1 bab. 1 sosiologi industri a. pengertian sosiologi sosiologi

Click here to load reader

Post on 09-Dec-2016

304 views

Category:

Documents

11 download

Embed Size (px)

TRANSCRIPT

  • digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

    1

    BAB. 1

    SOSIOLOGI INDUSTRI

    A. Pengertian Sosiologi Sosiologi adalah ilmu yang berkenaan dengan kehidupan

    bermasyarakat. Dengan kata lain, ilmu yang mempelajari tentang kehidupan

    manusia dalam masyarakat. orang sering menyebut ilmu masyarakat.

    B. Definisi Sosiologi Menurut Para Ahli

    WR. Ogbum dan M.F. Nimkoff dalam bukunya: A Handbook of

    Sociology, memberi definisi sebagai berikut; Sociology is the scientific of

    social life yang artinya Sosiologi adalah studi secara ilmiah terhadap

    kehidupan sosial.

    George A. Lunberg dan kawan-kawannya, dalam bukumereka,

    Sociology, Sociology is the social behavior of individual and group yang

    artinya Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku sosial daripada

    orang-orang atau kelompok.

    Ginsberg dalam bukunya, The Study of Society, memberi definisi

    Sociology is the study of society, artinya Sosiologi adalah studi terhadap

    masyarakat yaitu mempelajari antar aksi dan antar relasi manusia serta syarat

    dan akibatnya.

    Max Weber berpendapat bahwa, Sosiologi ialah suatu ilmu yang

    mencoba untuk memahami dan merangkum suatu tindakan sosial beserta

    sebab akibatnya.

    Cuber dalam bukunya Sociology, A Synopsi of Principles memberikan

    batasan, Sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang hubungan timbal balik

    antara manusia.

    Bierensdehan dalam bukunya yang berjudul Sociology, Ontwikkeling

    en Methode memberi batasan: Sosiologi adalah ilmu tentang pergaulan

    hidup.

  • digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

    2

    Kembali Young, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang

    tingkah laku manusia di dalam kelompok.

    Sorokin dalam bukunya, Culture and Personality mengatakan:

    Sosiologi mempelajari gejala-gejala sosial kebudayaan dari sudut umum,

    mempelajari sifat esensial gejala tersebut, serta hubungan antara gejala itu

    yang amat banyak.

    Dr. P.J. Bouman, Sosiologi adalah ilmu tentang kehidupan manusia

    dalam lingkungan kelompok.

    Queen & Repke dalam bukunya Living in the Social World

    mengatakan: Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari kehidupan

    kelompok (social is a study of group life).

    Prof. Groenman, Sosiologi adalah suatu ilmu yang mempelajari tindakan-

    tindakan manusia dalam usaha menyesuaikan diri dalam suatu ikatan.

    Penyesuaian ini meliputi:

    1. Menyesuaikan diri terhadap lingkungan geografi

    2. Menyesuaikan diri pada sesama manusia

    3. Menyesuaikan diri dengan kebudayaan sekelilingnya.

    Ibnu Chaldun, Sosiologi, ilmu yang mempelajari tentang masyarakat

    manusia dalam bentuknya yang bermacam-macam, watak dan ciri-ciri

    terhadap trap-trap bentuk ini dan hukum-hukum yang menguasai

    perkembangannya.

    Prof. M.M. Djojodiguna, SH., mendefinisikan Sosiologi adalah ilmu

    pengetahuan yang bersasaran hidup bermasyarakat, artinya yang diselidiki

    selaku bendanya ialah hidup bermasyarakat.

    Spencer, Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tumbuh bangun dan

    kewajiban-kewajiban masyarakat.

    Roucek and Warren dalam bukunya, Sociology, an Introduction.

    Sosiologi, ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan

    kelompok-kelompok.

    Prof. Dr. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, SH., dalam

    bukunya Setangkai Bungan Sosiologi. Sosiologi (ilmu masyarakat), ilmu

  • digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

    3

    yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial termasuk

    perubahan-perubahan sosial.

    Struktur sosial, keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang

    pokok, yakni kaidah-kaidah atau norma-norma sosial, lembaga-lembaga

    sosial, kelompok dan lapisan-lapisan sosial.

    Proses sosial, pengaruh timbal balik antara pelbagai segi kehidupan

    politik, segi kehidupan hukum dengan segi kehidupan agama, segi kehidupan

    agama dengan segi kehidupan ekonomi dan sebagainya.

    C. Obyek Sosiologi

    Obyek daripada sosiologi adalah masyarakat yang dilihat dari sudut

    hubungan antara manusia dan proses yang timbul dari hubungan manusia did

    alam masyarakat.

    D. Sosiologi adalah Ilmu Sosial

    Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses

    sosial, termasuk di dalamnya perubahan-perubahan sosial. Sosiologi

    merupakan suatu ilmu pengetahuan kemasyarakatan yang kategoris, murni,

    abstrak, berusaha memberi pengertian-pengertian umum, rasional dan empiris,

    serta bersifat umum.

    Menurut Prof. Dr. Selo Soemardjan dan Soelaeman Soemardi, SH.,

    Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses sosial,

    termasuk membahas tentang perubahan-perubahan sosial. Yakni kaidah-

    kaidah atau norma-norma sosial, lembaga-lembaga sosial, kelompok-

    kelompok, lapisan-lapisan sosial serta hubungan timbal balik antara pelbagai

    segi kehidupan politik, segi kehidupan hukum dengan kehidupan agama, segi

    kehidupan agama dengan segi kehidupan ekonomi dan sebagainya.

    E. Pengertian Industri

    Menurut Sri Hariyani dalam bukunya Hubungan Industrial di

    Indonesia mengatakan industri adalah kumpulan perusahaan yang sejenis.

    Dengan demikian kalau yang dibicarakan industri rokok, berarti seluruh

  • digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

    4

    perusahaan rokok yang ada di Indonesia. Dan pembahasan hubungan industri

    dapat menyangkut seluruh perusahaan rokok tersebut.

    Menurut Teguh Baroto (19: 2003), industri adalah salah satu sektor

    bisnis.

    Ada dua jenis industri:

    1. Industri manufaktur adalah suatu industri penghasil barang, operasinya

    disebut produksi.

    Produksi adalah aktifitas fisik berupa pengubahan bentuk, sifat, atau

    penampilan suatu material untuk memberikan nilai tambah.

    2. Industri jasa adalah suatu industri penghasil jasa, operasinya disebut

    pelayanan (service).

    Menurut Sritomo Wignyosubroto pengertian industri adalah:

    1. Industri penghasil bahan baku (the primary raw material industries), yaitu

    industri yang aktivitas produksinya adalah mengolah sumber daya alam

    guna menghasilkan bahan baku maupun bahan tambahan lainnya yang

    dibutuhkan oleh industri penghasil produk atau jasa. Industri tipe ini sering

    disebut sebagai extractive atau primary industry.

    Contoh:

    Industri perminyakan, industri pengolahan bijih besi dan lain-lain.

    2. Industri manufaktur (the manufacturing industries), yaitu industri yang

    memproses bahan baku guna dijadikan bermacam-macam bentuk atau

    model produk, baik yang masih berupa produk setengah jadi (semi finished

    good0 ataupun yang sudah berupa produk jadi (finished goods product).

    Di sini secara fisik ataupun kimiawi terhadap input material dan akan

    memberi nilai tambah terhadap material tersebut.

    Contoh:

    Industri permesinan, industri mobil, dan lain-lain.

    3. Industri penyalur (distribution industries), yaitu industri yang berfungsi

    untuk melaksanakan pelayanan jasa industri baik untuk bahan baku

    maupun finished goods product. Di sini bahan baku ataupun bahan

    setengah jadi akan didistribusikan dari prosedur yang lain dan ke prosedur

  • digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id digilib.uinsby.ac.id

    5

    ke kunsumer. Operasi kegiatan akan meliputi aktivitas pembelian dan

    penjualan, penyimpanan, sorting, grading, packaging, dan moving goods

    (transportasi).

    4. Industri pelayanan atau jasa (service industries), yaitu industri yang

    bergerak di bidang pelayanan atau jasa, baik untuk melayani dan

    menunjang aktivitas industri yang lain maupun langsung memberikan

    pelayanan atau jasa kepada konsumer.

    Contoh:

    Bank, jasa angkutan, asuransi, rumah sakit, dan lain-lain.

    Dari hal-hal tersebut di atas maka dapat dikatakan bahwa industri akan

    memiliki pengertian dan definisi yang luas sesuai dengan karakteristik dari

    jenis masukan, proses produksi yang berlangsung, dan keluaran yang

    dihasilkan. Dalam kaitannya dengan jenis keluaran yang dihasilkan maka

    industri yang menghasilkan keluaran berupa material, peralatan industri,

    mesin dan lain-lain yang akan digunakan untuk proses produksi di industri

    atau pabrik lain dikenal sebagai producer goods industries. Sedangkan

    industri yang hasil keluarannya akan langsung digunakan oleh konsumer

    disebut consumer goods industries.

    F. Sosiologi Industri

    Sosiologi industri ialah suatu cabang ilmu sosial yang membahas

    karakter dan arti dunia kerja serta kehidupan manusia yang terlibat di

    dalamnya. Permasalahan yang berhubungan dengan industri tidak hanya

    segala sesuatu yang berhubungan langsung dengan kegiatan kerjanya tapi juga

    banyak hal lain yang secara tidak langsung akan mempengaruhi aktivitas kerja

    dalam industri tersebut.

    Suatu tinjauan terhadap variasi-variasi terse