59475034 aku-dan-wihdatul-wujud

Click here to load reader

Post on 08-Aug-2015

503 views

Category:

Documents

17 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  1. 1. AKU DAN WIHDATUL WUJUDUraian Singkat Tanpa RahasiaZainurrahman(Penulis buku Trinitas dan Nur Muhammad, Ruang Pertemuan Tuhan,Rahasia Dzikir Nafas, Ghost Killer, Lihatlah Aku Seorang Sufi)Majelis Dzikir Al-Jabbar Ternate(1999-2010)WordPress Publishing
  2. 2. Kata PengantarBismillahirrahmanirrahimSegala puji bagi Allah Swt, dan Salam serta Salawat dihaturkan kepadaNabi Muhammad Saw. Buku ini ditulis, dan didistribusikan secara gratis.Maksud dan tujuan penulis menulis buku ini adalah untuk memberikanpenjelasan umum dan singkat kepada masyarakat mengenai pandanganWihdatul Wujud yang sekian lama dipandang kafir dan negatif. Buku kecil inimengajak kita untuk melihat sisi-sisi positif dari pandangan Wihdatul Wujud,dan disertai dengan beberapa penjelasan atas kesalah pahaman terhadapWihdatul Wujud. Semoga, buku kecil, sederhana, dan singkat ini dapatmencapai tujuannya ditulis dan didistribusikan secara gratis ini.Ucapan terima kasih disampaikan kepada para jamaah Majelis DzikirAl-Jabbar, yang selama ini selalu berjuang demi mendapatkan pencerahan diri,yang telah membantu saya dalam hal diskusi mengenai Wihdatul Wujud; terimakasih juga kepada para pemikir jalanan, para ulama, dan para penulis yang sayarahasiakan nama anda di buku ini; tak terhingga kepada Orang Tua tersayang,dan para guru syekh mursyid yang telah menuntun saya dalam pencarian jatidiri yang sesungguhnya. Buku ini kami persembahkan kepada ummat.Ternate, 9 April 2010Zainurrahman
  3. 3. ISI KITABPendahuluan .............................................................................................................. 0Jejak Wihdatul Wujud: Dari al-Hallaj hingga Syekh Siti Jenar ..................................... 2Al-Hallaj ..................................................................................................................2Ibnu Arabi ...............................................................................................................4Abu Yazid al-Busthami .............................................................................................6Syekh Siti Jenar .......................................................................................................7Wihdatul Wujud Sebagai Kesadaran Spiritual dan Bukan Spekulasi Filsafati ........... 12Wihdatul Wujud ....................................................................................................... 15Berawal dari Maksud Allah untuk Dikenal .............................................................. 15Kembali kepada Sumber ........................................................................................ 18Hakikat Ilahiyah dan Insaniyah .............................................................................. 20Sifat Ilahiyah dan Sifat Insaniyah ........................................................................... 23Derajat Tauhid .......................................................................................................... 25Tauhidul Asma ...................................................................................................... 25Tauhidus Shifat...................................................................................................... 27Tauhidul Afal ........................................................................................................ 28Tauhiduzzat ........................................................................................................... 29Menjelaskan Wihdatul Wujud .................................................................................. 32Premis-premis terhadap Wihdatul Wujud.............................................................. 32Perumpamaan dan Penjelasan .............................................................................. 35Pecahan kaca dan Wajah ................................................................................... 36Cincin Kehidupan (Awal adalah akhir, dan akhir adalah awal) ............................ 36Alif .................................................................................................................... 37Setetes air dan samudra tak bertepi dan secercah cahaya dan matahari............ 38Titik dan Cahaya ................................................................................................ 38Penjara Kedirian ................................................................................................ 40Maqam ..................................................................................................................... 41Takhalli ................................................................................................................. 41Tahalli ................................................................................................................... 42Mahabbah ......................................................................................................... 43Mujahadah ........................................................................................................ 43Muraqabah ....................................................................................................... 44Mukasyafah ....................................................................................................... 45Musyahadah...................................................................................................... 45Mukafanah ........................................................................................................ 45Wihdatul Wujud, Ibadah, dan Sosial ........................................................................ 460
  4. 4. 1PendahuluanWihdatul wujud merupakan sebuah konsep spiritual yang palingmenggegerkan dunia Islam semenjak itu pertama kali dicetuskan oleh seorangsufi Persia (Iraq), al-Hallaj. Dari istilahnya, Wihdatul Wujud dapat diartikansebagai sebuah konsep yang meniscayakan penyatuan antara hamba denganTuhan. Hal ini merupakan gagasan yang sangat berbahaya, konon merupakankesesatan paling besar yang pernah dihadapi oleh para ahli fiqh. Akan tetapi,hingga saat ini, belum ada yang mengerti apa sebenarnya Wihdatul Wujud itusendiri. Para sarjana Islam dan barat sudah mengemukakan berbagai hasilpenelitian mengenai hal tersebut, akan tetapi apakah Wihdatul Wujud itu bisadijustifikasi dengan logika? Sementara penemunya sendiri menemukannyasebagai sebuah pengalaman spiritual? Ini merupakan sebuah kenyataan yanganeh. Buku yang sedang anda baca ini akan mengungkap hakikat WihdatulWujud yang sebenarnya. Anda jangan mengira anda sudah cukup memahamiWihdatul Wujud sehingga anda menolaknya; saya akan dengan segeramenggengam pikiran anda dan mengajaknya jalan-jalan di sepanjang jalanspiritual untuk menemukan kebenaran sejati. Ini bukan sekedar bacaan saja,anda akan saya ajak mengembara ke alam kesadaran spiritual, untukmenemukan sebuah alas an bagi anda untuk mengakui bahwa Wihdatul Wujudmerupakan tujuan anda diciptakan dimuka bumi ini.
  5. 5. Jejak Wihdatul Wujud: Dari al-Hallaj hingga Syekh Siti JenarAl-HallajNama lengkapnya adalah Abu al-Mughits al-Husain ibn Manshur ibnMuhammad al-Badawi. Beliau lahir di kota Thur, sebelah timur laut Baida,Persia atau sekarang dikenal dengan Iraq. Terlahir pada sekitar tahun 244 H(857 M) dan meninggal pada tahun 309 H (922 M).Seorang guru, sufi, yang sangat mashyur di zamannya, yaitu saat al-Hallaj berumur kurang lebih 20 tahun, adalah syeikh Amral al-Maliki. DariSyekh ini al-Hallaj mulai mempelajari tasawuf. Beberapa tahun berguru padasyekh al-Maliki, al-Hallaj memilih untuk melanjutkan penuntutannya kepadasyekh selanjutnya, yaitu syekh al-Junaid al-Baghdadi. Dari syekh al-Maliki, al-Hallaj mengenal tasawuf dan zuhud dan kemudian melaksanakan kehidupanzuhud yang sesungguhnya, namun pemikiran politik yang berbeda antara al-Hallaj dan syekh al-Maliki membuat mereka harus berpisah. Yang memotivasial-Hallaj hingga menemui syekh al-Baghdadi di Baghdad adalah rasakehampaan selama melaksanakan zuhud, al-Hallaj merasakan bahwa adasesuatu yang belum dia temukan dan wajib untuk dicari. Melalu syekh al-Baghdadi, al-Hallaj menemukan jalan untuk melepaskan dahaga rohaninya, al-Baghdadi menyuruhnya untuk menunaikan ibadah haji.Disaat melaksanakan ibadah haji, al-Hallaj menemukan sebuah ilham,bukan inspirasi, yang membawanya pada kesadaran penyatuan antara dia danAllah. Ilham itu sudah tentunya merupakan privasi yang tak tersentuh olehorang yang tidak mengalaminya. Intisari dari ilham yang dia temukan itulahyang disebut Wihdatul Wujud, untuk pertama kalinya. Dengan kata lain,2
  6. 6. Wihdatul Wujud lahir pertama kali di Tanah Suci, di saat al-Hallaj menunaikanibadah haji.Sepulang dari ibadah haji, al-Hallaj mengemukakan pengalamanspiritualnya, dalam sebuah konsep yang disebut dengan Hulul. Hulul artinyabahwa Tuhan mengambil tempat dalam diri manusia ketika manusia itumengalami Fana, sebuah proses peleburan indrawi basyariyah. Tanpapemahaman apa-apa tentang hal ini, tanpa diskusi, golongan Mutazilah danSyiah kemudian menggelar klaim akbar bahwa al-Hallaj telah menyebarkankesesatan terhadap umat Islam, khususnya tentang ketauhidan.Apa yang disampaikan oleh al-Hallaj merupakan apa yang dia ilhamidari proses tafakkurnya. Dan apa yang ditentang oleh kaum Mutazilah danSyiah adalah bahwa tidak benar Tuhan menempati diri manusia; tentu saja,jika manusia masih dengan kesadarannya sebagai manusia, dan terutama karenamereka belum paham apa yang dimaksud oleh al-Hallaj. Lagipula, menurutbeberapa literatur, semua ini hanyalah sebuah alasan untuk mengeliminasi al-Hallaj dari konstelasi politik saat itu. Al-Hallaj dicurigai dan dituduhbersekongkol dengan sekelompok orang dalam upaya mengkudeta pemerintah.Al-Hallaj merupakan pemerhati moral politik, suatu saat ada sekelompok besarmasa yang melakukan demonstrasi menuntut adanya reformasi moral politik,dan masa ini mengaku mendapatkan dukungan dari al-Hallaj, dan hal inimenyebabkan al-Hallaj dipenjara selama kurang lebih sembilan tahun. Al-H