikan serta kesehatanc. bantuan kepada fakir miskin, anak terlantar, yatim piatu, dan beasiswa.d. Kemajuan dan peningkatan ekonomi umate. Kemajuan kesejahteraan umum lainnya yang tidak bertentangan dengan syariah danperundang-undangan yang berlaku.3. Pengelolaan dan Pengembangan Harta benda wakafYang mempunyai tugas untuk mengelola dan mengembangkan harta bendawakaf adalah nazir sesuai dengan prinsip syariah dan secara produktif nazir tidak bolehmelakukan perubahan peruntukan harta benda wakaf kecuali atas ijin tertulis dariBadan Wakaf Indonesia.4. Badan Wakaf IndonesiaBadan Wakaf Indonesia merupakan lembaga independen yang berkedudukandi Ibu Kota Negara dan dapat membentuk perwakilan di Propinsi. Tugas dan wewenangBadan Wakaf Indonesia adalah melakukan pembinaan terhadap nazir dalam mengeloladan mengembangkan harta benda wakaf, melakukan pengelolaan dan pengembanganharta benda wakaf berskala nasional, memberikan ijin atau perubahan peruntukan danstatus harta benda wakaf, memberhentikan dan mengganti nazir, memberikanpersetujuan atas penukaran harta benda wakaf, serta memberikan saran danpertimbangan kepada pemerintah dalam penyusunan kebijakan dibidang perwakafan.Badan wakaf indonesia terdiri atas badan pelaksana dan dewan pertimbangan,beranggotakan minimal 30 orang, keanggotaannya tiga tahun dan dapat diangkatkembali untuk satu kali masa jabatan. Pelaksanaan tugas Badan Wakaf Indonesiadilaporkan melalui laporan tahunan yang dibuat oleh lembaga audit independen.Laporan ini disampaikan kepada menteri.5. Ketentuan Pidana dan Sanksi Administratif 19. Dalam UU Nomor 41 Tahun 2004 disebutkan bahwa orang yang dengansengaja menjaminkan, menghibahkan, menjual, mewariskan, dan mengalihkan hartabenda wakaf akan dikenai sanksi pidana. Juga orang yang dengan sengajamenggunakan atau mengambil fasilitas atas hasil pengelolaan dan pengembanganharta wakaf melebihi jumlah yang ditentukan juga dapat dikenai dengan hukumanpidana. Selain sanksi pidana, sanksi administratif dapat berupa peringatan tertulis,penghentian sementara, atau penghentian ijin kegiatan dibidang wakaf bagi lembagakeuangan syariah.Manfaat Wakaf :a. dapat menghilangkan kebodohanb. dapat menghilangkan atau mengurangi kemiskinanc. dapat menghilangkan atau mengurangi kesenjangan sosiald. dapat memajukan dan mensejahterakan umat.